cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Komunikasi Organisasi Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Dalam Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) Pada Forum Badan Permusyawaratan Desa (Bpd) Ponggang Serangpanjang Subang Dwinarko Dwinarko; Tabrani Sjafrizal; Ari Sulistyanto; Pagi Muhammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.893 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.9720

Abstract

Pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan PERDES melalui komunikasi organisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan bentuk sinergis mitra kerja BPD dengan kepala desa. BPD sebagai mitra kepala desa memiliki fungsi sebagai penampung aspirasi masyarakat, merencanakan pembangunan bersama-sama pemerintahan desa, mengawasi pelaksanaan pembangunan dan menyelenggarakan musyawarah desa. Peraturan desa merupakan tugas kemitraan dalam menciptakan hubungan harmonis dalam membangun desa. Metode ceramah, diskusi dan sosialisasi pentingnya peraturan desa dalam menyelenggarakan pemerintahan desa. Hasil pelatihan dan pendampingan berupa rancangan peraturan desa mengenai aset desa dan rancangan pembangunan jangka pendek desa. Pembuatan PERDES dibutuhkan adanya pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif pada semua anggota BPD dan pemerintahan desa, sehingga mampu merencanakan pembangunan desa yang berkesinambungan, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Guna mencapai pembuatan PERDES, sangat diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan melalui komunikasi organisasi dalam pemerintahan desa. Pelatihan dan pendampingan merupakan bagian yang sangat penting bagi semua anggota BPD dalam bermitra dengan kepala desa dalam mengelola anggaran pembangunan dana desa sehingga pengawasan dan tujuan pembangunan dapat tercapai sesuai dengan hasil musyawarah desa yang telah disepakati bersama. BPD merupakan lembaga desa yang anggota-anggotanya dipilih melalui proses demokrasi, sebagai perwakilan masyarakat dan diangkat melalui Surat Keputusan Bupati seperti halnya kepala desa, sehingga Peran BPD dalam pembangunan desa sebagai mitra kepala desa sangat strategis dalam konsep pembangunan berkelajutan. Permasalahan: Kurangnya pemanfaatan komunikasi organisasi dalam forum komunikasi BPD kepada para anggota sehingga minimnya pengetahuan dan pemahaman fungsi BPD dalam menyusunan PERDES untuk mendukung kelancaran pembangunan desa yang berkelanjutan. Pemanfaatan saluran komunikasi organisasi BPD melalui; Pertama, para anggota BPD belum mengetahui mekanisme pembuatan PERDES. Kedua, Para anggota belum pernah diberikan pelatihan dan workshop tentang pembuatan PERDES sehingga menjadi hambatan dalam menyusun PERDES. Hasil adalah, Pelatihan dan pendampingan dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman atas kesadaran anggota BPD terhadap kegunaan PERDES dan perencanaan program pelatihan disinergikan antar desa dalam forum komunikasi organisasi pada tingkat kecamatan. Solusi dan Metode; Dibutuhkan program pelatihan dan pendampingan secara menyeluruh, terpadu dalam sosialisasi berkelanjutan dengan menggunakan platform komunikasi organisasi dan media sosial whatshapp.
Analisis Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Natuna Rusmaniah Rusmaniah; Faizal Madya; Agus Priyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.058 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasai penerimaan pajak daerah dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat optimalisasi pajak daerah dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jenis penelitian ini adalah kualilatif dengan pendekatan postpositivism, data dan informasi dalam penelitian ini berasal dari observasi, wawancara dan studi literatur atau dokumentasi, peneliti menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data triangulasi dengan sumber dan triangulasi dengan metode. Temuan Peneliti bahwa masih banyak wajib pajak yang belum melaksanakan kewajibannya membayar pajak yang sudah jatuh tempo dikarenakan kemampuan ekonomi masyarakat masih rendah yaitu pendapatan masyarakat rendah sehingga berdampak terhadap rendahnya masyarakat untuk membayar pajak. Menurut pendapat Peneliti bahwa jenis pajak yang berpotensi dapat mengoptimalisasi penerimaan pajak daerah adalah Pajak PBB-P2 melalui meningkatkan kepatuhan wajib pajak untuk membayar pajak tepat waktu dan penerapan sanksi apabila melalaikan terutama pada PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, dengan cara memungut Pajak melekat dalam pemberian tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) apabila belum membayar pajak PBB-P2 akan diberikan sanksi penundaan pembayaran TPP. Hasil penelitian disimpulkan bahwa optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah dalam meningkatkan PAD di Kabupaten Natuna yang dianalisis melalui 5 (lima) dimensi yaitu Menentukan Wajib Pajak, Menetapkan Nilai Pajak yang terutang, Memungut Pajak, Pemeriksaan Kelalaian Pajak dan Prosedur Pembukuan yang baik (menurut teori Devas 1989) sudah dilaksanakan namun belum maksimal.
Pengendalian Persediaan Obat Di Rumah Sakit Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Indonesia: Tinjauan Literatur Dwi Dharmaningsih; Helen Andriani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.651 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.10066

