cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,329 Documents
Representasi Nilai Tanggung Jawab Pada Film 1 Kakak 7 Ponakan: Analisis Semiotik Roland Barthes Nuraini, Rima; Marini, Marini
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64132

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi nilai tanggung jawab dalam film 1 Kakak 7 Ponakan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya nilai tanggung jawab dalam keluarga, terutama dalam konteks peran kakak sebagai pengganti orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana film ini merepresentasikan nilai tanggung jawab melalui tanda-tanda visual, verbal, dan nonverbal dalam berbagai adegan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes yang membagi makna dalam tiga tingkatan: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini berhasil menggambarkan tanggung jawab melalui tindakan, pengorbanan, dan kasih sayang yang ditunjukkan oleh karakter Moko sebagai kakak. Dalam pembahasan, ditemukan bahwa representasi tanggung jawab dalam film ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup kedewasaan emosional dan komitmen moral terhadap keluarga. Kesimpulannya, 1 Kakak 7 Ponakan bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media yang menyampaikan pesan moral tentang pentingnya tanggung jawab dalam menjaga keharmonisan keluarga.
Systematic Literature Review: Efektivitas Penerapan Bundle terhadap Kejadian Phlebitis pada Anak Ana Marlina; Diyah Eka Pratami
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64159

Abstract

Pemasangan Peripheral Intravenous Catheter (PIVC) merupakan tindakan invasif yang sering dilakukan pada pasien anak selama perawatan di rumah sakit. Namun, prosedur ini memiliki risiko komplikasi, salah satunya flebitis, yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, menghambat terapi, dan meningkatkan risiko infeksi. Berbagai intervensi pencegahan telah dikembangkan, salah satunya melalui penerapan bundle perawatan infus berbasis Evidence-Based Practice (EBP). Tujuan dari systematic literature review ini adalah untuk menganalisis efektivitas penerapan bundle pencegahan flebitis terhadap kejadian flebitis pada anak dengan PIVC. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel secara sistematis melalui beberapa basis data ilmiah, yaitu PubMed, ScienceDirect, Scopus, ProQuest, Google Scholar, DOAJ, dan Garuda, dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Proses seleksi artikel mengikuti alur PRISMA dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Dari total 230 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan bundle pencegahan flebitis yang meliputi kebersihan tangan, antisepsis kulit, penggunaan transparent dressing, stabilisasi kateter, protokol flushing, evaluasi harian, serta edukasi dan pelatihan perawat secara konsisten mampu menurunkan insiden flebitis secara signifikan, bahkan hingga mencapai angka <5%. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa bundle pencegahan flebitis merupakan intervensi keperawatan yang efektif dan direkomendasikan untuk diterapkan secara konsisten dalam praktik klinis guna meningkatkan kualitas asuhan keperawatan dan keselamatan pasien anak.
Pulmonary Syphilis: A Narrative Review Kamil, Aulia; Medison, Irvan; Wahyu Fitrina, Dewi; Mizarti, Dessy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64177

Abstract

Pulmonary syphilis is a rare medical condition characterized by lung tissue involvement caused by infection with Treponema pallidum. According to the 2024 WHO report, approximately eight million men and women aged 15–49 years are infected with syphilis globally. Although uncommon, pulmonary involvement has been reported in 1%–12.5% of syphilis cases based on autopsy studies. The main risk factors include untreated syphilis, immunocompromised conditions, and co-infections. This study aims to describe the characteristics, diagnostic approach, and management of pulmonary syphilis to improve understanding of early detection and appropriate treatment. This study used a literature review approach by analyzing epidemiological data and previous studies discussing clinical, radiological, and laboratory findings in the diagnosis of pulmonary syphilis, as well as its therapeutic management. The findings indicate that the diagnosis of pulmonary syphilis requires a comprehensive approach, including clinical evaluation, radiological imaging of the lungs, and laboratory confirmation. Pharmacological management through antibiotic therapy remains the primary treatment to control infection and prevent disease progression. Pulmonary syphilis is a rare but potentially serious complication of syphilis infection. Early detection through comprehensive diagnostic evaluation and appropriate antibiotic treatment is essential to prevent complications and reduce the spread of infection.
Strategi Market Penetration PT Sariguna Primatirta TBK dalam Menghadapi Persaingan Industri Air Minum dalam Kemasan di Indonesia Pratama, Albertus Alfianto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64179

Abstract

Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang pesat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. PT Sariguna Primatirta Tbk, dengan merek Cleo, menunjukkan perkembangan yang signifikan meskipun menghadapi persaingan ketat dari merek besar lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen yang diterapkan oleh PT Sariguna Primatirta dalam memperkuat posisinya di pasar AMDK Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis faktor internal dan eksternal perusahaan menggunakan alat analisis strategik seperti Matriks EFE, Matriks IFE, dan CPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kekuatan pada kualitas produk, sistem distribusi yang efisien, dan penggunaan teknologi modern dalam proses produksi. Namun, perusahaan juga menghadapi tantangan berupa intensitas persaingan yang tinggi dan fluktuasi biaya produksi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa PT Sariguna Primatirta harus terus memperkuat strategi penetrasi pasar dan diferensiasi produk untuk tetap bersaing dan mempertahankan posisinya di pasar yang semakin kompetitif.
Transformational Leadership and Performance-Based Policy Implementation in A Post-Conflict Private University: Evidence from Timor-Leste Salustiano Quintao de Carvalho; Suwaib Amiruddin; Titi Stiawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64195

