cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies
ISSN : 25494120     EISSN : 25494139     DOI : -
Journal Educative is a scientific journal in the field of educational study published by the State Institute of Islamic Studies (IAIN) Bukittinggi, which is a transformation of the analysis journal published by STAIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Journal of analysis has been published periodically since 2007 and is a journal in the study of education. In each of its publications, the Educative Journal presents various academic articles in educational studies that not only from textual traditions in education, but also are mixed from field studies. The themes are also varies; educational management, educational sociology, educational technology, curriculum and learning, educational psychology, educational anthropology and Islamic education.
Arjuna Subject : -
Articles 103 Documents
METODE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN PAI Mindani Mindani
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.034 KB) | DOI: 10.30983/educative.v1i2.160

Abstract

Abstract The learning method has a crucial position in the learning process, because practically method of learning as the application of learning objectives. Islamic education (PAI) as a subject of study should be taught and assisted with learning approaches, including problem solving method, in this article, author will attempt to discuss analysis Islamic learning paradigm that viewed from the dimension of learning with problem solving method. From this discussion the author also cite the similar and relevant passages with the problem solving principle. Then the authors look at the opinions of leaders of Islamic and the general education about problem solving teaching concept, the results of this study the author can make assumptions as conclusion that the problem solving teaching principles and methods can be applied in Islamic education learning, because the core of Islamic education learning material sourced from Al -Qur'an and Sunnah are all filled with scientific gesture that should be applied with human reasoning and should provide the appropriate solution. Therefore, problem solving methods can be considered giving learning solutions in Islamic education. Keywords: Method, Problem solving, Learning PAI.
MODEL PENDIDIKAN DAN PELATIHAN CALON PENGANTIN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KOTA PARIAMAN Zulfani Sesmiarni; Afrinaldi Afrinaldi
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 1, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.21 KB) | DOI: 10.30983/educative.v1i1.122

Abstract

Secara teknis pemerintah kota Pariaman memberikan mandat sepenuhnya pelaksanaan kegiatan kursus pra-nikah kepada BP4 kota Pariaman. Langkah konkrit yang telah ditempuh oleh BP4 kota Pariaman dalam rangka sosialisasi adalah melibatkan partisipasi warga kota Pariaman demi kesuksesan kegiatan kursus pra nikah yang ditunggu-tunggu kehadirannnya oleh warga kota Pariaman semenjak mulai di lunching-nya kegiatan kursus pra nikah oleh Walikota Pariaman bersama-sama dengan Kepala Kemenag kota Pariaman yang juga dihadiri oleh kasi urais dan haji beserta para KUA di lingkungan kota Pariaman. Pelaksanaan kursus selama 3 hari ini perlu kajian yang mendalam, apakah dengan waktu yang tersedia bisa meningkatkan pemahaman CATIN dalam memahami materi kursus pra-nikah sebanyak 13 materi. Untuk menjawab semua andaian dan tanda tanya itu maka diperlukanlah kajian mendalam terhadap pelaksanaan kegiatan kursus pra-nikah yang sedang berlangsung sekarang. Kegiatan ini sudah 4 tahun berjalan tanpa pembiayaan dari pemerintah kota maupun pusat, tapi BP4 ini tetap bisa eksis melangsungkan kegiatan kursus pra nikah sampai sekarang sekalipun dengan dana yang terbatas.
Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Fungsi Manajerial Kepala Sekolah SMP Dr. H. Abdullah Ahmad PGAI padang Iswandi Iswandi
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 2, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.825 KB) | DOI: 10.30983/educative.v2i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang persepsi guru terhadap penerapan fungsi manajerial oleh Kepala Sekolah di SMP Dr. H. Abdullah Ahmad PGAI Padang. Populasinya terdiri dari 203 orang guru PNS namun yang menjadi sampel 67 orang guru PNS yang ditentukan dengan teknik proporsional random sampling berstratified dengan rumus cochran. Instrument penelitian adalah angket menggunakan skala likert yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Data dianalisa menggunakan mean score. Hasil penelitian berupa persepsi guru terhadap pelaksanaan fungsi manajerial SMP di Kota Padang cukup baik yaitu 3.37. Kata Kunci: fungsi manajerial oleh Kepala Sekolah.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah terhadap Keberhasilan Pelaksanaan MBS pada Pesantren-Pesantren di Kabupaten Agam Junaidi Junaidi
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.98 KB) | DOI: 10.30983/educative.v2i1.317

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah tidak terlepas dari kepemimpinan Kepala sekolah yang berkualitas. Salah satu model kepemimpinan Kepala sekolah yang sesuai dengan program MBS adalah gaya kepemimpinan transformasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap keberhasilan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap keberhasilan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru pesantren Kabupaten Agam berjumlah 896 orang. Sampel dipilih dengan teknik Area sampling dan Simple random sampling, sebanyak 413 orang guru. Data dikumpulkan melalui angket model skala Likert dengan validitas dan reliabilitasnya sudah diuji. Analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi dengan bantuan program SPSS versi 15. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan transformasional kepala madrasah berpengaruh terhadap pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam.
PENGGUNAAN MEDIA, VARIASI, DAN UMPAN BALIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN UNTUK MENGOPTIMALKAN HASIL BELAJAR SISWA Dedi Wahyudi; Arnita Sari
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.719 KB) | DOI: 10.30983/educative.v1i2.156

