cover
Contact Name
Asrul Saputra
Contact Email
asrulsaputra.as7@gmail.com
Phone
+6282312952338
Journal Mail Official
tekniksipil@um-sorong.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 27 Kelurahan Klabulu, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Rancang Bangun
ISSN : 24768928     EISSN : 26144344     DOI : http://doi.org/10.33506/rb
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun (p-ISSN: 2476-8928, e-ISSN:2614-4344) is a peer-reviewed scientific journal published by LPPM Muhammadiyah University of Sorong which is managed by the Civil Engineering Journal Management Team, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Sorong. This journal is published twice a year, in April and October. The focus and scope of this journal are: Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Ocean Engineering, Earthquake Engineering, Water Resources Engineering, Construction Management and Building Materials and Structures
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 185 Documents
EVALUASI MITIGASI STRUKTUR BENCANA GEMPA BUMI DI WILAYAH PULAU DOOM KOTA SORONG Bawoleh, Meikel; Mandela, Wennie; Rusdi, Achmad
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Rancang Bangun 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.574 KB) | DOI: 10.33506/rb.v2i2.482

Abstract

Pasca kejadian gempa yang menggoncang Kota Sorong tidak sedikit bangunan rumah tinggal di Pulau Doom mengalami kerusakan. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi kelayakan struktur terhadap bangunan rumah tinggal masyarakat untuk mengantisipasi kerusakan yang mungkin terjadi apabila terjadi gempa berikutnya. Upaya mitigasi bencana perlu dilakukan secara menyeluruh, efektif dan efisien dalam rangka mengurangi resiko akibat gempa. Evaluasi mitigasi bencana gempa struktur di Pulau Doom dimaksudkan untuk mengamati secara langsung apakah rumah-rumah warga telah memenuhi ketentuan-ketentuan untuk rumah tahan gempa. Survei yang dilakukan dengan menggunakan format formulir evaluasi bangunan sederhana (tipikal tembokan), diadopsi dari FEMA yang telah dimodifikasi oleh Imam Satyarno (Satyarno, 2012)  yang di dalamnya telah disesuaikan dengan kondisi bangunan di Indonesia, di mana sebagai acuan untuk mempertimbangkan kondisi bangunan yang ada di wilayah Pualu Doom. Hasil dari evaluasi mitigasi untuk bangunan rumah tinggal pada Pulau Doom dapat dikatakan bahwa hampir semua  belum memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam persyaratan teknis bangunan tahan gempa. Hal ini menunjukan kesadaran akan pentingnya membangun suatu struktur bangunan tahan gempa belum sungguh-sungguh dipahami oleh masyarakat di Pulau Doom. Sehingga ini biasa menyebabkan tingkat resiko kerusakan dan hilangnya korban jiwa pada saat terjadinya gempa menjadi lebih besar dan hal tersebut perlu penangan serius.
Tinjauan Struktur Pada Pembangunan Hotel Aimas Convention Center Kabupaten Sorong Bugis, Nurwiah
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Rancang Bangun 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.865 KB) | DOI: 10.33506/rb.v2i2.485

