cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
Analisis Kecelakaan Kerja pada Bengkel Bubut dan Las Wijaya dengan Metode Job Safety Analysis (Jsa) dengan Pendekatan Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Laali, Ruli Sumiratul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.859 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i4.2473

Abstract

Bengkel Bubut dan Las Wijaya adalah bengkel yang bergerak di bidang jasa seperti jasa dalam hal membubut, jasa menegelas, jasa memotong besi, dan jasa membuat kerangka rak, pagar besi dan proses permesinan dalam proses produksi nya yang banyak menggunakan mesin-mesin dan alat-alat berat seperti mesin bubut, mesin milling, mesin las dan mesin gerinda terdapat potensi dan bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan pada operator/karyawan. Penelitian ini dilakukan dengan pengukuran kegagalan pada setiap aktivitas yang ada di Bengkel Bubut dan Las Wijaya, pengukuran dilakukan pada setiap mesin yang ada di area bengkel tersebut. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung tingkat kegagalan, efek kegagalan, tingkat kejadian, lalu menentukan tingkat deteksi dan menghitung nilai RPN untuk menentukan prioritas mana yang harus diambil dengan menggunakan metode Job Safety Analysis dengan pendekatan Failure Mode And Effect Analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 kecelakaan kerja yang ada di Bengkel Bubut dan Las Wijaya yaitu: menghirup asap las. terkena percikan api las, mata merah setelah proses pengelasan, terpapar radiasi sinar ultraviolet, tersandung kabel las, tangan tersayat ulir bubut, tersayat material tajam, tersandung besi, mata terkena ampas proses pembubutan, kejatuhan material besi, mata terkena gram gerinda, tersayat mata gerinda, tersayat material yang tajam, tangan terkena serpihan gram gerinda yang panas, tersandung kabel gerinda, tangan tersayat mata pahat/end mill, tangan terkena serbuk panas dari proses milling, terbentur body mesin, tersayat sudut tajam benda kerja, tertimpa benda kerja. Usulan perbaikan yang dapat diberikan adalah menambahkan beberapa alat pelindung diri yang sesuai dengan pekerjaan dan lingkungan bengkel, operator harus menggunakan kacamata pengaman, pelindung wajah, penutup telinga masker, sarung tangan pengaman, sepatu pengaman.
PERSEPSI KLIEN, KELUARGA, TENAGA PROFESIONAL DAN PENGAMBIL KEBIJAKAN TENTANG RECOVERY PADA KLIEN SKIZOFRENIA DI KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON Endah Sari Purbaningsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.837 KB)

Abstract

Klien Skizofrenia dalam proses recovery perlu mendapatkan dukungan keluargadan tenaga kesehatan serta pengambil kebijakan dalam proses recovery yangmereka jalani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsiklien, keluarga, dan pengambil kebijakan tentang recovery pada klien Skizofreniadi Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalahdeskriptif komparatif yang melibatkan 30 klien, 30 keluarga, 42 tenaga profesional,dan 38 pengambil kebijakan sebagai responden. Analisis yang dilakukan adalahanalisis univariat dengan distribusi frekuensi, analisis bivariat denganmenggunakan t-test independent dan uji multivariat dengan menggunakan ujiMANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar klien, keluarga,tenaga profesional dan pengambil kebijakan mempunyai persepsi negatif terhadaprecovery. Analisis bivariat didapatkan ada perbedaan persepsi klien dengankeluarga, klien dengan tenaga profesional, klien dengan pengambil kebijakan,keluarga dengan pengambil kebijakan dan tenaga profesional dengan pengambilkebijakan (p value <0,05), dan tidak ada perbedaan persepsi keluarga denganpersepsi tenaga profesional (p value>0,05). Persepsi yang paling berbeda padakelompok pengambil kebijakan (MD =0,678; p<0,05). Perbedaan persepsimasing-masing subyek dipengaruhi oleh pengalaman. Klien sebagai survivormengalami langsung recovery tersebut, sehingga klien lebih mempunyai persepsilebih baik, namun klien tetap membutuhkan dukungan dari keluarga dan semuapihak terkait untuk memaksimalkan 10 karakteristik recovery, sedangkanpengambil kebijakan tidak berpengalaman langsung dalam merawat klienSkizofrenia . Persepsi yang paling berbeda adalah kelompok pengambil kebijakan.Saran : perlu desiminasi tentang proses recovery kepada klien dan keluargamelalui sosialisasi, tenaga profesional melalui workshop, bimbingan tehnik danpengambil kebijakan melalui advokasi, workshop atau pertemuan lintas sektorlainnya.Kata Kunci: Keluarga, Klien, Pengambil Kebijakan, Persepsi Recovery, Tenaga Profesional
PENERAPAN METODE PENGULANGAN INSTRUKSI SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KESALAHPAHAMAN DALAM MENAFSIRKAN INSTRUKSI Ira Lusiawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.203 KB)

