cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Bagaimana Psychological well being Pada Remaja ? Sebuah Analisis Berkaitan Dengan Faktor Meaning In Life Suryani Hardjo; Siti Aisyah; Sri Intan Mayasari
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.757 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.2894

Abstract

Psychological well being merupakan unsur penting yang perlu ditumbuhkan pada individu agar dapat menguatkan keterikatan secara penuh dalam menghadapi tanggung jawab dan mencapai potensinya. Konsep Psychological well being telah dimulai sejak tahun 2006 pada International School Psychology Association (ISPA), dengan membentuk kerangka konseptual untuk Mempromosikan Kesejahteraan Psikologis secara global dimulai dengan pertemuan psikolog sekolah/pendidikan pada 12 negara, salah satu program ini adalah memandang penting kesejahteraan psikologis anak/remaja untuk meningkatkan potensi yang dimiliki individu secara bervariasi dalam budaya dan bahasa pada pandangan dunia yang lebih luas. Ketercapaian Psychological well being ditandai dengan berfungsinya aspek-aspek psikologis positif dalam prosesnya mencapai aktualisasi diri. Psychological well being akan dicapai individu apabila dia mampu mencapai atau mewujudkan kebahagiaan disertai pemaknaan hidup. Makna dalam hidup mengacu pada gagasan bahwa individu itu sangat termotivasi untuk menemukan makna dalam hidup mereka, yaitu untuk dapat memahami sifat keberadaan pribadi mereka, dan pentingnya rasa/suasana dan terarah/penuh arti. Filsafat makna dalam hidup didasarkan pada asumsi bahwa hidup memiliki makna tanpa syarat yang tidak bisa lenyap dalam keadaan apa pun. Makna hidup memainkan peran utama dalam menjaga kesehatan mental yang positif dan pencapaian Psychological well being.
Hubungan Antara Persepsi Kualitas Pelayanan dengan Iklim Organisasi pada Karyawan Christopher Christopher; Sri Linda Barus; Rianda Elvinawanty
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.738 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Iklim Organisasi dengan Persepsi Kualitas Pelayanan. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Java Global Futures Medan sebanyak 92 orang yang menggunakan teknik sampling jenuh. Data diperoleh dari skala untuk mengukur iklim organisasi dan persepsi kualitas pelayanan. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment (Pearson Correlation) dengan bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi r = 0.604, dan nilai signifikansi p = 0.000 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara iklim organisasi dengan persepsi kualitas pelayanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel iklim organisasi terhadap variabel persepsi kualitas pelayanan adalah sebesar 35,6 persen, selebihnya 64,4 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima.
Psikoedukasi Pendidikan Seks Kepada Guru dan Orang Tua Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak I Dewa Ayu Maythalia Joni; Endang R. Surjaningrum
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan seks pada guru dan orang tua efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dan orang tua terkait kekerasan seksual pada anak sebagai upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tipe penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen ini dilakukan sebanyak 4 sesi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 25 orang yang merupakan guru dan orang tua dari tiga taman kanak-kanak berbeda yang berada pada wilayah Rangkah. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan  kuisioner pemahaman kekerasan seksual yang dirancang oleh Dina Setya Rahaman (2015), berjumlah 31 aitem dengan reliabilitas sebesar 0.61. Peneliti menganalisis data menggunakan teknik paired samples statistics melalui aplikasi SPSS 21 for windows. Hasil analisa yang telah dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan seks dapat meningkatkan pemahaman guru dan orang tua terkait kekerasan seksual. Nilai signifikansi pada gain score kekerasan seksual sebesar 0.000 (sig. < 0.05) sehingga peneliti dapat menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terkait pemahaman kekersan seksual antara sebelum dan setelah adanya pemberian materi pendidikan seks pada guru dan orang tua.
Gratitude dalam Konteks Organisasi Muhammad Rafli Tarawih Abdul Salam; Aulia Aulia; Erita Yuliasesti Diah Sari
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.023 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3425

