cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
PENGARUH PERMAINAN BALAP KARUNG DAN EGRANG TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA DINI DI PAUD CAHAYA KECAMATAN RAMBUTAN KOTA TEBING TINGGI Munir, Abdul
JURNAL DIVERSITA Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v5i2.3056

Abstract

Bermain merupakan kebutuhan bagi setiap anak di mana pun, kapanpun dan dalam kondisi apapun. Anak-anak selalu bermain dengan canda dan tawa melalui bermain inilah mereka merasa bebas tanpa tekanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan balap karung dan egrang terhadap peningkatan kepercayaan diri pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kuantitatif menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen),  yaitu metode penelitian untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap hasil lain dalam kondisi yang sama terkendalikan dengan ukuran sampel relatif kecil. Penelitian ini dilakukan di PAUD Cahaya Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi. Subjek penelitian ditentukan dengan cara di acak. Sebanyak 20 orang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok. Subjek penelitian adalah siswa di PAUD Cahaya yang berjumlah 20 siswa. Kelompok I sebanyak 10 siswa bermain balap karung, Kelompok II sebanyak 10 siswa bermain egrang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh permainan balap karung terhadap peningkatan kepercayaan diri anak di PAUD Cahaya sebesar 36.28%. Ada pengaruh permainan egrang terhadap meningkatkan kepercayaan diri anak di PAUD Cahaya sebesar 28.83%. Ada perbedaan pengaruh permainan balap karung dan egrang terhadap peningkatan kepercayaan diri anak. di PAUD Cahaya. Bermain balap karung lebih baik dalam meningkatkan kepercayaan diri anak PAUD Cahaya.
PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI MEDIATOR ANTARA KEADILAN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI PT ABC Simatupang, Meity Fransiska; Salendu, Alice
JURNAL DIVERSITA Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.472 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v5i2.2696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran persepsi dukungan organisasi sebagai mediator pada hubungan antara keadilan organisasi dan kepuasan kerja pada karyawan di PT ABC sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa pelayanan solusi telekomunikasi khususnya bagi vendor operator seluler. Penelitian ini dilakukan kepada 95 karyawan PT ABC sebagai partisipan penelitian melalui pemberian kuesioner. Keadilan organisasi diukur menggunakan alat ukur yang diadaptasi dari alat ukur organizational justice questionnaire Colquitt (2001) dengan jumlah 20 item (?=0,891). Persepsi dukungan organisasi diukur menggunakan alat ukur yang diadaptasi dari survey perceived organizational support Eisenberger dkk (1986) dengan jumlah 36 item (?=0,893). Kepuasan kerja diukur menggunakan alat ukur yang diadaptasi dari job satisfaction survey dari Spector (1997) dengan jumlah 36 item (?=0,858). Penelitian ini menggunakan disain penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis teknik regresi Hayes pada program PROCESS SPSS versi 24. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi dukungan organisasi berperan sebagai mediator antara keadilan organisasi dan kepuasan kerja dengan efek mediasi parsial dengan efek mediasi parsial dengan nilai BootLLCI 0,194 dan BootULCI 0,4406. Organisasi perlu memberikan perlakuan adil bagi karyawannya dan diharapkan muncul persepsi dukungan organisasi pada karyawan secara optimal sehingga meningkatkan kepuasan kerja karyawan yang dapat mempengaruhi kinerja organisasi meningkat.
PENINGKATAN PSYCHOLOGICAL CAPITAL MELALUI PROGRAM "I’M SUPERHERO IN THE WORKPLACE" DALAM RANGKA OPTIMALISASI PERILAKU KERJA INOVATIF Sasmita, Nina Amelia; Mustika, Martina Dwi
JURNAL DIVERSITA Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v5i2.2666

Abstract

Era industri 4.0 telah mengubah cara orang hidup dan bekerja, sehingga organisasi perlu melakukan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara perilaku kerja inovatif karyawan (IWB) dan modal psikologis (PsyCap), juga mengetahui dampak dari program intervensi PsyCap dalam meningkatkan perilaku kerja inovatif karyawan. Penelitian ini dilakukan di salah satu lembaga pemerintah. Studi ini mengambil sebanyak 424 sampel data untuk melihat hubungan yang terkait antara PsyCap dan IWB, serta menggunakan sebanyak 18 sampel acak karyawan untuk program intervensinya. Ditemukan bahwa PsyCap memiliki hubungan yang positif dengan IWB. Program intervensi ?I?m Superhero in the workplace?, menunjukkan perubahan rata-rata variabel PsyCap dan IWB sebelum dan sesudah program. Hasil ini menyiratkan bahwa organisasi dapat memiliki intervensi PsyCap untuk meningkatkan IWB pada karyawan mereka. Studi ini mengidentifikasi efek luas dan unik dari intervensi PsyCap di lembaga pemerintah. Temuan menunjukkan bahwa organisasi dapat mengembangkan karyawan PsyCap, mengingat efek uniknya pada variabel hasil karyawan seperti IWB.
PERAN GAYA PEMECAHAN MASALAH DALAM HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN PERILAKU KERJA INOVATIF Setyowati, Setyowati; Etikariena, Arum
JURNAL DIVERSITA Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.44 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v5i2.2857