Abstract

Dalam pembangunan suatu Gedung perlu suatu perencanaan yang matang di tinjau dari segi keamanan , ekonomi , kegunaan , arsitektur Gedung Hotel Aimas Convention Center terdiri dari 4 Lantai , Struktur gedung ini merupakan Struktur Beton Bertulang . dan dalam tugas akhir ini akan di rencanakan Struktur Gedung Beton Bertulang menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) sesuai dengan Peraturan terbaru yaitu SNI 2874 2013 (Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan SNI 1726 2012 ( Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung). Tahapan perencanaan struktur diantaranya menganalisa keadaan serta kondisi tanah, perancangan konfigurasi struktur bangunan berikut sistem strukturnya, penentuan beban–beban yang bekerja pada struktur, penentuan dimensi dan penulangan elemen struktur, dan terakhir pembuatan gambar disain.Perhitungan beban gempa dilakukan berdasarkan wilayah gempa yang menjadi dasar untuk menentukan Sistem Rangka Pemikul Momennya. Perencanaan ini bertujuan agar apabila terjadi gempa kuat, sendi plastis dapat terbentuk pada elemen struktur balok. Guna menjamin terjadinya sendi plastis pada balok tersebut, maka kolom harus di desain lebih kuat dari balok (Strong column weak beam ). Pada struktur bawah di gun akan pondasi Pile cap , karena tanah pada area pembangunan gedung termasuk jenis tanah lunak . Dari hasil perhitungan yang telah di lakukan menggunakan bantuan program SAP2000 menunjukan bahwa elemen struktur gedung Hotel ini aman secara analisa dengan pembebanan gempa
Evaluasi Tata Ruang Kawasan Distrik Mariat Kabupaten Sorong Girot, Ayundaningsih Damayanti; Pamudjianto, Agung
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.602 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i2.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran tata ruang di Distrik Mariat tahun 2017 dengan menggunakan aplikasi ArcMAP 10.3 serta kesesuaiannya dengan dokumen RTRW Kabupaten Sorong dan Undang-Undang No.26 Tahun 2008 Tentang Penataan Ruang.Penelitian dilakukan dengan metode pengumpulan data antara lain dengan, observasi, studi literatur, pengambilan foto udara, dan dokumentasi. Data yang dihasilkan kemudian diolah dan dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Dari hasil analisa distribusi penggunaan lahan tahun 2017 dengan menggunakan aplikasi ArcMAP 10.3 kawasan yang telah terbangun 59% dan kawasan belum terbangun 94,1% yang masih didominasi dengan hutan. Hal ini menunjukkan persebaran tata ruang di Distrik Mariat belum merata dan masih perlu dioptimalkan lagi pembangunannya. Dengan membandingkan antara hasil digitasi pada aplikasi ArcMAP 10.3 dengan Peta Perencanaan Pola Ruang Kabupaten Sorong menunjukkan kondisi tata ruang saat ini belum sepenuhnya mencapai target yang direncanakan. Juga masih adanya penyimpangan-penyimpangan dalam penataan ruang, menunjukkan peraturan zonasi dalam UU 26 Tahun 2007 telah dilanggar
Uji Eksperimental Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Menggunakan Pasir Dan Kapur Putra, Prasetya Adi; Sutiono, Wilis; Rokhman, Rokhman
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.41 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i2.705

Abstract

Tanah yang memiliki daya dukung yang tinggi sangat diperlukan dalam pembangunan suatu konstruksi. Sifat tanah dengan daya dukung yang rendah dapat diperbaiki dengan perbaikan tanah. Seperti halnya di daerah Kabupaten Sorong, karakteristik tanah di wilayah tersebut mayoritas tergolong tekstur halus. Salah satu metode yang banyak dilakukan adalah metode stabilisasi, yaitu stabilisasi dengan menggunakan bahan additive. Pada penelitian ini digunakan bahan additive berupa pasir dan kapur yang diharapkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya pada nilai CBR tanah lempung. Pengujian tanah meliputi sifat fisik dan mekanik, dengan menggunakan variasi penambahan pasir 20% pada setiap penambahan kapur 4%, 8%, 12% dan 16% dari berat sampel tanah. Penggunaan campuran pasir dan kapur dapat memperbaiki sifat fisik dan mekanik tanah lempung. Pada pengujian fisik seperti batas-batas Atterberg, Indek Plastisitas mengalami penurunan setelah distabilisasi, sementara pada pengujian mekanik CBR (unsoaked) tanah asli sebesar 15,76%, naik pada pencampuran kadar pasir 20% + kapur 4% dengan waktu pemeraman 7 hari sebesar 16,58%. Nilai CBR mengalami penurunan pada penambahan pasir 20% + kapur 8%, 12% dan 16%.
Evaluasi Tata Ruang Wilayah Distrik Mayamuk Dengan Menggunakan Aplikasi ArcGIS Winarto, Rahman; Pristianto, Hendrik; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1392.516 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i1.742