Abstract

Abstract In education, every Parents want their children to get an optimal value of the learning process, thus most important role is a teacher responsibility . It is better for a teachers to have the skill to create strategies to maximize learning outcomes of each of the students. In the role as educators skills are required, how to keep the material taught by educators can be well acquainted by the students. This paper focused to the use of the media, the use of variations, as well as feedback in order to achieve optimal learning outcomes. The findings state that, when the ongoing activities of learning, if a teacher did not use variations as well as the media and feedback , it will make the learning proccess becomes a boring and monotonous, which resulted in students couldn’t know the extent of their ability on the material because of weak implementation of feedback. In addition, teachers also did not utilize the existing media in the process of learning activities, that make the students feel the saturation in a learning activity that takes place. Achievement of an activity of learning will be able to reach a maximum level if educators implement the three aspects. Keywords: Education Media, a variation of learning and feedback. Abstrak Dalam pendidikan setiap Orangtua menginginkan anak-anaknya mendapatkan nilai yang optimal dari proses pembelajaran, untuk itu yang paling berperan penting merupakan tanggung jawab dari seorang pengajar. Sebaiknya seorang guru memiliki suatu keterampilan untuk membuat strategi dalam memaksimalkan hasil belajar dari setiap anak didik, dalam peran sebagai pendidik maka diperlukan adanya keterampilan, bagaimana agar materi-materi yang diajarkan oleh pendidik dapat terpahami dengan baik oleh anak didik. Tulisan ini difocuskan kepada penggunaan media, penggunaan variasi, serta umpan balik guna pencapaian hasil pembelajaran yang optimal. Hasil penemuan menyatakan ketika berlangsungnya kegiatan dari pembelajaran seorang guru kurang menggunakan variasi begitupun dengan media dan umpan balik. dalam belajar sehingga pembelajaran yang terlaksana menjadi membosankan serta monoton yang hasilnya adalah anak didik belum dapat mengetahui akan kemampuannya sejauh mana pada materi itu karena lemahnya penerapan umpan balik. Selain itu guru juga tidak memanfaatkan media yang ada, dalam jalannya proses kegiatan pembelajaran yang menjadikan peserta didik merasakan kejenuhan pada kegiatan suatu pembelajaran yang berlangsung. Pencapaian hasil pada suatu kegiatan dari pembelajaran akan dapat mencapai maksimal jika pendidik menerapkan ketiga aspek tersebut. Kata Kunci: Media Pembelajaran, variasi pembelajaran, dan umpan balik.
Gagasan dan Pemikiran Serta Praksis Pendidikan Islam di Indonesia (Studi Pemikiran dan Praksis Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra) Iswantir Iswantir
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 2, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1654.845 KB) | DOI: 10.30983/educative.v2i2.471

Abstract

Menurut Azyumardi aAzra, ada dua hal permasalahan yang mendasar dalam pendidikan Islam. Pertama, berkenaan dengan situasi riil sistem pemikiran dan pendidikan Islam. Kedua, berkenaan dengan upaya rekonstruksi ilmu sebagai alternatif apa yang dilakukan di dalam merekonstruksi sistem pendidikan Islam. Azra merumuskan pendidikan adalah suatu proses di mana suatu bangsa mempersiapkan generasi mudanya untuk menjalankan kehidupan dan untuk memenuhi tujuan hidup secara efektif dan efisien. Ia menegaskan, bahwa pendidikan lebih daripada sekadar pengajaran. Pendidikan adalah suatu proses di mana suatu bangsa atau negara membina dan mengembangkan kesadaran diri di antara individu-individu.Gagasan modernisasi pendidikan Islam pada perguruan tinggi Islam tidak hanya menjadi wacana, melainkan harus menjadi kenyataan dan dipraktekkan oleh Azyumardi Azra. Praktik tersebut telah terlihat dalam berbagai upaya pembaruan yang dilakukannya pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Gagasan pembaruan pendidikan Islam yang dikemukakan Azra juga mencakup pembaruan pendidikan madrasah, pesantren dan surau. Kata Kunci: Pendidikan Islam,Gagasan
Tauhid: Dasar Perumusan Epistemologi Pendidikan Masa Depan Wedra Aprison
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.576 KB) | DOI: 10.30983/educative.v2i1.322

