cover
Contact Name
Rika Susanti
Contact Email
rika.susanti@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sntiki@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri
ISSN : 25797271     EISSN : 25795406     DOI : -
SNTIKI adalah Seminar Nasional Teknologi Informasi, Komunikasi dan Industri yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. ISSN 2579 7271 (Print) | ISSN 2579 5406 (Online).
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "2018: SNTIKI 10" : 108 Documents clear
Pengaruh Air Mineral, Komunikasi Keluarga dan Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap IPK Mahasiswa Menggunakan Jaccard Indeks dan Rough Sets Riswan Efendi; Rika Susanti
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.988 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan pendekatan Jaccard Index dan Rough Sets untuk menganalisis atribut yang mempengaruhi IPK mahasiswa. Berdasarkan pengumpulan data melalui angket dari 28 orang mahasiswa, maka ada tiga atribut yang cukup mempengaruhi prestasi akademik mereka yang dalam hal ini diukur menggunakan IPK mahasiswa itu sendiri. Atribut tersebut adalah jumlah air mineral yang diminum sehari, jumlah jam berbicara / percakapan dengan keluarga dalam minggu dan jumlah kegiatan ekstrakurikuler yang ikuti oleh mahasiswa tersebut.
Penggunaan Metode Cutting Plane dalam Menentukan Solusi Integer Linear Programming (Studi Kasus: Dinas Perikanan Pemerintah Kabupaten Kampar) Sri Basriati, M.Sc
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.809 KB)

Abstract

Dinas Perikanan Kabupaten Kampar memproduksi empat jenis benih ikan yang diberi makan dengan tiga jenis pakan yaitu Grower II (781), Starter I (PSP) dan Starter II (F999). Dinas Perikanan tersebut  kesulitan dalam menentukan berapa banyak pakan yang harus disediakan untuk memproduksi benih ikan dan menginginkan perusahaannya memproduksi  benih ikan dengan  biaya yang seminimal mungkin. Oleh karena itu, diperlukan penyelesaian permasalahan tersebut menggunakan model linear programming dan diselesaikan menggunakan metode cutting plane. Jika satu atau lebih variabel basis yang memiliki nilai pecahan akan dibuat kendala gomory, selanjutnya diselesaikan menggunakan metode dual simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optimal biaya pengeluarannya sebesar Rp 2.875.000, dengan menyediakan pakan benih ikan Starter I (PSP) sebanyak 11 karung dan Starter II (F999) sebanyak 7 karung dalam sebulan.
Analisa Perbandingan Metode Dempster-Shafer (DS) Dan Certainty Factor (CF) Dalam Mendiagnosa Hama Dan Penyakit Kacang Tanah Okfalisa Okfalisa; Yelfi Vitriani; M Fadhli Ihsan; Fitri Insani; Novi Yanti; Frica A Ambarwati; Eggy P
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.04 KB)