Abstract

Kegiatan evaluasi tata ruang wilayah Distrik Mayamuk pada prinsipnya untuk menilai keselarasan antara tujuan, strategi, dan kebijakan yang termuat dalam dokumen rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Sorong. Tujuan penelitian in iadalah untuk 1)Mengetahui perbandingan luas menurut RTRW dengan hasil analisis, 2)Mengetahui kesesuaian rencana tata ruang pada dokumen rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Sorong Distrik Mayamuk dengan yang terlaksana di Distrik Mayamuk, 3)Menghasilkan produk peta pola ruang tiap kelurahan dan peta tata ruang serta peta administrasi Distrik Mayamuk tahun 2017. Metode penelitian adalah pengambilan data citra foto udara dengan drone atau pesawat tanpa awak, data yang dikumpulkan adalah data primer dari citra foto udara dan data sekunder dari dokumen RTRW dan BPS Kab. Sorong. Kesimpulan yang dihasilkan adalah 1)Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan luas Distrik Mayamuk adalah selisih 83,76 Ha. 2)Hasil analisis pola ruang Distrik Mayamuk kawasan lindung cagar alam sebesar 1,92 %, kawasan budidaya hutan produksi (HPK) sebesar 92,16%, permukiman sebesar 1,42%, pertanian lahan kering (PLK) sebesar 4,29%, kawasan industri dan pelabuhan terpadu sebesar 0,16% dan lahan kosong sebesar 0,02%, 3)Hasil peta pola ruang Kelurahan Makotyamsa, Makbalim, Yeflio, Makbusun, Arar, Klain, Klasmelek, Wen dan peta tata ruang serta peta administrasi Distrik Mayamuk.
Analisa Kapasitas Dan Kinerja Persimpangan Tak Bersinyal R.A. Kartini Huliselan, Rocky; Rusmin, Muhammad
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.951 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i1.743

Abstract

Persimpangan adalah simpul dalam jaringan transportasi dimana dua atau lebih ruas jalan bertemu, disini arus lalu lintas sering mengalami konflik. Untuk mengendalikan konflik ini ditetapkan aturan lalu lintas untuk menetapkan siapa yang mempunyai hak terlebih dahulu untuk menggunakan persimpangan. Dengan selalu bertambahnya pengguna jalan, terutama pada jam – jam (jam puncak) tertentu sehingga menuntut adanya peningkatan kualitas dan kuantitas suatu jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasistas dan kinerja dari persimpangan tak bersinyal jalan R.A. Kartini Kota Sorong dengan menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesian (MKJI) 1997 dan program Excel 2014 untuk mengolah data lalulintas. Dalam studi di simpang tak bersinyal akan diamati mengenai kinerja, perilaku pengemudi mengambil celah diantara kendaraan dan kapasitas potensial pergerakan kendaraan di jalan minor dan jalan utama untuk dapat memasuki simpang. Dari hasil analisa kapasitas dan kinerja simpang tak bersinyal R.A. Kartini berdasarkan MKJI 1997. Besar Kapasitas pada simpang tak bersinyal R.A Kartini pada periode puncak pagi (07.00-08.00) sebesar 3,310.89 smp/jam, pada puncak siang (pukul 13.00-14.00) sebesar 3,190.65 smp/jam, dan pada puncak sore (pukul 17.00-18.00) kapasitas sebesar 3,333.62 smp/jam. Tingkat kinerja simpang tak bersinyal pada jalan R.A. Kartini pada saat jam sibuk dalam keadaan tidak jenuh karena mempunyai nilai derajat kejenuhan 0,3 - 0,46 kurang dari yang di syaratkan MKJI 1997 yaitu 0,75.
Pengaruh Kadar Semen Terhadap Stabilitas Tanah Lempung Ditinjau Dari Kuat Geser Tanah Purwati, Wulan Novita; Rokhman, Rokhman; Pristianto, Hendrik
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.618 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i1.745