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa baik pengaruh penerapan metode pengulangan instruksi untuk meminimalisir kesalahpahaman dalam menerima instruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Jumlah populasi yang terlibat dari penelitian ini berjumlah 17 orang yang terdiri dari dewan direksi dan karyawan. Sampel penelitian berjumlah sama dengan populasi, yakni 17 orang. Teknik pengambilan data penelitian lebih pada wawancara dan obervasi. Adapun instrumen pengumpulan data penelitian berupa butir pertanyaan dan lembar observasi. Hasil penelitian ini menyebutkan beberapa karyawan menganggap metode ini cukup menguras waktu mereka. Sedangkan beberapa karyawan lain menganggap bahwa metode ini memberi warna lain pada komunikasi internal perusahaan. Di samping itu, mereka juga berpendapat bahwa metode ini membuat hubungan mereka dan atasan jadi lebih baik, setidaknya komunikasi mereka dan atasan jadi lebih instens. Pada akhir waktu peneliti peneliti mendapati hampir seluruh karyawan mendapat dampak positif terhadap penerapan ini. Lebih penting daripada itu, kesalahan akan tafsir instruksi jadi lebih berkurang.
Kajian Indeks Daya Saing Destinasi Pariwisata Di Kabupaten Manggarai Barat Hutagalung, Septian; Poernomo, Moyo Hady; Riadi, Dodi; Rudiyanto, Roseven
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.716 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i7.3659

Abstract

Penetapan Labuan Bajo Flores menjadi Destinasi Super Prioritas di 2019 perlu diiringi dengan pembangunan infrastruktur dan praktik manajemen pariwisata yang berkelanjutan. Dalam mencapai tujuan pembangunan ini perlu diadakan pengukuran kesiapan infrastruktur pendukung pariwisata yang nantinya akan jadi dasar rekomendasi pengembangan di destinasi Labuan Bajo Flores. Dalam penelitian ini mengadopsi indikator dalam kajian Tourism and Travel Competitiveness Index (TTCI) atau Indeks Daya Saing Destinasi Pariwisata yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF). Dengan dilakukannya kajian TTCI maka akan diperoleh pemetaan kondisi sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat dalam hal produk pariwisata, infrastruktur, regulasi pemerintah, dan sektor-sektor pendukung. Selain itu, data ini dapat menjadi dasar rekomendasi penetapan kebijakan internal, perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner TTCI dan wawancara yang dibagikan saat Focus Group Dissusion. Hasil penelitian menunjukkan performa industri pariwisata Kabupaten Manggarai Barat secara total berada pada nilai nilai 2.1 yang berarti berada pada tahap penyempurnaan. Nilai variabel pada masing-masing empat variabel utama berada pada nilai 2.2 pada variabel produk dan regulasi, kemudian untuk nilai infrastruktur dan support berada pada nilai 2.1.
PENETAPAN KADAR LEMAK PADA BUBUR BAYI INSTAN BERBAGAI MEREK YANG DIJUAL DI PASAR SWALAYAN DI KECAMATAN SUMBER Supriyatin Supriyatin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.255 KB)

