cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : 25811800     EISSN : 25974122     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
ELSE adalah jurnal ilmiah tentang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 613 Documents
PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS PASUNDAN Permana, Jaka; Indriani, Rina; Fazriyah, Nurul; Rohimah, Siti Maryam
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.11830

Abstract

Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada Tahun Akademik 2021-2022 telah berjalan dengan beberapa program utama yaitu Kampus Mengajar, Pertukaran Mahasiswa, serta Magang Independen. Kegiatan ini adalah bentuk implementasi dari Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang didasari oleh Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Urgensi penelitian ini merupakan usaha perbaikan secara progresif menuju peningkatan mutu pelaksanaan program yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Metode Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan deskriptif analitis yang digunakan adalah survei angket kepada mahasiswa yang dilakukan untuk mengukur pemahaman mengenai program MBKM yang telah berjalan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebanyak 231 mahasiswa atau sekitar 53% mahasiswa menyiapkan diri dengan cara mempelajari panduan MBKM dan kurikulum yang memfasilitasi MBKM, sebanyak 117 mahasiswa atau sekitar 27% mahasiswa menyiapkan diri dengan mengikuti seleksi kegiatan dan menyiapkan syarat-syarat yang dibutuhkan, dan sebanyak 86 mahasiswa atau sekitar 20% mahasiswa menyiapkan diri dengan cara Proaktif dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran yang sesuai. Kegiatan MBKM sangat bermanfaat untuk mahasiswa dalam pengembangan kompentensi/keterampilan sebagai bekal bekerja setelah lulus. 
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA NYARING DENGAN METODE STRUKTURAL ANALISTIK SINTETIK (SAS) PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR IT ADZKIA 3 SUKABUMI Utami, Anna Ayu; Nurasiah, Iis; Khaleda, Irna
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i1.11933

