cover
Contact Name
Prana Dwija Iswara
Contact Email
jpenailmiah@gmail.com
Phone
+628882346669
Journal Mail Official
jpenailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45322
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JPI
ISSN : -     EISSN : 25409174     DOI : https://doi.org/10.17509/jpi
Jurnal Pena ilmiah adalah jurnal ilmiah edisi online yang berbasis hasil-hasil penelitian dalam ranah pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian meliputi desain penelitian tindakan kelas, eksperimen, studi kasus, dan lain-lain. Scope penelitian meliputi model, metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran. Jurnal Pena Ilmiah dikelola oleh Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 110 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 110 Documents clear
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM DALAM MEMBUAT DENAH BERDASARKAN PENJELASAN YANG DIDENGAR Widianti, Tira; Djuanda, Dadan; Diah Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3049

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas IV SDN Sindang V dalam membuat denah berdasarkan penjelasan yang didengar dengan menerapkan model pembelajaran Quantum bersintak TANDUR. Penelitian yang dilaksanakan dalam tiga siklus ini menggunakan PTK model Kemmis dan Taggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleks. Hasilnya ditemukan bahwa media pembelajaran dan permainan dapat mengkonkretkan materi, mnemonic device membuat siswa lebih mudah hapal bagian-bagian denah, dan reward membuat aktivitas siswa meningkat hingga mencapai 95% pada siklus ketiga. Hasil pembelajaran pada siklus terakhir pun mencapai 95%. Ini merupakan akibat dari kinerja guru dalam merencanakan pembelajaran yang telah mencapai target 100% pada siklus kedua dan pelaksanaannya mencapai target pada siklus terakhir. Maka, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum dapat meningkatkan kinerja guru, aktivitas, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran keterampilan menyimak dalam membuat denah berdasarkan penjelasan yang didengar.Kata Kunci: keterampilan menyimak, denah, model pembelajaran quantum.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA PADA MATERI MENYEDERHANAKAN PECAHAN Nur'aeni, Erna Siti; Irawati, Riana; Julia, Julia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3559

Abstract

Kemampuan pemahaman matematis yang dimiliki siswa yaitu mampu menerapkan konsep untuk menyelesaikan persoalan lain yang serupa. Untuk memperoleh kemampuan pemahaman matematis dan kepercayaan diri siswa, salah satunya melalui penerapan pendekatan RME. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman matematis dan kepercayaan diri melalui penerapan pendekatan RME maupun pendekatan konvensional, perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis dan kepercayaan diri, mengetahui respon siswa, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pembelajaran RME. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen desain pretes-postes. Populasi penelitian yaitu siswa SD kelas IV se-Kecamatan Sumedang Utara. Sampel penelitian kelas IV SDN Talun dan kelas IV SDN Rancamulya. Instrumen yang digunakan tes pemahaman matematis, skala sikap kepercayaan diri, lembar observasi, serta format wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan RME dan pendekatan konvensional dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis dan kepercayaan diri siswa. Namun, pendekatan RME lebih baik daripada pendekatan konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematis dan kepercayaan diri siswa. Kata Kunci: Pendekatan RME, Kemampuan Pemahaman Matematis, Kepercayaan Diri.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA Nurfajriyah, Derin Nurfajriyah; Aeni, Ani Nur; Jayadinata, Asep Kurnia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3016

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif dapat dikembangkan dalam proses pembelajaran serta digunakan untuk memecahkan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan model problem based learning dan pembelajaran konvensional pada materi pesawat sederhana. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V se-Kecamatan Sumedang utara pada kelompok papak. SDN Sindang I sebagai kelas eksperimen dan SDN Talun sebagai kelas kontrol. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu soal kemampuan berpikir kreatif, soal hasil belajar, angket, lembar observasi kinerja guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan catatan lapangan. Pembelajaran yang dilaksanakan pada kedua kelas dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil uji beda rata-rata dengan uji Mann Whitney diperoleh sig (1-tailed) sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi α=0,05. Nilai sig 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa lebih baik menggunakan model problem based learning dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci: Model Problem Based Learning, kemampuan berpikir kreatif 
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) BERBANTUAN MEDIA PUZZLE KALIMAT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK DALAM MENENTUKAN PIKIRAN POKOK Delviani, Delia; Djuanda, Dadan; Hanifah, Nurdinah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.2935

