cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
Digitalisasi Administrasi Pelaksanaan Tugas sebagai Peacekeepers di UNIFIL (United Interim Force in Lebanon) Giawa, Nurul Azhari; M.A.P., Nodi Marefanda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.56542

Abstract

Digitalisasi administrasi merupakan langkah strategis dalam pelaksanaan tugas penjaga perdamaian di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Penelitian ini bertujuan mengkaji mekanisme sistem digitalisasi administrasi yang diterapkan oleh peacekeepers di UNIFIL serta menganalisis dampaknya terhadap kualitas pelayanan, koordinasi, dan pelaporan dalam operasi sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen resmi. Subjek penelitian terdiri dari personel peacekeepers dari berbagai kontingen yang terlibat langsung dalam proses administrasi di UNIFIL. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan hubungan dalam penerapan sistem digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan digitalisasi administrasi memberikan manfaat signifikan, termasuk percepatan pengolahan data, pengurangan kesalahan administratif, serta peningkatan akurasi dan transparansi pelaporan. Digitalisasi ini juga memfasilitasi koordinasi yang lebih baik antar kontingen, khususnya dalam berbagi informasi secara real-time. Namun, terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa wilayah operasional, hambatan adaptasi personel terhadap teknologi baru, dan risiko keamanan data yang membutuhkan perhatian khusus. Selain itu, perbedaan tingkat kemahiran teknologi antar kontingen menjadi kendala dalam keseragaman implementasi. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan intensif untuk meningkatkan literasi digital personel, penguatan infrastruktur teknologi informasi, dan penerapan kebijakan keamanan siber yang lebih ketat. Mekanisme evaluasi berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan sistem tetap relevan dengan kebutuhan operasional. Meskipun menghadapi tantangan, digitalisasi administrasi terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung tercapainya tujuan misi perdamaian secara lebih optimal. Perbaikan berkelanjutan, kolaborasi lintas kontingen, dan penyesuaian terhadap konteks operasional menjadi kunci keberhasilan implementasi digitalisasi ini, yang mendukung terciptanya perdamaian berkelanjutan di Lebanon Selatan.
Performance Management System Using Balanced Scorecard Framework and Analytical Hierarchy Process A Case Study In Indonesia Manufacturing Company Hadiyanto, Haris; Wibisono, Dermawan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.11730

Abstract

Improving an increasingly competitive environment such as how easy it is for customers to get cheap and quality products from the import process pressures manufacturing companies to always increase their competitive advantage. It is important for a company to be able to anticipate threats and continuously update its strategy in order to maintain the performance of the company. This paper aims to identify, analyze, and define key performance indicators (KPI) for one of the manufacturing companies in Indonesia with the first step being to design the right performance management system (PMS) for the company. The integration of the Balanced Scorecard (BSC) and the Analytical Hierarchy Process (AHP) introduces a structured, data-driven approach to prioritizing key performance indicators (KPIs), enabling manufacturing companies like PT ABCD to align strategic objectives with operational performance more effectively, thereby enhancing decision-making accuracy and competitive advantage in a highly dynamic market. The balanced scorecard approach was used in this research to determine the right KPIs and were determined through focus group discussions with top management. The KPIs that have been set are then analyzed using the Analytical Hierarchy Process (AHP) to determine how the relationships between these KPIs are. The finding of this paper is to provide KPIs that companies can use as a first step in measuring the performance of manufacturing companies in Indonesia.
Urgensi Lembaga Mediasi dalam Rangka Penyelesaian Sengketa Adat di Bali Budiana, I Nyoman; Gunadi, Gde Wahyu Marta; Driptayanti, Ni Kadek
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.16916

