Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Journal Sawala is published two times a year in April and Oktober. This journal contains scientific articles on Public Administration science written in two languages: Bahasa Indonesia and English. The article is published in form of empirical research, conceptual or theoretical framework or issues related to the Public Administration sciences. Journal Sawala particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administrations areas. It covers the Administration Development, The Regional Autonomy And Bureaucracy, The State Apparatus, Good Governance, Government, The Decentralisation, Public Services, The Public Management, The Governance And Its Policy, And Any Social Sciences, Politics and Regional Planning.
Articles
341 Documents
Peran E-Billing Dalam Mendorong Program Wajib Pajak Di KP2KP Kabupaten Sinjai
Nursyamimi;
umar congge;
Mursak
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8552
Dalam rangka memberikan pelayanan dan kemudahan kepada Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan reformasi di bidang proses pembayaran pajak yaitu menggunakan E-billing. E-billing memiliki beberapa keunggulan salah satunya memudahkan wajib pajak dan menyederhanakan pembayaran pajak bagi penggunaan E-billing. Namun tentunya tidak terlepas dari berbagai permasalahan seperti server down, kegagalan registrasi, kegagalan aktivasi. Dari hasil penelitian penulis penerapan E-billing belum sepenuhnya efisien dan efektif sehingga perlu dipertimbangkan kembali apakah sistem pembayaran E-billing ini dapat diperkenalkan secara penuh di Kabupaten Sinjai. Seperti yang di ketahui bahwa tidak semua orang memiliki akses internet bahkan masih ada yang belum paham soal teknologi, sehingga hal ini mempengaruhi efektifitas E-billing. Maka DJP melakukan sosialisasi pengenalan E-Billing agar berjalan efektif dan efisien. Penerapan ini dilakukan secara merata agar tidak terjadi penyimpangan di antara masyarakat Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dan menggunakan Studi kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah portal berita online lokal yang terpercaya dan kredibel seperti Anoini.com, pajak.go.id dan artikel jurnal yang relavan. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan deskriptif. Tahapan dalam analisis data yakni pengumpulan data , seleksi data, analisis antar-variabel dan verifikasi data, serta penafsiran dan penarikan kesimpulan.
Peran E-Billing Dalam Mendorong Program Wajib Pajak Di KP2KP Kabupaten Sinjai
Nursyamimi;
umar congge;
Mursak
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8552
Dalam rangka memberikan pelayanan dan kemudahan kepada Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan reformasi di bidang proses pembayaran pajak yaitu menggunakan E-billing. E-billing memiliki beberapa keunggulan salah satunya memudahkan wajib pajak dan menyederhanakan pembayaran pajak bagi penggunaan E-billing. Namun tentunya tidak terlepas dari berbagai permasalahan seperti server down, kegagalan registrasi, kegagalan aktivasi. Dari hasil penelitian penulis penerapan E-billing belum sepenuhnya efisien dan efektif sehingga perlu dipertimbangkan kembali apakah sistem pembayaran E-billing ini dapat diperkenalkan secara penuh di Kabupaten Sinjai. Seperti yang di ketahui bahwa tidak semua orang memiliki akses internet bahkan masih ada yang belum paham soal teknologi, sehingga hal ini mempengaruhi efektifitas E-billing. Maka DJP melakukan sosialisasi pengenalan E-Billing agar berjalan efektif dan efisien. Penerapan ini dilakukan secara merata agar tidak terjadi penyimpangan di antara masyarakat Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dan menggunakan Studi kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah portal berita online lokal yang terpercaya dan kredibel seperti Anoini.com, pajak.go.id dan artikel jurnal yang relavan. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan deskriptif. Tahapan dalam analisis data yakni pengumpulan data , seleksi data, analisis antar-variabel dan verifikasi data, serta penafsiran dan penarikan kesimpulan.
Efektivitas Organisasi dalam Pembinaan Gelandangan dan Pengemis di Kota Cilegon
Mayu Ma’lumatiyah;
Budi Hasanah;
Ahmad Zainuri
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8579
Kota Cilegon merupakan kota dengan permasalahan sosial yang kompleks termasuk meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis. Dinas Sosial Kota Cilegon sebagai instansi pemerintah memiliki tangggung jawab untuk menangani masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis di Kota Cilegon. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis yaitu teori Lubis dan Martani yang terdiri dari tiga pendekatan: 1) pendekatan sumber; 2) pendekatan pada proses; dan 3) pendekatan terhadap tujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis, dimana hal ini Dinas Sosial Kota Cilegon belum efektif dibuktikan dengan meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis, ketersediaan fasilitas yang belum optimal serta belum adanya kolaborasi secara optimal dengan para stakeholders. Namun, Dinas Sosial Kota Cilegon masih terus berupaya dalam melaksanakan pembinaan gelandangan dan pengemis dengan fasilitas yang terbatas sesuai dengan peraturan yang ada.
