cover
Contact Name
Asrul Saputra
Contact Email
asrulsaputra.as7@gmail.com
Phone
+6282312952338
Journal Mail Official
tekniksipil@um-sorong.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 27 Kelurahan Klabulu, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Rancang Bangun
ISSN : 24768928     EISSN : 26144344     DOI : http://doi.org/10.33506/rb
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun (p-ISSN: 2476-8928, e-ISSN:2614-4344) is a peer-reviewed scientific journal published by LPPM Muhammadiyah University of Sorong which is managed by the Civil Engineering Journal Management Team, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Sorong. This journal is published twice a year, in April and October. The focus and scope of this journal are: Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Ocean Engineering, Earthquake Engineering, Water Resources Engineering, Construction Management and Building Materials and Structures
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 185 Documents
Analisis Kualitas Air Sumur Bor Warga Kabupaten Sorong (Studi Kasus Distrik Aimas-Distrik Mariat) Dwangga, Mierta; Pristianto, Hendrik; Fajrin M., Tirsa Kurniawati
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.702 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1140

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan manusia, binatang dan tanaman. Dalam kehidupan manusia, air dipergunakan dalam semua bidang kehidupan. Dalam kegiatan rumah tangga, air dimanfaatkan untuk minum, mencuci, mandi, dan kakus. Air sangat berfungsi dan berperan penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Penting bagi kita sebagai manusia untuk tetap selalu melestarikan dan menjaga agar air yang digunakan tetap terjaga kelestariannya.Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas air sumur bor warga Kabupaten Sorong dari Distrik Aimas – Distrik Mariyat berdasarkan parameter fisik, kimia dan mikrobiologi. Pengukuran parameter fisik terdiri dari turbidity (kekeruhan), salinitas, konduktivitas, TDS, ORP dan parameter fisika terdiri dari pH, DO dan Fe. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua puluh titik sumur bor warga yang tersebar di Kabupaten Sorong dari Distrik Aimas – Distrik Mariyat, data hasil pengukuran sampel yang dilakukan secara in-site (pengukuran langsung di lapangan). Sedangkan parameter mikrobiologi terdiri dari E.coli dan Total bakteri coliform sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari sembilan titik sampel yang mewakili, data hasil pengukuran sampel dilakukan di laboratorium PT.TIRTA REMU.Dari hasil analisa dua puluh titik sampel yang melalui uji parameter fisik dan kimia hanya 20% titik sampel yang memenuhi baku mutu kelas I, 80% memenuhi baku mutu kelas II,III dan IV, sedangkan sembilan titik sampel yang di uji parameter fisik, kimia dan mikrobiologi hanya 11 % memenuhi baku mutu kelas I, dan 89% yang memenuhi baku mutu kelas II, III dan IV. Adapun gambaran kualitas air sumur bor warga Kabupaten Sorong diolah dengan menggunakan aplikasi software arcgis dengan parameter pH 75% memenuhi baku mutu, TDS 100% memenuhi baku mutu, Fe 90% memenuhi baku mutu dan parameter DO untuk kelas I 20% memenuhi baku mutu, kelas II 65% memenuhi baku mutu, kelas III 15% memenuhi baku mutu.
Kajian Hidrologi Pada Sistem Pengendalian Banjir Andriawan, Aan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1545.272 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1228