Abstract

Lembaga mediasi adalah lembaga yang berfungsi sebagai pihak ketiga yang netral, independen, dan profesional, yang membantu para pihak yang bersengketa untuk mencapai kesepakatan damai secara sukarela, tanpa mengikat, dan tanpa menggantikan keputusan para pihak. Tujuan penelitian untuk mengetahui urgensi lembaga mediasi dalam rangka penyelesaian sengketa adat di Bali. Untuk mengetahui bentuk, fungsi, dan peran lembaga mediasi dalam rangka penyelesaian sengketa adat di Bali. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan melakukan studi pustaka. Teknik analisis data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga mediasi dapat memberikan solusi yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal masyarakat adat Bali, yang mengutamakan musyawarah, mufakat, dan rekonsiliasi, daripada litigasi, yang bersifat konfrontatif, kompetitif, dan win-lose. Lembaga mediasi dapat memberikan solusi yang lebih menghormati dan melindungi hak asasi manusia, khususnya hak-hak masyarakat adat, yang seringkali terabaikan atau dilanggar oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Lembaga mediasi dapat memberikan solusi yang lebih berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat adat, lingkungan, dan pembangunan, daripada solusi yang bersifat sementara, pragmatis, dan berdampak negatif. Bentuk lembaga mediasi dalam penyelesaian sengketa adat di Bali dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Lembaga Mediasi Adat, Lembaga Mediasi Independen, Lembaga Mediasi Profesional.
Efektifitas Program Pengembangan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Pada Masyarakat Penyandang Disabilitas Rasyid, Rusmiati; Sappareng, Sukriming; Marwati N, Dewi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.20395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektifitas Program Pengembangan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Pada Masyarakat Penyandang Disabilitas Di Desa Matompi Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur. Konsumsi daging dan telur ayam kampung tiap tahunnya meningkat sementara produksinya belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk itu perlu dilakukan pengembangan budidaya ayam kampung yang memiliki produksi daging dan telur yang tinggi, Ayam KUB merupakan ayam yang memiliki kenerja yang baik di bandingkan ayam kampung biasa. Ayam KUB adalah ayam hasil seleksi sehingga pemeliharaannya harus terkontrol agar produktivitasnya dapat optimal. Program pengembangan ayam KUB pada penyandang disabilitas kelompok woliko dalam pendampingan PKPM memberikan dampak positif dilihat dari segi pengetahuan dan keterampilan dinama dari segi budidaya ayam KUB. Peningkatan nilai presentasi sebesar 100% (Sanagat Tinggi) untuk mengetahui pencegahan penyakit, nilai presentasi untuk 83,33% (Tinggi) pengetahuan tentang Sistem manajemen produksi 91,67% (Sangat Tinggi), penanganan pengembangan inivasi pakan 75% (Tinggi) yang di gunakan serta sistem penanganan kandang untuk ayam KUB juga meningkat sebesar 75%(Tinggi). Peningkatan nilai presentasi dari setiap pernyataan menunjukkan bahwa anggota kelompok woliko memiliki keinginan untuk memperbaiki dan memperlajari cara berternak ayam KUB yang baik, sehingga bisa memperolah hasil ternak yang bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan ayam KUB meliputi keterbatasan fisik, jumlah kandang serta kentinyutas produksi menjadi faktor pembatas keberhasilan budidaya terenak secara komersil.
Pengambilan Keputusan Pembelian Produk Hasil Kewirausahaan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pemasaran Warga Negara Berkebutuhan Khusus di Lingkungan Politeknik Negeri Jakarta Rovino Katuruni, Innas; Nur Praptiwi, Rahma; Lukitaningrum, Kristin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.20411

Abstract

The Marketing Management Study Program for Citizens with Special Needs (MP-WNBK) at Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) facilitates individuals with disabilities in obtaining vocational education at the diploma level. The current students of the MP-WNBK Study Program at PNJ consist of 70 active students with various disabilities, including hearing impairments (deaf), physical disabilities, Down syndrome, slow learners, Autism Spectrum Disorder (ASD), and Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). One of the courses in the curriculum of MP-WNBK PNJ is the sales course in the 3rd semester, and Entrepreneurship 1 and 2 courses in the 5th and 6th semesters. In these three courses, students are encouraged to directly engage in business activities and have specific sales targets. Some students were able to generate profits exceeding IDR 2,000,000 in two months. This data sparked the author's curiosity to explore the decision-making process of buyers of products from MP-WNBK PNJ students. The data collection for this research was conducted from April to August 2024, located at the PNJ campus. This study used a survey method with a Likert-scale questionnaire. The sample size was 65 respondents, determined through purposive sampling. The research was conducted using a quantitative descriptive method. The conclusion of this study is that the reasons respondents purchased the products included attractive product appearance, recommendations from others, and immediate need. Support from the surrounding environment is strongly believed to be a major factor in their financial independence. Feedback from respondents for future product improvements includes enhancing promotions, increasing product variety, and improving labels and packaging to make them more appealing.
Corporate Governance, Reputasi Kantor Akuntan Publik, dan Pengungkapan Emisi Karbon di Indonesia Arina Simangunsong, Gabriel Naomi Rumondang; Muhamad Muslih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.23750