Abstract

Membaca nyaring merupakan tahapan proses belajar membaca bagi siswa kelas awal. Metode SAS merupakan metode yang di khususkan untuk belajar membaca dan menulis permulaan di kelas 1, meskipun demikian, model SAS dapat dipergunakan dalam berbagai bidang pengajaran. Pada prinsipnya, model ini memiliki langkah operasional dengan urutan struktural menampilkan keseluruhan, analitik melakukan proses penguraian dan sintetik menggabungkan kembali kepada bentuk structural semula. Tujuan dalam penelitian ini adalah : mengetahui penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) ini dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar IT Adzkia 3 dalam jaringan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas 1 dan semua peserta didik kelas 1. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Penelitian ini menunjukkan adanya gambaran tentang penerapan metode SAS pada pembelajaran membaca permulaan siswa kelas 1. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan metode SAS sangat membantu siswa dalam belajar membaca khususnya membaca permulaan.
PENGUATAN NILAI PANCASILA MELALUI KOMIK SEJARAH PANCASILA PADA KELAS TINGGI DI SDN BABALAN SUMENEP Punggeti, Ratna Novita; Arifin, Miftahol
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i1.12144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menguatkan Nilai Pancasila melalui Komik Perumusan Pancasila Pada Kelas Tinggi yakni kelas 6 SDN Babbalan Sumenep. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang bermaksud guna menguraikan dan menjelaskan suatu kejadian fenomena dengan menggunakan angka prosentase yang menggambarkan karaktersitik subjek yang diteliti. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket respon siswa dan hasil belajar siswa yang disebarkan sebelum dan sesudah membaca Komik Perumusan Pancasila pada responden. Teknik analisis data didapatkan dari prosentase angket respon siswa dan hasil tes soal yang diberikan kepada siswa guna mengukur tingkat pemahaman siswa tentang proses perumusan Pancasila setelah siswa membaca Komik Perumusan Pancasila. Siswa kelas enam SDN Babbalan yang berjumlah 20 siswa, memberikan respon positif melalui hasil angket yang didapatkan rata – rata keseluruhan aspek sebesar 92% yang artinya siswa memahami dan tahu proses perumusan Pancasila dari Komik Perumusan Pancasila. Dan ketuntasan dalam memahami konsep perumusan Pancasila dari Komik Perumusan Pancasila ini adalah 100% secara keseluruhan. Jadi, dapat disimpulkan bahwasanya Komik Perumusan Pancasila dapat menguatkan nilai Pancasila pada diri siswa.
PENGEMBANGAN POP UP BOOK EKOSISTEM LAHAN BASAH UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Rachman, Ali; Sari, Dessy Dwitalia; Widya Rini, Tika Puspita
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i1.12175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media 3D Pop-up book materi Ekosistem Lahan Basah di Sekolah Dasar. Ekosistem lahan basah merupakan lingkungan yang dekat dengan keseharian siswa di Kalimantan Selatan. Pada pembelajaran tematik muatan IPA, materi eksosistem lahan basah kurang dikenalkan kepada siswa. Melalui penelitian ini, pengelanan lingkungan sekitar lebih digalakan lagi. Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian dan pengembangan. Subjek penelitian adalah siswa dan guru kelas V SD Negeri Sungai Miai 7, Banjarmasin. Hasil penelitian berdasarkan ahli yaitu, uji ahli materi memperoleh tingkat kelayakan 94,6%, uji ahli media memperoleh tingkat kelayakan 96%, dan uji ahli bahasa mendapat tingkat kelayakan 91% dengan kategori sangat valid. Adapun respon guru pada aspek kelayakan mendapatkan rata-rata skor sebesar 9,1; aspek kegrafikan mendapatkan rerata skor sebesar 9; dan aspek kelayakan produk mendapat rerata skor sebesar 8,3 dengan kategori valid. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan popup book tema ekosistem lahan basah dinyatakan layak dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
ANALISIS KREATIVITAS MENGGAMBAR IMAJINASI PESERTA DIDIK KELAS IV DITINJAU DARI ASPEK (KEMAMPUAN TINGGI, SEDANG, RENDAH) DI SDN Masfufah, Nur Fazria; Wati, Tri Linggo
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas hasil gambar imajinatif peserta didik kelas IV ditinjau dari aspek kemampuan tinggi, sedang, rendah di SDN Sawohan 1 Sidoarjo. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif untuk menganalisis kreativitas hasil gambar imajinatif peserta didik SDN Sawohan 1 kelas IV berdasarkan aspek kemampuan tinggi, sedang, rendah. Dikatakan dalam teori kreativitas ada 5 macam perilaku kreatif: 1) fluency (kelancaran), yaitu kelancaran dalam membuat pola garis secara spontan, 2) flexibility (keluwesan), yaitu, keluwesan dalam mengubah pola garis menjadi gambar imajinatif, 3) originality (keaslian), yaitu keaslian dalam membuat gambar yang berbeda dari temannya, 4) elabration (ketrampilan merinci), yaitu elaborasi dalam membuat gambar secara rinci sesuai tema, 5) evaluation (keterampilan menilai), yaitu gambar yang dibuat sesuai tema. Nara sumber ini berjumlah 3 peserta didik dengan pertimbangan keunikan karya yang tampak dalam setiap karyannya. Teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang di peroleh dari menganalisis 3 gambar dari nara sumber ini menunjukkan bahwa gambar yang dibuat peserta didik masuk dalam kategori kreatif karena ke-lima aspek kreativitas terpenuhi, namun pada aspek elaboration (ketrampilan) subjek teliti masih perlu latihan, karena objek pada gambar digambarkan tanpa ada jari tangan yang utuhKata Kunci : Kreativitas, Menggambar Imajinatif, Evaluasi.Abstract : This study aims to analyze the creativity of imaginative images of class IV learners reviewed from the aspect of high, medium, low ability in SDN Sawohan 1 Sidoarjo. The approach taken in this study is qualitative descriptive to analyze the creativity of the imaginative images of SDN Sawohan 1 class IV learners based on aspects of high, medium, low ability. It is said in the theory of creativity there are 5 kinds of creative behavior: 1) fluency (fluency), namely fluency in making line patterns spontaneously, 2) flexibility (flexibility), that is, flexibility in changing the pattern of the line into imaginative images, 3) originality (authenticity), namely authenticity in making images that are different from friends, 4) elabration (detailing skills), namely elaboration in making images in detail according to the theme, 5) evaluation (judging skills), namely images made according to the theme. Nara this source numbers 3 learners with consideration of the uniqueness of the work that is seen in each work. Data validity techniques are carried out using triangulation techniques, namely observation, interviews and documentation. The results of the research obtained from analyzing3 images from this source show that the images made by learners fall into the creative category because all five aspects of creativity are fulfilled, but in the elaboration aspect of the subject is still necessary exercise, because the object in the image is depicted without a full finger.Keyword : Creativity, Imaginative Drawing, Evaluation.
EFEKTIFITAS MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD/MI Wahyuni, Very Indah; Arifin, Moch. Bahak Udin By
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.12363