Abstract

Gratitude memiliki peran dalam menjadikan lingkungan kerja sehat sehingga mampu meningkatkan motivasi serta mengarah pada kinerja karyawan menjadi lebih produktif. Meskipun pada dasarnya para ahli memiliki anggapan yang berbeda mengenani konsep gratitude namun keseluruhannya memberikan pemaknaan yang sama mengenai bagaimana gratitude mampu memberikan kontribusi di semua aspek positif di kehidupan manusia terutama di linkungan kerja. Metode tinjauan literatur digunakan untuk mengumpulkan materi yang relevan tentang topik ini untuk mengkaji lebih jauh mengenai gratitude dalam upaya memperluas pengetahuan dan menekankan efek positif dari gratitude dalam konteks organisasi. Kajian literatur ini menemukan bahwa bahwa gratitude memiliki relevansi dengan bidang organisasi. Gratitude menjadi lebih dari sekedar diperlukan di lingkungan kerja yang selalu berubah dinamika konfliknya, tujuannya adalah membuat karyawan tetap termotivasi, tertarik, dan loyal kepada organisasi. Gratitude dalam konteks organisasi berhubungan dengan perasaan membangun, menghargai, membantu menciptakan lingkungan kerja yang positif dan bahagia, memengaruhi dan memperkuat hubungan antara manajemen dan rekan kerja. Graitude juga mampu meningkatkan motivasi karyawan untuk memberikan kinerja terbaiknya, dan berdampak pada kemungkinan peningkatan keberhasilan individu dan organisasi.
Peran Perceived Discrimination Terhadap Kualitas Hidup Etnis Tionghoa di Jabodetabek Safana Isnaeni Kamilia; Johan Satria Putra
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.321 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3564

Abstract

Diskriminasi sering terjadi pada etnis minoritas di Indonesia, salah satunya etnis Tionghoa. Perlakuan ini dapat menyebabkan seseorang mengalami perceived discrimination, atau anggapan dan perasaan bahwa yang bersangkutan diperlakukan buruk dan tidak sama. Sejumlah penelitian terdahulu menunjukkan perceived discrimination dapat menurunkan kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran perceived discrimination terhadap kualitas hidup pada etnis Tionghoa. Alat ukur yang digunakan adalah PEDQ dan WHOQOL_BREF. Partisipan penelitian berjumlah 109 etnis Tionghoa yang bertempat tinggal di Jabodetabek dengan rentang usia 20-65 tahun, yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Berdasarkan hasil uji regresi, penelitian ini menunjukkan bahwa perceived discrimination memiliki peran negatif terhadap kualitas hidup pada etnis Tionghoa. Sementara itu perceived discrimination memiliki peran terhadap setiap dimensi kualitas hidup masing-masing sebesar 6,2%, 3,8%, 3,8%, dan 4,3% terhadap kualitas hidup. Diperlukan adanya intervensi kepada etnis Tionghoa yang mengalami perceived discrimination agar dapat menghilangkan pikiran-pikiran negatif yang dapat mengganggu kualitas hidup dengan cara terapi kognitif, dan juga kebijakan untuk mengurangi diskriminasi itu sendiri.
Hubungan antara Sikap Kompetitif Berlebihan dan Perilaku Kerja Inovatif Dania Agusta Dwiastuti; Arum Etikariena
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.2734

Abstract

Globalisasi yang pesat menimbulkan dampak terhadap ketatnya persaingan yang terjadi antar perusahaan di dunia. Inovasi menjadi hal yang penting untuk dilakukan oleh perusahaan. Inovasi perusahaan dapat dilakukan oleh karyawan sehingga karyawan yang dapat melakukan inovasi menjadi sumber daya yang penting bagi organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara sikap kompetitif berlebihan dan perilaku kerja inovatif karyawan. Pengambilan data akan dilakukan kepada karyawan tetap dari perusahaan yang mengedepankan inovasi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 53 orang yang telah menjadi karyawan tetap. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang meminta partisipan untuk mengisi kuesioner Skala Perilaku Kerja Inovatif  (α = .92) dan Skala Sikap kompetitif berlebihan (α = .74). Analisa korelasi menunjukkan bahwa sikap kompetitif berlebihan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku kerja inovatif (r=,04 n= 53, p> ,05, two-tailed). Penelitian ini mendiskusikan alasan teoritis dan metodologis yang menyebabkan hasil tersebut dan kemungkinan pengembangan riset di kemudian hari. Hasil penelitian didiskusikan sesuai tujuan penelitian. Keterbatasan dan saran diberikan untuk studi selanjutnya.
Resiliensi pada Wanita yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan Eukaristianica Theofani
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.099 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3035

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang cukup berat bagi seorang wanita dan akan terasa semakin berat ketika kehamilan tersebut tidak diinginkan. Hal ini dikarenakan kehamilan yang tidak diinginkan berhubungan dengan banyak konsekuensi negatif, seperti konsekuensi negatif terhadap kesehatan, sosial, dan ekonomi. Oleh karena itu, dibutuhkan usaha untuk bangkit dan menghadapi kesulitan atas kehamilan yang tidak diinginkan, serta harus mampu beradaptasi terhadap berbagai tuntutan kehidupan, yang disebut resiliensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan resiliensi pada wanita yang mengalami kehamilan tidak diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif cross-sectional. Populasi adalah wanita yang mengalami kehamilan tidak diinginkan yang berada di salah satu yayasan sosial di Surabaya. Sampel dalam penelitian ini adalah 6 orang. Penelitian ini menggunakan alat ukur CYRM-28 berdasarkan teori resiliensi Ungar (2011). Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa 50% wanita yang mengalami kehamilan tidak diinginkan berada pada tingkat resiliensi menengah. Pada penelitian ini, diperoleh aspek resiliensi dari tingkat tertinggi ke tingkat terendah secara berurutan adalah relasi dengan care givers, individual, dan context / sense of belonging.
Pelatihan Universal Design for Learning untuk Meningkatkan Efikasi Diri Guru Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu dalam Mengajar Hairul Anwar Dalimunthe; Salamiah Sari Dewi; Faadhil Faadhil
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3784

