cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Pkm Pendampingan Warga Stunting untuk Menurunkan Angka Stunting Sesuai Amanah Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting Ismail, Ismail; Hutama Hutabarat, Dany Try; Bahmid, Bahmid
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2114

Abstract

Stunting is a disruption in the growth and development of children due to chronic malnutrition and recurrent infections, which is characterized by their length or height being below the standards set by the minister who handles government affairs in the health sector. The number of stunted children under five in Indonesia will decrease to 21.6% in 2022. The factors of stunting are maternal education, family income, maternal knowledge about nutrition, exclusive breastfeeding, age at complementary feeding, zinc and iron adequacy levels, history of infectious diseases and genetic factors. By considering these factors, it can be concluded that if the decline that occurs in 2022 is not controlled as well as possible, there could be another increase in the number of stunting sufferers in 2023. This community-based empowerment aims to continue the success that has been achieved in reducing stunting rates in 2022 and to spread and expand education for the community regarding stunting. The output of this empowerment is none other than to help and contribute to reducing the stunting rate which can be obtained by increasing mothers' knowledge about the important nutrients needed by their children, not only mothers. It is hoped that by carrying out this empowerment, people's knowledge about stunting will no longer be just scientific knowledge but has become a habit and general knowledge. Outputs in the field of scientific publications in this service will be published in sinta-4 indexed journals in service journals. So that through this community service and the output that will later be published we can provide real knowledge to society.
PKM Pendampingan Bantuan Hukum bagi Masyarakat Desa Perjuangan Hutama Hutabarat, Dany Try; Perdana, Indra; Rumondang, Rumondang
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2115

Abstract

Bantuan hukum adalah dukungan yang diberikan kepada individu yang membutuhkan pertolongan dalam masalah hukum. Ini bisa mencakup berbagai hal, seperti saran hukum, representasi hukum di pengadilan, dan layanan hukum lainnya. Jenis bantuan hukum yang tersedia dapat berbeda di setiap negara, dan tergantung pada sistem hukum yang berlaku. Sebagai contoh, beberapa negara memiliki sistem hukum yang memberikan hak bantuan hukum bagi setiap warga yang memenuhi syarat secara finansial. Pemberian bantuan hukum merupakan proses yang melibatkan pihak atau organisasi yang memberikan dukungan hukum kepada individu atau kelompok yang membutuhkan pertolongan dalam masalah hukum. Tujuan dari pemberian bantuan hukum adalah untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke sistem hukum dan dapat mempertahankan hak-haknya, terlepas dari status ekonomi atau sosial mereka. Individu yang membutuhkan bantuan hukum harus mencari organisasi atau lembaga yang menyediakan layanan tersebut. Ini bisa dilakukan dengan mencari informasi melalui internet, kantor pemerintah, atau menghubungi kelompok masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat yang menawarkan bantuan hukum. Bantuan hukum disediakan secara gratis atau berbiaya rendah bagi mereka yang tidak mampu secara finansial. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa orang-orang yang kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlindungan hukum yang layak. Penting untuk diingat bahwa pemberian bantuan hukum dapat berbeda di setiap negara atau wilayah, tergantung pada sistem hukum yang berlaku dan ketersediaan sumber daya. Jika Anda memerlukan bantuan hukum, disarankan untuk segera mencari bantuan dari lembaga atau organisasi hukum yang terpercaya untuk mendapatkan panduan yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Metode dalam penelitian ini melakukan kegiatan sosialisasi bagi masyarakat Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara. Luaran yang ditargetkan yaitu terciptanya artikel pengabdian dengan lauaran jurnal bersinta.
Supervisi Akademik Oleh Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SD Islam Elkatarie Lengkok Rejeng Sakra Timur Sakdiah, Lailatul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2116

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil pengabdian Masyarakat penulis dalam hal ini mendampingi Sekolah Binaan yaitu SD Islam Elkatarie Lengkok Rejeng. Penelitian yang bersifat kualitatif mendapatkan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokementasi. Pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dengan teknik individu dalam meningkatkan kinerja guru di SD ISLAM ELKATARIE LENGKOK REJENG yaitu menggunakan teknik orientasi bagi guru baru, classroom observation dan individual converence sudah dilakukan namun prakteknya masih belum berjalan secara optimal.
Studi Korelasi Ilmu Jiwa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Sudirman, Sudirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2117