Abstract

Stabilitas tanah merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kapasitas daya dukung tanah. Tanah lempung plastisitas tinggi berpotensi menjadi tanah yang bermasalah karena mempunyai kekuatan rendah dan penurunan yang tinggi. Salah satu metode untuk meningkatkan daya dukung adalah stabilisasi tanah lempung salah satunya menggunakan Portland Cement Type I. Penelitian ini diharapkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perubahan semen terhadap nilai kuat geser tanah. Dalam penelitian ini tanah yang digunakan berasal dari Jalan Makam Kelurahan Malason, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Pengujian tanah ini terdiri dari pengujian fisik dan mekanis, pengujian yang utama dilakukan adalah pengujian Direct Shear Test (Uji Kuat Geser Langsung) yang dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sorong dan berpedoman pada SNI dengan variasi campuran semen sebesar 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa semakin besar variasi semen maka tegangan geser, kohesi dan sudut geser semakin meningkat. Nilai tegangan geser, kohesi dan sudut geser yang tertinggi pada penambahan bahan stabilitas sebesar 10% dengan waktu pemeraman 3 hari dengan nilai tegangan geser 0,541 kg/cm² kohesi sebesar 0,172 Kg/cm² dan sudut geser sebesar 42,62°. Hal ini menunjukan bahwa semen dapat dijadikan bahan stabilisasi untuk meningkatkan kekuatan dan daya dukung tanah lempung ditinjau dari peningkatan nilai tegangan geser, kohesi tanah dan sudut geser yang dihasilkan.
Studi Penentuan Status Mutu Dan Kualitas Air Sungai Klawili Km.12 Kota Sorong Rahayu, Sri; Pristianto, Hendrik
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.715 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i1.744

Abstract

Penambahan tingkat pencemaran Sungai Klawili diakibatkan oleh pembuangan sampah dan limbah yang langsung ke badan sungai. Dengan demikian maka dilakukan peninjauan kualitas air sungai untuk mengetahui status mutu, pengaruh tata ruang bantaran Sungai Klawili dan rekomendasi pengendalian pencemaran air. Penelitian ini dilakukan berdasarkan beberapa sifat fisika dan kimia sesuai dengan PP No 82 Tahun 2001 dengan penentuan status mutu menggunakan Metode Indeks Pencemaran dan pemetaan menggunakan software ArcGis 10.3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa status mutu air Sungai Klawili di titik pantau 1 (hulu) masuk dalam kategori cemar ringan untuk baku mutu kelas I dengan nilai IP 1,70 dan status memenuhi untuk baku mutu kelas II-IV dengan nilai IP 0,73. Pada titik pantau 2 (tengah) masuk dalam kategori cemar ringan untuk baku mutu kelas I dengan nilai IP 3,71 dan status memenuhi untuk baku mutu kelas II-IV dengan nilai IP 0,60. Kemudian pada titik pantau 3 (hilir) masuk dalam kategori cemar ringan untuk baku mutu kelas I dengan nilai IP 3,77 dan status memenuhi untuk baku mutu kelas II-IV dengan nilai IP 0,54 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001. Untuk pengaruh tata ruang bantaran sungai dengan menggunakan observasi dan pemetaan diperoleh pengaruh pencemaran air Sungai Klawili adalah limbah rumah tangga dan sampah organik maupun anorganik, kemudian rekomendasi pengendalian pencemaran air tersebut diperlukan pembuatan septictank karena adanya limbah cair rumah tangga yang langsung dialirkan ke sungai serta perlu adanya pembuatan bak sampah pada beberapa tempat disepanjang Sungai Klawili dan sirkulasi pengambilan sampah yang berkala.
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton Nurhidayatullah, Eka Faisal
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.122 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i1.741

