cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
BIMTEKS PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BAGI GURU SMK KUTAI TIMUR DAN KOTA BONTANG KALIMANTAN TIMUR Sugianto Sugianto; Rahayu Sri Waskitoningtyas; Casmudi Casmudi
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The curriculum in the world of education is designed to advance educational goals so that education in Indonesia can keep up with and develop according to the demands of the times. The purpose of this community service is to find out how BIMTEKS assists in the preparation of independent curriculum teaching modules for SMK teachers in East Kutai and Bontang Districts, East Kalimantan. This research is a qualitative research with purposive sampling. PKM of collecting data in community service uses documentation, observation and questionnaire methods. The validity of the data includes: (a) extending the data collection period, (b) making observations, (c) conducting triangulation, and (d) holding discussions with colleagues. From the results of the BIMTEKS study, the assistance in the preparation of the independent curriculum teaching modules for SMK teachers in East Kutai and Bontang Districts, East Kalimantan, went well. This can be seen in the questionnaire on the aspects of the object of implementing the independent curriculum learning plan that the understanding of the policy reaches 90%, the flow of learning objectives is 89%, and the teaching modules is 88%. East Kutai and Bontang Vocational School teachers need to be aware of the changes in the 2013 curriculum to the Independent Curriculum so that there is a need for an increase in teacher innovation and creativity in compiling independent curriculum teaching modules for SMK teachers in East Kutai and Bontang Districts, East Kalimantan which are more interactive for students and use learning methods right
SOSIALISASI DAN EDUKASI TERHADAP BULLYING DI LINGKUNGAN SEKOLAH MTS BAITUL AMAN MUARA JAWA Indah Ika Ratnawati; Dewi Ratna Sari; Maryatin Maryatin; Nasywa Haniifa Budiono; Rahmadhani Rahmadhani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12361

Abstract

Background : Masa remaja merupakan masa baru dalam kehidupan seseorang yang ditandai dengan perubahan-perubahan internal dari diri individu berubah secara fisik, kognitif, sosial, dan psikologis. Karena perubahan dari waktu ke waktu remaja, muncullah egosentrisme pada masa remaja dapat memicu tindakan kekerasan. Salah satu bentuk kekerasan remaja yang sering terjadi adalah bullying. Maka dari itu Pengabdian Kepada Masyarakat ini berinisiatif untuk memberikan arahan terhadap siswa/siswi di MTS Baitul Aman  mengenai bahaya bullying di sekolah, serta pengenalan dampak yang dapat terjadi oleh korban bullying. Metode : Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di MTS Baitul Aman Muara Jawa yang beralamat di Jl. Martadinata, Handil 8 RT.010, Kelurahan Muara Jawa Ilir, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada semester satu (ganjil) tahun ajaran 2022/2023, yaitu pada tanggal 22 Desember 2022.  Hasil : kegiatan di MTS Baitul Aman berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti. Pelaksanaan tersebut dilakukan dengan metode ceramah, Tanya jawab dan juga diskusi. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa/siswi MTS Baitul Aman dengan antusias dan fokus.
Upaya Pencegahan Stunting melalui Kegiatan Pra-rembuk Stunting di Kecamatan Klego Crysty Lourena; Alya Rahma Septiani; Ratih Puspita Febrinasari
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12377

