JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikanis a journal in the field of educational technology which contains literature review, action reserach, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology theories and practices. The covered topics are involved the foundation and philosophy of educational technology, design and implementation, assessment and evaluation, strategies and models of general and specific learning, research and development methods, research and development methods, emerging technologies, and technology integration in learning. Journal of JKTP is willing to facilitate writers to disseminate conceptual ideas, development, and research findings which are useful in the development of science, study programs, and educational technology profession.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2019)"
:
11 Documents
clear
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TUTORIAL MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN SISTEM TATA SURYA KELAS VII MTS RAUDLATUL ULUM KARANGPLOSO
Shinta Kusuma Wardani;
Punaji Setyosari;
Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (696.932 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p023
Media interaktif model tutorial sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran materi sistem tata surya. Multimedia tutorial adalah media pembelajaran yang peserta didik nya dapat berinteraksi dengan komputer hal tersebut memungkinkan peserta didik untuk berlajar secara mandiri, dengan adanya kemandirian belajar tersebut peserta didik akan mendapati proses belajar yang lebih bermakna dibandingkan dengan pembelajaran di kelas yang selama ini berlangsung secara konveksional.Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangakan media pembelajaran yang valid dan dapat membantu guru dalam pembelajaran di kelas. Selain itu, multimedia tutorial ini memiliki keistimewaan yang dapat digunakan untuk belajar mandiri sehingga peserta didk megalami belajar secara langsung dalam proses belajar mengajar di kelas. Metode penelitian ini menggunakan Multimedia-Based Instructional Design, model pengembangan dari Lee Owens. Setelah melakukan validasi terhadap Ahli Materi didapatkan hasil 90,3% dan hasil dari Ahli Media 90,4% media tutorial tersebut layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Uji coba dilakukan dalam uji kelompok kecil dan uji kelompok besar yang hasilnya dikatakan valid dan layak digunakan. Multimedia tutorial yang di kembangkan diharapkan mampu mengatasi pembelajaran di kelas yang selama ini terkesan konvensional yang hanya terpaku pada guru, keterbatasan media tutorial yaitu berformat .exe yang hanya bisa digunakan di komputer
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DENGAN SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS) KELAS VII SMP NEGERI 3 MALANG
Dwi Risdyanti;
Dedi Kuswandi;
Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (596.009 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p068
Dalam rangka penerapan kurikulum 2013 dengan SKS jenjang pendidikan menengah, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pembelajaran IPA, kendala dan solusi dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan SKS kelas VII program 4 semester. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keaslian data yang menggunakan triangulasi metode dan sumber. Analisis data berikut meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan dari penelitian menunjukkan: (1) SMP Negeri 3 Malang telah melaksanakan pembelajaran IPA sesuai dengan RPP yang mengacu pada Kurikulum 2013 dengan SKS. Pembelajaran lebih mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik dalam mempercepat proses belajar. (2) kendala yang timbul dalam melaksanakan pembelajaran IPA yaitu penyampaian materi oleh guru masih bersifat umum belum spesifik. (3) Peningkatan kompetensi guru dalam menerapkan kurikulum 2013 dengan SKS dapat dilakukan dengan cara melaksanakan kegiatan workshop, diklat dan pelatihan-pelatihan lain. Pelaksanaan pembelajaran IPA dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan SKS siswa kelas VII 4 semester sudah baik dilakukan oleh guru IPA
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA GAME EDUKASI IPA LAPISAN BUMI UNTUK MTS
Wahyu Candra Setyawan;
Sulthoni Sulthoni;
Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (794.968 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p030
Game edukasi merupakan salah satu jenis dari multimedia. Media ini memiliki kelebihan dalam penyampaian materi pembelajaran. Dalam penyampaian materi, game edukasi membuat pembelajaran tersebut menjadi sebuah permainan dimana peserta didik belajar ketika mereka berhadapan atau menemukan misi, tantangan, dan hambatan didalam game edukasi. Tujuan penelitian ini menghasilkan produk game edukasi yang menarik bagi pebelajar dan memberikan motivasi dalam sebuah pembelajaran, sehingga tujuan dalam pembelajaran tercapai tanpa membuat penggunanya bosan. Multimedia game edukasi ini ditujukan pada siswa kelas 7 MTs pada materi lapisan bumi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Lee dan Owen (2004), yang langkah-langkahnya meliputi (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Berdasarkan hasil validasi, game edukasi dapat dikatakan valid dalam penggunaannya sebagai media pembelajaran. Pada uji coba yang dilakukan media ini dikatakan cocok atau tepat untuk digunakan dalam pembelajaran. Game edukasi memiliki beberapa kelebihan sebagai media pembelajaran untuk kurikulum 2013 selain itu game juga mampu mendorong seseorang atau mengikat pemain untuk bermain lebih lama, sehingga dapat mempertahankan fokus untuk belajar. Dengan demikan game edukasi dapat digunakan untuk membuat sebuah lingkungan belajar yang mudah dan menarik dalam pembelajaran Kurikulum 2013.
