cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Penerapan Strategi dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah Fathoni, Fathoni
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2216

Abstract

Artikel ini menganalisis tentang gagasan ideal pembelajaran bahasa Arab pada jenjang menengah (madrasah Tsanawiyah), meliputi tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, dan metode pembelajaran. Metode yang digunakan dalam artikel ini merupakan metode kualitatif dengan sumber kajian pustaka (library research). Semakin kreatif dan inovatif seorang pengajar dalam menyampaikan pelajaran bahasa Arab, semakin mudah murid menerima pelajaran bahasa Arab. Hal tersebut merupakan faktor utama keberhasilan pelajaran bahasa Arab jenjang MTs.
Nikah Massal Ditinjau dari Perspektif Hukum Islam Riadi, Holan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2223

Abstract

Tujuan pernikahan adalah untuk membangun keluarga yang sakinah mawaddah warohmah dan memiliki keturunan yang solihah. Di Pondok Pesantren Dar Ilmi Krembung di Sidoarjo, setiap tahun diadakan Resepsi Pernikahan Massal dalam acara rojabiyyah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara melakukan pernikahan massal secara umum, bukan hanya walimatul ursy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi pernikahan dilakukan secara bersamaan di Pondok Pesantren Dar Ilmi Krembung Sidoarjo. Ingatlah bahwa acara tersebut hanyalah resepsi pernikahan, juga dikenal sebagai walimatul ursy. Ini karena para peserta sudah melakukan ijab qobul secara hukum di rumah mereka sendiri jauh sebelum acara rojabiyyah. Peneliti menyimpulkan dari tinjauan hukum mereka mengenai pernikahan massal di Majlis ini bahwa, Resepsi pernikahan hukumnya boleh meskipun dilakukan secara massal, karena pelaksanaanya hanya walimatul ‘ursy, dengan mencari doa para kyai, keberkahan, adat-istiadat dan ulang tahun pondok pesantren, sekaligus pengajian umum.
Konsep Hakikat dan Majaz dalam Kajian Ilmu Fiqh Masyhadi, Masyhadi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2224

Abstract

Al-Qur'an diturunkan kepada umat Islam sebagai pedoman hidup dalam bahasa Arab. Untuk memahami isinya, seseorang harus fasih berbahasa Arab karena dalam Al-Qur'an terdapat beberapa gaya bahasa untuk menyampaikan isinya, antara lain hakiq dan majaz. Kebenaran adalah kuncinya. Sedangkan majaz merupakan cabang. Kebenaran adalah kata yang digunakan dalam arti aslinya. Sedangkan majaz adalah kata-kata yang tidak digunakan dalam makna aslinya karena adanya hubungan tertentu (alaqah) dan indikator (qariinah) yang menyimpang dari makna aslinya. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang dipadukan dengan metode penelitian kepustakaan. Sumber data artikel ini diambil dari buku, surat kabar, majalah dan sumber lain yang berkaitan dengan pembahasan. Artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian hakikat dan majaz dalam Al-Quran, cara menentukan pengucapan hakikat atau majaz, peraturan mengenai hakikat dan majaz, alasan mengapa hakikat dan majaz tidak berlaku serta pendapat para ilmuwan mengenai keberadaannya. keduanya. Tak lain adalah menghindari kesalahpahaman terhadap isi Al Quran.
Dimensi dan Prinsip-prinsip Hubungan Interpersonal menurut Bebee dan Redmond Fariadi, Deyisnil
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i1.2226

Abstract

Artikel ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana dimensi dan prinsip-prinsip hubungan interpersonal serta pendekatan-pendekatan komunikasi yang dilakukan seseorang. Kita juga dapat membedakan antara hubungan dengan melihat tingkat kepercayaan, keintiman, dan kekuatan yang ada dalam hubungan. Meskipun ada banyak jenis kepercayaan, kepercayaan antarpribadi umumnya melibatkan keyakinan bahwa individu dapat mengungkapkan informasi tentang dirinya kepada orang lain karena orang lain menerima siapa dirinya dan berkomitmen pada hubungan tersebut. Keintiman adalah tingkat di mana rasa diri seseorang diterima dan dikonfirmasi oleh orang lain. Kekuatan adalah tingkat di mana seseorang dapat memengaruhi orang lain dalam arah keinginan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen serta teknik analisis data deskriptif dengan presentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang ada, maka yang dapat disimpulkan dalam penelitian ini sehubungan dengan Peranan Komunikasi Interpersonal adalah sebagai berikut: (1). Secara keseluruhan peranan komuikasi interpersonal dalam meningkatkan pengetahuan disimpulkan cukup baik. (2). Bahasa yang digunakan oleh sudah sangat tepat dalam berkomunikasi.(3). Komunikasi non verbal yang dilakukan dalam berinteraksi adalah dengan menggunakan gerakan, objek tambahan, isyarat, raut dan ekspresi wajah, simbol serta intonasi suara yang bervariasi.(4). Pesan yang disampaikan dalam Komunikasi interpersonal lebih kepada konsep dan juga motivasi.
Pengaruh Globalisasi pada Eksistensi Pendengar Radio di Era Digital Fariadi, Deyisnil
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2227

