cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019)" : 20 Documents clear
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Pabrik Unit Produksi Pagilaran PT Pagilaran Muhamad Yazid Bustomi; Lestari Rahayu Waluyati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.647 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.14

Abstract

The objectives of this study were (1) to find out the effects of leadership style and work environment on employee work satisfaction, (2) to analyze the effects of leadership style and work environment on organizational commitment, and (3) to identify the effects of leadership style, work environment, work satisfaction, and organizational commitment on employee performances of tea processing at Pagilaran Production Unit of PT Pagilaran. The sampling technique used stratified random sampling method with a total of 112 respondents from a total of 156 employees working in the tea processing factory. The data analysis method was SEM-PLS with SmartPLS version 3.0 software to see the effects of exogenous latent variables (leadership style and work environment) on endogenous latent variables, i.e. job satisfaction, organizational commitment, and employee performance. The evaluation result of the outer model indicates that the Average Variance Extracted (AVE) value for all variables is greater than 0.5 and the composite reliability value is greater than 0.6. It states that the model used in this study is acceptable, while the evaluation of inner model based on the bootstrapping test shows that leadership style variables and work environment have  positive effects on work satisfaction and organizational commitment, but do not have direct effects on employee performances. The work satisfaction variables do not have significant effects on the employee performances, while organizational commitment has direct effects on the employee performances of tea processing at the production unit
Kelayakan Usaha Penggilingan Padi Menetap dan Penggilingan Padi Keliling di Kabupaten Sragen Amalia Nadifta Ulfa; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.657 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha penggilingan padi menetap dan penggilingan padi keliling. Data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung, data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian menggunakan proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai untuk penggilingan padi tetap adalah NPV Rp 621.937.416; Net B/C Ratio 1,83; IRR 35,80; PBP 3 tahun 6 hari. Sedangkan untuk penggilingan padi keliling adalah NPV Rp 23.580.694; Net B/C Ratio 1,60; IRR 29,48; PBP 5 tahun 4 bulan 3 hari. Berdasarkan indikator kelayakan NPV, Net B/C Rasio, IRR, dan PBP, usaha penggilingan padi menetap dan keliling layak untuk dikembangkan.
Analisis Nilai Tambah dan Perkembangan Usaha Agroindustri Asap Air Tempurung Kelapa pada CV Prima Rosandries di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember Subchan Dwi Arisandy; Jani Januar; Joni Murti Mulyo Aji
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.981 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan usaha agroindustri asap cair tempurung kelapa pada CV Prima Rosandries di Kabupaten Jember. (2) besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan tempurung kelapa menjadi asap cair; dan  (3) Perkembangan usaha asap cair (ditinjau dari volume penjualan asap cair). Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode secara sengaja (purposive sampling). Alat analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan, nilai tambah dengan Metode Hayami, dan tren dengan metode kuadrat terkecil (least square method). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Usaha Argoindustri asap cair tempurung kelapa yang dilakukan CV Prima Rosandries memberikan keuntungan. 2) Asap cair tempurung kelapa yang dihasilkan CV Prima Rosandries memberikan nilai tambah positif. 3) Usaha agroindustri asap cair tempurung kelapa yang dilakukan CV Prima Rosandries ditinjau dari volume penjualan sejak Bulan Januari 2014 hingga Februari 2018 mengalami peningkatan.
Analisis Risiko Produksi Usahatani Bawang Merah di Desa Petak Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk Muhammad Rizal Ghozali; Rudi Wibowo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.909 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.7

Abstract

Petani bawang merah di Desa Petak sebagian besar melakukan usahatani bawang merah diluar musimnya atau off-season. Usahatani bawang merah yang dilakukan saat diluar musimnya atau off-season tidak akan memperoleh hasil maksimal karena kondisi cuaca dan iklim tidak mendukung pertumbuhan, sehingga memungkinkan hasil produksi bawang merah yang dihasilkan rendah. Rendahnya produksi tersebut disebabkan karena adanya risiko yang dihadapi petani bawang merah di Desa Petak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber risiko produksi di Desa Petak, tingkat risiko produksi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko produksi usahatani bawang merah diluar musim atau off-season  di Desa Petak. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive methods). Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitik. Populasi petani bawang merah saat off-season adalah sebesar 52 dengan sampel 46. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan yaitu analisis risiko secara deskriptif, analisis variance, coefficient variation, standard deviation, peta risiko, dan Analisis model Just and Pope  serta analisis regresi model Cobb-Douglas. Sumber risiko produksi usahatani bawang merah di Desa Petak Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk adalah cuaca dan iklim, hama dan penyakit, kualitas benih bawang merah, kesuburan lahan usahatani, dan sumber daya manusia atau petani yang melakukan proses budidaya bawang merah. Tingkat risiko produksi usahatani bawang merah saat off-season di Desa Petak berdasarkan nilai variance sebesar 2,10, standard deviation 1,45, dan coefficient variation 1,01 maka risiko produksi usahatani bawang merah dihadapi petani adalah tinggi, sedangkan berdasarkan peta risiko produksi menunjukkan risiko produksi bawang merah yang dihadapi petani berada pada orange area sehingga termasuk dalam kategori risiko tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi risiko produksi usahatani bawang merah diluar musim atau off-season di Desa Petak adalah faktor pestisida cair, sedangkan faktor benih, pupuk, pestisida padat dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap risiko produksi bawang merah.
Analisis Struktur Biaya Produksi dan Kesenjangan Pendapatan Petani Akibat Fluktuasi Harga Minyak Nilam Ellyta Effendy; Muhammad Yusuf N; Romano Romano; Safrida Safrida
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.12