Abstract

Beberapa masalah meningkat untuk meningkatkan diagnosa hama dan penyakit pada kacang tanah. Adanya kendala yang dihadapi pada buruknya kesuburan tanah, penyakit, jamur, virus, dan hama dapat memicu mengurangi produktivitas tanaman, kualitas dan nilai. Terlebih, beberapa sumber langka dari varietas unggul, serta pengetahuan dari petani yang terbatas pada produksi benih, panen dan pengolahan tanaman itu sendiri. Makalah ini mengkaji penerapan metode Dempster-Shafer (DS) dan metode Certainty Factor (CF) untuk akurasi data yang tepat dalam mencari solusi yang diharapkan dengan menganalisa perbandingan metode tersebut. Analisis mengikuti proses dari sistem pakar termasuk pengolahan gejala-gejala, cara pengendalian, nilai probabilitas untuk DS dan CF, Rulebase Reasoning serta hasil diagnosa sistem dan pakar. Untuk menguji validitas dan keakuratan data kedua metode dengan Confusion Matrix, statistika deskriptif, Uji Mann Whitney dan uji T Independent Sample. Sebagai hasilnya, ada 13 hama/penyakit dari 13 terdapat perbedaan nilai kepercayaan antara kedua metode. Rata rata perbedaan dari 13 data uji adalah 16,48%. Terlihat pada metode CF nilai kepercayaan lebih tinggi daripada metode DS. Pengujian ini juga mencari solusi yang diharapkan berdasarkan keakuratan data dari metode yang tepat berdaskan uji T Independent Sample. Dari hasil perhitungan hasil uji T Independent Sample pada asumsi data terdistribusi normal dijelaskan bahwa didapatkan hasil bahwa probabilitas kesalahan (0,000), sedangkan pada kriteria pengujian dengan tingkat signifikansi α 0,05 (keyakinan 95%). Ini menunjukkan bahwa Hipotesis ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa metode DS lebih tepat untuk diterapkan pada sistem pakar diagnosa hama dan penyakit pada kacang tanah.
Usulan Penerapan 5S Di Departemen Workshop (BENGKEL) PT. X Dewi Diniaty; Yurike Novita Sari; Eki Gilang Permata; Fiora Helmi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.585 KB)

Abstract

ABSTRAKPT. X adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil dan Palm Kernel Oil. Pada departemen workshop, masih terdapat penataan yang kurang baik. Dimana peletakan komponen-komponen perlengkapan bengkel yang tidak beraturan. Selain itu, peralatan mesin yang tidak diberi label ditumpuk juga tidak beraturan dan area-area mesin yang tidak tertata dengan rapi. Untuk itu, dilakukan penelitian mengenai penerapan 5S dengan tujuan memberikan usulan perbaikan 5S dan memberikan usulan Standard Operation Procedure penerapan 5S untuk program perbaikan secara berkala. Hasil penelitian berupa usulan perbaikan dari metode 5S yaitu pada seiri (pemilahan), Seiton (penataan), Seiso (pembersihan), Seiketsu (Pemantapan) dan Shitsuke (Pembiasaan). Pemberian usulan membuat SOP Penerapan 5S sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian pekerja yang bertujuan untuk memperjelas tugas, wewenang dan tanggung jawab setiap pekerja.Kata Kunci: Lingkungan Kerja, Seiri, Seiso, Seiton, Shitsuke, Sheiketsu, SOP
Model Aplikasi Penilaian Kinerja Dosen Menggunakan Metode Profile Matching Agustin Agustin; Fransiskus Zoromi; Erlin Erlin
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.332 KB)

Abstract

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STMIK Amik Riau merupakan suatu lembaga yang memfasilitasi dosen dalam melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu agenda tahunan dari lembaga ini adalah melakukan penilaian terhadap kinerja setiap dosen dalam kedua bidang tersebut. Perhitungan kinerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian masyarakat menggunakan metode Profile Matching. Metode ini membandingkan antara kompetensi yang dinilai dengan kompetensi yang telah ditetapkan sehingga dapat diketahui perbedaan kompetensinya yang disebut gap. Semakin kecil gap yang dihasilkan maka bobot nilainya semakin besar, yang berarti memiliki peluang lebih besar pula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun model aplikasi penilaian kinerja dosen, yang menjadi acuan dalam pengembangan perangkat lunak dari aplikasi penilaian kinerja dosen tersebut. Hasil penelitian, telah dibangun sebuah model penilaian kinerja dosen yang diperuntukkan membantu pihak LPPM, dosen dan pimpinan dalam melakukan pengolahan dan penilaian kinerja dosen bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
Implementasi Algoritma Markov Chains untuk Prediksi Kejadian Bencana Alam di Provinsi Riau Mustakim Mustakim; Insanul Kamila; Aditya Ramadhan
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.919 KB)

