Articles
1,627 Documents
Penerapan Sistem Keuangan BUMDESA Amanah Di Desa Karanganyar Kecamatan Plupuh, Sragen
Andy Dwi Bayu Bawono;
Heppy Purbasari;
Devi Afriantari Puspa Putri;
Nursiam Nursiam;
Banu Witono
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.12600
Background: Undang-undang Desa beserta peraturan turunannya telah merubah dan mendorong pola kemandirian di desa salah satu melalui keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sebagai pendorong perekonomian desa. Desa Karanganyar, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen telah memiliki BUMDesa bernama BUMDesa “Amanah” yang berdiri sejak Tahun 2018. Akan tetapi pengelolaan keuangan di BUMDesa tersebut belum sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku dan salah satu unit usaha berupa pelayanan air minum belum memiliki pengelolaan produksi yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi mitra (BUMDesa “Amanah”) dalam menyusun dan menerapkan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa menggunakan Sistem Aplikasi Pengelolaan Keuangan BUMDesa, manajemen pengelolaan produksi dan pelayanan termasuk pengujian kualitas air minum Metode: Kegiatan ini terdiri dari FGD, Pelatihan penyusunan laporan keuangan yang mencakup pemahaman dasar-dasar akuntansi dan pendampingan manajemen produksi dan pelayanan unit PAM. Hasil: Hasil yang diperoleh selama kegiatan pengabdian masyarakat yaitu penetapan nama akun dan kode akun yang sesuai dengan SAK ETAP, penerapan aplikasi system pengelolaan keuangan BUMDesa Amanah, beserta hasil laboratorium pengujian air. Kegiatan pengabdian masyarakat di BUMDesa Amanah Desa Karanganyar Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen telah menghasilkan system pengelolaan keuangan BUMDesa yang dapat digunakan untuk membuat laporan keuangan secara terintegrasi dari masing-masing unit. Selain itu kegiatan ini juga menghasilkan pengujian kualitas air sebagai bentuk pemberian informasi kepada pelanggan SR
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mendesain Tugas Berbasis Masalah
Sri Suryanti;
Yudhi Arifani;
Lia Budi Tristanti;
Nur Khomariyah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.12601
Background: Terdapat ketimpangan antara pembiasaan yang dilakukan oleh guru kepada siswa dengan tuntutan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh siswa pada abad 21. Guru cenderung memberikan tugas/soal matematika yang bersifat procedural dibandingkan dengan tugas yang menuntut penalaran siswa. Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru MTs N 4 Jombang, mereka selalu menggunakan buku dan LKS yang disediakan oleh pemerintah atau penerbit, yang sebagian besar penugasan yang ada tidak mendukung terhadap pemikiran siswa. Selain itu, berdasarkan hasil isian kuesioner yang dilakukan oleh guru, mereka penunjukkan pemahaman yang salah terhadap karakteristik tugas yang mampu mendorong pemikiran siswa. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mendesain tugas berbasis masalah yang mampu mendorong pemikiran siswa. Metode: Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah guru-guru kelas 7 MTsN 4 Jombang, sebanyak 39 guru. Program tersebut dilaksanakan melalui tahapan: 1) Penguatan konsep tugas berbasis masalah melalui aktivitas recognising dan analyzing; 2) Workshop mengembangkan tugas berbasis masalah melalui aktivitas prototyping; 3) Implementasi dan evaluasi secara mandiri melalui aktivitas implementing dan evaluating. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan 100% guru setuju bahwa tugas yang diberikan kepada siswa sebaiknya tidak sama dengan yang telah dicontohkan oleh guru. Selanjutnya terkait dengan kemampuan guru dalam mendesain tugas, 85% guru mampu mendesain tugas berbasis masalah dalam kategori baik, sedangkan sisanya dalam kategori cukup baik. Program pengembangan kompetensi guru dalam mendesain tugas yang tepat untuk siswa perlu untuk terus dilakukan secara kontinu, agar terjadi peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan
Pengelolaan Tanaman Bawang Merah Ramah Lingkungan dengan Pemanfaatan Biopestisida Trichoderma
Abdul Manan;
Nurtiati Nurtiati;
Endang Mugiastuti
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.2160
Kelompok tani "Rukun Tani I” Desa Sumbang , Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah merupakan kelompok tani yang banyak mengusahakan tanaman hortikultur. Permasalahan utama yang dihadapi dalam peningkatan produksi bawang merah adalah tingginya serangan penyakit moler (Fusarium oxysporum) dan hama ulat bawang (Spodoptera exigua). Sosialisasi pengelolaan hama dan penyakit bawang merah dengan menggunakan biopestisida Trichoderma sp. perlu dilakukan. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang hama dan penyakit bawang merah serta tindakan pengelolaannya dengan pestisida hayati berbasis Trichoderma. Permasalahan mitra diatasi dengan beberapa pemecahan teknologi, yang dilakukan dengan metode transfer teknologi melalui pendidikan, pelatihan, demplot, dan pendampingan. Kegiatan sosialisasi mampu meningkatkan pengetahuan petani tentang jenis hama dan penyakit bawang merah, pengendaliannya, dan pengendalian yang ramah lingkungan sebesar 72,98%. Sedangkan. kegiatan pelatihan perbanyakan dan aplikasi Trichoderma mampu meningkatkan kemampuan petani masing-masing sebesar 48,57 % dan 34,09 %. Aplikasi pestisida hayati Trichoderma sp. pada petak demplot mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah sebesar 7,09 % dan menurunkan intensitas hama dan penyakit sebesar 34,16 %.