Abstract

Di era digitalisasi saat ini, radio adalah salah satu saluran massa yang banyak digunakan untuk menyampaikan informasi. Alasan untuk ini adalah karena radio memiliki tiga keunggulan dibandingkan bentuk media lainnya, yaitu mobilitas tinggi, realitas, dan kesegaran informasi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi komunikasi yang digunakan di era digital untuk mempertahankan loyalitas pendengar. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, maka ada 3 hasil yang didapat yaitu Pertama, radio berkembang melalui sosial media dan melakukan konvergensi media. Kedua, menyapa pendengar dan memberikan perhatian kepada komunitas pendengar. Ketiga, merencanakan strategi komunikasi yang dimulai dengan riset sampai evaluasi.
Perbandingan Tingkat Kebugaran Jasmani Sekolah Akreditas A Dengan Sekolah Akreditas B di Kota Medan Bangun, Noel Arborea; Silaban, Nixo Hardison; Tarigan, Stefanus; Alzana, Vivi Amelia; Wau, Yuserlin; Prasetia, Hary Imam
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kebugaran jasmani siswa sekolah akreditas A dengan sekolah akreditas B di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa sekolah dasar di Kota Medan yang berstatus akreditasi A dan B. Sampel penelitian ini diambil secara acak dari populasi tersebut dengan menggunakan metode simple random sampling. Jumlah sampel yang diambil adalah 27 siswa dari sekolah akreditasi A dan 15 siswa dari sekolah akreditasi B, sehingga total sampel penelitian adalah 42 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa sekolah akreditas A di Kota Medan secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan sekolah akreditas B. Perbedaan tingkat kebugaran jasmani tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: fasilitas dan sarana olahraga, kurikulum pendidikan jasmani, dan kualitas guru pendidikan jasmani. Perbedaan tingkat kebugaran jasmani tersebut dapat menjadi perhatian bagi pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pendidikan jasmani di sekolah-sekolah akreditas B di Kota Medan. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan jasmani dan kesehatan siswa, serta meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Analisis Butir Soal Komputer Materi Corel Draw Tingkat Sekolah Dasar Rosdiana, Shinta P.; Rufii, H.
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2231

Abstract

DOI: https://doi.org/10.36835/modeling.v11i1.2231 Pembelajaran komputer dimasukkan di jenjang Pendidikan sekolah dasar sebagai materi muatan lokal. Salah satu topik yang diajarkan adalah corel draw. Materi ini khususnya diajarkan pada murid jenjang kelas 5 sekolah dasar. Kemampuan yang dilatihkan meliputi pengenalan icon dan tools yang terdapat di aplikasi corel draw, bagaimana membuat garis dan bentuk, menggunakan warna dan mengaplikasikannya pada desain yang mereka buat. Kemampuan ini perlu diukur tingkat ketercapaiannya dengan berbagai macam tes agar guru tahu sampai sejauh mana materi sudah dikuasai murid-murid. Tes pengukuran yang digunakan untuk mengevaluasi capaian adalah mengembangkan butir soal dengan menganalisis validitas, reliabilitas, daya beda dan tingkat kesukaran. Penelitian ini adalah berupa analisis deskriptif kuantitatif. Teknik analisis dilakukan dengan aplikasi IBM SPSS 22 dan aplikasi Microsoft excel, kemudian dijelaskan secara deskriptif untuk mengambil kesimpulan. Hasil ini meliputi empat hal antara lain (1) validitas diperoleh hasil 7 soal tidak valid. Sedangkan 8 soal dinyatakan valid dengan nilai validitas yang berbeda; (2) reliabilitas dinyatakan dengan nilai 0,574; (3) daya pembeda instrument tes ini kategori baik dengan sejumlah 5 soal. (4) tingkat kesukaran soal tes ini kategori mudah sebanyak 11 nomor soal sehingga dapat disimpulkan masih perlu diperbaiki lagi pada soal berikutnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Hasil Belajar Psikomotor Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Gempol 1 Pasuruan Nisa’, Khurotun; Shofiyah, Noly
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2232

