cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Perspektif Ekonomi dalam Konstitusi Indonesia dan Relevansinya dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19 Henry Aspan; M. Tartib; Etty Sri Wahyuni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.226 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7028

Abstract

Pada penghujung tahun 2019, dunia menghadapi tantangan dengan munculnya Corona Virus Disease (Covid) - 19 yang mewabah di Kota Wuhan, China. Konstitusi mengatur secara umum landasan norma kebijakan oleh Pemerintah. Konstitusi negara yang berbicara tentang persoalan ekonomi terdapat pada pasal ”Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan” (Pasal 33 Ayat 1). Asas kekeluargaan Pasal 33 ayat 1 telah menggambarkan secara gamblang bahwa konsep pembangunan ekonomi kita berbasis asas kewarganegaraan amanat kontitusi yang mengarah pada terciptanya negara walfare state. Yaitu negara yang pemerintahannya menjamin terselenggaranya kesejahteraan rakyat. Oleh karenanya, pembangunan ekonomi mesti berdasarkan konstitusi secara substantif dengan asas kekeluargaan sebagai soko guru perekonomian yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa. Untuk itu, diperlukan kesadaran dalam menerapkan kembali nilai-nilai ideologi di bidang ekonomi dalam konstitusi secara substansif guna penguatan ekonomi terdampak yang covid-19 ini agar roda ekonomi kembali pulih serta semakin kuat dan kokoh
Implementasi Kebijakan Anti-Korupsi: Suatu Studi Perbandingan Lembaga Anti-Korupsi di Indonesia dan Hong Kong Ulul Albab
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.684 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6835

Abstract

Korupsi sudah ada di Indonesia sejak zaman dahulu. Pada masa penjajahan Belanda, korupsi diperparah dengan ulah pejabat Belanda. Setelah Kemerdekaan pada tahun 1945, korupsi berkurang untuk waktu yang singkat. Setelah tahun 1955, korupsi kembali meningkat. Korupsi semakin parah setelah Soeharto mengambil alih kekuasaan dari Soekarno pada tahun 1966. Korupsi sebagian besar terjadi tanpa pengawasan. Pemberantasan korupsi telah muncul sebagai komponen utama dari program reformasi resmi Indonesia sejak Mei 1998. Agenda anti korupsi telah diterima, setidaknya secara retorika, oleh Presiden B.J. Habibie, Gus Dur, Megawati, dan Susilo Bambang Yudoyono (SBY) untuk ekonomi dan alasan politik. Setelah Mei 1998 Indonesia memulai program reformasi politik dan kelembagaan yang ekstensif. Pada masa SBY, Indonesia memiliki dua Badan Nasional Pemberantasan Korupsi, yaitu “KPK” dan “TimTasTipikor”. Artikel ini merangkum dan membahas bagaimana Lembaga Antikorupsi Nasional di Indonesia dapat menjadi pemain kunci dalam perang melawan suap, seperti Independent Commission Against Corruption (ICAC) di Hong Kong. Sebelum penyerahan Hong Kong ke China pada Juli 1997, ICAC bertanggung jawab langsung kepada Gubernur, dan Komisarisnya melapor langsung kepada Chief Executive Daerah Administratif Khusus Hong Kong dan bertanggung jawab langsung kepadanya. Hong Kong menerapkan pola pemberantasan korupsi yang paling efektif dengan kombinasi legislasi antikorupsi komprehensif yang dilaksanakan secara imparsial oleh lembaga antikorupsi independen. Saya kira KPK di Indonesia sudah diterapkan seperti ICAC di Hong Kong, tapi ada kendala.
Implementasi Tanggung Jawab Negara dan Aparatur Keamanan terhadap Pelanggaran HAM yang Terjadi di Desa Wadas Perspektif Teori Kedaulatan Rakyat Zarwaki Zarwaki; Suwandi Suwandi; Aunur Rofiq
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.17 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7302