Pelatihan Mengelola Sumber Daya Sekolah Di Smkn 14 Jakarta Pusat
Istaryatiningtias Istaryatiningtias;
Rismita Rismita
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.7292
Background: Pendidikan di Indonesia merupakan aspek yang sangat penting untuk mencerdaskan bangsa, sehingga untuk saat ini memerlukan evaluasi dan peningkatan yang sistematis. Kegiatan ini penting dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengelola sumber daya manusia di sekolah baik guru maupun tenaga kependidikan dengan prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik. Metode: Kegiatan ini bermitra dengan SMKN 14 Jakarta Pusat dengan jumlah peserta kegiatan sebanyak 67 orang yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan tahap berikut: Tahap Pertama, Pendekatan persuasif, Tahap kedua, pelaksanaan pelatihan pengelolaan sumber daya sekolah dan Tahap ketiga, evaluasi. Hasil: Peserta mampu mengembangkan kariernya melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang meliputi 3 unsur yaitu, pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Kesimpulan: Pengembangan dan ekspresi keterampilan dan kecerdasan yang bermanfaat bagi para guru mencapai kinerja, sebagai aspek penilaian yang merupakan bagian penting dari manajemen dan mendapatkan nilai tambah bagi sekolah, yang outputnya juga untuk para peserta didik.
Bioma (Basic Information of Mangrove) sebagai Media Edukasi Pentingnya Tanggap Bencana dengan Vegetasi sebagai Pembatas Alami di Pekon Biha Pesisir Barat Lampung
Rizka Nabilah;
Rian Adetiya Pratwi;
Septi Maulidyah;
Martin Muljana
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.7359
Background: Pekon Biha Pesisir Barat is one of the villages directly adjacent to a body of sea water. This is a concern if it is not balanced with supporting information about the importance of mangrove habitat for rehabilitation. There is very little understanding of mangroves in this area. It can be seen from the people who carry out large-scale land conversion. This PKM aims to introduce the benefits of mangroves in a module with the BIOMA (Basic Information of Mangrove) concept as an effort to prevent disaster risk at SDN 1 Biha, Pekon Biha, Pesisir Barat Lampung. Methods: BIOMA is arranged based on tiered material that stimulates the sense of sight. The Village Partner is Pekon Biha, West Coast of Lampung. The method is carried out by teaching mangrove modules and interactive videos and evaluation through pre and post-test. Result: BIOMA mangrove education media received very high attention from elementary students, there was an increase in knowledge of 36% (very good). The pre-test showed that knowledge about mangroves in the good category was only 13%, after the provision of educational media, there were 76% of students who had very good knowledge about mangroves. The novelty of this PKM is creating interactive modules with live demonstrations with storylines that are close to the community. Conclusion: This media is effective in providing information related to mangroves.
Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri
Mohammad Qomarul Huda;
Abdul Mujib;
Mubaidi Sulaeman
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8111
Background: Lembaga pendidikan Islam yang dikelola oleh sekelompok masyarakat, selalu saja membutuhkan kerjasama dan campurtangan pihak lain sebagai penyangga utama. Pengabdian ini bertujuan untuk menertibkan pelaksanaan protokol kesehatan di Lingkungan Pesantren Lirboyo di masa pandemi COVID-19. Metode: pendekatan yang digunakan adalah Asset Based Community Development. Pendekatan ini menekankan pada inventarisasi aset yang terdapat di dalam kelompok masyarakat yang dipandang mendukung pada kegiatan pemberdayaan masyarakat. Hasil: Pemberian edukasi secara langsung telah berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman santri mengenai pentingngnya menerpkan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Kesimpulan: Kesadaran akan pentingnya kesehatan dalam lingkungan pondok pesantren Lirboyo sudah terlaksana dengan baik.
Penerapan dan Pelatihan Mouse Difabel pada Disabilitas Tunadaksa
Romy Budhi Widodo;
Yusuf Giovanno;
Yoga Cahyo Utomo;
Kevin Christopher Wungow
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8220
Background: Some physically disabled people cannot operate a computer mouse due to their limitations. But the rest of the arm or thigh can still be moved so that it has the opportunity to be used to move the mouse cursor on the computer screen. The purpose of this activity is to implement a proposed new mouse for physically disabled people, this prototype has reached the technology readiness level (TRL) 6th level. Method: The implementation techniques are as follows: 1) Cloning and repairing the prototypes; 2) Participate in the disablement community; 3) Training disabled persons in Pendopo Lawang Subdistrict, Malang Regency, and getting feedback from subjects and prospective employers of the disabled person. The suggestion of future development of the proposed mouse should be towards spreadsheet processing easily, such as Excel. Results: The prototype was successfully operated, and the basic functions included left-right and top-down cursor movement, and left-click working properly. The feedback from three subjects, two of them successfully used the proposed mouse, while one subject had difficulty. The application of the proposed mouse needs to pay attention to the characteristics of every disabled people. Conclusions: This activity successfully applies the proposed mouse and gets suggestions, as well as prospective employers of the disabled person.