Abstract

Background: Kasus Stunting di Indonesia menurut SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) mencapai 21,6%, dan pada Kabupaten Boyolali sebesar 20,0%, angka tersebut masih diatas angka target penurunan stunting tahun 2024 yaitu sebesar 14%. Kegiatan ini bertujuan menggali penyebab, mencari alternatif, dan mencegah masalah stunting di Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Metode: pencegahan stunting ini dilakukan dengan metode ceramah oleh pemangku kebijakan, Dinas BKKBN, kecamatan, desa, bidan, ahli gizi, PLKB, dari dinas pertanian, dan bagian PKH Kecamatan. Hasil: Belum tercapainya beberapa indikator intervensi, yaitu bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif, pendampingan pada keluarga berisiko stunting, dan persentase pelayanan keluarga berencana (KB) pasca persalinan. Tidak tercapainya angka ASI Eksklusif karena sebagian besar ibu bekerja, sehingga bayi dirawat oleh orang lain. Rendahnya pendampingan pada keluarga berisiko stunting dikarenakan terbatasnya tim pendampingan keluarga (TPK). Rendahnya persentase pelayanan Kb pasca persalinan karena pasangan usia subur (PUS) tidak segera melakukan KB saat masa nifas selesai. Sehingga dari permasalahan tersebut perlu dilakukan edukasi terkait ASI eksklusif, menyediakan fasilitas untuk melakukan laktasi di tempat kerja, melakukan edukasi terkait pentingnya melakukan KB dan penambahan anggota TPK di setiap desa. Kesimpulan: Terdapat beberapa capaian indikator spesifik dan sensitif yang tidak tercapai sehingga perlu peningkatan koordinasi pada lintas sektor dan mengoptimalkan pendampingan keluarga dengan melakukan edukasi terkait ASI eksklusif dan KB dalam menangani masalah stunting di Kecamatan Klego.
Pemberian Terapi Akupresur Pada Lansia Hipertensi Di Keluarga Dalam Menurunkan Tekanan Darah Any Zahrotul Widniah; Taufik Hidayat; Annisa Febriana
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12379

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan yang sering muncul pada lanjut usia (lansia) salah satunya adalah peningkatan tekanan darah atau Hipertensi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menyatakan bahwa angka kejadian hipertensi pada tahun 2019 yaitu sebesar 15.288 jiwa, dan rata-rata yang menderita hipertensi adalah lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menurunkan tekanan darah pada lansia di keluarga dengan melakukan terapi akupresur. Metode: Metode yang digunakan, yaitu kualitatif dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evaluasi yang dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Martapura 2, dengan 30 responden. Hasil: Hasilnya, terdapat penurunan tekanan darah pada lansia di Martapura 2 dengan systole sebesar 16,33 mmHg dan tekanan darah diastole sebesar 3,4 mmHg. Kesimpulan: Memberikan terapi akupresur pada lansia, menimbulkan perasaan rileks dan nyaman sehingga dapat menurunkan tekanan darah.
Sosialisasi Penerapan Kepemimpinan Situasional Berbudaya Organisasi untuk Meningkatkan Kinerja Perawat Heryyanoor Heryyanoor; Melinda Restu Pertiwi; Diana Hardiyanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12380

Abstract

Latar Belakang: kesalahan penerapan gaya kepemimpinan bagi manajer keperawatan berdampak pada kinerja dan produktivitas kerja perawat. Dampak lain juga mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan serta kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan penerapan gaya kepemimpinan situasional berbudaya organisasi untuk meningkatkan kinerja perawat di rumah sakit. Metode: Kegiatan utama yang dilakukan adalah penyampaian materi sosialisasi yang dilanjutkan dengan kegiatan FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan di awal dan akhir kegiatan dengan menggunakan formulir diskusi situasi kondisi staf sebagai bahan evaluasi dengan 8 pernyataan kepada 18 manajer keperawatan. Hasil: Terdapat perubahan sikap dan kesamaan persepsi responden tentang penerapan gaya kepemimpinan situasional berbudaya organisasi untuk meningkatkan kinerja perawat sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi. Kesimpulan: kegiatan sosialisasi dapat diterima, diapresiasi, dan dapat diterapkan oleh pengelola keperawatan sebagai upaya peningkatan kinerja perawat di rumah sakit dengan pedoman penelitian dan modul pembelajaran yang telah disampaikan.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Menggunakan Powtoon untuk Guru SMPN 1 Selorejo Umi Kholifah; Prabakti Endramawan; M. Mei Fajar Nurokhim Arifki; Sauqi Rifa'i Hasan
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12415