Abstract

Pengungkapan emisi karbon merupakan pertanggungjawaban dari perusahaan terhadap perubahan iklim, khususnya pemanasan global; bagian dari akuntansi karbon yang terbentuk dari implikasi Protokol Kyoto, sebagai salah satu bentuk praktik tanggung jawab perusahaan terhadap sosial dan lingkungan. Namun, masih terdapat perusahaan yang belum melakukan pengungkapan emisi karbon secara transparan dan detail. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate governance (gender dan nationality diversity dewan komisaris dan direksi) dan reputasi kantor akuntan publik terhadap pengungkapan emisi karbon dalam perusahaan subindustri perkebunan dan tanaman pangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Berdasarkan kriteria pemilihan sampel, diperoleh 8 perusahaan yang diteliti selama 5 tahun dengan total 40 data observasi. Namun, ditemukan 6 data observasi yang tergolong outlier sehingga tersisa 34 data observasi. Metode dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan kuantitatif (dengan statistik deskriptif). Data diolah dengan perangkat lunak Eviews 12. Penelitian berhasil menunjukkan bahwa nationality diversity direksi berpengaruh signifikan secara positif terhadap pengungkapan emisi karbon, sedangkan gender diversity dewan komisaris, nationality diversity dewan komisaris, gender diversity direksi, dan reputasi kantor akuntan publik tidak berpengaruh terhadap pengungkapan emisi karbon dalam perusahaan subindustri perkebunan dan tanaman pangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022.
Pola Interaksi Kemitraan dan Jaringan Kelembagaan Produksi dan Pemasaran Agrosilvopastura di Perum Perhutani Bkph Parung Panjang KPH Bogor Gultom, Suryani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.23754

Abstract

Kegagalan kemitraan dalam agribisnis sering kali disebabkan oleh berbagai kelemahan para pelaku agribisnis, seperti lemahnya aturan, mekanisme, dan manajemen kelembagaan kemitraan. Selain itu, keterbatasan petani dalam permodalan, teknologi, informasi, dan akses pasar menyebabkan mereka kurang mandiri dalam mengelola usahatani, sehingga lebih mudah tersubordinasi oleh pihak yang lebih kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi kemitraan serta jaringan kelembagaan dalam produksi dan pemasaran agrosilvopastura. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam menggunakan metode snowball sampling terhadap 10 informan, termasuk 3 informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi kemitraan yang diterapkan dalam sistem agrosilvopastura adalah Pola Inti Plasma, di mana terdapat hubungan antara petani kecil sebagai mitra dan perusahaan inti sebagai pengelola utama. Selain itu, jaringan kelembagaan dalam kemitraan ini terbagi menjadi dua pola utama yang berperan dalam distribusi dan pemasaran. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kelembagaan masyarakat agar petani lebih mandiri dalam mengelola usahatani serta memiliki daya tawar yang lebih kuat dalam kemitraan agribisnis.
Analisis Pemeriksaan CT Scan Thorax dengan Kontras pada Klinis Tumor Paru di RS Bhayangkara Makassar Dewi, Rusma; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Kristin, Putu Mira
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.31357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontras pemeriksaan CT Scan Thorax pada pasien dengan klinis tumor paru di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. CT scan merupakan metode radiodiagnostik yang efektif untuk mendeteksi berbagai kondisi patologis, termasuk tumor paru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kontras meningkatkan akurasi diagnosis tumor paru, dengan prosedur pemeriksaan yang meliputi persiapan pasien, penggunaan alat CT Scan Toshiba 80 Slice, dan teknik pemantauan yang tepat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berharga untuk praktik radiologi dan perencanaan terapi pasien.
Pengendalian Material Pada Proyek Konstruksi Dengan Menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity), POQ (Periodic Order Quantity), JIT (Just In Time) Jovany Kumaat, Cristha Stephanie; Harris Thambas, Arthur; Yoyce Malingkas, Grace
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.31904

