cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Reformulasi Prinsip Caveat Emptor dalam Perwujudan Perlindungan Konsumen pada Fenomena Food Fraud oleh Pelaku Usaha Hari Kharismawan, Reyhan; Cholifa, Diyani; Devon Febrian, Emmanuele; Saddam, Mochammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64051

Abstract

Fenomena food fraud atau kecurangan pangan merupakan isu yang semakin mendapat perhatian dalam sistem perdagangan modern karena berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi serta risiko kesehatan bagi konsumen. Indonesia sebagai negara dengan kekayaan sumber daya pangan dan jumlah konsumen yang besar menghadapi tantangan serius dalam menghadapi praktik manipulasi kualitas, komposisi, maupun informasi produk pangan oleh pelaku usaha. Dalam konteks hukum perlindungan konsumen, terjadi pergeseran paradigma dari prinsip caveat emptor yang menekankan kehati-hatian konsumen menuju prinsip caveat venditor yang menitikberatkan tanggung jawab produsen. Namun, fenomena food fraud menunjukkan bahwa konsumen tetap berada pada posisi rentan sehingga diperlukan keseimbangan antara tanggung jawab pelaku usaha, peran negara, dan kesadaran konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali relevansi doktrin caveat emptor dalam perlindungan konsumen di Indonesia serta mengkaji peran negara dalam meminimalisir kerugian akibat praktik food fraud. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus melalui analisis terhadap norma hukum, doktrin, serta literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tanggung jawab utama berada pada pelaku usaha, konsumen tetap perlu meningkatkan kehati-hatian dalam memilih produk pangan. Selain itu, negara memiliki peran strategis melalui penguatan regulasi, pengawasan, serta edukasi konsumen untuk mencegah praktik kecurangan pangan. Dengan demikian, penerapan kembali doktrin caveat emptor secara kontekstual, disertai penguatan peran negara dan pelaku usaha, dapat mewujudkan sistem perlindungan konsumen yang lebih seimbang dan efektif dalam menghadapi fenomena food fraud.
The Correlation Between Self-Efficacy and Professional Identity in Medical Faculty Students Febriyanti, Alisa; Permatasari, Tissa Octavira; Permana, Ouve Rahadian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64065

Abstract

Professional identity is an important aspect in the formation of the character and competence of a doctor and continues to develop throughout the process of becoming a doctor. Professional identity is influenced by external and internal factors. One of the internal factors is self-efficacy, which plays a role in encouraging one’s confidence in their ability to perform an action. This research aims to analyze the correlation between self-efficacy and professional identity among medical students at the Faculty of Medicine, Swadaya Gunung Jati University. This study used a cross-sectional design. The sample consisted of students in the academic and professional stages, with a total of 297 subjects selected using stratified random sampling. This study used primary data collected using the CASES and Professional Identity questionnaires. A total of 164 students (55.2%) had a good level of self-efficacy, while 133 students (44.8%) had a moderate level of self-efficacy. Regarding professional identity, 73 students (24.6%) had a very high level, 161 students (54.2%) had a high level, 59 students (19.9%) had a moderate level, and 4 students (1.3%) had a low level. There was a significant correlation (p-value = 0.001) between self-efficacy and professional identity, with a positive direction and weak correlation strength (correlation coefficient = 0.376). Thus, there was a significant correlation between self-efficacy and professional identity with a positive direction and weak correlation strength.
Mitigasi Sick Building Syndrome Pada Rumah Deret Studi Kasus: Rumah Di Perumahan Puri Wirokerten, Bantul Ciptoleksono, Eka
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64070

Abstract

Sick Building Syndrome (SBS) is a condition caused by poor indoor air quality, affecting the health of building occupants, including respiratory problems and discomfort. In Indonesia, this issue is becoming increasingly relevant in row housing areas with limited land and poor ventilation management. This study aims to identify the causes of SBS in row houses at Puri Wirokerten Asri (PWA) and design a mitigation concept that improves indoor air quality. A qualitative approach with descriptive analysis of the building conditions and indoor air quality was used. The results indicate that the main causes of SBS in PWA’s row houses are insufficient natural ventilation and construction defects that cause poor air circulation. Proposed mitigation solutions include improving cross-ventilation systems and renovating buildings to enhance air circulation. This study is expected to contribute to the design of healthier and more habitable row houses, improving residents' quality of life by creating a cleaner and more comfortable environment.
Automation and Work Engagement: The Role of Job Insecurity, Self-Efficacy, and Career Transition Benefit Wishnumurti, Aditya; Era Effendi, Danil Firdian; Juli Setiadi , Nugroho
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64074