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia menimbulkan dampak masif bagi pelayanan kesehatan di rumah sakit di Indonesia. Berbagai tantangan harus dihadapi rumah sakit agar tetap dapat menyediakan pelayanan paripurna, baik pada penderita COVID-19 maupun pasien umum. Pengendalian persediaan obat di instalasi farmasi harus dilakukan dengan cermat untuk mencegah terjadinya kehabisan persediaan obat di gudang farmasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi upaya rumah sakit di Indonesia dalam menghadapi permasalahan logistik farmasi saat pandemi COVID-19, khususnya pada pengendalian persediaan obat agar terhindar dari kehabisan persediaan obat di rumah sakit. Penelitian ini merupakan sebuah literature review berdasarkan metode PRISMA dengan menggunakan database ScienceDirect, Google Scholar, dan Scopus. Kata kunci yang digunakan yaitu drug supply, hospital, COVID-19, Indonesia. Kriteria inklusi penelitian yaitu jika dipublikasikan dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia, membahas tentang persediaan obat di rumah sakit di Indonesia selama pandemi COVID-19, serta dipublikaskan tahun 2020-2021. Kriteria eksklusi jika bukan membahas persediaan obat selama pandemi di Indonesia dan teks tidak tersedia lengkap. Dari 2.013 artikel yang diperoleh dengan menggunakan kata kunci yang sudah ditentukan, didapat hasil kajian dari 7 artikel yang memenuhi kriteria. Sebagian besar artikel (n=5) membahas pelaksanaan manajemen persediaan obat saat pandemi COVID-19, masalah persediaan obat dan upaya dalam menanganinya, seperti melalui pengoptimalan sistem informasi logistik farmasi dan pengelolaan sumber daya kefarmasian. Dua artikel lainnya meneliti tentang metode perencanaan persediaan obat rumah sakit selama masa pandemi. Pada masa pandemi, rumah sakit perlu menetapkan strategi untuk mengatasi permasalahan persediaan obat diantaranya pengoptimalan pemanfaatan sistem informasi, pemilihan metode perencanaan kebutuhan obat yang sesuai kebutuhan dan pengelolaan sumber daya kefarmasian.
Perbandingan Pengaruh Media Promosi Kesehatan Leaflet Dan Flipchart Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Stunting Pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan Di Wilayah Puskesmas Cibarusah Sinta Dwi Juwita; Hadi Susiarno; Nanan Sekarwana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.18 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.9759

Abstract

Latar Belakang: Indonesia melalui strategi nasional percepatan pencegahan stunting menargetkan untuk menurunkan prevalensi stunting hingga 14% pada tahun 2024. Diharapakan melalui promosi kesehatan masyarakat dapat meningkatkan derajat kesehatan mereka melalui perubahan kebiasaan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Media visual seperti flipchart dan Leaflet lebih relevan diberikan sebagai media promosi kesehatan karena media flipchart dengan leaflet mudah dibawa kemanapun (moveable), fleksible, ringkas dan praktis serta tidak terkendala listrik dan internet. Tujuan: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ntuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan flipchart dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu pada 1.000 hari pertama kehidupan di wilayah kerja puskesmas cibarusah. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment melalui kegiatan pretest dan post-test with control group. Besar Sampel ditentukan dengan menggunakan rumus besar sampel analitik komparatif kategorik tidak berpasangan, untuk mengatisipasi kemungkinan dropout maka besar sampel di tambah 10% sehingga total sampel dalam penelitian ini adalah 86 responden untuk kelompok intervensi dan 86 responden untuk kelompok kontrol. Hasil: hasil penelitian menunjukkan promosi kesehatan menggunakan flipchart dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 1,3 kali dibandingkan dengan media leaflet. Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan media flipchart lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan media Leaflet.
Analisa Perbandingan Desain Perkerasan Lentur Metode Bina Marga 2017 Dengan AASHTO 1993 Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala Rezky Anisari; Ria Adriyati; Muhammad Suhaimi; Suwaji Suwaji; Abdul Hafizh Ihsani; Khairil Yanuar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9853