Abstract

Background: Pembelajaran daring yang diterapkan selama pandemi memberikan dampak pada media pembelajaran yang digunakan oleh guru. Diperlukan media khusus agar tujuan pembelajaran tercapai. Platform yang digunakan untuk membuat media pembelajaran daring sangat beragam, salah satunya adalah Powtoon. Pelatihan Powtoon bagi guru dapat dijadikan solusi untuk menghasilkan media pembelajaran yang inovatif dan variatif.  Metode: SMPN 1 Selorejo sebagai sekolah yang terus melakukan inovasi menjadi sasaran pengabdian ini. Pelatihan dikuti oleh 40 orang guru SMPN 1 Selorejo. Tahapan pengabdian terbagi menjadi tiga yaitu perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dan pasca kegiatan. Hasil: Semua tahapan pelatihan terlaksana dengan baik. Angket persepsi diberikan kepada peserta, berikut ini rata-rata perolehan skor: materi sebesar 78%, instruktur 80%, suasana kegiatan 80%, dan media pelatihan 78%. Peserta pelatihan dapat menyelesaikan delapan modul dengan baik. Pelatihan terkait dengan pembuatan media pembelajaran yang diharapkan dapat terus berlanjut dengan menggunakan platform yang lain.
Pengayaan Bahan Ajar Guru melalui Peningkatan Keterampilan Berpikir Murid TK dengan Metode Read Aloud Nurhilmiyah Nurhilmiyah; Asliani Asliani; Ida Hanifah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Pengayaan bahan ajar guru melalui peningkatan keterampilan berpikir murid Taman Kanak-Kanak (TK) dengan metode read aloud menjadi penting karena pada tahap pendidikan ini, anak-anak mulai mengembangkan berbagai keterampilan dasar, termasuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengayaan kepada Guru TK berupa metode read aloud agar meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa TK. Metode: Dalam metode Read Aloud, guru membacakan buku atau teks secara lisan dan secara interaktif dengan siswa, sehingga siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang bahasa dan isi teks. Pada program ini tidak mewajibkan guru untuk piawai storytelling karena storytelling memiliki karakteristik dan kesulitan tersendiri. Maka dipilihlah penerapan Metode Read Aloud dengan perlengkapan pendukung berupa buku cerita bergambar dan berwarna disertai mainan edukatif. Program yang diselenggarakan ole Tim PKM ini dapat dikatakan mendukung tercapainya tujuan meningkatkan keterampilan berpikir bagi murid TK dengan memberikan pelatihan Read Aloud kepada guru-guru TK ABA 27 dengan narasumber Certified Read Aloud Trainer. Hasil: Guru-guru tampak antusias dalam menyimak pemaparan dari pelatih. Hal ini dapat diketahui dari jumlah kehadiran guru yang datang keseluruhannya, responsi yang diisi dengan baik oleh guru, pada sesi interaktif guru bertanya tentang penerapan metode Read Aloud ini, serta jawaban dari kuesioner kepuasan mitra yang diisi oleh mitra, menyambut positif kegiatan ini. Bahkan menginginkan program sejenis dilaksanakan kembali di TK ABA 27 Medan secara berkala.  
Pengembangan “ARA Berkelana” Sebagai Alat Assessment Responsibilty Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA Untuk Pelatihan Guru SD 5 Bae Sekar Dwi Ardianti; Savitri Wanabuliandari; Fajar Nugraha
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12476