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak yang berasal dari harkat dan martabat yang melekat pada manusia. Hak ini sangat mendasar, yang mutlak diperlukan agar manusia dapat berkembang sesuai dengan bakat, cita-cita, serta martabatnya. Hak ini juga dianggap universal, artinya dimiliki semua manusia tanpa perbedaan berdasarkan bangsa, ras, agama, atau genderPada tulisan artikel ini, penulis menggunakan Teori Kedaulatan Rakyat dari beberapa pemaparan yang telah penulis utarakan di atas penulis ingin fokuskan kajian pada tanggung jawab dan aparatur keamanan dalam memahami hak warga perspektif teori kedaulatan rakyat. Yang mana Teori Kedaulatan Rakyat adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat.
Pengaruh Pemberdayaan Lansia Optimalisasi Fisik terhadap Penurunan Tingkat Stress di KP. Kadupandak, Desa Sinar Jaya, Kec. Mandalawangi, Kab. Pandeglang Tahun 2022 Nurul Alpiana; Novita Novita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.877 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7197

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia menurut UU Nomor 13 Tahun 1998 adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 (enam puluh) tahun ke atas. Semakin tua terkadang semakin tidak menerim kenyataan Kondisi kehidupan yang penuh dengan tantangan membawa muatan tersendiri dalam mempengaruhi kondisi individu baik kondisi fisiologis maupun psikologis. Bahkan tidak sedikitit lansia yang mengalami stres, tahun demi tahun semakin marak seiring dengan banyaknya keluhan dan penyakit fisik maupun psikologis yang sebenarnya sebagai respon stres itu sendiri. (Yeniar Indriana, 2010). Aktifitas fisik pada lansia dapat menjadi sebuah mekanisme untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkaitan dengan stres yang dihadapi lansia. Akan tetapi lansia masih jarang terlibat dalam aktifitas fisik tersebut. (Jaka, 2015). Tujuan : Untuk Mengetahui“Pengaruh Pemberdayaan Lansia Optimalisasi Fisik terhadap Penurunan tingkat Stress di Desa Sinarjaya Kec. mandalwangi, kab. Pandeglang Tahun 2022” .Metode penelitian :Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah adalah penelitian kuantitatif Penelitian ini merupakan penelitian metode quasi eksperimental dengan design Pre and Post Test with Control Group Design., , Jenis penelitian yang digunakan bersifat penelitian berdasarkan Angket .Teknik pengambilan sampel ini dengan purposive sampling, Populasi dalam penelitian ini yaitu 88 orang lansia sedangkan sempel diambil dengan menggunakan teknik sempel size sebanyak 48 orang analisis data dengan menggunakan quisioner uji statistic Wilcoxon. Hasil: Diketahui Negative Ranks atau selisih (negatif) antara hasil pemberdayaan lansia optimlisasi fisik untuk pretest dan postest nilai N adalah 47 dan Mean Rank 25 Sum rank 1175, Nilai diatas menumjukan adanya perubahan penurunan (pengaruh) dari nilai pre test ke nilai posttest. Berdasarkan Hasil uji statistic diketahui Asymp.Sig (2-Tailed) bernilai 0.00 karena nilai lebih kecil< 0.05 maka (Ho diterima). Kesimpulan: Bahwa “ada pengaruh pemberdayaan lansia optimalisasi fisik terhadap penurunan tingkat stress’’.
Faktor yang Mempengaruhi Mekanisme Koping Caregiver Pasien Ginjal Tahap Akhir dengan Hemodialisa Theodora Rosaria Geglorian; Fitria Handayani; Meira Erawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.534 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7159