Abstract

Ruas Jalan Anjir Talaran – Tabukan Raya adalah salah satu jalan di Kecamatan Marabahan dan Tabukan Kabupaten Barito Kuala. Kondisi jalan ini rusak dan perlu adanya peningkatan jalan agar masyarakat nyaman dan aman berlalu lintas. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan tebal perkerasan yang sesuai dengan kondisi lapangan dan sesuai dengan peraturan. Penelitian ini menggunakan metode perencanaan tebal perkerasan lentur Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993. Perencanaan tebal permukaan menggunakanHRS dengan perkerasan berbutir LPA Kelas A dan LPA kelas B. Hasil penelitian ini adalah tebal lapis perkerasan lentur pada perencanaan dengan metode Bina Marga 2017 adalah HRS Base 3,5 cm, lapis pondasi atas (LPAkelas A) 25 cm dan lapis pondasi bawah (LPA Kelas B) 35 cm. Tebal lapis perkerasan lentur pada perencanaan dengan metode AASHTO 1993 adalah lapis permukaan 5 cm, lapis pondasi atas (LPA kelas A) 20 cm dan lapis pondasi bawah (LPA Kelas B) 45 cm. Perbandingan hasil antar kedua metode tersebut yaitu total perkerasan dengan metode Bina Marga 2017 sebesar 63,5 cm dan metode AASHTO 1993 70 cm.
Implementasi Metode Ahp-Wp Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tenaga Kependidikan Non PNS Teladan Di Universitas Udayana I Wayan Aries Agetia; I Made Candiasa; Dewa Gede Hendra Divayana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.357 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9434

Abstract

Universitas Udayana merupakan salah satu Perguruan Tinggi di Bali yang melaksanakan pemilihan tenaga kependidikan non PNS teladan setiap tahunnya. Sampai saat ini, masih ada unsur subjektifitas yang tinggi dalam pelaksanaannya, karena dikerjakan secara manual. Diperlukan penerapan sistem pendukung keputusan (SPK) dalam permasalahan tersebut, agar diperoleh hasil yang lebih obyektif. Untuk itu dilakukan penelitian untuk membangun SPK pemilihan tenaga kependidikan non PNS teladan di Universitas Udayana dengan melibatkan 95 orang subyek. Kriteria yang telibat dalam perankingan adalah nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), nilai orientasi pelayanan, nilai integritas, nilai komitmen, nilai disiplin, dan nilai kerja sama. Pembobotan kriteria dilakukan dengan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan perankingan dilakukan dengan metode Weighted Product (WP). Akurasi hasil perankingan ditentukan dengan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Akurasi hasil perankingan dengan kombinasi metode AHP-WP dibandingkan dengan kombinasi AHP-Fuzzy WP. Sistem pendukung keputusan pada penilitian ini dikembangkan dengan berbasis web menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem pendukung keputusan diuji dengan metode blackbox testing untuk menguji keberhasilan eksekusi setiap menu yang tersedia pada sistem. Implementasi metode AHP dan WP dalam sistem pendukung keputusan menghasilkan perankingan pemilihan tenaga kependidikan non PNS teladan. Perhitungan akurasi dengan menggunakan metode MAPE menunjukkan persentase kesalahan pada perankingan metode WP untuk tahun 2019 adalah sebesar 0.0356%, tahun 2020 adalah sebesar 0,0225%, dan tahun 2021 adalah sebesar 3,49%. Sedangkan perhitungan akurasi pada perankingan metode fuzzy WP menunjukkan persentase kesalahan pada tahun 2019 sebesar 14,97%, tahun 2020 sebesar 15,92%, dan tahun 2021 sebesar 31,68%. Blackbox testing pada sistem pendukung keputusan pemilihan Tenaga Kependidikan Non PNS teladan menunjukkan sistem telah berjalan sesuai dengan yang dibutuhkan.
Penerapan Peraturan Berbahasa Arab dan Inggris terhadap Motivasi Belajar Santri di Pondok Pesantren Al-Yusriyah Iman Hanafi Harahap; Akmal Walad Ahkas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10250