Abstract

Higher education institutions in post-conflict countries face complex challenges in rebuilding governance systems, improving academic quality, and ensuring effective administrative performance. The adoption of performance-based policies has become a strategic approach to strengthen accountability and institutional effectiveness; however, its successful implementation depends largely on leadership capacity. In this context, transformational leadership is considered a critical factor in translating formal policies into meaningful organizational practices. This study aims to examine how transformational leadership supports the implementation of performance-based policies in a post-conflict private university setting, focusing on Universidade Oriental Timor Lorosa’e (UNITAL), Timor-Leste. This research employed a qualitative descriptive case study design. Data were collected through semi-structured interviews with 18 institutional stakeholders, participant observation, and analysis of governance and quality assurance documents. The findings demonstrate that transformational leadership has reinforced formal performance-based structures, particularly in strategic planning, administrative coordination, and internal quality assurance processes. However, policy enactment remains largely hierarchical and compliance-oriented, with limited stakeholder participation, weak integration into academic development practices, and inconsistent use of performance evaluation outcomes. Consequently, performance-based governance has improved procedural order but has not yet fostered sustained academic innovation, organizational learning, or collective ownership. This study contributes to leadership and governance scholarship by providing empirically grounded insights from a post-conflict higher education context and highlights the need to integrate performance-based systems with participatory and relational leadership practices to support meaningful institutional transformation.
Penerapan Hukum Pidana Lingkungan Terhadap Kegiatan Konstruksi Kawasan Industri Hadi Wardoyo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63949

Abstract

Pembangunan kawasan industri merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian, kegiatan konstruksi kawasan industri kerap menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup, khususnya berupa pencemaran dan/atau perusakan lingkungan akibat pengelolaan yang tidak sesuai dengan standar lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum pidana lingkungan terhadap kegiatan konstruksi kawasan industri serta menilai efektivitas instrumen pidana dalam menegakkan kepatuhan terhadap ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah menyediakan kerangka hukum pidana yang memadai, termasuk pertanggungjawaban pidana korporasi dan penerapan sanksi pidana tambahan. Namun, dalam praktiknya, penegakan hukum pidana lingkungan terhadap kegiatan konstruksi kawasan industri masih menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek pengawasan, pembuktian, maupun konsistensi penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme penegakan hukum pidana lingkungan agar mampu memberikan efek jera dan menjamin keberlanjutan lingkungan hidup.
Pendekatan Bottom Up dalam Pemenuhan Hak Lingkungan sebagai Hak Asasi Manusia: Studi Kasus RT 08 RW 04, Malaka Jaya, Jakarta Timur Taufiq Supriadi; Aisyah Nisrina Ayu Sugiharto; Adisti Puspa Setyawan; Erpuat Erpuat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64023

Abstract

Hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin Pasal 28H ayat (1) UUD NRI 1945 serta diperkuat pengakuan universal PBB pada 28 Juli 2022 mengenai hak atas lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Namun, realitas menunjukkan pemenuhan hak tersebut belum dirasakan merata, antara lain karena implementasi kebijakan yang kerap dominan bertumpu pada pendekatan top-down sehingga tidak selalu selaras dengan dinamika kebutuhan komunitas. Penelitian ini menganalisis pendekatan bottom-up (X) sebagai jembatan atas kesenjangan implementasi dalam pemenuhan hak lingkungan sebagai hak asasi manusia (Y) melalui studi kasus komunitas RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Jakarta Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif yang dipadukan dengan pendekatan empiris ringan, melalui studi kepustakaan terhadap regulasi terkait (UUD 1945, UU 32/2009, Permendagri 18/2018, Pergub DKI 22/2022) serta observasi lapangan terhadap praktik warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inisiatif komunitas yang dipimpin Ketua RT dan didukung partisipasi warga menghasilkan inovasi berbasis kerangka triple bottom line (people, planet, profit), seperti penguatan akses air bersih, pengelolaan sampah, penghijauan, dan program bernilai ekonomi. Praktik tersebut menegaskan masyarakat dapat berperan sebagai subjek aktif yang memiliki kapasitas dan kepentingan langsung terhadap lingkungan, tanpa menggeser kewajiban utama negara. Kesimpulannya, pendekatan bottom-up berfungsi efektif sebagai penguat implementasi hak lingkungan dan sebagai jembatan antara norma hukum dan realitas sosial pada level komunitas.
Analysis of Runway Pavement Thickness Using FAA and LCN Methods Yacub, Garin; Aulia, Askia Esa; Birahmatika, Lilla Anjani; Purba, Jhon Hardy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64080