Abstract

Pendahuluan: Global Burden of Disease menunjukkan bahwa penyakit ginjal kronis (PGTA) sebagai angka kematian nomor 16. Penyakit ini memerlukan perawatan yang lama dan efek yang beragam. Perawatan jangka panjang dilakukan oleh tim medis dan caregiver. Caregiver PGTA seringkali mengalami penurunan mekanisme koping dikarenakan lama masa perawatan dan besarnya beban yang harus ditanggung. Faktor yang berpengaruh pada mekanisme koping caregiver telah diteliti sebelumnya, namun kajian yang merangkum tentang faktor faktor tersebut dalam sebuah review belum banyak dilakukan. Metode analisa adalah pedoman PRISMA, dan mengumpulkan data dari uji Randomied Control Trial, studi generik dan observasional. Variabel independen adalah sel esteem, pendidikan, dukungan sosial dan harapan uang dilakses melalui PubMed dan Science Direct, dari tahun 2012-2022. Kata kunci coping, coping mechanism caregiver,caregiver, factor of coping, caregiver penderita ginjal. Mekanisme koping adalah suatu cara caregiver dalam menerima, mengolah dan memberi reaksi terhadap masalah/stressor yang datang saat merawat pasien. Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah self esteem yaitu kebanggan terhadap pencapaian diri caregiver dengan nilai p= 0,05, dukungan sosial dari orang sekeliling caregiver akan mempengaruhi mekanisme koping caregiver, dan penelitian menunjukkan angka 68,3% caregiver merasakan perlu memiliki dukungan sosial, faktor selanjutnya adalah pendidikan akan mengarahkan caregiver dalam memahami situasi dan kondisi baik kognitif, afekti maupun psikomotor, dan pendidikan akan mempermudah caregiver dalam menyerap informasi dalam perawatan pasien, yang terakhir adalah harapan yaitu sumber kekuatan caregiver dalam bertahan dengan keadaan fisik dalam merawat pasien. Kesimpulan bahwa faktor yang mempengaruhi mekanisme koping caregiver pasien PGTA dengan hemodialisa adalah self esteem, dukungan sosial, pendidikan dan harapan. Dengan mekanisme koping caregiver yang konstruktif maka akan semakin dapat merawat pasien secara optimal. Maka akan meningkatkan kualitas hidup dari pasien PGTA juga.
Pengaruh Kualitas Audit, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Cash Holding terhadap Nilai Perusahaan Ajeng Nurmalasari; Irene Rini Demi Pangestuti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.682 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7427

Abstract

Nilai perusahaan merupakan hasil dari upaya perusahaan untuk mengelola sumberdaya secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan (Tobins Q) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2015-2019. Adapun variabel independen yaitu kualitas audit, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan cash holding. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 205 data keuangan perusahaan manufaktur selama periode 2015-2019. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan suatu kriteria tertentu, (1) Perusahaan manufaktur terdaftar di BEI tahun 2015-2019 (2) Laporan keuangan menggunakan nilai mata uang rupiah, (3) Data laporan keuangan tahunan lengkap. Alat yang digunakan untuk menganalisis data adalah SPSS 25 dengan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan dari empat hipotesis yang di usulkan pada penelitian ini. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan yaitu Kualitas Audit berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan, Kepemilikan Institusional berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan, dan Kepemilikan Manajerial berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan serta terdapat 1 hipotesis yang ditolak yaitu Cash Holding terhadap Nilai Perusahaan.
Analisis Wacana Keluarga LGBT Pada Serial Televisi “Modern Family” Hairunnisha Nachiar; Maura Sesya Merisca; Nadya Alyssa Putri Rachmadanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.328 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6988

Abstract

Serial televisi adalah adalah sebuah program televisi yang merupakan serangkaian produksi terkait yang terdiri dari sejumlah episode, dapat disebut mini seri atau serial. Dalam sebuah serial televisi, ada elemen yang sangat penting yaitu wacana. Wacana merupakan rentetan kalimat yang berkaitan dan membentuk makna yang serasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui wacana keluarga LGBT pada serial televisi “Modern Family” di episode Red Alert. Teori utama yang digunakan pada penelitian ini adalah teori analisis wacana Teun Van Dijk yang membahas mengenai dimensi teks pada wacana tersebut. Dalam dimensi teks terdapat beberapa struktur yaitu Struktur Makro, Superstruktuer dan Struktur Mikro. Teori Interaksi Simbolik oleh George Herbert Mead digunakan untuk mengetahui makna komunikasi yang ingin disampaikan dalam episode tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara deskriptif dan dokumen yang mendukung penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, wacana utama yang muncul adalah mengenai kedua orang tua sesama jenis yang dihadapkan dengan situasi bahwa anak perempuannya mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. Penelitian ini pun menunjukkan bahwa orang tua akan selalu mencintai anaknya dan akan selalu ada untuk mereka.
On Edge Irregular Total Labeling Algorithm of Cycle Chain Graph Gradina Nur Fauziah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10745.199 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7369

Abstract

Suppose G=(V,E) is a graph with the vertex set V(G) and edge set E(G) we defined a labeling f:V∪E→{1,2,…,k} to be an edge irregular total k-labeling of graph G if for every two different edge e and f there is wt(e)≠wt(f). The minimum k for which the graph G has an edge irregular total k-labeling is called the total irregularity streghth of the graph G. On this research we found that labeling algorithm of Cycle Chain Graph with n block cycle graph is an edge irregular total labeling
Efektivitas Penggunaan Neuromuskular Tapping terhadap Kecepatan Lari Tim Futsal Putri Kota Bekasi Fitriani Tri Rahayu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.581 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7014