Abstract

Gedung Social Security Tower (SS Tower) adalah jawaban akan tingginya kebutuhan ruang kantor, lingkungan SS Tower adalah lingkungan yang ramah, yang ketika pembangunannya memperhatikan dampak terhadap lingkungan hidup. Salah satu upayanya adalah dengan dengan di buatnya daerah tangkapan air hujan yang memadai dengan pembuatan kolam resapan maupun sumur-sumur resapan. Selain itu juga bentuk upayanya antara lain yaitu pencegahan penyerapan air laut kedalam area perkotaan, penganganan genangan banjir yang sering terjadi di Jakarta, pemanfaatan kembali air hujan dan menyediakan area terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran kondisi hidrologi yang lebih detail sehingga pengelolaan air di Gedung SS tower dapat dikelola dengan optimal atu dikendalikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian pengendalian bajir ini adalah Analisa perhitungan curah hujan rata-rata DAS, analisa frekuensi dan perhitungan debit rencana. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa hasil kajian hidrologi perlu dipertimbangkan besaran banjir di Kali Cideng dan sistem pompa pada Waduk Setia Budi. Dari analisis besaran runoff banjir kawasan, lokasi rencana diperkirakan menyumbangkan 0,15 m3/detik (pada kala ulang 5 tahunan) aliran ke system drainase apabila tidak  dilakukan penanganan untuk menahan laju aliran permukaan dengan pembuatan saluran resapan aatau kolam resapan.
Pengaruh Variasi Abu Sekam Padi Dengan Agregat Alam Lembata-NTT Pada Beton Mutu fc’ 19,3 MPa Wijaya, Handika Setya; Blikon, Antonius Ola
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.666 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1145

Abstract

Beton merupakan hal yang paling utama dalam suatu konstruksi. Hampir setiap aspek pembangunan tidak terlepas dari beton. Sebagai contoh dalam sebua jenis pekerjaan pembangunan seperti jalan, gedung, jembatan juga jenis pekerjaan pembangunan lainnya, hampir tidak lepas dari adanya beton, beton merupakan bahan bangunan yang terdiri dari campuran agregat kasar ,agregat halus, air sebagai bahan pelarut, dan semen sebagai bahan pengikat. Sekam padi memiliki kandungan mineral yang sama dengan kandungan mineral pada semen, yang mana kandungan tersebut dikenal sebagai kandungan silica. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh abu sekam padi terhadap mutu beton Fc1 19,3 MPa. Perhitungan perencanaan campuran beton menggunakan buku panduan praktikum merencanakan SNI 03-2834-2000. Pengambilan data dengan cara melakukan pengujian terhadap benda uji silinder berjumlah 12 buah dengan campuran 19,3 MPa dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Dari nilai kuat tekan beton masing-masing variasi abu sekam padi, nilai kuat tekan yang paling rendah berada pada campuran beton yang menggunakan variasi 15 % abu sekam padi dengan nilai kuat tekan 8,91 MPa, 5 % penambahan abu sekam padi dengan nilai 11,46 MPa, dan 10 % penambahan abu sekam Padi sebanyak 14,67 MPa, sedangkan pada beton normal nilai kuat tekan beton adalah 17,76 MPa dimana dari nilai beton normal mengalami penurunan.
MODEL ESTIMASI BIAYA DENGAN METODE COST SIGNIFIANT MODEL PADA PEMBANGUNAN RUMAH DI KABUPATEN TEGAL Luthfianto, Saufik; Muthoharoh, Annisatul
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.093 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1213