KEPUASAN LAYANAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MAHASISWA KONSENTRASI DIKLAT DAN KURIKULUM PADA JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FIP UM
Retno Agustin;
I Nyoman Sudana Degeng;
Zainul Abidin
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p053
Penelitian bertujuan untuk membuktikan dugaan adanya perbedaan kepuasan layanan pengelolaan pembelajaran mahasiswa konsentrasi kurikulum dan diklat. Peneliti menggunakan metode campuran model Sequential Eksplanatory dimana data kuantitatif lebih dominan dan data kualitatif dijadikan sebagai data pendukung. Responden yang dilibatkan sebanyak 72 mahasiswa. Berdasar uji hipotesis alternatif instrumen diperoleh bahwa signifikansi dari lima indikator layanan pengelolaan pembelajaran lebih dari 0,05 yaitu Tangible (0,877), Reliability (0,470), Responsive (0,193), Assurance (0,065) dan Empaty (0,243). Artinya dugaan (H1) dari lima indikator layanan pengelolaan pembelajaran tersebut seluruhnya ditolak. Sehingga tidak terdapat perbedaan layanan pengelolaan pembelajaran mahasiswa konsentrasi kurikulum dan diklat pada Jurusan TEP FIP UM.
PENGEMBANGAN MEDIA OBYEK 3D VACUUM CIRCUIT BREAKER MEMANFAATKAN PIRAMIDA HOLOGRAM
Dana Kurniawan;
Susilaningsih Susilaningsih;
Yerry Soepriyanto
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (604.756 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p016
Media obyek 3 dimensi digital vacuum circuit breaker memanfaatkan pirmida hologram adalah media yang menampilkan obyek tiruan yaitu vacuum circuit breaker berbentuk digital grafis memanfaatkan piramida hologram.Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk media obyek 3 dimensi (3D) digital vacuum circuit breaker yang layak digunakan sebagai media pembelajaran di dalam kelas, sehingga dapat membangkitkan minat, motivasi dan tercapainya tujuan pembelajaran yang diinginkan. Media obyek 3 dimensi digital memanfaatkan piramida hologram ini ditujukan kepada DIII taruna Politeknik Pelayaran Surabaya jurusan elektro semester II dan sedang mengampu matakuliah marine high voltage. Dalam penerapannya menurut Ahli Materi dan Media menilai media obyek 3 dimensi digital vacuum circuit breaker memanfaatkan piramida hologram layak digunakan dalam pembelajaran. Dalam uji coba dikatakan sangat cocok untuk digunakan. Media obyek 3 dimensi vacuum circuit breaker memanfaatkan piramida hologram dapat membangkitkan minat dan motivasi sehingga taruna tidak merasakan bosan dalam pembelajaran dikelas.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK INFOGRAFIS SEBAGAI PENGUATAN KOGNITIF SISWA X MIA
Via Wulandari;
Zainul Abidin;
Henry Praherdhiono
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (145.181 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p037
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-book infografis yang valid dan efektif sebagai media pembelajaran mandiri untuk 43 siswa lintas minat kelas X MIA di SMA Negeri 3 Kota Batu. Model pengembangan media pembelajaran pada penelitian ini adalah model Sadiman. E-book infografis ini dinyatakan valid untuk diterapkan dalam pembelajaran dengan tingkat kevalidan dari ahli materi sebesar 93,35% dan dari ahli media sebesar 99,26%. E-book infografis dikatakan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran mandiri, dilihat dari 41 siswa atau 95,34% dari populasi mengalami peningkatan nilai post test atas pre test.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING DI JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Ananda Dwi Ramadani;
Sulthoni Sulthoni;
Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (72.267 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p062
Blended Learning adalah suatu revolusi dalam pendidikan berbasis teknologi internet yang mampu dimanfaatkan untuk pendidikan demi menunjang pembelajaran. Blended learning gabungan dari pembelajaran face to face dengan mengombinasikan e-learning. Dalam pelaksanaan blended learning pebelajar masih terlihat mengalami kesulitan dalam mengerti bagaimana blended learning yang dituntut untuk mandiri. Pebelajar masih menganggap tanpa kehadiran pembelajar dikatakan masih belum terjadinya proses pembelajaran.Perlu adanya komposisi yang tepat dalam mengelola strategi, online, offline dan tatap muka. Sehingga perlu mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh dalam implementasinya dan bisa mengomptimalkan blended learning agar berjalan dengan efektif dan efesien. Penerapan blended learning sudah diatur pada Pedoman Pendidikan UM, kesiapan dosen dan mahasiswa dalam penerapannya menjadi hal yang berpengaruh. Sarana dan prasana yang memadai juga menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan blended learning.