Abstract

Dalam suatu proyek konstruksi, semua material yang dibutuhkan harus dikendalikan dengan baik agar proyek dapat berjalan dengan lancar. Material yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan keterlambatan, biaya tambahan, dan bahkan kegagalan proyek secara keseluruhan. Pekerjaan proyek konstruksi akan mengalami keterlambatan jika material tidak tersedia dalam gudang penyimpanan. Kelebihan material mempengaruhi kapasitas tempat penyimpanan karena terjadi penumpukan material. Oleh karena itu diperlukan metode pengendalian material yang tepat dalam memastikan pasokan material yang memadai, dengan kualitas yang baik dan penggunaan yang efisien. Dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity), POQ (Periodic Order Quantity), dan JIT (Just In Time) dalam pengendalian material dapat menjelaskan kebutuhan material proyek konstruksi. Analisis ini membantu menentukan jumlah material yang optimal untuk dipesan dan biaya persediaan yang dibutuhkan oleh proyek konstruksi. Tujuannya adalah penentuan metode yang tepat sehingga dapat meminimalkan total biaya persediaan dan memastikan ketersediaan material sesuai dengan jadwal proyek. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pada proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi, pengendalian material dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity), metode POQ (Periodic Order Quantity), dan metode JIT (Just In Time) dapat dipergunakan dalam proyek konstruksi. Masing-masing metode memiliki sistem pemesanan dan pengendalian material dengan hasil yang berbeda-beda. Pengendalian material dengan metode Just In Time (JIT) adalah metode yang paling efektif dan efisien dalam mengurangi biaya persediaan dan pengelolaan material. Dalam memenuhi kebutuhan material proyek, metode JIT meminimalisir jumlah persediaan pada ruang penyimpanan dengan pengiriman material secara bertahap agar dapat mengurangi risiko kerusakan material, meminimalkan biaya penyimpanan dan biaya pemesanan yang dikeluarkan. Dengan demikian, metode JIT dapat melakukan penghematan biaya total persediaan dibandingkan metode lainnya sehingga perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dan lebih efisien dalam keuangan proyek.
Kajian Studi Pengaruh Suhu Ruangan dan Intensitas Pencahayaan Terhadap Performa Kognitif pada Mekanik Motor Yamaha Irwan Wunarlan; Iksal Djilham Piyohu; Idham Halid Lahay
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.41203

Abstract

Seiring dengan meningkatnya penggunaan sepeda motor, keinginan konsumen untuk merawat kendaraannya juga semakin tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor fisik dalam lingkungan kerja, seperti suhu ruangan dan intensitas pencahayaan, yang berpengaruh terhadap kesehatan mekanik di dealer motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suhu ruangan dan intensitas pencahayaan terhadap performa kognitif mekanik motor Yamaha Telaga. Faktor lingkungan fisik berinteraksi terhadap kenyamanan kerja, namun penelitian ini hanya menguji dua faktor utama, yaitu suhu ruangan dan intensitas pencahayaan. Objek penelitian meliputi kecepatan respons, konsentrasi, dan tingkat stres mekanik di PT. Hasjrat Abadi, Yamaha 3S Telaga, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil uji menunjukkan bahwa suhu ruangan masih berada di bawah standar SNI 03-6572-2001, yaitu antara 20,5°C – 27,1°C, yang berpengaruh terhadap konsentrasi dan kenyamanan mental mekanik. Intensitas pencahayaan juga berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) 500-1000 lux, akibat minimnya sumber cahaya alami. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa pencahayaan yang kurang memadai dan suhu ruangan yang tidak optimal memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat konsentrasi, kelelahan, serta kecepatan respons pekerja.

Filter by Year

2016 2026