Abstract

Pendidikan Islam berada di tengah ideologi-ideologi dunia Barat yang bermacam-macam. Capra mengatakan bahwa ideologi Barat sudah berada di tepi kehancuran. Dalam kondisi yang demikian, diperlukan alternatif-alternatif ideologi untuk membangun pendidikan masa depan. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan filosofis. Apa sesungguhnya nilai dasar ajaran Islam, Tauhid adalah jawabannya. Tauhid adalah ideologi Pendidikan Masa depan. Tauhid harus diaktualisasikan: pusat keimanan Islam memang Tuhan, tetapi ujung aktualisasinya adalah manusia. Lalu bagaimana cara mengaktualkan nilai-nilai dasar Islam. Setidaknya ada dua cara: pertama nilia-nilai normatif Islam diaktualkan langsung menjadi perilaku. Cara kedua adalah mentrasformasikan nilai-nilai normatif itu menjadi teori ilmu sebelum diaktualisasikan ke dalam perilaku. Agaknya cara yang kedua ini lebih relevan pada saat ini, jika ingin melakukan restorasi terhadap masyarakat Islam dalam konteks masyarakat industri, suatu restorasi yang membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh daripada sekedar pendekatan legal. Metode untuk transformasi nilai melalui teori ilmu untuk kemudian diaktualisasikan dalam praksis, memang membutuhkan beberapa fase formulasi: teologi-filsafat sosial-teori sosial- dan perubahan sosial Kata kunci : Tauhid, Epistemologi, dan Ideologi pendidikan
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK DALAM PENDIDIKAN BAGI ANAK USIA DINI DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN Nofri Dodi
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.396 KB) | DOI: 10.30983/educative.v1i2.161

Abstract

Abstract Education is a conscious effort made by adults to change behavior for the better and meaningful way. Changes in behavior should be taken seriously by the continuous efforts through meaningful learning. Meaningful learning will be able to make changes on the cognitive, affective and psychomotor aspect. The three domains of educational objectives will be able to be reached, with active learning model that is being done to construct their own knowledge through learning activities designed. Constructivist learning is learning which is able to change the old style of teaching a of a teacher who has always played an active role into a style of teaching where the teacher acts as a facilitator to enable students to learn on their own, learn to interact in a group, being able to responsible for achieving the results of individual learning, by providing guidance and facilitate student learning. Keywords: Quality of Learning, Constructivistic Approach, Early Childhood
TEKNIK PENGEMBANGAN DAN EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF Novrianti Novrianti
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 1, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.619 KB) | DOI: 10.30983/educative.v1i1.123

Abstract

Penelitian pengembangan menjadi suatu metode penelitian yang cukup popular dan banyak dipilih sebagai metode penelitian dalam segala bidang kajian, termasuk dalam dunia pendidikan. Penelitian pengembangan bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada yang dapat dipertanggung jawabkan. Penelitian dan pengembangan bertujuan menghasilkan produk maka sangat jelas produk ini adalah objek yang diteliti pada proses awal penelitian sampai akhir, sedangkan jika dilakukan uji coba dalam kelas peserta didik, maka peserta didik ada lah subjek penelitian (pelaku). Jadi titik fokus penelitian kita sebenarnya ada pada objek penelitian (produk), sehingga dalam mengambil keputusan tidak mengarah kemana-mana yaitu tetap pada produk yang dikembangkan (objek penelitian). Proses evaluasi terhadap produk yang dihasilkan dalam pengembangan adalah rangkaian utama untuk melihat kelayakan suatu produk sebelum dilakukan ujicoba. Evaluasi sering dilihat sebagai proses yang sulit seolah-olah lebih sulit dari kehidupan diluar kemampuan orang pada umumnya, tapi bisa dipecahkan oleh para ahli statistic, dan umumnya tidak mungkin hanya dilakukan oleh orang-orang biasa dalam merancang pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Dalam pengaturan pengembangan pembelajaran berbasis multimedia interaktif yang berskala besar, teknik evaluasilah yang seharusnya memberikan pengaruh yang kuat terhadap kualitas produk namun ini justru tidak terjadi. Hal ini menimbulkan satu persoalan yang semestinya menjadi perhatian bagi para peneliti pengembangan terutama mahasiswa, sehingga tetap memfokuskan proses validasi dan evaluasi dalam penelitian pengembangan.
Pengembangan Multimedia Interaktif Mengunakan Adobe Captivate 7.0 pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Komputer Nofri Hendri; Novrianti Novrianti
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 2, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1536.481 KB) | DOI: 10.30983/educative.v2i2.467

Abstract

Prosedur penelitian ini mengacu pada pengembangan model prosedural Borg & Gall yang disederhanakan sesuai dengan kebutuhan penelitian. Mulai dari Identifikasi Kebutuhan, Tujuan Formulasi, Pengembangan Konten, Validasi, dan kemudian melakukan produk Revisi sesuai saran dan komentar ahli materi dan pakar media, tahap terakhir uji coba produk dilakukan terhadap 20 siswa. Analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran Multimedia Interaktif berada dalam kategori sangat baik. Untuk aspek material termasuk dalam kategori unggulan (4.64). Untuk aspek presentasi media termasuk dalam kategori unggulan (4.58). Selanjutnya, hasil uji keterbatasan praktis penggunaan media berada pada kategori sangat baik (4.4). Kata kunci: Multimedia Interaktif; Adobe Captivate 7.0, Dasar-dasar Teknologi Pembelajaran.

Page 3 of 11 | Total Record : 103