cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2025): Desember" : 7 Documents clear
Pengaruh Kombinasi Jus Tomat dan Massage Kaki Rendam Air Hangat terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Mulyani, Sri; Yudiatma, Muh Firman; Putrian, Resa
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.819

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that often leads to severe complications such as stroke and heart failure. Non-pharmacological therapy is an essential alternative to control blood pressure without drug side effects. This study aimed to determine the effect of a combination of tomato juice and warm foot massage therapy on blood pressure among hypertensive patients in WR Jengkol Village. This research employed a Quasi-Experimental design with a Pre-test and Post-test Control Group Design and purposive sampling involving 34 respondents divided into intervention and control groups. The Paired T-Test results showed a significant reduction in systolic and diastolic blood pressure in the intervention group (p-value 0.000 < 0.05), with a mean decrease of 30.59 mmHg for systolic and 15.88 mmHg for diastolic pressure, while the control group showed no significant changes. The combination of tomato juice and warm foot massage effectively lowered blood pressure through biochemical effects (lycopene, potassium, antioxidants) and physiological mechanisms (peripheral vasodilation and muscle relaxation). This therapy is recommended as a safe, simple, and cost-effective non-pharmacological approach for hypertension management.
Hand-Held Fan untuk Mengurangi Sesak Napas pada Pasien Kanker Paru Husna, Nur Amri; Enggarwati, Pandan; Damanik, Sri Melfa
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.827

Abstract

Sesak napas merupakan gejala subjektif yang sering dialami oleh pasien kanker paru yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kecemasan dan penurunan kualitas hidup. Terapi farmakologi diberikan kepada pasien namun dapat mengakibatkan efek samping yang merugikan. Untuk itu, penggunaan terapi non-farmakologi seperti hand-held fan (HHF) merupakan tanggung jawab perawat dalam mengurangi penggunaan obat sesak. Berdasarkan hasil bukti ilmiah atau evidence based nursing (EBN), HHF adalah terapi modalitas menggunakan pendekatan palliative care yang dapat diterapkan untuk mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru. Penerapan EBN menggunakan critical review dan pelaksanaannya menggunakan model Stetler. Sehingga metode penelitian yang digunakan yaitu one-group pre test-post test. Penerapan EBN ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan hand- held fan untuk mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru. Sesak napas diukur menggunakan Modified Borg Scale (MBS). Penerapan EBN dilakukan kepada 6 orang pasien dengan kanker paru. Hasil penerapan EBN menunjukkan bahwa kombinasi HHF dan penggunaan pernafasan diafragma efektif dalam mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru (p=0,026; p<0,05). Hand-held fan dapat diaplikasikan perawat sebagai intervensi manajemen non farmakologi untuk mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru. 
Hubungan Komunikasi Trapeutik Perawat Dengan Kecemasan Pasien HIV Dan Keluarga Di Puskesmas Gedung Surian Handayani, Tuti; Hasanah, Nur; Pringgayuda, Fitra; Sari, Senja Atika; Karmanah, Siti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.825

Abstract

Salah satu masalah P2M adalah HIV, Human Immunodeficiency Virus (HIV) menginfeksi sel-sel sistem kekebalan tubuh, menghancurkan atau merusak fungsinya. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan meningkatkan kemampuan perawat, melalui komunikasi dan menjalin hubungan terapeutik dengan pasien dan keluarga.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan pasien HIV dan keluarga dalam menjalani terapi di Puskesmas Gedung Surian tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 44 responden yang terdiri dari pasien HIV dan keluarga, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan, serta dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia lansia (42,1%), berjenis kelamin perempuan (71,1%), dan berpendidikan menengah (52,6%). Sebagian besar komunikasi terapeutik perawat berada pada kategori baik (73,7%), sedangkan tingkat kecemasan pasien mayoritas ringan (44,7%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,010 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan pasien HIV dan keluarga. Kesimpulannya, semakin baik komunikasi terapeutik perawat, maka tingkat kecemasan pasien dan keluarga dalam menjalani terapi semakin rendah.
Katagori Kualitas Hidup Pasien Pasca Open Reduction External Fixation (OREF) Di RS Ortopedi Prof. Dr. R Soeharso Surakarta Widiyono, Widiyono; Herawati, Vitri Dyah; Sumarni, Rantiningsih; Riyanto, Riyanto
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.791

Abstract

Open reduction external fixation (OREF) adalah terapi untuk patah tulang. OREF besar pada ekstremitas bawah, bersama dengan adanya implan yang terlihat dari luar, terkadang dapat menyebabkan pasien merasa malu, tidak nyaman, tidak dapat melakukan tugas sehari-hari, dan sangat bergantung pada orang lain untuk memenuhi kebutuhan mendasar mereka. Masalah fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan adalah beberapa masalah yang dihadapi pasien dengan OREF ekstremitas bawah; keadaan ini dapat berdampak pada kualitas hidup pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi kualitas hidup pasien yang menerima OREF. Metodologi penelitian ini bersifat deskriptif. Ada 62 responden dalam sampel penelitian. WHOQoL-BREF adalah alat ukur kualitas hidup yang sering digunakan. Menurut temuan penelitian, 40,3% pasien OREF memiliki kualitas hidup yang sebagian besar berada dalam kisaran sedang. Perawat perlu memberikan dukungan psikologis pasca hospitalisasi bagi pasien agar dapat meningkatkan kualitas hidup
Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Video Animasi Tentang Pencegahan Stunting Terhadap Pengetahuan Siswi Di SMPN 22 Pesawaran Marliyana, Marliyana; Fitri, Feni Elda; Suryadi, Suryadi; Andaradika, Naura Aprilla
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.832