Abstract

Memahami kebutuhan nutrisi untuk anak bisa membuat pertumbuhan danperkembangan anak menjadi optimal, terutama pada usia di bawah lima tahunatau balita. Makanan bayi yang dianjurkan untuk balita adalah makanan kayaprotein dan kaya lemak. Oleh karena itu lemak merupakan bagian penting bagipemenuhan nutrisi bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar lemak padabubur bayi instan berbagai merek serta mengetahui perbedaan yang bermaknakadar lemak pada bubur bayi instan berbagai merek yang dijual di pasar swalayandi Kecamatan Sumber. Lemak merupakan kelompok heterogen dari senyawa yanglebih berkerabat karena sifat fisiknya dibanding sifat kimianya. Berdasarkan sifatini kandungan lemak dalam makanan bisa di ekstraksi dari makanan di dalam alatsoxhlet dengan menggunakan pelarut seperti N-Hexan, eter, kloroform, sertabenzene, setelah di ekstraksi cairan ekstraktans diuapkan dan residu yangtertinggal ditimbang dengan teliti. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode Deskriptif, adapun pemeriksaan kadar lemak menggunakan metode soxhlet.Hasil penelitian rata-rata kadar lemak sampel A: 7,41%, sampel B: 8,20%, sampelC: 4,45%, sampel D: 7,10%, sampel E: 8,84%, sampel F: 6,34%, sampel G:6,65%, sampel H: 4,65%, berdasarkan hasil analisis data menggunakan ujistatistik one way ANOVA, diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1diterima artinya terdapat perbedaan yang bermakna kadar lemak pada bubur bayiinstan berbagai merek yang dijual di pasar swalayan di Kecamatan Sumber.Kata kunci : Lemak, Bubur Bayi Instan, Soxhlet
Pengembangan Materi Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Web Dengan Teknik Pidato Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Wanasari Brebes Nurchalistiani Budiana; Atikah Mumpuni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.445 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v4i11.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar berbicara berbasis web pada materi teks prosedur dan efektif dalam meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara siswa kelas XI. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2019. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Reseacrh and Development). Desain yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan ajar ini mengadopsi dari model desain Borg and Gall. Data dikumpulkan dari penilaian ahli materi dan tes kemampuan berbicara. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wanasari Brebes. Peneliti mengambil kelas XI IPA 1, XI IPA 2, dan XI IPA 3 sebagai kelas control dan eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan lewat angket untuk validasi produk dan tes untuk uji coba di lapangan, sedang teknik analisis data dilakukan lewat teknik statistik deskriptif dan t-tes untuk uji beda mean lewat bantuan SPSS 16. Produk yang dihasilkan dalam penelitian pengembangan ini adalah materi ajar bahasa Indonesia bagi siswa kelas XI yang meliputi konten isi materi, angket dan instrumen penilaian dengan spesifikasi: (1). Produk dikembangkan dengan berbasis web, (2). Membantu siswa meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara, (3). Komponen materi ajar yang dikembangkan dikhususkan untuk siswa kelas XI SMA pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dari hasil analisis data melalui rumus uji t-test didapat hasil (0.000) < 0.05, sehingga terdapat perbedaan kognitif antara sebelum dan sesudah siswa menggunakan materi ajar yang dikembangkan berbasis web dengan materi teks prosedur siswa kelas XI. Maka pengembangan yang telah dilakukan mampu meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara. Kata kunci: Pengembangan Materi Ajar, Pembelajaran Berbasis Web, Berbicara
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PELAKSANAAN KEGIATAN REHAB RUMAH TIDAK LAYAK HUNI PADA PROGRAM PNPM-MP KABUPATEN TEGAL TAHUN 2012 Wahidin Wahidin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.856 KB)

Abstract

Salah satu kegiatan yang merupakan upaya penanggulangan kemiskinan adalah perbaikan atau rehab rumah tidak layak huni yang biasa disingkat RTLH dari keluarga atau warga miskin (gakin). Karena kegiatan ini bisa menghilangkan beberapa indikator kemiskinan sehingga diharapkan bisa sedikit mengurangi beban bagi warga miskin. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan perbaikan atau rehab rumah tidak layak huni bagi warga miskin pada program PNPM-MP di kecamatan lebaksiu kabupaten Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Faktor-faktor sikap masyarakat, nilai kegiatan, waktu pelaksanaan, sumber daya manusia, swadaya masyarakat, dan pendamping program secara bersama-sama berpengaruh terhadap signifikan terhadap keterlambatan pelaksanaan kegiatan rehab rumah yang tidak layak huni pada program PNPM-MP. 2) faktor dominan yang berpengaruh secara signifikan terhadap keterlambatan pelaksanaan kegiatan rehab rumah tidak layak huni pada program PNPM-MP, yaitu variabel nilai kegiatan, hal ini ditunjukkan dari nilai koefesien dari persamaan regresinya yaitu sebesar 0,604. Nilai kegiatan yang dimaskud adalah besarnya alokasi dana atau nilai bantuan yang diberikan untuk kegiatan perbaikan rumah. Bila dana kegiatan itu semakin besar, maka ada kecenderungan pelaksanaan kegiatannya akan mengalami keterslambatan Kata Kunci: Faktor faktor Penyebab, Rehab Rumah, PNPM-MP
PENGARUH MOTIVASI KERJA GURU DAN IMPLEMENTASI PROGRAM KERJA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI MTS NEGERI MODEL BREBES Hermawati, Wawat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.368 KB)