Abstract

Nilam Aceh memiliki kadar minyak atsiri lebih tinggi dari jenis nilam lainnya, namun produksi dan produktivitas nilam semakin menurun akibat fluktuasi harga minyak nilam dan berpengaruh terhadap pendapatan petani. Penelitian bertujuan untuk menganalisis struktur biaya produksi dan kesenjangan pendapatan petani akibat fluktuasi harga minyak nilam. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan explanatory research. Lokasi penelitian di Propinsi Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur biaya produksi nilam ditingkat petani terdiri dari biaya usahatani nilam dan penyulingan minyak nilam. Kualitas minyak tidak terstandarisasi yang menyebabkan terjadinya fluktuasi harga minyak nilam. Penerimaan petani nilam Aceh berkisar Rp. 60.200.000 per hektar dengan rata-rata produksi daun basah sebanyak 297 kg, daun nilam kering sebanyak 74,25 kg, dan  harga  minyak  nilam  berkisar  Rp 430.000/kg.  Rata-rata biaya produksi sebesar Rp. 6.822.250 dan pendapatan petani sebesar Rp. 53.377.750 per hektar. Penurunan harga minyak nilam sebesar 58,14% menyebabkan penurunan pendapatan petani sebesar 65,57%. Kesenjangan pendapatan petani berimplikasi pada pola produksi dan produktivitas nilam Aceh.
PENGARUH PERILAKU PETANI PADI TERHADAP PENGGUNAAN BENIH PADI BERSUBSIDI DI DESA TLOGOWERU KECAMATAN GUNTUR KABUPATEN DEMAK Fadhillah, Liana Endah; Satmoko, Sriroso; Dalmiyatun, Tutik
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.784 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.16

Abstract

Subsidi benih merupakan salah satu kebijakan yang dilaksanakan Kementerian Pertanian untuk menyediakan benih padi yang bermutu untuk meningkatkan produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengdeskripsikan dan menganalisis perilaku petani (pengetahuan, sikap dan keterampilan) terhadap penggunaan benih padi bersubsidi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni - Juli 2018 di Desa Tlogoweru Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Metode penelitian adalah metode kuantitaif dengan teknik survei. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan perilaku petani meliputi pengetahuan tegolong tahu atau baik, sikap dan keterampilan tergolong sangat setuju atau sangat baik. Sedangkan, penggunaan benih padi bersubsidi tergolong netral atau biasa. Pengetahuan dan keterampilan secara parsial tidak berpengaruh terhadap penggunaan benih padi bersubsidi, sedangkan sikap berpengaruh terhadap penggunaan benih padi bersubsidi. Secara serempak pengetahuan, sikap dan keterampilan berpengaruh terhadap penggunaan benih padi bersubsidi.   
Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Agroindustri Gula Merah di Kabupaten Madiun Yoesti Silvana Arianti; Lestari Rahayu Waluyati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.345 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.4

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai tambah yang dihasilkan home industry gula merah dan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi usaha tersebut serta menyusun suatu strategi yang sesuai dengan kondisi home indutry gula merah di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dalam mengembangkan usahanya sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Metode analisis yang digunakan adalah metode Hayami untuk menganalisis nilai tambah dan metode SWOT untuk menyusun strategi. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa ada 13 unit usaha gula merah yang berkembang di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Agroindustri ini tergolong usaha yang padat karya sehingga diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sekitar. Hasil analisis nilai tambah menunjukkan bahwa olahan tebu menjadi gula merah menghasilkan Rp 1.051 per kg tebu atau dengan rasio 58,28%. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 546,00 atau dengan tingkat keuntungan 51,94%. Berdasarkan nilai tambah dan keuntungan yang diperoleh maka agroindustri gula merah layak untuk dikembangkan karena memberikan keuntungan bagi pengrajin tersebut. Berdasarkan faktor-faktor internal dan eksternal tersebut strategi yang dianggap layak untuk diterapkan pada agroindustri gula merah berbasis home industry di Kecamatan Kebonsari adalah strategi konsentrasi melalui integrasi horizontal. Strategi ini bertujuan memperluas usaha dengan cara meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pasar dengan cara promosi.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAMUR TIMUR WUJUD PENGUATAN EKONOMI LOKAL Rini, Ayu Dwidyah; Amaliyah, Amaliyah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.226 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.8