Abstract

Ilmu jiwa, atau yang lazim disebut dengan psikologi yang membahas aspek pembelajaran disebut dengan psikologi pembelajaran. Psikologi wajib dipelajari dan dipahami oleh setiap pendidik. Hal ini dikarenakan setiap sisi pembelajaran selalu bersentuhan dengan kondisi kejiwaan siswa, hubungan antara guru dan siswa terdapat sikap emosional di dalamnya. Dan yang menjadi peranan penting dalam ilmu jiwa tersebut yaitu, sebagai alat dalam memahami siswa sebagai pelajar, yang meliputi perkembangan, tabiat, kemampuan, kecerdasan, motivasi, minat, fisik, pengalaman, serta kepribadian. Ruang linngkup atau kedudukan ilmu jiwa Agama dengan psikologi pendidikan agama Islam adalah sama, hanya saja psikologi agama Islam cakupannya berbasis keIslaman.
Dinamika Peluang dan Tantangan Kurikukulum Merdeka pada Sekolah Dasar Susetiyo, Ari; Arifin, Bustanul; Supriyanto, Didik
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2124

Abstract

Penelitian ini membahas tentang dinamika peluang dan tantangan kurikulum merdeka pada sekolah tingkat dasar yang ada pada sekolah dasar dan juga madrasah ibtida’iyah, Menghadapi era saat ini, yaitu era society 5.0, dimana kemajuan dari era, dari zamannya seharusnya memberikan tambahan gunaa memudahkan para pendidik untuk memberikan wawasan ilmu yang lebih mudah dan jangkauan keilmuan yang berbeda dari kurikulum sebelumnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni library research, yang mana data-data dikumpulkan melalui beberapa artikel-artikel, buku, website, dan penunjang lain. Pemerintah menggagas ini utamanya dengan tujuan memberikan pendidikan yang berkualitas. Konsep ini sejalan dengan era saat ini, yaitu era society 5.0, yangmana memadukan antara perkembangan pada teknologi dengan memdaukan skill pendidik, guru, ataupun dosen, memang pada era society 5.0 ini guru dituntut untuk memiliki keterampilan, guru mmberikan pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan peserta didik, Untuk mewadahi itu semua pemerintah memberikan solusi dengan menyediakan platform merdeka untuk berbagai akses terkait kurikulum merdeka yang mana tersedia bahan ajar, macam-macam pelatihan, untuk itu guru difasilitasi hal tersebut guna mengembangkan kreativitas dan inovatif dalam mengembangkan bahan ajar. Dan yang terakhir dari tantangan dan peluang pada kurikulum merdeka sekolah dasar tentu harus didukung semua elemen sekolah, kepala sekolah atau kepala madrasah, waka kurikulum, guru, orang tua wali murid saling bekerjasama untuk kemajuan.
Problematika Wali Kelas dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Mahfudh, Mahfudh
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2129