Efektivitas Organisasi dalam Pembinaan Gelandangan dan Pengemis di Kota Cilegon
Mayu Ma’lumatiyah;
Budi Hasanah;
Ahmad Zainuri
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8579
Kota Cilegon merupakan kota dengan permasalahan sosial yang kompleks termasuk meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis. Dinas Sosial Kota Cilegon sebagai instansi pemerintah memiliki tangggung jawab untuk menangani masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis di Kota Cilegon. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis yaitu teori Lubis dan Martani yang terdiri dari tiga pendekatan: 1) pendekatan sumber; 2) pendekatan pada proses; dan 3) pendekatan terhadap tujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis, dimana hal ini Dinas Sosial Kota Cilegon belum efektif dibuktikan dengan meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis, ketersediaan fasilitas yang belum optimal serta belum adanya kolaborasi secara optimal dengan para stakeholders. Namun, Dinas Sosial Kota Cilegon masih terus berupaya dalam melaksanakan pembinaan gelandangan dan pengemis dengan fasilitas yang terbatas sesuai dengan peraturan yang ada.
Optimalisasi E-Govenrment dan E-Office Birokrasi dalam Mewujudkan Smart City Menuju Pemerintahan Modern
Bambang Agus Diana;
Benny Sigiro;
Vigilia K. Montolalu
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8606
Manajemen publik dan birokrasi sama-sama tidak dapat dipisahkan dan erat kaitannya dengan pengelolaan, pengorganisasian dan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik. Seiring dengan konsep smart city (kota pintar) yang mengacu pada pengelolaan tata kelola yang menerapkan teknologi dengan mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan perkotaan, tata kelola berbasis TIK modern dan pendekatan manajemen sektor publik (birokrasi) yang inovatif menjadi tuntutan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas., transparansi dan akuntabilitas. Hal ini membutuhkan implementasi dan pengembangan e-government dan e-office sebagai bagian dari mewujudkan tujuan reformasi birokrasi. Makalah ini dimaksudkan untuk mengkaji birokrasi e-government dan e-office dalam mewujudkan konsep smart city dalam tata kelola dan pelayanan publik. Metode penulisan yang digunakan adalah studi pustaka. Optimalisasi e-government dan e-office menjadi sangat penting sebagai bagian integral dari terwujudnya konsep smart city. Sebanyak kabupaten / kota di Indonesia telah menerapkan smart cities, dan sesuai dengan rencana dan target pencapaiannya untuk tahun 2015-2045. Dukungan SDM, pengembangan sarana dan prasarana, serta prasarana, yang tidak hanya berupa keberadaan sejumlah aplikasi yang dibuat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetapi pelayanan yang lebih baik dan Nyata dapat diperoleh secara online dan dipersepsikan dengan cepat, mudah, tepat dan tanggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Optimalisasi E-Govenrment dan E-Office Birokrasi dalam Mewujudkan Smart City Menuju Pemerintahan Modern
Bambang Agus Diana;
Benny Sigiro;
Vigilia K. Montolalu
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8606
Manajemen publik dan birokrasi sama-sama tidak dapat dipisahkan dan erat kaitannya dengan pengelolaan, pengorganisasian dan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik. Seiring dengan konsep smart city (kota pintar) yang mengacu pada pengelolaan tata kelola yang menerapkan teknologi dengan mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan perkotaan, tata kelola berbasis TIK modern dan pendekatan manajemen sektor publik (birokrasi) yang inovatif menjadi tuntutan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas., transparansi dan akuntabilitas. Hal ini membutuhkan implementasi dan pengembangan e-government dan e-office sebagai bagian dari mewujudkan tujuan reformasi birokrasi. Makalah ini dimaksudkan untuk mengkaji birokrasi e-government dan e-office dalam mewujudkan konsep smart city dalam tata kelola dan pelayanan publik. Metode penulisan yang digunakan adalah studi pustaka. Optimalisasi e-government dan e-office menjadi sangat penting sebagai bagian integral dari terwujudnya konsep smart city. Sebanyak kabupaten / kota di Indonesia telah menerapkan smart cities, dan sesuai dengan rencana dan target pencapaiannya untuk tahun 2015-2045. Dukungan SDM, pengembangan sarana dan prasarana, serta prasarana, yang tidak hanya berupa keberadaan sejumlah aplikasi yang dibuat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetapi pelayanan yang lebih baik dan Nyata dapat diperoleh secara online dan dipersepsikan dengan cepat, mudah, tepat dan tanggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ragam Praktik Kebijakan Perlindungan Keselamatan Angkutan Sewa Khusus Terkini di Seluruh Dunia
Nur Muhamad Iqbal;
Reza Fathurrahman
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8612
The issuance of Permenhub RI Number 12 of 2019 encourages various two-wheeled special rental transportation companies (also known as online transportation or ride-hailing), to carry out coaching, supervision, and compliance with traffic safety. This article explores the implementation of safety protection policies for specific rental transport users around the world as a benchmark based on a literature review on the Scopus database in the 2015-2023 publication year. The results of the thematic analysis identify five categorization issues: Driver safety, passenger safety, company/operator obligations, transportation policies, and factors causing accidents. The results of the analysis found that the main cause of accidents in special rental transportation is fatigue caused by the absence of a maximum limit of passengers that drivers can serve every day. In addition, special rental transport drivers are considered inadequate due to lack of driving experience, limited participation in traffic safety education, and low awareness of safety education and information.