Abstract

Pengembangan ekonomi kreatif dapat mewujudkan sustainable economy serta menciptakan sebuah peluang usaha yang siap dalam berkompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan didaerah Poncokusumo Malang, menciptakan sebuah peluang bisnis secara berkesinambungan serta mendeskripsikan potensi ekonomi produktif berdasarkan sektor pertanian jamur tiram yang berkembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengembangan jamur tiram potensial dikembangkan dikarenakan tersedianya lahan disertai dengan meningkatkannya permintaan jamur tiram yang relatif masih sangat tinggi. Oleh sebab itu pembinaan, pengembangan sumber daya manusia dan teknologi pasca panen diperlukan harus dilakukan secara continuous dibidang pertanian khususnya budidaya jamur tiram. Hal ini merupakan perwujudan dari upaya untuk mengatasi rendahnya pengetahuan sumber daya manusia dalam mengolah pertanian jamur tiram
ANALISIS EFEKTIVITAS JASA PERGUDANGAN HASIL PERTANIAN DENGAN SISTEM RESI GUDANG DI DESA RENGGING, KECAMATAN PECANGAAN, KABUPATEN JEPARA Sumardjono, Djoko; Anggitasari, Bantar; Setiawan, Bambang Mulyatno
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.961 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.13

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi petani yaitu harga komoditas pertanian yang rendah pada musim panen raya. Pemerintah mengeluarkan trobosan skema pemasaran yaitu Sistem Resi Gudang (SRG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) efektivitas pelaksanaan jasa pergudangan SRG dari segi letak gudang SRG (tepat lokasi), (2) efektivitas dari segi biaya penyimpanan (tepat harga), (3) efektivitas dari segi waktu jatuh tempo (tepat waktu), (4) efektivitas dari segi kualitas komoditas (tepat kualitas), (5) efektivitas dari segi kuantitas komoditas (tepat kuantitas). Penelitian ini menggunakan metode sensus yaitu cara pengumpulan data dengan menyelidiki seluruh elemen populasi satu persatu. Responden yang digunakan yaitu peserta SRG selama tahun 2015 ? 2017 sebanyak 9 orang yang terdiri dari petani dan pedagang gabah. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan analisis stastik deskriptif dan inferensial. Analisis stastistik yang digunakan yaitu tabel frekuensi dan distribusi serta dengan uji beda untuk mengetahui antara harapan dan kenyataan. Metode analisis efektivitas pelaksanaan SRG dari segi lokasi gudang, segi harga simpan, dari segi waktu penyimpanan, dari segi kualitas gabah dan kuantitas gabah yang disimpan adalah dengan uji one sample t test dan paired sample t test. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari 5 variabel yang diuji, terdapat 4 variabel yang menunjukkan nilai tepat yaitu lokasi, harga, waktu dan kualitas dan hanya 1 variabel yang tidak tepat yaitu kuantitas. Pelaksanaan SRG di Desa Rengging Jepara pada tahun 2015 -2017 sudah efektif.
Analisis Faktor-Faktor Sosial Terhadap Curahan Waktu Kerja Petani Kopi Robusta di Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Rizqi, Adhitya; Mardiningsih, Dyah; Sumekar, Wulan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.046 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor sosial yang berpengaruh terhadap curahan waktu kerja petani kopi robusta selama 1 kali musim panen dan untuk menganalisis faktor-faktor sosial yang berpengaruh pada curahan waktu kerja petani kopi robusta di Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung. Penelitian dilakukan selama 3 minggu pada bulan Februari tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan populasi yang berupa petani kopi robusta yang berada di Kecamatan Gemawang, sampel berupa petani kopi robusta yang memiliki lahan sendiri, dan respondennya adalah kepala keluarga petani kopi robusta. Metode pemilihan kriteria responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah quota sampling. Jumlah sampel yang diambil adalah adalah 98 orang. Data primer diperoleh dengan metode wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan metode regresi berganda dengan faktor sosial sebagai X dan curahan waktu kerja petani sebagai Y. Hasil penelitian menunjukkan responden berada pada usia produktif, memiliki tanggungan keluarga yang tinggi, berpengalaman, berpendidikan rendah, dan meraih pendapatannya dengan bertani. Secara serempak umur, jumlah tanggungan keluarga, pengalaman bekerja, tingkat pendidikan, dan pekerjaan lain berpengaruh terhadap curahan waktu kerja petani kopi robusta. Secara parsial umur, jumlah tanggungan keluarga, dan tingkat pendidikan berpengaruh terhadap curahan waktu kerja.

Page 2 of 2 | Total Record : 20