Abstract

Berdasarkan observasi awal pada siswa kelas IV SDN Sukamaju diperoleh suatu permasalahan yaitu siswa sulit menentukan pikiran pokok. Oleh kare itu, maka dirancanglah sebuah perencanaan pembelajaran dengan menerepakan model kooperatif tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan media puzzle kalimat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain Kemmis dan Taggart. Penelitian ini menggunakan instrumen, lembar observasi kinerja guru, lembar observasi aktivitas siswa, soal evaluasi, catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Kemudian, dilakukan validasi dengan menggunakan triangulasi, member check, dan expert opinion. Proses penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Siklus I, persentase kinerja guru perencanaan 88%, pelaksanaan 73%, aktivitas siswa 65.32 dan hasil belajar 40%. Siklus II, persentase kinerja guru perencanaan 93.3%, pelaksanaan 90.3%, aktivitas siswa 79.6%, dah hasil belajar 56%. Siklus III, persentase kinerja guru perencanaan 100%, pelaksanaan 100%, aktivitas siswa 81.8% dan hasil belajar 88%. Berdasarkan data tersebut, maka dapat dibuktikan bahwa penerapan model kooperatif tipe CIRC berbantuan media puzzle kalimat dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa dalam menentukan pikiran pokok.Kata Kunci: model kooperatif tipe CIRC, media puzzle kalimat.
PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Bunga, Non; Isrok’atun, Isrok’atun; Julia, Julia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.2973

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi dan komunikasi matematis siswa setelah mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan RME; serta perbedaan peningkatan kemampuan koneksi dan komunikasi matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan RME dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SDN Ketib sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVA SDN Sindangraja sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes kemampuan koneksi dan komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan, peningkatan kemampuan koneksi matematis di kelas eksperimen termasuk ke dalam kriteria tinggi, sedangkan kemampuan komunikasi matematis termasuk ke dalam kriteria sedang; serta perbedaan peningkatan kemampuan koneksi dan komunikasi matematis siswa di kedua kelas menunjukkan, pendekatan RME lebih baik daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis, dan pembelajaran konvensional lebih baik daripada pendekatan RME dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA Rosarina, Gina; Sudin, Ali; Sujana, Atep
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.3043

Abstract

Berdasarkan pengamatan awal di SDN Gudangkopi I pada umumnya siswa mengalami kesulitan dalam menguasai materi perubahan wujud benda. Penguasaan konsep, kegiatan pembuktian dan aplikasi yang menjadi keharusan dalam belajar IPA tidak nampak dalam pembelajaran. Kondisi ini diakibatkan dari proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru belum maksimal sehingga berdampak kurang baik pada hasil belajar siswa. Secara spesifik PTK ini betujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model discovery learning. Dalam pelaksanaannya PTK terdiri dari tiga siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, dapat direkomendasikan bahwa dengan menerapkan model discovery learning merupakan suatu alternatif untuk meningkatan hasil belajar siswa, khususnya pada materi perubahan wujud benda. Peningkatan ini dilihat dari persentase ketuntasan tiap siklus. Siswa yang dinyatakan tuntas pada siklus I berdasarkan hasil tes ada 7 siswa (26,92%), siklus II menjadi 17 siswa (65,38%) dan siklus III 23 siswa (88,46%).Kata kunci : discovery learning, hasil belajar, perubahan wujud bendabuatan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PERISTIWA ALAM Nurliani, Nina; Subarjah, Herman; Sujana, Atep
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3009