Abstract

Pendahuluan: NMT (meuromuskular tapping) telah terbukti efektif untuk kasus cedera pergelangan angkel, kaki, tangan, dan rehabilitasi. Di bidang olahraga, NMT efektif digunakan karena mampu mengontrol pergerakan kaki. Salah satu olahraga yang membutuhkan kontrol pergerakan kaki adalah futsal, dengan komponen fisik utama yang paling dibutuhkan yakni kekuatan otot tungkai dan kecepatan lari. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas penggunaan NMT terhadap kecepatan lari pada Tim Futsal Putri di Kota Bekasi. Metode: Penelitian dengan desain post-test control group yang melibatkan 30 anggota Tim Futsal Putri Kota Bekasi dan dibagi dalam kelompok kontrol dan perlakuan. Subjek akan lari sejauh 100 meter menggunakan NMT pada kelompok perlakuan dan tanpa NMT pada kelompok kontrol kemudian diukur kecepatan lari masing-masing. Analisis statistik menggunakan uji homogenitas Levene’s dilanjutkan dengan uji T-Independent. Hasil: Uji Levene’s menunjukkan data penelitian adalah homogen (P=0.814; >0,05). Analisis statistik uji T-Independent membuktikan bahwa penggunaan NMT secara signifikan efektif meningkatkan kecepatan lari pada subjek (P=0.000; >0,05). Diskusi: Penggunaan NMT memberikan efek eksentrik, meningkatkan pemanjangan, kekuatan, dan mencegah kerusakan otot gastrocnemius saat aktivitas. Secara fisiologis NMT meningkatkan aliran limfatik, regenerasi jaringan, dan oksigenasi ke otot. NMT juga memberikan efek psikologi yang positif pada atlet. NMT efektif meningkatkan kecepatan lari Tim Futsal Putri Kota Bekasi.
Peranan Alat Navigasi di Kapal Pesiar Untuk Meningkatkan Keselamatan Pelayaran di Atas Kapal Wilayah Jawa Timur Upik Widyaningsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.173 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6820

Abstract

Jawa timur adalah wilayah yang padat dan telah berkembang pesat, tidak terkecuali dengan wilayah lautnya. Pelabuhan-pelabuhan besar yang dimiliki wilayah jawa timur membuat banyakya kapal pesiar yang bersandar dipelabuhan, sehingga mendorong pemerintah jawa timur untuk memberikan perhatian lebih kepada aspek transportasi laut sehingga dapat menciptakan transportasi laut yang efisien dan mengutamakan tingkat keselamatan yang tinggi. Kapal pesiar yang melakukan pelayaran harus dilengkapi dengan alat navigasi yang berperan penting disektor pelayaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mendeskripsikan melalui kata-kata dan bahasa dalam menjelaskan masalah atau fenomena yang diteliti. Untuk menjabarkan masalah digunakan jenis penelitian deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa dan kejadian yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi dalam melakukan penelitian, studi pustaka dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan alat navigasi di kapal pesiar sangat diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di atas kapal wilayah jawa timur. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan alat navigasi dalam meningkatkan tingkat keselamatan pelayaran kapal. Dengan hasil penelitian ini, di mana seorang mualim harus mengoptimalkan dalam pengoperasian dan perawatan alat navigasi guna untuk melaksanakan suatu pengamatan yang layak. Penggunaan alat navigasi seperti kompas, radar, Rudder Angle Indicator (VDR), Automatical Identification System (AIS), Electronic Chart Display Information System (ECDIS, Ship Whistle atau Suling, Global Positioning System (GPS) sangat membantu untuk mengoptimalkan pengamatan yang ada. Maka meningkatkan keterampilan dalam berdinas jaga terutama dalam hal melakukan pengamatan, harus seoptimal mungkin memanfaatkan bantuan alat navigasi. Karena pengamatan sangat penting guna menghindarkan dari bahaya tubrukan dan mencapai suatu keselamatan dalam pelayaran. Berdasarkan pemaparan peneliti dengan adanya kecanggihan teknologi berupa alat navigasi dan pemnfaatan secara optimal maka tingkat keselamatan pelayaran di atas kapal wilayah jawa timur akan akan meningkat. Alat navigasi menjadi faktor utama dalam penentuan keselamatan pelayaran.

Filter by Year

2016 2026