Abstract

Inovasi merupakan aspek yang memperkuat sebuah organisasi bertahan di tengah maraknya persaingan bisnis dalam menarik perhatian dan menjaga kesetiaan masyarakat. Perilaku kerja inovatif yang ditampilkan anggota organisasi inilah yang memberikan kekuatan bagi organisasi untuk terus memberikan inovasi yang terbaik. Perilaku kerja inovatif ini tidak dapat lepas dari peranan pemimpin di dalam nya. Pemimpin dengan tipe kepemimpinan transformasional memberikan ketertarikan tersendiri dalam kemampuannya mewujudkan perilaku kerja inovatif. Pemahaman kemampuan kepemimpinan transformasional dalam menumbuhkan perilaku kerja inovatif perlu memperhatikan gaya pemecahan masalah yang dimiliki anggota organisasi. Penelitian ini akan melihat apakah gaya pemecahan masalah memoderasi hubungan kepemimpinan transformasional dengan perilaku kerja inovatif. Metode penelitian menggunakan survei melalui kuesioner. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan di Indonesia dengan pengambilan sampel secara non-probability sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 173 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa gaya pemecahan masalah asosiatif dan bisosiatif tidak memoderasi hubungan kepemimpinan transformasional dengan perilaku kerja inovatif. Kemungkinan penyebab menjadi diskusi dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DALAM KELOMPOK KERJA DENGAN SEMANGAT KERJA KARYAWAN DI DINAS PERUMAHAN KAWASAN PEMUKIMAN DAN PENATAAN KOTA MEDAN Saragih, Siti Maryam; Wahyuni, Nini Sri
JURNAL DIVERSITA Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v5i2.2863