Abstract

Guru atau dalam istilah lain disebut pendidik adalah penting dalam pembangunan karakter bangsa. Guru memiliki peran khusus dalam kehidupan bernegara. Guru memiliki jasa dalam ranah pendidikan. Kendati demikian tidak sedikit pula guru dengan kinerja mengajar yang kurang baik. ketidakmaksimalan kinerja guru disebabkan oleh beberapa salah, dua diantaranya adalah motivasi kerja guru dan implementasi program kerja Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang kurang maksimal. Penelitian ini secara umum menguraikan peran kedua hal tersebut atas proses meningkatnya kinerja mengajar guru. Penelitian ini mengupas bagaimana peran motivasi kerja guru dan implementasi program kerja MGMP atas meningkatnya kinerja mengajar. Penelitian ini dilaksanakan di MTS Negeri Model Brebes. Adapun populasi serta sampel yang diterapkan disini adalah guru MTs Model Brebes dengan jumlah 100 orang. Peneliti mendapati pengaruh yang cukup signifikan dari motivasi kerja guru dan implementasi program kerja MGMP atas meningkatnya kinerja mengajar guru. Merujuk dari hal tersebut penulis menyimpulkan bahwa motivasi kerja guru dan implementasi program kerja MGMP secara baik dapat meningkatkan kinerja mengajar pendidik atau guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Brebes.
Kurikulum Pesantren Ideal Di Era Digital Fatmawati, Dewi; Rifa’I, Ahmad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.977 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i6.3111

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia, keberadaan dan kiprah pesantren telah turut mewarnai kehidupan bangsa dari dulu hingga kini. Bahkan banyak tokoh besar yang lahir dari pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan kurikulum ideal pesantren dalam menghadapi kemajuan teknologi di era revolusi industry 4.0. Objek dari penelitian ini adalah pesantren-pesantren yang ada di Indonesia. Sementara fokus dari penelitian ini adalah kurikulum pembelajaran di pesantren. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi pustaka dan penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah kurikulum yang dikembangkan di pesantren-pesantren di Indonesia masih pola lama dengan pengajian yang berpusat pada kiai dan ustadz meskipun para santrinya sudah mulai membuka diri dengan teknologi seperti menggunakan kitab-kitab digital yang tersimpan dalam maktabah syamilah maupun perpustakaan digital online lainnya. Sehingga perlu disusun suatu kurikulum terpadu yang holistik yang sanggup menjawab tuntutan zaman namun tetap berorientasi sebagai pencetak ahli agama yang sholih dan mumpuni.
KEBIJAKAN KPU DALAM MELINDUNGI HAK PILIH WARGA (STUDI KASUS DI KOTA CIREBON) Sanusi, Sanusi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.931 KB)

Abstract

Hak memilih atau memberikan suara (right to vote) merupakan hak dasar (basic right)setiap individu atau warga negara yang harus dijamin pemenuhannya oleh negara.Ketentuan ini diatur dalam Pasal 1 Ayat (2), Pasal 2 (1), Pasal 6A (1), Pasal 19 Ayat(1) dan Pasal 22C (1) UUD 1945. Ketentuan UUD 1945 tersebut mengarahkanbahwa Negara harus memenuhi segala bentuk hak asasi setiap warga negaranya,khususnya mengenai hak pilih setiap warga negara dalam Pemilihan Umum (Pemilu),Pemilihan DPR, DPD dan DPRD, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sertaPemilihan Kepala Daerah (Pilkada). KPU kota Cirebon harus menjamin semuapemilih yang terdaftar dalam DPT untuk menggunakan hak pilihnya. Hak Pilih wargaharus tersalurkan dengan baik jangan hanya karena masalah penggunaan tintasetelah mencoblos masyarakat enggan untuk ikut serta dalam menyampaikanaspirsinya sebagai warga Negara yang baik. Apabila pemerintah membiarkan wargamasyarakat dalam menggunakan hak pilihnya hanya karena alasan tersebut di atas,maka hal ini sudah jelas merupakan salah satu bentuk sikap pelanggaran Hak AsasiManusia (HAM).Kata Kunci: Kebijakan KPU, Hak Pilih Warga

Page 26 of 615 | Total Record : 6146


Filter by Year

2016 2026