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama untuk membangun masa depan bangsa. Pemerintah Indonesia telah menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari transformasi menuju masyarakat 5.0 dalam upaya memajukan sistem pendidikan. Meskipun ide ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, banyak masalah muncul saat diterapkan, terutama terkait peran guru dan wali kelas. Oleh karena itu, artikel ini akan membicarakan tentang masalah yang dihadapi guru dan wali kelas saat menerapkan Kurikulum Merdeka era Society 5.0 di SD NU Darusaalam Semen. Dengan memahami masalah-masalah ini, kami berharap dapat menemukan cara yang lebih baik untuk meningkatkan efisiensi dan kesetaraan pelaksanaan kurikulum. Ini akan menjadi titik penting untuk mencetak generasi unggul di masa depan. Penelitian ini mengeksplorasi "Problematika Walikelas dan Guru dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Era Society di SD NU Darussalam Semen Kediri" melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Sugiyono (2019) menyatakan bahwa metode penelitian kualitatif, yang berbasis pada filsafat post-positivisme, digunakan untuk mempelajari subjek dalam keadaan alami, atau keadaan riil, tanpa setting atau keadaan eksperimen, dengan peneliti sebagai alat utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka di SD NU Darussalam Semen Kediri, dimana saat ini pedoman penerapan yang dilakukan guru adalah buku teks siswa dan buku pedoman kurikulum mandiri. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hambatan yang dialami dalam pelaksanaan kurikulum merdeka, dimana hambatan tersebut sama dengan penyebab kurangnya kesiapan guru dalam menghadapi kurikulum merdeka. Antara lain: 1) kurangnya sosialisasi tentang implementasi kurikulum merdeka, 2) kurangnya keaktifan Kelompok Kerja Guru (KKG), 3) kurangnya waktu guru untuk belajar kurikulum merdeka dikarenakan disibukkan oleh administrasi kelas/sekolah, serta 4) kurangnya media belajar untuk guru. Tantangan bagi guru dalam melaksanakan kurikulum merdeka antara lain: guru harus lebih kreatif, inovatif, serta harus bisa menilai siswa pada prosesnya, bukan semata-mata pada nilai akhir saja. Serta hambatan siswa dalam memahami kurikulum merdeka antara lain: lemahnya kemampuan siswa di bidang numerasi dan literasi serta kurangnya media belajar yang memadai. Solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut tentunya membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak khususnya pemerintah sebagai pembuat kebijakan yaitu dengan memberikan pelatihan bagi para guru, dan pembiasaan pembelajaran kurikulum merdeka agar dapat berjalan sesuai dengan fokus dan tujuannya. Selain itu dapat juga dengan mengikuti Wokshop Intern dan Ekstern, memperluas pengetahuan tentang metode pembelajaran, sharing dengan sesama pendidik dan mengubah mindset, pendidik harus lebih aktif, kreatif, dan inovatif dalam menyampaikan materi kepada anak didik, meningkatkan budaya literasi dan numerasi siswa, guru harus bisa membagi waktu untuk belajar lebih banyak lagi tentang cara pembuatan modul ajar Kurikulum Merdeka, serta sekolah harus melengkapi sarana dan prasarana yang ada.
Penerapan Metode Make A Match pada Pelajaran Fikih Materi Menyebutkan Rukun Islam dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Kelas 1A MI Babatan Jati Sidoarjo Ulfah, Maria; Nisak, Nur Maslikhatun
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan metode Make a Match dalam proses pembelajaran fikih. Khususnya dalam menyajikan materi mengenai rukun Islam, dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas 1A di MI Babatan Jati Sidoarjo. Metode Make a Match diterapkan sebagai alat bantu untuk membantu siswa dalam mengingat dan memahami materi dengan menggabungkan konsep- konsep yang saling terkait. Berdasarkan hasil observasi, terlihat bahwa banyak siswa belum mencapai KKM yang telah ditetapkan, yaitu sebesar 75. Oleh karena itu, penerapan metode Make a Match pada pelajaran fikih, khususnya materi mengenai rukun Islam, dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar di kelas 1A MI Babatan Jati Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan PTK /Penelitian Tindakan Kelas. (Action research) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus melibatkan empat tahap kegiatan, yaitu 1) perencanakan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, 4) refleksi Hasil siklus1 menunjukkan bahwa nilai rata- rata hasil belajar siswa mencapai 80.6%, dengan 9 siswa yang belum mencapai ketuntasan. Pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 88,2 % dan seluruh siswa kelas 1A MI Babatan Jati Sidoarjo berhasil mencapai atau melebihi nilai KKM (≥75). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui uji pre-tes dan post-tes, serta observasi terhadap proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Make a Match dalam pembelajaran fikih efektif meningkatkan hasil belajar siswa, kelas 1A MI Babatan Jati Sidoarjo. Kesimpulan-nya, metode Make a Match, dapat dianggap sebagai metode yang layak diterapkan dalam pembelajaran fikih, ditingkat pendidikan dasar untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran
Teacher Strategies in Creating Fun Learning for Class IV Students of Madrasah Ibtidaiyah Abidin, Achmad Anwar; Ismawati, Ismawati; Suyadi, Suyadi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2134