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara penyesuaian diri dalam kelompok kerja dengan semangat kerja dan yang menjadi subjek penelitian adalah karyawan di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Kota Medan yang berjumlah 58 orang. Dari analisis data yang menggunakan rumus korelasi product moment, antara lain adalah sebagai berikut: 1). Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara penyesuaian diri dengan semangat kerja. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy =  0,472 ; p < 0,010. Artinya semakin baik penyesuaian diri, maka semakin tinggi semangat kerja. Sebaliknya semakin buruk penyesuaian diri, maka semakin rendah semangat kerja. Dengan demikian maka hipotesis yang telah diajukan dalam penelitian ini, dinyatakan diterima. 2). Penyesuaian diri mempengaruhi semangat kerja sebesar 22,3%. Berdasarkan hasil ini, maka masih terdapat 77,7% pengaruh dari faktor lain terhadap semangat kerja dimana faktor-faktor lain tersebut tidak dilihat dalam penelitian ini. Hasil lainnya diketahui bahwa, penyesuaian diri para pegawai dinyatakan baik, sebab nilai rata-rata empirik (159,034) > nilai rata-rata hipotetik (132,5), selisihnya melebihi SD (19,879). Kemudian semangat kerja mereka dinyatakan tinggi, sebab nilai rata-rata empirik (125,500) > nilai rata-rata hipotetik (102,5), selisihnya melebihi SD (16,958).
Pengaruh PDRB dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara (2010-2018) Marito Ritonga; Tri Wulantika
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.414 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari PDRB dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Batu Bara dalam periode 2010-2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian denganpendekatan kuantitatif deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah PDRB dan Jumlah Penduduk sebagai variabel independen dan Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Batu Bara sebagai variabel dependen. Data yang digunakan adalah data sekunder deret waktu (time series) yang diperoleh dari BPS dalam periode 2010-2018. Penelitian ini menggunakan anaslis regresi berganda.Berdasarkan hasil analisis regresi, variabel PDRB dan variabel jumlah penduduk memiliki pengaruh secara simultan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Batu Bara. Variabel PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan dan variabel jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan.
Hubungan antara Ethical Organizational Culture dengan Burnout: Peran Mediasi Managerial openness Puji Gufron Rhodes; Alice Salendu
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.621 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran managerial openness sebagai mediator pada hubungan antara ethical organizational culture dan burnout pada karyawan di Organisasi XYZ sebagai salah satu institusi pemerintah Indonesia yang bergerak di bidang keuangan. Penelitian dilakukan pada 113 karyawan di Organisasi XYZ dengan menggunakan metode self-report survey. Penelitian dilakukan dengan melakukan proses adaptasi kepada 3 instrumen yang digunakan, yaitu: ethical organizational culture diukur dengan mengadaptasi skala CEVMS – Short Form (CEVMS-SF) milik DeBode dkk (2013), dengan jumlah 32 item dan memiliki nilai reliabilitas 0,89; burnout diukur dengan mengadaptasi 9 item Bergen inventory (BBI-9) dari Feldt dkk (2014), dengan nilai reliabilitas 0,91; dan managerial openness diukur dengan mengadaptasi skala dari Ashford dkk (1998), dengan jumlah 6 item dan reliabilitas 0,75. Pada penelitian ini didapatkan bahwa managerial openness berhasil memediasi secara parsial hubungan antara ethical organizational culture dengan burnout dengan nilai BootLLCI= 0,02 dan BootULCI= 0,12. Artinya, ethical organizational culture melalui managerial openness memiliki peran yang besar dalam menghambat pembentukan burnout pada karyawan di organisasi.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Iklim Organisasi terhadap Perilaku Knowledge Sharing di PT T Cut Sarah
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.142 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan iklim organisasi terhadap perilaku knowledge sharing. Berdasarkan hasil uji regresi berganda pada 92 karyawan dengan menggunakan Multifactor Leadership Questionnaire (Form 5x-Short), Organizational Climate Instrument, dan Knowledge Sharing Behavior Questionnaire menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari kepemimpinan dan iklim organisasi terhadap knowledge sharing. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai R Squared dengan koefisien determinasi sebesar 0,261 = 26,1% yang berarti pengaruh kepemimpinan dan iklim organisasi terhadap knowledge sharing adalah sebesar 26,1% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Jika dilihat lebih rinci menunjukkan bahwa variabel yang paling signifikan sumbangannya (nilai β) terhadap variabel knowledge sharing adalah iklim organisasi, diikuti oleh laissez faire, kepemimpinan tansformasional dan terkecil kepemimpinan transaksional. Hal ini menunjukkan penting untuk memperhatikan iklim organisasi untuk menunjang perilaku knowledge sharing di organisasi. Di samping itu hasil kepemimpinan transformasional menunjukkan koefisien negatif pada variabel laissez faire yang mengindikasikan pemimpin dan manajemen yang pasif terhadap bawahannya akan menurunkan tingkat knowledge sharing dalam organisasi.
Pengaruh Permainan Tradisional Kelompok Terhadap Penyesuaian Sosial Anak Muhammad Erwan Syah
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.179 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional kelompok terhadap penyesuaian sosial pada anak kelas satu sekolah dasar. Asumsinya bahwa penyesuaian sosial anak akan meningkat setelah diberikan permainan tradisional kelompok, sehingga penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan design pretest posttest control group design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian berupa behaviour checklist, yaitu alat observasi yang berupa daftar yang berisi nomor nomor subjek dan perilaku-perilaku yang diharapkan muncul sebagai analisa untuk mengetahui berbagai perilaku yang muncul selama penelitian. Penggunaan alat ukur pada waktu sebelum dan sesudah pemberian permainan tradisional kelompok. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7-25 Mei 2018. Subjek penelitian sebanyak 15 orang siswa kelas satu SDN Bantul yang dipilih secara random, yaitu 6 siswa untuk kelompok eksperimen dan 9 siswa sebagai kelompok kontrol. Usia anak dalam rentang 7-8,5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p=0,04 (p<0,05). Hal ini berarti ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol berdasarkan gain score, yaitu perubahan atau selisih skor posttest dan pretest. Penelitian ini membuktikan bahwa ada pengaruh pemberian permainan tradisional kelompok terhadap penyesuaian sosial pada anak. Anak yang diberikan permainan tradisional kelompok skor penyesuaian sosial lebih tinggi daripada anak yang tidak diberikan permainan tradisional kelompok.
Efektivitas Cognitive Behavior Therapy terhadap Kontrol Diri Remaja dengan Perilaku Kenakalan Status Offense di Madrasah Tsanawiyah Negeri X Magetan Sofy Ariany Hasan; Duta Nurdibyanandaru
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.678 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah cognitive behavior therapy (CBT) efektif terhadap kontrol diri remaja dengan perilaku status offense  di MTsN X Magetan. Pemberian CBT bertujuan untuk meningkatkan kontrol diri remaja, sehingga remaja tersebut dapat mengurangi perilaku kenakalan remaja, khususnya status offense. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tipe penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen ini dilakukan selama 6 sesi, dan masing-masing sesi dilaksanakan selama 1 jam. Subjek pada penelitian ini berjumlah 24 remaja dengan perilaku kenakalan status offense yang merupakan siswa MTsN X Magetan. Penelitian ini menggunakan skala psikologi untuk mengukur efektivitas dari CBT. Skala yang digunakan adalah Self Control Scale (SCS) yang dikembangkan oleh Tangney, dkk (2004), berjumlah 24 aitem setelah diujicobakan peneliti dengan reliabilitas sebesar 0,864. Analisis data dilakukan menggunakan teknik t-independent (two sample t-test dengan menggunakan bantuan SPSS 22 for windows. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa  CBT efektif dalam meningkatkan kontrol diri remaja dengan perilaku kenakalan status offense di MTsN X Magetan. Nilai signifikansi pada gain score kontrol diri sebesar 0.001 (sig. < 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara gain score kontrol diri pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah adanya pemberian perlakuan CBT.

Page 9 of 38 | Total Record : 376