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PjBL terhadap hasil Belajar psikomotor siswa pada mata pelajaran IPA. Pendekatan ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitiannya yaitu Pre-Experimental Design. Rancangan penelitian ini menggunakan One Shot Case Study. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN Gempol 1 Pasuruan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model PjBL terhadap hasil belajar psikomotor siswa pada mata pelajaran IPA materi mengubah bentuk energi. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai presentase siswa setelah diberi perlakuan adalah 86,3%, nilai ini termasuk kategori yang dinyatakan sudah mencapai ketuntasan dalam hasil belajar psikomotor yaitu 66-88% (baik). Hasil uji analisis data menggunakan one sample t test dengan taraf signifikan 5% (derajat kepercayaan 95%) diperoleh nilai t hitung> t tabel, yaitu 9,111 > 2,045 yang berarti Ha diterima sedangkan H0 ditolak. Dalam penelitian ini siswa sangat bersemangat dan aklif dalam kegiatan pembelajaran menggunakan model PjBL baik secara berkelompok maupun individu, penelitian ini dapat meningkatkan kreativitas serta menjadikan pengalaman yang bermakna bagi siswa.
Pengaruh Model Quantum Teaching Berbantuan Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa Sekolah Dasar Wachidah, Nafa Amalia; Shofiyah, Noly
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di Tingkat IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pre-experimental dengan desain one-group pretest posttest. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN Kenongo 1 yang berjumlah 80 siswa. Sampel diambil sebanyak 23 siswa dari kelas IV-A dengan menggunakan teknik random sampling dari semua kelas IV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes. Dimana tes ini dilakukan sebelum diberikan perlakuan berupa model Quantum Teaching berbantuan Media Audio Visual (pretest) dan sesudah diberikan perlakuan dengan model Quantum Teaching berbantuan Media Audio Visual (posttest). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah soal pilihan ganda sebanyak 20 butir. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model Quantum Teaching dengan berbantuan Media Audio Visual terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata Pelajaran IPA materi Transformasi Energi disekitar Kita. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai presentase siswa setelah diberikan perlakuan adalah 85, nilai ini termasuk kategori yang dinyatakan sudah mencapai ketuntasan dalam hasil belajar kognitif IPA karena acuan KKM yang digunakan pada mata pelajaran IPA di SDN Kenongo 1 sebesar 75. Hasil uji analisis data menggunakan t-test berpasangan yang menghasilkan nilai signifikansi 0,001 atau nilai signifikansi < Tingkat signifikansi yang digunakan 0,05. Diperoleh hasil thitung 26,990 > ttabel 2,045 yang dimaksud bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dalam penelitian ini siswa sangat bersemangat dan aktif dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model Quantum Teaching dengan berbantuan Media Audio Visual baik secara berkelompok maupun individu, penelitian ini dapat menjadikan pengalaman yang bermakna bagi setiap siswa.
Analisis Komprehensif Komunikasi Organisasi: Studi Lapangan tentang Jenis, Prinsip, Gaya, dan Proses Maulidya, Anisa; Tambak, Sonia Purba; Kesuma Ningsih, Euis Indah; Royyani, Miftah; Mesiono, Mesiono
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan analisis komprehensif komunikasi organisasi: studi lapangan tentang jenis, prinsip, gaya, dan proses yang terjadi antara kepala madrasah dan guru-guru di MTsS Darussalam Dsa Durian, Kec. Sei Balai, Kab. Batu Bara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah1 kepala madarsah dan 15 guru-guru yang mengajar di MTsS Darussalam Desa Durian, Kec. Sei Balai, Kab.Batu Bara. Berdasarkan hasil olah data dan temuan akhir dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan jenis komunikasi yang diterapkan Kepala Sekolah yaitu komunikasi atasan ke bawahan (downward communication) dan komunikasi bawahan ke atasan (upward communication). Adapun prinsip-prinsip komunikasi organisasi yang diterapkan kepala madarasah antara lain yaitu: memberi salam bila bertemu, berbicara dengan lemah lembut, perkataan yang baik dan nasehat yang penuh hikmah , menyebut hal-hal yang baik tentang komunikan, menyesuaikan bahasa dan isi pembicaraan dengan keadaan komunikan, berdiskusi dengan cara yang baik, dan lebih dahulu memberi teladan sebelum mengadakan komunikasi. Sedangkan gaya komunikasi organisasi yang diterapkan adalah gaya dominan (dominant style, gaya dramatis (dramatic style), gaya santai (relaxes style), Gaya atentif (attentive style), Gaya bersahabat (friendly style) dan gaya yang tepat (precise style). Proses komunikasi antara kepala madrasah dengan para guru di luar waktu kegiatan pembelajaran adalah secara informal, atau dengan kata lain dengan kekeluargaan. Sedangkan proses komunukasi antara kepala madrasah dengan guru saat pembelajaran berlangsung adalah secara formal.

Page 98 of 131 | Total Record : 1305