Abstract

Automation is increasingly changing how organizations operate—not only by improving efficiency but also by reshaping job roles and responsibilities. While technological advancement can strengthen competitiveness, it may also create uncertainty about the future of certain positions. In such situations, maintaining employee engagement becomes more complex. This study explores how job insecurity and self-efficacy influence work engagement and examines whether career transition benefits play a moderating role among employees experiencing automation-driven changes in their workplaces. A quantitative cross-sectional approach was applied, involving 114 non-managerial employees. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that job insecurity significantly reduces work engagement, indicating that when employees feel uncertain about job continuity, their psychological involvement declines. Self-efficacy, however, does not show a significant effect, and career transition benefits do not moderate the relationships examined. These findings suggest that during automation-driven transformation, perceptions of job stability have a stronger influence on engagement than personal confidence or perceived career mobility opportunities.
Potensi Bioaktif Lobak Putih (Raphanus sativus var. albus) dalam Modulasi Sintesis Kolagen dan Ekspresi MMP-1: Implikasi Anti Penuaan Kulit Dwiariani Elita Gaghauna, Aaltje
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64093

Abstract

Penuaan kulit merupakan proses biologis kompleks yang dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik, terutama paparan radiasi ultraviolet (UV) yang memicu terjadinya photoaging. Paparan UV meningkatkan pembentukan reactive oxygen species (ROS) yang mengaktivasi jalur pensinyalan seluler dan meningkatkan ekspresi matrix metalloproteinase-1 (MMP-1), sehingga menyebabkan degradasi kolagen dermal. Penurunan sintesis kolagen dan peningkatan degradasinya berkontribusi terhadap munculnya keriput serta penurunan elastisitas kulit. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi bioaktif lobak putih (Raphanus sativus var. albus) dalam memodulasi sintesis kolagen dan ekspresi MMP-1 sebagai strategi anti-penuaan kulit berbasis bahan alam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur terhadap berbagai publikasi ilmiah terkait penuaan kulit, stres oksidatif, serta aktivitas bioaktif senyawa fitokimia yang terkandung dalam lobak putih. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa lobak putih mengandung senyawa bioaktif seperti sulforaphane, vitamin C, dan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Senyawa-senyawa tersebut dapat mengaktivasi jalur Nrf2, menekan stres oksidatif, menghambat ekspresi MMP-1, serta mendukung sintesis kolagen dermal. Secara keseluruhan, potensi bioaktif lobak putih menunjukkan relevansi biologis dalam modulasi jalur molekuler photoaging dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan alami untuk intervensi anti-penuaan kulit. Namun, penelitian lanjutan terutama uji klinis pada manusia masih diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas dan keamanannya.
Transformasi Audit Digital: Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi dan Data Analytics terhadap Kinerja Auditor Nurrahmah, Siti; Sabarun, Sabarun; Mirza, Akhmad Ali
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64094

Abstract

Latar belakang: Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik audit, khususnya melalui pemanfaatan teknologi informasi dan data analytics. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan teknologi informasi dan data analytics terhadap kinerja auditor pada Kantor Akuntan Publik. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Selatan. Sebanyak 118 responden dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor. Selain itu, data analytics juga berpengaruh positif dan signifikan serta memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan penggunaan teknologi informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi berbasis analitik memberikan kontribusi strategis dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pekerjaan audit. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam literatur transformasi digital audit dengan menegaskan bahwa penguasaan data analytics merupakan kompetensi utama auditor di era digital. Implikasi praktis penelitian ini menunjukkan bahwa Kantor Akuntan Publik perlu mengembangkan strategi transformasi digital yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pengembangan kompetensi analitik auditor.
Beyond Supervision: The Strategic Role of Employer Support in Improving the Work-Life Balance of Company X Employees Purwanto, Paramita; Rasikhah, Matari Punta
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64097

Abstract

The development of modern work patterns, characterized by expanded digital connectivity, has led to increased work intensity and job demands. This situation is also experienced by a company in Indonesia’s energy sector. The growing demands in the work domain need to be effectively managed to ensure that employees’ personal life domains are not neglected, and vice versa. However, employee engagement measurement at Company X indicates that work-life balance received the lowest score among key indicators, making it a critical organizational concern. This study aims to examine the relationship between supervisory support and employees’ work-life balance at Company X. The study used a quantitative correlational research design. The participants where employees of Company X. Data were collected to measure levels of supervisory support and work-life balance, and statistical analysis was conducted to determine the relationship between the two variables. The findings reveal a positive relationship between supervisory support and work-life balance among employees of Company X. Among the dimensions of supervisory support assessed, willingness to listen demonstrated the strongest correlation with work-life balance. Supervisory support plays a significant role in enhancing employees’ work-life balance. Strengthening the quality of supervisor–employee relationships, particularly in terms of active listening and open communication, is therefore an essential strategy to promote a healthier balance between professional and personal life within the organization
Optimalisasi dan Efisiensi Pemberian Pakan Ternak Kambing Berbasis Arduino Nano Nugroho, Supriyana; Hanafi, Sofyan Nur; Hafish, Muhammad Aji Al
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64115