Abstract

Dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris santri Pondok Pesantren Al-Yusriyah memiliki sistem peraturan berbahasa. Para santri dididik dan diwajibkan berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan Inggris.. Namun pada kenyataanya masih ada beberapa santri yang bahasa Arab dan Inggrisnya masih lemah dan tertinggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan peraturan berbahasa Arab dan Inggris serta mengetahui hasil penerapan peraturan berbahasa Arab dan Inggris terhadap motivasi belajar santri Pondok Pesantren Al-Yusriyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitiannya adalah ketua bidang bahasa, guru bahasa Arab, musyrif asrama, pengurus OSPA bagian bahasa, mudabbir asrama, dan santri Pondok Pesantren Al-Yusriyah. Teknik yang digunakan dalam menentukan subjek penelitian adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan peraturan berbahasa Arab dan Inggris di Pondok Pesantren Al-Yusriyah sudah berjalan dengan baik. Dengan adanya peraturan berbahasa Arab dan Inggris membuat motivasi belajar santri meningkat sehingga kemampuan bahasa santri terus meningkat, dengan hal itu santri menjadi lebih cepat memahami pelajaran di kelas dan prestasi santri meningkat, serta mampu memenangkan berbagai perlombaan bahasa Arab dan Inggris.
Legal Norms Contract With The Constitutional Rights Of Citizens As Guaranteed In The 1945 Constitution In The Establishment Of The Work Copyright Law Benyamin Tungga; Yossie Maria Yulianty Jacob; Susi Ratnawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.413 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.9680

Abstract

From the outset, the Job Creation Bill was aimed at strengthening large-scale companies and investors. It is unfortunate because the formulation process was closed, rushed, including ignoring the principle of prudence in formulating changes to hundreds of articles of various laws without taking into account the social, economic, political and cultural impacts that will inevitably arise. Its formulation which involves business elites and pro-capital academics is also truly unfortunate. One of the legal issues highlighted is Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management (PPLH), especially related to Amdal (Analysis of Environmental Impacts). Where there is a legal issue that states this AMDAL is deleted. The purpose of this study is to examine the legal norms that contradict the constitutional rights of citizens as guaranteed in the 1945 Constitution in the formation of the Job Creation Law. The method used in this research is a qualitative method. The author uses a qualitative descriptive method in this research, as well as a literature study. The research in this paper is in the field of juridical-normative law. The results of the study Based on the various difficulties in the formation of the law, it seems that the Indonesian people have long felt as a developing country. The difficulties in the formation of this law are now more felt by the Indonesian people, who are currently facing various social problems based on multi-dimensional structural and cultural problems. In fact, the formation of this law now and in the future will continue to increase in response to the demands of the community along with the increasing complexity of the development and conditions of society. This can be seen from the demonstration against the Ratification of the Omnibus Law on Job Creation.
Strategi Nafkah dan Relasi Sosial Rumah Tangga Petani Bawang Merah Teofilus Immanuel Damanik; Muhammad Aras
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.966 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i8.9124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi nafkah dan relasi sosial yang mendukung ekonomi rumahtangga petani bawang merah di Wilayah Purbasaribu, Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini membahas pengunaan lima modal nafkah pada setiap rumahtangga petani yang digunakan dalam membangun strategi nafkah dan seberapa besar kontribusi sumber nafkah guna memperoleh sistem penghidupan yang berkelanjutan. Serta melihat hubungan modal nafkah terhadap strategi nafkah rumahtangga petani bawang merah. Selanjutnya pada penelitian ini membahas secara kualitatif relasi sosial pada setiap rumahtangga petani bawang merah dalam mendukung ketahanan ekonominya yang dilihat dari struktur nafkah. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan instrumen berupa kuesioner, dan data penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam.
Effectiveness of Medication and Combination With Surgery Therapy In Reducing Intraocular Pressure On Glaucoma Outpatient at Lavalette Hospital Malang In January 2020 – December 2021 Aulia Abdul Hamid Abdullah; Priscilla Christina Natan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.242 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.9568

Abstract

Glaucoma is optic neuropaty group of chronically progressive disorders of the optic nerve that can lead to blidness on the advanced stage. Glaucoma risk factors is elevated intraocular pressure that could damage the optic nerve. Thus, maintaining the intraocular pressure is currently the only modifiable risk factor for the occurrence and progression of glaucoma. This research used retrospective analytical study using secondary data gathered from medical records as total sampling data. The sample was determined by purposive non-probability technique. Mean of intraocular pressure after therapies defined as dependent variable while the independent variable was the type of therapy. Combined therapy (14,40 ± 3,80 mmHg) had the least post therapy intraocular pressure. Statistical test indicated there is a significant difference in effectiveness on medication, surgery, and combination therapy to glaucoma intraocular pressure reduction. The combined therapies between surgery and medication is more effective in lowering intraocular pressure compared to medication therapy to glaucoma.

Filter by Year

2016 2026