Making Hydroponics as a Conservation-Based Learning Media for Elementary School Teachers 3 Peganjaran Kudus
Mohammad Syaffruddin Kuryanto;
Siti Masfuah;
Fina Fakhriyah
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8279
Background: Pengenalan konservasi merupakan tanggung jawab bersama dan harus dikenalkan sejak dini diantaranya pada lingkungan sekolah dasar melalui media pembelajaran berbasis konservasi sehingga mudah diterima oleh siswa. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada guru tentang pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam hidroponik dan media edukatif untuk menanamkan karakter konservasi dan penggunaannya dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Metode: Metode yang digunakan dalam proses pelatihan adalah dengan memberikan pelatihan interaktif dan pendampingan sehingga memberikan kesempatan kepada guru SD 3 Peganjaran Kudus sebagai peserta pelatihan untuk menyumbangkan ide, pendapat, pikiran, dan pengalamannya. Pelaksanaan pendampingan pembuatan dan penggunaan hidroponik dan media edukatif untuk menanamkan karakter konservasi pada guru SD 3 Peganjaran Kudus dirancang dalam beberapa tahap, antara lain: perencanaan, pelaksanaan, follow up, dan evaluasi. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu guru di SD 3 Peganjaran Kudus mampu membuat, menggunakan alat peraga, dan melakukan simulasi dan praktik pembelajaran tematik menggunakan hidroponik dan media edukatif berbasis konservasi. Kesimpulan: Alat peraga mampu dijadikan sebagai media edukatif yang bersifat konservatif tematik di sekolah.
Pelatihan Energi Surya di SMP Paramarta Unggulan Tangerang Selatan
Rifky Rifky;
Oktarina Heriyani;
Dan Mugisidi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8573
Background: Penelitian tentang teknologi energi surya sudah banyak yang dipublikasikan. Akan tetapi, setiap hasil penelitian termasuk penelitian energi surya tidak cukup terpublikasi hanya di kalangan masyarakat ilmiah atau akademis dalam media dan forum ilmiah saja. Salah satu masyarakat yang memerlukan pengetahuan energi surya adalah siswa sekolah menengah. Metode: Adapun kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pre-test tentang energi surya terhadap 23 orang siswa yang akan mengikuti pelatihan, kemudian dilakukan pemberian teori materi energi surya, melakukan post-test untuk mengetahui pengetahuan siswa hasil penyampaian materi tentang energi surya tersebut, dan ditutup dengan memperagakan dan praktik perakitan rangkaian sistem fotovoltaik. Hasil: Hasil pre-test rata-rata siswa sebesar 4,86, sedangkan hasil post-test rata-rata siswa sebesar 6,52. Dari kedua tes tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan dan pemahaman yang signifikan tentang energi surya antara sebelum dan sesudah pemberian materi. Kesimpulan: Hasil kegiatan ini menghasilkan peningkatan kemampuan siswa dalam pengetahuan dan pemahaman tentang energi surya.
Aksi Mahasiswa STAI Muhammadiyah dalam Membangun Semangat Literasi Warga Desa Sumber Sari, Kabupaten Bandung
Iim Ibrohim;
Mirna Kartika;
Muhtadin Muhtadin;
Sitti Chadidjah
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8620
Background: Desa Sumber Sari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan salah satu daerah yang menjadi binaan Perguruan Tinggi STAI Muhammadiyah Bandung. Sebagai perwujudan pengabdian, maka pihak Perguruan Tinggi menetapkan mahasiswa dan dosen untuk melakukan pengabdian. Data menunjukkan, bahwa di lokasi tersebut, ada satu Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 yang belum menerapkan program gerakan literasi sekolah dan sebuah perpustakaan di kantor kecamatan yang tidak berfungsi. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian warga masyarakat terhadap literasi masih minim. Metode: Dengan membangun motivasi warga sekolah dan warga masyarakat untuk mau membaca dan berupaya menghadirkan ruang baca publik yang dapat memfasilitasi warga sekolah maupun warga masyarakat. Hasil: Aksi mahasiswa dapat dikatakan berhasil, karena keberhasilan tersebut ditunjukkan dengan terbangunnya kembali semangat santri Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 dalam membaca. Kesimpulan: Dengan sistem yang telah dibangun, para santri dibiasakan membaca buku-buku bacaan yang telah disedianakan di Madrasah. Pun demikian, fasilitas buku bacaan serta rekondisi perpustakaan di kantor Kecamatan Ciparay terjadi. Kini, setiap masyarakat yang berkunjung ke kantor Kecamatan, dapat menikmati sajian buku-buku yang tertata rapi dengan berbagai judul bacaan yang dapat lebih mencerdaskan.