Abstract

Peternakan kambing berfungsi penting dalam penyediaan sumber protein hewani dan penggerak ekonomi masyarakat, tetapi masih terkendala pengelolaan pakan yang belum optimal, terutama pada peternak paruh waktu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemberian pakan kambing otomatis berbasis Arduino Nano yang mampu mengatur jadwal dan jumlah pakan secara presisi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan studi literatur, perancangan sistem, perakitan alat, pengujian komponen, dan evaluasi kinerja. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Nano sebagai pengendali utama, dengan modul RTC DS3231 untuk pencatatan waktu, sensor load cell untuk pengukuran berat pakan, dan motor servo sebagai aktuator pembuka pintu pakan. Untuk mendeteksi isi pakan dalam wadah, digunakan sensor ultrasonik HC-SR04. Informasi waktu, berat pakan, dan status ketersediaan pakan ditampilkan melalui LCD I2C 20x4, serta sistem dilengkapi dengan buzzer sebagai peringatan saat pakan hampir habis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi sesuai dengan perancangan, dengan rata-rata error pembacaan berat 2,05% dan error distribusi pakan sebesar 2,90%. Implikasi penelitian ini adalah memberikan solusi teknologi tepat guna bagi peternak skala kecil untuk meningkatkan efisiensi waktu dan ketepatan pemberian pakan, sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas ternak. Sistem ini mampu mengatur pemberian pakan secara otomatis dan akurat berdasarkan waktu dan berat yang ditentukan, serta memberikan informasi status pakan secara real-time.
Smart Contract Dalam Perspektif Pasal 1320 Kuhperdata: Analisis Keabsahan, Perbandingan Kontraktual, dan Implikasinya Bagi Transaksi Bisnis di Indonesia Ayu jati Putri, Fatma; Yulia, Aris
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64117

Abstract

Transformasi digital dan perkembangan teknologi blockchain telah memperkenalkan konsep smart contract sebagai bentuk baru perjanjian yang dieksekusi secara otomatis melalui sistem terdesentralisasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah smart contract dapat memenuhi syarat sah perjanjian menurut hukum perdata Indonesia, membandingkan aspek hukum dan teknisnya dengan perjanjian konvensional, serta menilai potensinya sebagai solusi dalam transaksi bisnis di Indonesia, dengan fokus pada regulasi dan perlindungan hukum yang dibutuhkan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Sumber bahan hukum terdiri dari peraturan perundang-undangan, doktrin hukum perjanjian, serta pengaturan smart contract di beberapa negara. Analisis dilakukan secara preskriptif untuk merumuskan implikasi normatif bagi sistem hukum Indonesia. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual, smart contract dapat memenuhi keempat unsur sah perjanjian dalam Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu kesepakatan, kecakapan, suatu hal tertentu, dan sebab yang halal. Perbedaannya dengan perjanjian konvensional terletak pada mekanisme teknis dan karakter eksekusi yang bersifat otomatis dan tidak mudah diubah (immutable). Keunggulan ini memberikan efisiensi, transparansi, dan kepastian eksekusi dalam transaksi bisnis. Namun, smart contract juga menimbulkan tantangan terkait pembatalan kontrak, pembuktian identitas, dan perlindungan hukum apabila terjadi cacat kehendak atau kesalahan kode. Secara komparatif, beberapa negara seperti Amerika Serikat (Arizona, Tennessee) dan Singapura telah memberikan pengakuan eksplisit terhadap smart contract, sementara Indonesia masih berada pada tahap pengakuan implisit melalui UU ITE.
Ulasan Komprehensif Tentang Senyawa Bioaktif dan Potensi Terapeutik dari Daun Reundeu (Staurogyne Longata): A Review Akbar, Rizki Zaelani; Yulianti, Euis Reni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64125

Abstract

Daun Reundeu (Staurogyne longata) merupakan tanaman obat tradisional Indonesia yang mengandung beragam senyawa bioaktif dengan potensi terapeutik yang signifikan. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji kandungan senyawa bioaktif serta aktivitas farmakologis daun Reundeu berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka yang membahas profil fitokimia dan aktivitas biologis Staurogyne longata. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun Reundeu kaya akan flavonoid utama seperti quercetin dan kaempferol dengan aktivitas antioksidan kuat, ditunjukkan oleh nilai IC₅₀ DPPH rata-rata sebesar 4,2 μg/mL dan kapasitas FRAP sebesar 47,77 mg QE/g ekstrak. Aktivitas antimikroba tercatat efektif terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan nilai MIC masing-masing sebesar 98 μg/mL dan 125 μg/mL. Efek antiinflamasi menunjukkan inhibisi edema sebesar 62% pada model tikus, disertai penurunan mediator inflamasi TNF-α dan IL-6 hingga lebih dari 55%. Aktivitas antidiabetik tercermin dari penghambatan enzim α-glukosidase dengan nilai IC₅₀ sebesar 32,4 μg/mL. Uji toksisitas akut menunjukkan nilai LD₅₀ lebih dari 5.000 mg/kg berat badan, menandakan tingkat keamanan yang tinggi. Daun Reundeu memiliki potensi besar sebagai sumber bahan aktif alami untuk pengembangan obat herbal dan fitofarmaka berbasis tanaman obat Indonesia.

Filter by Year

2016 2026