Abstract

Bencana alam mengakibatkan kerugian yang sangat besar, baik dari segi materi maupun jumlah korban. Dilihat dari aspek geografis, klimatologis dan demografis, negara Republik Indonesia terletak di daerah rawan bencana. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat pada tahun 2018 telah terjadi sejumlah 1.227 kejadian bencana alam di Indonesia hingga bulan September. Sementara untuk Provinsi Riau telah terjadi sebanyak 24 kejadian. Teknik Markov Chain dapat digunakan untuk memperkirakan perubahan-perubahan di waktu yang akan datang dalam variable-variabel dinamis atas dasar perubahan-perubahan dari variabel-variabel dinamis tersebut di waktu yang lalu. Perhitungan final Rantai Markov diperoleh hasil 36,79% banjir, 4,09% gelombang abrasi, 23,80% Karhutla, 26,49% Puting Beliung dan 8,83% Tanah Longsor, untuk prediksi bencana alam pada Tahun 2018. Sedangkan prediksi kejadian bencana di Provinsi Riau pada tahun 2019 diperoleh hasil 43,39% banjir, 2,52% gelombang abrasi, 16,72% kebakaran hutan dan lahan, 30,40%  puting beliung dan 6,96% tanah longsor.
Peningkatan Nilai Kualitas Mobile Game Edukasi dengan Tema Pariwisata berdasarkan Kebutuhan Kualitas Perangkat Lunak Anggy Trisnadoli; Indah Lestari; Yuli Fitrisia
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.414 KB)

Abstract

Sebuah perangkat lunak dinyatakan berkualitas berdasarkan nilai kualitas yang didapatkan dari hasil pengukuran kualitasnya. Pengukuran nilai kualitas dari sebuah perangkat lunak dapat dinilai dengan menggunakan metrik kualitas yang dimiliki oleh model kualitas. Dengan bantuan sebuah kebutuhan kualitas perangkat lunak, maka nilai kualitas dapat dijaga sejak dari fase perancangan. Kebutuhan kualitas dapat dikumpulkan dan dikembangkan dari sudut pandang pengguna, seperti dalam pengembangan kebutuhan kualitas untuk mobile game edukasi dalam tema pariwisata. Kebutuhan kualitas untuk mobile game edukasi dengan tema pariwisata akan disusun lalu diimplementasikan sebagai acuan dalam membangun game edukasi berbasis mobile dengan harapan produk yang dihasilkan nantinya akan memiliki nilai kualitas yang baik. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan implementasi dan pengembangan prototype mobile game edukasi berdasarkan hasil rekayasa kebutuhan kualitas yang bertujuan untuk meningkatkan nilai kualitas produk game tersebut. Pada penelitian ini menunjukkan hasil evaluasi yang telah dilakukan terhadap pengembangan tersebut dengan menggunakan Quality model for mobile game. Hasil evaluasi selanjutnya dianalisis untuk menunjukkan bahwa pengembangan kebutuhan kualitas yang digunakan dapat dinyatakan valid untuk meningkatkan nilai kualitas sebuah produk software game edukasi berbasis mobile dengan tema pariwisata, serta siap untuk menjadi referensi yang tepat untuk memberikan nilai kualitas yang baik.
Perancangan dan Pengembangan Sistem Cerdas Untuk Pemantauan dan Pengontrolan Pompa Infus Busono, Pratondo
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa infus merupakan peralatan medis yang digunakan untuk menginjeksikan cairan obat kedalam tubuh manusia, dengan volume cairan injeksi yang terukur. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rancang bangun sistem pompa infus otomatis berbasis mikrokontroler yang dilengkapi dengan perangkat komunikasi USB maupun bluetooth. Metoda yang digunakan mencakup penentuan requirement specification, perancangan, pengembangan, integrasi dan pengujian. Sistem perangkat infus yang dikembangkan berdasarkan prinsip pompa infus intravena. Sistem cerdas yang dikembangkan menggunakan 2 buah mikrokontroler, STM32F411. Mikrokontroler pertama dipasang pada modul motor driver yang berfungsi untuk memutar motor step pada pompa infus. Mikrokontroler STM32F411 kedua dipasang pada main board yang digunakan untuk membaca jumlah denyut jantung, tekanan darah (diastolik maupun sistolik) dan sensor laju aliran cairan injeksi dan memproses data hasil pengukuran mengkonversikannya menjadi laju aliran cairan injeksi. Sebuah motor stepper digunakan untuk mendorong tabung yang berisi cairan infusi/obat yang akan diinjeksikan, sehingga diperoleh jumlah cairan infus/obat yang akurat dan tepat sesuai yang dibutuhkan. Kebaruan sistem yang dirancang adalah dipasangnya komunikasi nirkabel berbasis Bluetooth jarak jauh ke perawat kesehatan yang memantau keadaan sistem setiap saat pada saat pemberian cairan heparin berlangsung. Selain itu, sistem juga dilengkapi dengan perangkat deteksi gelembung udara maupun sistem pengamanan.
Pengendalian Posisi Sistem Magnetic Levitation Ball Menggunakan MRAC-PID Dian Mursyitah; Ahmad Faizal; Parmo Parmo
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.016 KB)