Abstract

Runways are crucial components of airport air transportation systems, serving as the primary surfaces for aircraft takeoffs and landings. To withstand the repetitive loading from various aircraft types, runway pavements must be designed with precise thickness in accordance with applicable technical standards. Despite the availability of various design guidelines, a notable research gap exists in the comparative evaluation of these methods for high-traffic runways to balance structural safety with modern economic and environmental sustainability goals. This study addresses this gap by analyzing the pavement thickness of Runway 3 at Soekarno-Hatta International Airport using two widely applied calculation methods: the Federal Aviation Administration (FAA) method and the Load Classification Number (LCN) method. The analysis utilized secondary data obtained directly from PT Angkasa Pura II, encompassing the dominant aircraft type (Boeing 737-800), annual aircraft movement volume, subgrade California Bearing Ratio (CBR) value (6%), and the specifications of the applied pavement materials. Calculations indicate that the FAA method requires a total pavement thickness of 990 mm, whereas the LCN method yields a lower thickness requirement of 889 mm. These findings demonstrate that the LCN method is more efficient than the FAA method within the context of Runway 3. The practical implications of this 101 mm difference in thickness are highly significant; the application of the LCN method directly contributes to reduced construction costs, minimizes material consumption, and supports sustainability objectives by lowering carbon emissions during the production and construction phases. In conclusion, this study strongly recommends the adoption of the LCN method in the development of modern airport infrastructure, as it has proven capable of meeting stringent safety standards while comprehensively optimizing economic efficiency and infrastructure sustainability.
Analisis Dinamika Rantai Pasok dan Margin Pemasaran Ikan Layang (Decapterus Spp.) Hasil Tangkapan Purse Seine di PPN Tegalsari, Kota Tegal Winanto, Ilham; Mulyani, Sri; Zuhry, Noor
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64083

Abstract

Sektor perikanan tangkap memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat pesisir, khususnya di Kota Tegal melalui aktivitas di PPN Tegalsari. Ikan layang (Decapterus spp.) sebagai komoditas utama menunjukkan adanya perbedaan harga yang signifikan antara tingkat nelayan dan konsumen, yang mengindikasikan permasalahan dalam rantai pasok dan sistem pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan dinamika rantai pasok serta menghitung margin dan efisiensi pemasaran ikan layang hasil tangkapan purse seine di PPN Tegalsari. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melalui survei dan wawancara terhadap nelayan dan pelaku pemasaran yang dipilih secara purposive sampling. Analisis rantai pasok mengacu pada kerangka Asian Productivity Organization (APO), sedangkan margin pemasaran dihitung dari selisih harga produsen dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan saluran rantai pasok dengan variasi margin yang signifikan, dimana margin tertinggi terjadi pada saluran yang melibatkan supermarket dan margin terendah pada saluran yang lebih pendek. Semakin panjang saluran distribusi, semakin besar margin yang terbentuk dan semakin rendah efisiensi pemasaran. Kesimpulannya, penyederhanaan saluran distribusi dapat meningkatkan efisiensi pemasaran dan kesejahteraan nelayan melalui peningkatan bagian harga yang diterima produsen.
Efektivitas Sop Pengurusan Surat Persetujuan Berlayar pada Kapal Perikanan di PPN Tegalsari, Kota Tegal Reskika, Fama; Zuhry, Noor; Nugroho, Beni Sabdo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64084

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPN) Tegalsari di Kota Tegal merupakan pelabuhan perikanan strategis di Pantai Utara Jawa dengan mobilitas kapal penangkap ikan yang tinggi, sehingga memerlukan sistem pelayanan administrasi keberangkatan yang akuntabel dan efisien. Surat Persetujuan Berlayar (SPB) sebagai dokumen legal yang diterbitkan oleh syahbandar berperan penting dalam menjamin keselamatan pelayaran dan kepastian hukum melalui pemenuhan persyaratan kelaiklautan kapal. Proses pengurusan SPB di PPN Tegalsari masih menghadapi kendala seperti keterlambatan verifikasi dokumen, antrean pelayanan, dan keterbatasan sistem daring yang memengaruhi ketepatan waktu keberangkatan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengurusan SPB pada kapal perikanan di PPN Tegalsari, Kota Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis SWOT guna mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SOP penerbitan SPB secara umum telah berjalan cukup efektif dan mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 43 Tahun 2024. Analisis SWOT menempatkan organisasi pada Kuadran I, yang menunjukkan dominasi faktor kekuatan dan peluang dibandingkan kelemahan dan ancaman. Meskipun demikian, optimalisasi sarana prasarana, mitigasi potensi penumpukan kapal, serta penguatan sistem pelayanan tetap diperlukan guna meningkatkan kualitas, transparansi, dan keberlanjutan pelayanan penerbitan SPB.

Filter by Year

2016 2026