cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
ISSN : 23388528     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Ranah: Journal of Language Studies is published by the National Agency for Language Development and Cultivation. It is a research journal which publishes various research reports, literature studies and scientific writings on phonetics, phonology, morphology, syntax, discourse analysis, pragmatics, anthropolinguistics, language and culture, dialectology, language documentation, forensic linguistics, comparative historical linguistics, cognitive linguistics, computational linguistics, corpus linguistics, neurolinguistics, language education, translation, language planning, psycholinguistics, sociolinguistics and other scientific fields related to language studies. It is published periodically twice a year in June and December. Each article published in Ranah will undergo assessment process by peer reviewers.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
Strategi Kesantunan Mahasiswa Asing di Indonesia Ketika Meminta Bantuan dan Meminta Maaf Salamah, Siti; Hermanto, Hermanto; Wijayanti, Dedi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8396

Abstract

Previous research on the pragmatic politeness strategies of foreign students has only examined the politeness maxims used by these students. This study examines how foreign students ask for help and apologize from a gender perspective. The objectives of this study are to determine the following: (1) the types of politeness strategies frequently used by foreign male and female students, (2) the strategies used when asking for help, and (3) the strategies used when apologizing. These strategies are based on the theory of Brown and Levinson. This study employed a qualitative case study research method. The researcher employed observation, recording, and interviewing techniques. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña (2014) model. The data were validated using credibility, transferability, dependability, and objectivity tests. The results show that male foreign students tend to use direct strategies when asking for help or apologizing. Conversely, female students tend to use negative politeness strategies when asking for help or apologizing. An interesting finding emerged in the category of apologizing for social relations: both male and female foreign students tended to use negative politeness strategies. They used these strategies to maintain good social relations. Abstrak Penelitian strategi pragmatik kesantunan mahasiswa asing sebelumnya hanya berfokus pada deskripsi maksim kesopanan mahasiswa asing. Penelitian ini akan meneliti bagaimana mahasiswa asing meminta bantuan dan meminta maaf dari perspektif gender. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) jenis strategi kesantunan mahasiswa dan mahasiswi asing yang sering digunakan; (2) strategi kesantunan mahasiswa dan mahasiswi asing ketika meminta bantuan; dan (3) strategi kesantunan mahasiswa dan mahasiswi asing ketika meminta maaf. Strategi kesantunan dalam penelitian ini mengacu pada teori Brown dan Levinson. Metode penelitian ini adalah studi kasus kualitatif. Peneliti menggunakan teknik observasi, perekaman, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan terakhir uji objektivitas. Hasil menunjukkan mahasiswa asing cenderung menggunakan strategi langsung saat meminta bantuan dan meminta maaf. Sebaliknya, mahasiswi cenderung memakai strategi kesantunan negatif saat meminta bantuan dan meminta maaf. Hal menarik muncul pada kategori aktivitas permintaan maaf tentang relasi sosial, mahasiswa dan mahasiswi asing sama-sama cenderung menggunakan strategi kesantunan negatif. Strategi tersebut digunakan untuk menjaga hubungan sosial tetap terjalin baik.
Integrasi Sustainable Development Goals (SDGD) dalam Problem Based Learning: Sebuah Pendekatan Untuk Penguatan Keterampilan Berpikir Kritis Baadilla, Irwan; Hidayatullah, Ahmad; Rokhmani, Rokhmani; Zamzam, Rohimi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8411

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing Problem-Based Learning (PBL) integrated with the Sustainable Development Goals (SDGs) on improving students’ critical thinking skills in the Indonesian language course. The research employed a quasi-experimental method using a Nonequivalent Control-Group Design involving two classes: an experimental class applying PBL-SDGs and a control class using the lecture method. Data were collected through tests to measure students’ initial (pretest) and final (posttest) critical thinking abilities. Data analysis techniques included instrument validity and reliability tests, descriptive analysis, assumption tests (normality and homogeneity tests), paired sample t-test, and independent sample t-test. The results showed that the average critical thinking score of students in the experimental class increased more significantly than that of the control class (86.04 vs. 77.36) with a significance value of 0.000 < 0.05. The findings confirm that the integration of PBL-SDGs has a significant impact on critical thinking skills. This result encourages students to be more active in identifying problems, analyzing information, constructing arguments, and formulating contextual solutions. The study concludes that the implementation of SDG-based PBL is more effective than the lecture method in enhancing critical thinking while also fostering students’ critical awareness of global sustainability issues. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Problem-Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control-Group Design pada dua kelas, yaitu kelas eksperimen dengan penerapan PBL-SDGs dan kelas kontrol dengan metode ceramah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes untuk mengukur kemampuan awal (pretes) dan kemampuan akhir (postes) berpikir kritis mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, analisis deskriptif, uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas), paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kemampuan berpikir kritis mahasiswa kelas eksperimen meningkat lebih signifikan dibanding kelas kontrol (86,04 vs 77,36) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi PBL-SDGs memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir. Hasil ini mendorong mahasiswa lebih aktif mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, menyusun argumen, serta merumuskan solusi kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan PBL berbasis SDGs lebih efektif dibanding metode ceramah dalam meningkatkan berpikir kritis sekaligus menumbuhkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu global keberlanjutan.