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA pada materi peristiwa alam dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan metode eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Sampelnya kelas V SDN Karangpawulang sebagai kelas eksperimen dan SDN Cilimbangan sebagai kelas kontrol. dengan menggunakan tes hasil belajar, format observasi kinerja guru, format observasi aktivitas peserta didik, dan  format wawancara peserta didik kelas eksperimen. Uji beda rata-rata menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran secara konvensional memperoleh P-value (Sig.2-tailed) senilai 0,000 dengan taraf signifikasi α=0.05.  Disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran konvensional dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik pada materi peristiwa alam. Pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan uji rata-rata perhitungan n-gain kelas eksperimen yang memperoleh nilai 0,70 dan rata-rata perhitungan n-gain kelas kontol yang memperoleh nilai 0,60. Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORIAL, DAN KINESTETIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Nurellah, Andea; Panjaitan, Regina Lichteria; Maulana, Maulana
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3053

Abstract

Observasi data awal menunjukkan adanya permasalahan, yaitu proses pembelajaran yang dilaksanakan tidak berdasarkan gaya belajar anak sehingga hasil belajar siswa rendah. Penerapan pendekatan visual, auditorial, dan kinestetik (VAK) dipilih untuk mengatasi permasalahan, menggunakan metode penelitian tindakan kelas rancangan penelitian model Spiral Kemmis dan Taggart, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara guru, wawancara siswa, catatan lapangan, dan tes hasil belajar. Setiap aspek mengalami peningkatan di setiap siklusnya, di antaranya akumulasi hasil kinerja guru tahap perencanaan dan pelaksanaan  pada siklus I 76%, siklus II 84,35%, dan siklus III 100%.  Akumulasi aktivitas siswa dari ketiga aspek yang mencapai kategori sangat baik pada siklus I 16%, siklus II 56%, dan siklus III 92%. Hasil belajar siswa pada siklus I 24%, siklus II 60%, dan siklus III mencapai 88%. Dengan demikian, dapat dibuktikan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran VAK dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pesawat sederhana.Kata kunci: Pendekatan pembelajaran visual, auditorial, dan kinestetik, Pesawat Sederhana
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SD KELAS IV PADA MATERI HUBUNGAN ANTARA SIFAT BAHAN DENGAN KEGUNAANNYA Nurbani, Destisari; Gusrayani, Diah; Jayadinata, Asep Kurnia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3301

Abstract

Keterampilan proses sains mengarahkan siswa untuk mengerjakan tidak hanya memahami. Learning cycle merupakan model pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran, mengeksplor pengetahuan awalnya, dan membuktikan sendiri kebenaran pengetahuan awal tersebut. Terlihat ada keterkaitan antara learning cycle dan keterampilan proses sains. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model learning cycle terhadap keterampilan proses sains siswa SD kelas IV dengan materi hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen murni. Hasil penelitian menunjukkan pada kelas kontrol dan eskperimen terdapat peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan nilai hasil uji beda dua rerata pre test dan post test masing-masing yaitu 0,000. Sedangkan, hasil uji beda dua rerata nilai post test kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan nilai 0,828. Kesimpulannya, tidak terdapat perbedaan peningkatan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan peningkatan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model learning cycle.Kata Kunci : Model learning cycle, pembelajaran konvensional, keterampilan proses sains.
PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Ismaya Nurbaiti, Sri; Irawati, Riana; Panjaitan, Regina Lichteria
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.3015

Abstract

Tujuan umum penelitian ini untuk melihat pengaruh pendekatan problem based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis dan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol pretes-postes. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh siswa kelas V SD se-Kecamatan paseh dengan sampel SDN Sindangjati sebagai kelompok eksperimen dan SDN Bongkok sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan ialah soal tes kemampuan komunikasi matematis, skala sikap motivasi belajar, lembar observasi dan wawancara. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi α = 0,05 menunjukkan bahwa pembelajaran problem based learning dan ekspositori dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Pembelajaran dengan pendekatan problem based learning lebih baik daripada pembelajaran ekspositori dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Pembelajaran ekspositori dan pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Pembelajaran dengan pendekatan problem based learning lebih baik daripada pembelajaran ekspositori dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Terdapat hubungan positif antara peningkatan motivasi belajar dan peningkatan kemampuan komunikasi matematis. Kata Kunci: Pendekatan Problem based learning, Komunikasi Matematis, Motivasi.

Page 11 of 11 | Total Record : 110