Abstract

This article is the result of field research, qualitative with a study approach on class IV students of Madrasah Ibtidaiyah Al Fithrah Balongpanggang Gresik. The data was collected from interviews, observations, and document tracing. The results show that: the teacher's strategy in creating fun learning is to involve children directly in teaching, emphasizing increasing learning motivation, using interesting and varied learning methods, using play strategies while learning or ice breaking.
Strategi Penerapan Disiplin dan Etos Kerja Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dalam Membentuk Generasi Z Islami Gianto, Gianto; Sunanik, Sunanik
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2135

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi bahwa nilai-nilai agama yang dahulu kental ditanamkan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sudah mulai tergerus arus globalisasi. Di tengah masalah krisis moral bangsa yang hari ini terjadi, dan ketika pendidikan umum sudah tidak lagi memadai untuk dapat memenuhi tuntutan perbaikan karakter dan moral bangsa, pendidikan agama Islam yang justru seharusnya menjadi ujung tombak dalam pembentukan karakter Generasi Z menuju generasi Islami pada masa depan. Kesadaran pemangku kebijakan dan pengelola Madrasah Aliyah (kepala sekolah, guru dan karyawan) untuk membentuk karakter Generasi Z menuju generasi Islam modern menjadi sangat penting. Generasi Islam modern menurut pandangan peneliti adalah generasi yang menguasai teknologi informasi dan agama sekaligus. Ketika ilmu pengetahuan berperan dalam pengembangan teknologi secara empiris (hard skill) Generasi Z, maka ilmu agama berperan dalam pengembangan kualitas kemanusiaan (soft skill) Generasi Z. Jika hal ini terjadi, maka cita-cita untuk mencetak Generasi Z yang Islami sudah tercapai. Generasi Z yang mahir dalam teknologi sekaligus Generasi Z yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sementara tugas Madrasah Aliyah sebagai ujung tombak pembentukan karakter Generasi Z Islami telah sukses dilaksanakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pendekatan penelitian mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data yang utama dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan kepala sekolah. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul melalui tiga teknik tersebut kemudian diperiksa keabsahannya dengan pengecekan kreadibilitas. Pelaksanaan kreadibilitas data mengunakan teknik trianggulasi. Teknik analisis data yang digunakan mengunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa strategi penerapan disiplin dan etos kerja siswa dalam membentuk generasi z yang Islami di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser yaitu melalui penerapan tata tertib dan percontohan guru, sedangkan untuk etos kerja siswa adalah memiliki orientasi kemasa depan, sanggup kerja keras serta menghargai waktu, bertanggung jawab, hemat dan sederhana, tekun dan ulet dan berkompetensi secara jujur dan sehat.
Pembentukan Akhlak melalui Pembelajaran Aqidah Akhlak di MI Ma'arif Pagerwojo Afifah, Qonitatul; Nisak, Nur Maslikhatun
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2138

Abstract

Pembelajaran Aqidah Akhlak merupakan aspek penting dalam proses pembentukan akhlak siswa di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Pembelajaran aqidah akhlak di kelas 4 MI memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk sikap, perilaku, dan moral siswa. Pembelajaran aqidah akhlak di kelas 4 MI memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk sikap, perilaku, dan moral siswa. Hal tersebut yang menginspirasi peneliti dalam menentukan tujuan dari penelitiannya yaitu, untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran aqidah akhlak kelas 4 MI Ma’arif Pagerwojo, serta menggali dan menghitung seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan dengan adanya pembelajaran aqidah akhlak dalam pembentukan akhlak siswa di kelas 4 ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan diperoleh melalui penyebaran kuesioner di kelas 4D dan guru aqidah akhlak MI Ma’arif Pagerwojo, serta melalui rangkaian observasi dan dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti sebagai data pendukung.

Page 96 of 131 | Total Record : 1305