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada beton bertulang, beton bekerja menahan tekan sedangkan baja melawan tarik. Beton hanya bekerja pada serat tekan saja sedangkan selebihnya tidak berfungsi. Kelemahan beton tersebut mengakibatkan struktur beton bertulang mengalami retak lentur. Hal ini dikhawatirkan berpotensi menurunkan ketahanan strukturalnya. Untuk meminimalisir terjadinya retak maka kekuatan lentur (flexural strength) beton perlu ditingkatkan. Salah satu caranya yaitu dengan menambahkan bahan serat berkekuatan tarik tinggi ke dalam beton. Penelitian dilakukan dengan menggunakan serat baja canai dingin bergelombang sebagai bahan tambah pada beton. Dengan menambahkan material baja canai dingin yang dibuat berbentuk gelombang mampu meningkatkan kuat lentur dan ikatan beton. Pembuatan benda uji yang dilakukan yaitu beton normal, beton serat 1, 2, 3, 4, 5 & 6 %. Mix design dikerjakan dengan menggunakan metode American Concrete Institute (ACI). Pengujian kuat tekan dan lentur dilakukan setelah perawatan beton (curing) selama 28 hari. Pengujian dan analisis kuat tekan didasarkan pada SNI-1974-2011. Pengujian kuat lentur mengacu pada SNI-4431-2011 yang sedikit dimodifikasi dengan menambahkan baja tulangan polos ke dalam beton. Tegangan pada beton diketahui dengan analisis berdasarkan teori elastistas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak presentase bahan tambah serat baja canai dingin yang diberikan ke dalam campuran beton justru menurunkan kekuatan tekannya. Bahkan pada tambahan serat yang terlampau banyak yaitu presentase 5% dan 6% justru akan membuat kuat tekan beton berada di bawah kuat tekan beton rencana. Semakin banyak presentase bahan tambah serat baja canai dingin yang diberikan meningkatkan kuat lentur beton. Presentase optimum untuk kuat tekan yaitu pada 1% sedangkan kuat lentur adalah 6%.
Pemetaan Kualitas Air Sumur Bor Warga Kota Sorong Afdaliah, Nur; Pristianto, Hendrik
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 5, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.773 KB) | DOI: 10.33506/rb.v5i1.739

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan khususnya bagi manusia yang selama hidupnya selalu memerlukan air, namun demikian air dapat menjadi malapetaka bilamana tidak tersedia dalam kondisi yang benar. Kualitas air menyatakan tingkat kesesuaian air terhadap penggunaan tertentu dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia, mulai dari air untuk memenuhi kebutuhan langsung seperti minum dan kebutuhan sehari-hari lainnya, air irigasi atau pertanian, peternakan, perikanan, rekreasi dan transportasi. Kualitas air dapat diketahui dengan melakukan pengujian tertentu terhadap air tersebut. Pengujian yang biasa dilakukan adalah uji kimia, dan fisika. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta memetakan kualitas air sumur bor warga Kota Sorong berdasarkan parameter fisik dan kimia. Pengukuran parameter fisik terdiri dari turbidity (kekeruhan), salinitas, konduktivitas, TDS, ORP dan parameter kimia terdiri dari pH, DO, dan Fe. Sampel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari empat belas titik sumur bor warga yang tersebar di Kota Sorong, data hasil pengukuran sampel yang dilakukan secara in-situ (pengukuran langsung di lapangan). Dari hasil analisa 28,57 % titik sampel yang memenuhi baku mutu kelas II, III dan IV, 21,43 % yang memenuhi baku mutu kelas III, dan 50 % titik sampel yang hanya memenuhi baku mutu kelas IV. Adapun hasil kualitas air sumur bor warga Kota Sorong diolah dengan menggunakan aplikasi sofware untuk pemetaan arcgis dengan parameter TDS 100 % memenuhi baku mutu, pH 92,8 % memenuhi baku mutu, FE 50 % memenuhi baku mutu, dan DO untuk kelas II 25 % memenuhi baku mutu, kelas III 21,4% memenuhi baku mutu, dan kelas IV 50 % memenuhi baku mutu.

Page 3 of 19 | Total Record : 185