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Pencegahan stunting sejak remaja, khususnya pada siswi, sangat penting mengingat peran mereka sebagai calon ibu. Promosi kesehatan menggunakan media video animasi dinilai sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, dengan sampel yang dipilih dengan teknik random sampling berjumlah 66 siswi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswi setelah diberikan promosi kesehatan menggunakan video animasi, dengan hasil nilai p-value = 0,002 (< 0,005) yang berati Ha diterima. Sebelum intervensi, sebagian besar siswi memiliki pengetahuan kurang (57,5%), dan setelah intervensi meningkat menjadi 93,3% berpengetahuan baik. Kesimpulan promosi kesehatan menggunakan media video animasi efektif meningkatkan pengetahuan siswi tentang pencegahan stunting. Kata kunci      : Stunting, Video Animasi, Promosi Kesehatan, Pengetahuan, RemajaKepustakaan  : 65 (2020-2025) ABSTRACTStunting is a chronic nutritional problem that affects the physical growth and cognitive development of children. Prevention of stunting since adolescence, especially in female students, is very important considering their role as future mothers. Health promotion using animated video media is considered an effective method in increasing adolescent knowledge. This study used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach, with a sample selected by random sampling technique totaling 66 female students. Data were collected using a knowledge questionnaire before and after the intervention, then analyzed using the Wilcoxon test. The results showed an increase in the knowledge of schoolgirls after being given health promotion using animated videos, with the results of the p-value = 0.002 (<0.005) which means Ha is accepted. Before the intervention, most of the schoolgirls had poor knowledge (57.5%), and after the intervention it increased to 93.3% with good knowledge. Conclusion Health promotion using animated video media is effective in increasing the knowledge of schoolgirls about stunting prevention.  Keywords   : Stunting, Animated Video, Health Promotion, Knowledge, AdolescentsLiteraturey: 65 (2020-2025)
Akupunktur dan Insomnia, Energi untuk Tidur Lebih Baik: Literature Review Noer, Afifah; Saraspuri, Niken Putri Eka; Andriani, Anisa
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.803

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur yang sering terjadi dan bisa mengurangi kualitas hidup. Insomnia dapat diatasi dengan metode farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya adalah akupunktur, yang dianggap efisien dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bukti empiris mengenai akupunktur dalam mengurangi gejala insomnia. Metodenya adalah observasi pustaka dengan pencarian melalui basis data seperti PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci akupunktur, insomnia, dan gangguan kesehatan. Artikel yang termasuk dalam kriteria adalah yang dipublikasikan antara tahun 2018 hingga 2025, melibatkan terapi akupunktur atau elektroakupunktur, ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, dengan subjek berusia 15–70 tahun, dan melaporkan hasil pasca terapi. Dari 200 artikel yang ditemukan, terdapat 8 artikel yang sesuai dengan kriteria. Analisis menunjukkan bahwa akupunktur, baik sebagai terapi tunggal atau dalam kombinasi dengan metode lain (seperti herbal, aromaterapi, atau terapi kognitif perilaku), secara konsisten memperbaiki durasi dan kualitas tidur, mengurangi skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), menurunkan kecemasan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien dalam berbagai kelompok populasi, seperti remaja, dewasa, lansia, dan pasien dengan penyakit kronis. Pada akhirnya, akupunktur adalah intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan berpotensi tinggi sebagai terapi insomnia.
Literature Review: Promosi Kesehatan Holistik pada Remaja Utami, Intan Putri; Agung, Dery Ayat Warih
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.809

Abstract

Masa remaja merupakan fase kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang saling berinteraksi dan memengaruhi perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bukti terkini mengenai promosi kesehatan holistik pada remaja dengan mencakup aspek fisik, emosional, dan sosial. Desain penelitian berupa Literatur reviewsistematis terhadap publikasi tahun 2020–2025. Pencarian dilakukan melalui database PubMed/PMC, Cochrane, BMC/Frontiers, serta situs resmi WHO dan CDC. Kriteria inklusi mencakup penelitian dengan responden remaja berusia 10–19 tahun, intervensi promotif atau preventif, serta memiliki keluaran yang terukur. Dua penelaah independen melakukan seleksi artikel dan penilaian risiko bias. Hasil menunjukkan bahwa intervensi multikomponen berbasis sekolah dan keluarga secara konsisten meningkatkan aktivitas fisik, durasi tidur, dan keterlibatan layanan kesehatan. Program mindfulness dan penguatan resiliensi menunjukkan efek kecil hingga sedang dalam menurunkan gejala stres dan kecemasan. Intervensi yang melibatkan teman sebaya dan School-Based Health Centers terbukti meningkatkan akses dan partisipasi remaja. Kesimpulan menunjukkan bahwa promosi kesehatan remaja paling efektif apabila bersifat lintas-domain, terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas, serta sensitif terhadap konteks budaya dan perkembangan digital. Implikasi penelitian ini menegaskan peran bidan sebagai koordinator strategis dalam kolaborasi lintas-sektor untuk mewujudkan kesejahteraan remaja secara holistik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7