Abstract

Pendahuluan: Penguatan pendidikan karakter di Indonesia mengalami beberapa kendala, salah satunya penurunan self responsibility siswa. Self responsibility penting untuk dikembangkan karena dalam masa pandemi masih  banyak  siswa yang tidak bertanggung jawab terhadap kewajibannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menghasilkan “ARA Berkelana” Application of Responsibilty Assessment Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA sebagai alat assessment self responsibility untuk pelatihan bagi Guru SD 5 Bae. Metode: Metode yang digunakan, yaitu kualitatif yang dimulai dari tahap analisis kebutuhan awal, perancangan, dan pengembangan aplikasi serta evaluasi. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan teknik non tes meliputi teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil: Hasilnya, tersedianya “ARA Berkelana” Application of Responsibility Assessment Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA sebagai alat assessment self responsibility untuk pelatihan bagi Guru SD 5 Bae. Kesimpulan: Pengembangan aplikasi assessment untuk mengukur self responsibility siswa disusun sesuai dengan kebutuhan pengguna dan indikator self responsibility. ARA Berkelana dikembangkan dengan mengintegrasikan keunggulan lokal PANTURA sebagai alat assessment self responsibility untuk pelatihan guru SD 5 Bae.
Pelatihan Guru SD Dalam Pembelajaran STEM Menggunakan IoT Berbasis Canva Fida Rahmantika Hadi; Liya Atika Anggrasari; Endang Sri Maruti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12573

Abstract

Background: Pelatihan guru dalam Program Pendampingan Pembelajaran STEM menggunakan IoT berbasis Canva merupakan inisiatif yang inovatif untuk memberikan guru alat yang efektif dalam merancang dan menyajikan materi pembelajaran yang menarik, visual, dan mudah dipahami. Dengan demikian, guru akan mampu menghasilkan materi pembelajaran yang dapat merangsang minat dan partisipasi siswa dalam bidang STEM melalui pengalaman praktis dan visual yang mengesankan. Metode: Metode pelaksanaan pada pelatihan ini yaitu koodinasi dengan guru menegenai program pelaksanaan pendampingan program dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada guru-guru di SDN 01 Kanigoro Madiun. Hasil: Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa program ini memberikan guru pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengintegrasikan konsep STEM dan IoT ke dalam desain pembelajaran yang kreatif dan menarik menggunakan platform Canva. Kesimpulan: Integrasi pembelajaran STEM menggunakan IoT berbasis Canva memberikan cara baru yang efektif dan menarik dalam mengajarkan konsep-konsep STEM kepada siswa.
Pelatihan dan Pendampingan dalam Mendesain Augmented Reality bagi Kelompok Guru IPA Hartono Bancong; Nurazmi Nurazmi; Dian Pramana Putra; Amrullah Mansida; Muhammad Muzaini
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12599

Abstract

Background: Pelaksanaan praktikum di sekolah sangat penting dalam rangka mendukung pembelajaran dan memberikan penekanan pada aspek proses khususnya mata pelajaran IPA. Akan tetapi, terdapat permasalahan yang dialami oleh mitra sehingga tidak dapat melaksanakan praktikum, diantaranya: keterbatasan alat dan bahan praktikum dan belum memiliki keterampilan dalam mendesain kegiatan praktikum dengan menggunakan aplikasi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melatih dan mendampingi guru-guru IPA di Bulu Cenrana dalam mendesain dan melaksanakan praktikum secara virtual dengan menggunakan augmented reality. Metode: Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program adalah melalui pendekatan partisipatori dalam artian bahwa tim pengusul dan mitra secara proaktif terlibat dalam setiap kegiatan. Program pelatihan dan pendampingan dalam mendesain augmented reality (AR) bagi kelompok guru IPA dilaksanakan di Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap. Pihak-pihak yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah dosen pelaksana program sebanyak 4 orang dan mitra  kelompok guru IPA Bulu Cenrana Kabupaten Sidrap sebanyak 20 orang. Selain dosen, mahasiswa sebanyak 5 orang juga terlibat di dalam program ini. Langkah-langkah pelaksanaan program terdiri dari (1) perijinan, (2) sosialisasi, (3) pengadaan peralatan, (4) pelatihan dan pendampingan, (5) evaluasi. Hasil: Hasil respon peserta terhadap materi pelatihan secara rata-rata adalah 91,37%. Kemudian respon peserta terhadap instruktur dan media augmented reality secara berturut-turut adalah 90,55% dan 87,72%. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah Pelatihan dan Pendampingan bagi Kelompok Guru IPA dalam Mendesain Media Augmented Reality di Kabupaten Sidrap telah berjalan dengan baik.

Page 50 of 163 | Total Record : 1627