Ragam Praktik Kebijakan Perlindungan Keselamatan Angkutan Sewa Khusus Terkini di Seluruh Dunia
Nur Muhamad Iqbal;
Reza Fathurrahman
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8612
The issuance of Permenhub RI Number 12 of 2019 encourages various two-wheeled special rental transportation companies (also known as online transportation or ride-hailing), to carry out coaching, supervision, and compliance with traffic safety. This article explores the implementation of safety protection policies for specific rental transport users around the world as a benchmark based on a literature review on the Scopus database in the 2015-2023 publication year. The results of the thematic analysis identify five categorization issues: Driver safety, passenger safety, company/operator obligations, transportation policies, and factors causing accidents. The results of the analysis found that the main cause of accidents in special rental transportation is fatigue caused by the absence of a maximum limit of passengers that drivers can serve every day. In addition, special rental transport drivers are considered inadequate due to lack of driving experience, limited participation in traffic safety education, and low awareness of safety education and information.
Efektivitas Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di PUSKESMAS Kaduhejo Kabupaten Pandeglang
Dian Handayani;
Agus Lukman Hakim;
Jumanah
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8635
Terdapat 6 Puskesmas BLUD di Kabupaten Pandeglang, dari 6 Puskesmas tersebut hanya Puskesmas Kaduhejo yang mengalami penurunan pendapatan dan SPM dari tahun 2019 ke tahun 2022. Pendapatan Puskesmas Kaduhejo dari tahun 2019 ke tahun 2022 merupakan yang tertinggi pada tahun 2020 sebesar 93,62% dan terendah pada tahun 2022 sebesar 65,59%. Capaian SPM Puskesmas Kaduhejo terendah pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 adalah pelayanan kesehatan balita (26,46%) dan suspek TBC yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar (39,5%), sedangkan tertinggi adalah pelayanan kesehatan penderita gangguan jiwa (92,39 %), sedangkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan no. 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, pencapaian SPM harus 100%. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas perubahan pola pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas Kaduhejo belum maksimal karena masih ada hal-hal yang belum terpenuhi dan masih ada beberapa kegiatan yang belum terakomodir. dalam kuantitas.
Efektivitas Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di PUSKESMAS Kaduhejo Kabupaten Pandeglang
Dian Handayani;
Agus Lukman Hakim;
Jumanah
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8635
Terdapat 6 Puskesmas BLUD di Kabupaten Pandeglang, dari 6 Puskesmas tersebut hanya Puskesmas Kaduhejo yang mengalami penurunan pendapatan dan SPM dari tahun 2019 ke tahun 2022. Pendapatan Puskesmas Kaduhejo dari tahun 2019 ke tahun 2022 merupakan yang tertinggi pada tahun 2020 sebesar 93,62% dan terendah pada tahun 2022 sebesar 65,59%. Capaian SPM Puskesmas Kaduhejo terendah pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 adalah pelayanan kesehatan balita (26,46%) dan suspek TBC yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar (39,5%), sedangkan tertinggi adalah pelayanan kesehatan penderita gangguan jiwa (92,39 %), sedangkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan no. 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, pencapaian SPM harus 100%. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas perubahan pola pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas Kaduhejo belum maksimal karena masih ada hal-hal yang belum terpenuhi dan masih ada beberapa kegiatan yang belum terakomodir. dalam kuantitas.