Abstract

Magnetic Levitation Ball memiliki prinsip kerja melayangkan bola baja dengan memanfaatkan medan elektromagnetik. Magnetic Levitation Ball merupakan sistem non linear yang sulit dikendalikan terutama saat diberi gangguan. Metode kendali Model Reference Adaptive Controller (MRAC) dipilih sebagai solusi karena kemampuannya yang baik dalam mengatasi gangguan. Prinsip kerjanya adalah mampu membuat respon keluaran sistem, mengikuti respon keluaran model referensi yang telah dirancang sebaik mungkin. Namun terdapat kelemahan pada respon waktu dan tidak mampu meredam osilasi, sehingga ditambahkan pengendali PID untuk mengatasi kelemahan MRAC tersebut. Hasil respon MRAC-PID tanpa gangguan memberikan respon yang bagus dengan, rise time pada 0.0196 detik, error = 0.0155, overshoot = 0.09 %. MRAC-PID juga memperlihatkan respon yang bagus saat diberi gangguan sinyal kendali dan sinyal masukan, dengan overshoot = 0.5 % dan error IAE = 0.01555
Analisis Value Chain dan Model Business pada Industri Pengolahan Dodol salak misra hartati; Nazamuddin Siregar; silvia silvia
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.173 KB)

Abstract

Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) adalah kesempatan bagi pemuda-pemudi Indonesia untuk menciptakan peluang di bidang wirausaha. Salah satunya adalah UD. Salacca yang terdapat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Permasalahan yang dialami oleh perusahaan ini adalah kurangnya nilai tambah yang diberikan kepada pelaku rantai sehingga perlu dilakukan analisis rantai nilai (Value Chain Analysis) untuk mengetahui nilai masing-masing pelaku rantai. UD. Salacca juga belum mempunyai model bisnis yang tepat sehingga perlu dilakukan analisis model bisnis dengan menggunakan metode business model canvas yang bertujuan untuk mengetahui potensi produk olahan salak dan tindakan apa yang tepat bagi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan bersama. Berdasarkan hasil perhitungan Nilai tambah (Value Added) yang paling besar adalah diterima oleh pihak pengolah salak sebesar 28% dengan nilai sebesar Rp. 3.239 Per Kg olahan salak, nilai tambah kedua adalah pada pihak petani salak sebesar 21,46% dengan besar nilai Rp. 1.060 Per Kg Penjualan Salak. Kemudian untuk pengumpul salak sebesar 11,48% dengan besar nilai Rp. 823,5 Per Kg penjualan salak. Kata Kunci: Business Model Canvas (BMC); Value Added; Value Chain Analysis

Page 6 of 11 | Total Record : 108