PENGEMBANGAN MEDIA OBYEK 3 DIMENSI DIGITAL SEL HEWAN DAN TUMBUHAN MEMANFAATKAN PIRAMIDA HOLOGRAM UNTUK MTS
Akhmad Arifudin;
Dedi Kuswandi;
Yerry Soepriyanto
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.394 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p009
Media Obyek 3 Dimensi Digital yang memanfatkan piramida hologram merupakan alat yang digunakan sebagai penyampai/berisikan informasi berupa bentuk digital. Dalam penggunaanya terkadang media yang dibawa ke kelas memiliki beberapa kendala berhubungan dengan besar kecilnya ukuran dimensi, berbahaya, dan kendala lainnya.. Tujuan dari pengembangan ini untuk mengembangkan media obyek 3 dimensi digital memanfaatkan piramida hologram. Media obyek 3 dimensi digital ini dirasa bisa menjadi solusi untuk kendala membawa media ke dalam kelas. Selain itu, obyek 3 dimensi digital ini mempunyai keistimewaan yaitu dapat dilihat dari berbagai arah agar pebelajar mendapat pengalaman secara langsung dalam proses belajar di kelas. Metode penelitian ini menggunakan Multimedia-Based Instructional Design. Dalam penerepanya menurut Ahli Materi dan Media menilai media obyek 3 dimensi digital sel hewan dan tumbuhan memanfaatkan piramida hologram layak di gunakan dalam pembelajaran. Dalam uji coba kelompok besar media obyek 3 dimensi digital sel hewan dan tumbuhan memanfaatkan piramida hologram dikatakan valid dan layak digunakan. Media obyek 3 dimensi digital sel hewan dan tumbuhan yang memanfaatkan piramida hologram merupakan salah satu solusi untuk mempermudah kendala membawa media ke dalam kelas. Oleh karena itu, media obyek 3 dimensi digital yang memanfaatkan piramida hologram ini ada potensi digunakan di dalam kelas untuk melengkapi guru dalam mengajar atau sebagai media pembelajaran dikelas.
MULTIMEDIA TUTORIAL UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER)
Novita Sholehatul Umroh;
Eka Pramono Adi;
Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (746.445 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p045
Multimedia tutorial merupakan salah satu alternatif media pembelajaran untuk anak ADHD. Anak ADHD cenderung mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dan memiliki aktivitas berlebih dibanding anak lain seusianya. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan multimedia tutorial yang valid untuk membantu menyelesaikan permasalahan rendahnya minat baca yang dialami siswa ADHD di SLB Autis Laboratorium UM. Rendahnya minat baca siswa terhadap materi dapat mempengaruhi hasil belajarnya. Multimedia tutorial yang dikembangkan bertujuan membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Model pengembangan yang digunakan adalah model Lee dan Owens yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Produk multimedia tutorial ini dikatakan valid sebagai media pembelajaran dengan perolehan tingkat kevalidan dari ahli materi sebesar 95,5%, dari ahli media sebesar 82,1875%, dan dari ahli praktisi sebesar 92,5%. Selain itu multimedia tutorial ini juga terbukti efektif dimanfaatkan dalam pembelajaran anak ADHD dilihat dari nilai pre-test dan post-test yang mengalami kenaikan dari nilai 70 pada saat pre-test menjadi 90 pada saat post-test. Dapat disimpulkan bahwa multimedia tutorial dapat membantu menyelesaikan permasalahan rendahnya minat baca yang dialami anak ADHD.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA PELAJARAN PAI DI SMA YPI TUNAS BANGSA PALEMBANG
Feri Ardiansah
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.734 KB)
|
DOI: 10.17977/um038v2i12019p001
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ada tidaknya pengaruh video terhadap minat dan hasil belajar, serta untuk mengetahui hubungan minat belajar terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling. Kelas eksperimen mendapat pembelajaran menggunakan media video, kelas kontrol tidak menggunakan media video. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan tes. Untuk mengetahui pengaruh video terhadap minat belajar dalam penelitian ini menggunakan uji t, karena itu hasil uji signifikan secara statistik, dengan demikian kita dapat menolak hipotesis nol dimana tidak ada perbedaan rata-rata pengaruh video terhadap minat belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Untuk pengaruh video terhadap hasil belajar menggunakan uji t, karena itu hasil uji signifikan secara statistik, dengan demikian kita dapat menerima hipotesis alternatif dimana ada perbedaan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji hipotesis ketiga terdapat hubungan positif antara minat dan hasil belajar. Berdasarkan pembahasan, penulis menyarankan pada pihak sekolah agar mengupayakan melengkapi peralatan atau media untuk kelancaran proses pembelajaran, memotivasi guru-guru untuk meningkatkan kreativitas dalam menciptakan pembelajaran dan menyenangkan, hasil penelitian ini dapat di jadikan bahan pertimbangan untuk penelitian dimasa akan datang dalam mengembangkan dan memperluas lingkup media pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kata kunci:Media Video, Minat Belajar, Hasil belajar