Abstract

Efikasi diri guru merupakan salah satu aspek yang penting untuk dimiliki oleh setiap guru. Semakin tinggi efikasi diri guru dalam mengajar maka akan memberikan efek yang positif terhadap diri guru, kualitas mengajar guru, dan prestasi akademik siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi diri guru sekolah menengah pertama islam terpadu (SMPIT) melalui pemberian pelatihan Uiversal Design for Learning (UDL). Untuk mengukur efektivitas pelatihan tersebut digunakan metode kuasi eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Partisipan dalam pelatihan ini sebanyak 11 orang guru SMPIT, pengukuran efikasi diri guru dilakukan dengan menggunakan Ohio State Teacher Efficacy Scale (OSTES), dan data hasil pengukuran dianalisis menggunakan Wilcoxon signed rank test.  Berdasarkan hasil pengukuran dan evaluasi dapat disimpulkan bahwa pelatihan UDL dapat meningkatkan efikasi diri guru SMPIT dalam mengajar (p = 0,008, p < 0,01), pelatihan UDL bermanfaat bagi pekerjaan para guru di SMPIT, pelatihan UDL dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di SMPIT, dan pelatihan UDL dapat membantu para guru SMPIT untuk bekerja lebih baik.
Pengaruh Strategi Problem Posing, Discovery Learning dan Tingkat Kereatifitas Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Smk Perguruan Teladan Sumatera Utara Candra Wijaya; Elfidayanti Elfidayanti; Hadi Saputra Panggabean
Jurnal Diversita Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v6i1.3688

Abstract

Pemahaman konsep-konsep dalam pembelajaran pendidikan agama Islam yang bersifat action learning membutuhkan kreatifitas tinggi. Pembelajaran pendidikan agama Islam belum mendorong siswa melakukan kreatifitas tingkat tinggi.Penggunaan model pembelajaran dengan menggunakan strategi Problem Posing dan Discovery Learning dengan memperhatikan kemampuan awal siswa diduga dapat mengatasi masalah tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar dengan kemampuanawal siswa yang berbeda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan model penelitian yaitu kuasi eksperimen. Kemudian sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Perguruan Teladan Medan. Data penelitianmenggunakan tes hasil belajar yang terdiri atas 15 soal pilihan ganda dan tingkat kreativitas siswa terdiri 5 soal esai.Tekhnik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalur dengan sel tak sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Posing lebihefektif meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan Discovery Learning, siswa berkreativitas awaltinggi memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang berkreatifitas awal rendah, serta Problem Posing lebih cocok diterapkan kepada siswa yang berkreativitas tinggi.
Kinerja Ditinjau Berdasarkan Sikap Terhadap Budaya Organisasi Muhammad Cholilurohman Bayu Murti; Fajrianthi Fajrianthi
Jurnal Diversita Vol 6, No 2 (2020): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v6i2.4158

Abstract

Dalam upaya mencapai tujuan, kinerja organisasi yang tidak optimal akan menganggu pencapaian tujuan dan dapat mengancam eksistensi organisasi ditengah persaingan global saat ini. Budaya organisasi dapat menjadi instrumen keunggulan kompetitif perusahaan yang dapat mengarahkan karyawan untuk berperilaku dengan cara tertentu dan menampilkan kinerja yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara sikap terhadap budaya organisasi dan kinerja karyawan. Subjek penelitian ini adalah enam puluh tiga karyawan yang bekerja pada bagian staf. Penelitian ini menggunakan skala sikap terhadap budaya organisasi dan skala kinerja karyawan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program statistik SPSS 17. Hasil analisis data diperoleh rhitung = 0.473, sig (P)= 0.00, dengan taraf signifikansi 1% (p<0,01) dan rtabel = 0.317 (rhitung > rtabel). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara sikap terhadap budaya organisasi dengan kinerja karyawan, dimana semakin positif sikap terhadap budaya organisasi maka akan semakin baik pula kinerjanya.

Page 10 of 38 | Total Record : 376