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini karenakurangnya keterampilan siswa dalam menulis puisi. Model mind mapping menjadi salah satu alternatif agar keterampilan siswa dalam menulis puisi menjadi optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model mind mapping dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi menulis puisi siswa kelas 4 (empat) Madrasah Ibtidaiyah Darul Hidayah Tulangan tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 (empat) Darul Hidayah Tulangan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan observasi, dokumentasi, dan tes menulis puisi. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan rumus t-test yang didahului dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model mind mapping terhadap keterampillan menulis puisi siswa kelas IV MI Darul Hidayah Tulangan. Hal ini dibuktikan dari hasil t-test dengan taraf signifikan 0.000 diperoleh thitung -5.561 < ttabel -2.015. Nilai thitung < ttabel menunjukkan bahwa keterampilan menulis puisi kedua kelompok berbeda secara signifikan. Dari hasil analisis tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa penerapan model mind mapping efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi menulis puisi.
PENGARUH MEDIA ANIMASI WAYANG SUKURAGA PADA MATERI CUACA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS RENDAH Putri, Ratu Fakhira; Sutisnawati, Astri; Nurmeta, Irna Khaleda; Martiningsih, Irmawati; Lisdianingsih, Lisdianingsih
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.12425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi sains siswa yang menggunakan media animasi wayang sukuraga pada pembelajaran IPA materi cuaca lebih baik dari siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung dan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan literasi sains siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan design dengan populasi penelitian 2 kelas yang diambil dari kelas rendah A dan B  di SDN Hegarmanah Sukabumi. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen test. Berdasarkan uji prasyarat data diketahui bahwa data hasil penelitian berdistribusi normal maka, dilakukan uji lanjutan yaitu uji t dua sampel independen. Ada perbedaan yang signifikan terhadap literasi sains siswa siswa, ini dibuktikan dengan uji t dua sampel independen maka penelitian ini menolak H0 dan menerima H1. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa literasi sains siwa yang menggunakan media animasi wayang sukuraga lebih baik dari siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung. Terjadi peningkatan literasi sains siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media animasi wayang sukuraga pada materi cuaca.
HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Mudofar, Mudofar
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.12476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Guru Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan korelasional dengan populasi terdiri dari 166 guru Sekolah Dasar Negeri, dengan sampel di 118 guru di 6 Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, terdapat Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kinerja Guru dapat diterima, hal ini dapat diketahui dengan hasil perhitungan uji t dimana th > tt (5,011 > 1,645). Kedua, terdapat hubungan motivasi berprestasi dengan kinerja guru dapat diterima, hal ini dapat diketahui dengan hasil perhitungan uji t dimana th > tt (8,837 > 1,645). Ketiga, terdapat Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) dan Motivasi Berprestasi (X2) secara bersama-sama dengan Kinerja Guru (Y) dapat diterima, hal ini dapat diketahui dengan hasil perhitungan uji t dimana th > tt (4,434 > 1,645).Kata Kunci: Kepemimpinan; Motivasi; Kinerja 
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH DASAR Uciatun, Uciatun; Japar, M; Sapriati, Amalia
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.12592

Abstract

Strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam pembelajaran IPS menjadi salah satu hal yang membosankan, karena pembelajaran lebih berpusat pada guru sehingga interaksi guru dan siswa terbatasi. Konsep pembelajaran berpusat pada penugasan dan hal ini dapat berpengaruh pada beban kognitif siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar IPS ditinjau dari minat belajar siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain faktorial 2x2. Teknik pengambilan sampel dengan purpose random sampling, sehingga sampel diperoleh pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing berjumlah 56 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Make A Match lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran konvensional. 2). Terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa yang memiliki minat belajar tinggi dengan strategi pembelajaran Make A Match dibandingkan strategi pembelajaran konvensional. 3). Terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa yang memiliki minat belajar rendah dengan strategi pembelajaran Make A Match lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran konvensional. 4). Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran Make A Match dan strategi pembelajaran konvensional ditinjau dari minat belajar terhadap hasil belajar IPS siswa.
MODEL TPACK-21 GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA SUKABUMI Lukman, Hamidah Suryani; Sutisnawati, Astri; Setiani, Ana; Muhassanah, Nur’aini
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.12712

Abstract

Guru abad 21 memiliki peran untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran di kelas, juga menekankan pembelajaran kolaboratif dan pemecahan masalah pada setiap proses pembelajarannya. Untuk itu seorang guru harus mengikuti dan mengintegrasikan perkembangan teknologi dalam Pendidikan. Kerangka kerja baru yang mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan content knowledge pada pembelajaran abad 21, lebih dikenal sebagai TPACK-21. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kemampuan TPACK-21 Guru SD Di Kota Sukabumi menggunakan metode SEM. Penelitian menggunakan metode survey dengan instrumen self-assessment yang terdiri dari 38 butir pertanyaan sebagai penjabaran indikator pembentuk TPACK-21. Sampel yang digunakan sebanyak 100 orang guru SD di Kota Sukabumi. Data dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa hanya Technological Content Knowledge (TCK) dan Technological Pedagogical Knowledge (TPK) yang berpengaruh langsung secara positif dan signifikan terhadap Technological Pedagogical Content Knowledge-21 (TPACK21) guru SD di Kota Sukabumi. Ini berarti kompetensi TPACK-21 guru SD Di kota Sukabumi dapat ditingkatkan melalui peningkatan komponen TCK dan TPK guru. Sedangkan Content Knowledge (CK), Pedagogical Knowledge (PK), dan Technological Knowledge (TK) berpengaruh tidak langsung terhadap TPACK melalui TCK dan TPK.