Abstract

Keadaan ekonomi disaat ini hadapi persaingan yang sangat ketat serta keberhasilan bergantung pada ketepatan dalam menaksir dan mengantisipasi pembengkakan biaya (cost overrun). Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan suatu model estimasi yang memberikan informasi anggaran diawal proyek secara efisien, lebih gampang dan dengan hasil yang pas serta akurat pada pembangunan perumahan Kabupaten Tegal dengan type rumah  serta untuk menerapan proyek di tahun depan. Penelitian ini menggunakan metode Cost Significant Model, model yang berpengaruh sangat significant dalam total anggaran proyek. Hasil penelitian membuktikan kalau pekerjaan yang sangat mempengaruhi sebesar 84.13% antara lain dipengaruhi pekerjaan pasangan (X3) sebesar 25.53% pekerjaan plester, acian serta profil (X4) sebesar 16.43%, pekerjaan rangka atap serta penutup sebesar (X6) sebesar 13.48%, pekerjaan beton bertulang 1: 2: 3 (X5) sebesar 8.28%, pekerjaan rangka plafond serta penutup (X7) sebesar 6.97%, pekerjaan finishing/ cat (X11) sebesar 6.96%,  pekerjaan kusen serta jendela (X8) sebesar 6.48%. Dengan memakai model ditaksir ini didapatkan sesuatu model  Y’=- 503,865. 643+ 8. 289 X4 maksudnya anggaran pekerjaan plester, acian, serta profil yaitu 0, hingga total anggaran proyek pekerjaan sebesar- Rp 503, 865. 643 serta bila variabel independent lain nilainya senantiasa serta alami peningkatan 1% hingga total anggaran pekerjaan (Y’) hendak mengalami kenaikan sebesar Rp 8.298. Hasil dari pengujian model ini didapatkan tingkatan keakuratan -5.1355% s/ d 4.26% bersumber pada klasifikasi AACE International terletak di kelas 2 sehingga model ini dapat digunakan buat control bid/tender/penawaran dalam tender serta tingkatan sesuatu proyek
The Effect Of Seawater Use On Concrete Mixtures With Variations In Semen Water Factor Sayfullah S., Muh.
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.577 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1141

Abstract

The purpose in this study was to know the characteristic properties of fine aggregate materials and rough aggregates derived from Badene Village batauga sub-district as well as to know the strong press produced by concrete against seawater mixture with variations of cement water factor. In this study the material was mixed using laur water and fresh water with variations in cement water factor which is 0.45, 0.50, and 0.55. Testing is carried out at the age of concrete 3 days, 7 days and 28 days, using the dimensions of the slinder test object 15 cm x 30 cm. The total number of test objects is 54 pieces. The stronger the concrete press by using seawater as a concrete mixture can increase the strong press of concrete when compared to fresh water, as well as the smaller the value of the cement water factor used then the greater the strong value of the press. Strong press concrete with seawater mixture using cement water factor 0.55, 0.50, and 0.45 at age 28 days produce strong concrete presses respectively 15.82 MPa, 18.65 MPa, and 20.85 MPa, while strong concrete press with freshwater mixture using cement water factor 0.55, 0.50, and 0.45 at 28 days old produce strong concrete press 15.70 MPa respectively 18.40 MPa and 20.00 MPa. The results showed the influence of seawater use on concrete mixtures can increase the strength of the press compared to the use of concrete mixtures using fresh water.
Kerusakan Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga STA 140 + 000 – STA 150 + 000 Batas Sumatera Barat – Riau Prayitno, Eko; Triana, Era
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.377 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1147

Abstract

Metode bina marga adalah metode yang dipakai untuk menentukan jenis kerusakan, yang perlu diperhatikan saat melakukan survei visual adalah kekasaran permukaan, lubang, tambalan, retak, alur dan amblas. Retak adalah suatu gejala kerusakan atau pecahnya permukaan perkerasan sehingga akan menyebabkan air pada permukaan perkerasan masuk ke lapisan dibawahnya. Penentuan nilai kondisi jalan dilakukan dengan menjumlahkan setiap angka dan nilai untuk masing-masing keadaan kerusakan. untuk mengetahui jenis kerusakan jalan dan menganalisa tingkat kerusakan jalan dengan metode bina marga serta bentuk penanganannya, maka harus diadakan pemilihan terhadap jenis dan luas kerusakan yang terjadi. Jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas jalan batas Sumatera Barat – Riau STA 140 + 000 – STA 150 + 000 antara lain retak buaya, retak memanjang, tambalan, lubang, amblas dan alur. Tingkat kerusakan jalan dengan metode bina marga serta jenis penanganannya adalah tingkat atau nilai prioritas kerusakan batas Sumatera Barat – Riau STA 140 + 000 – STA 150 + 000 dengan menggunakan metode bina marga adalah 5, menandakan bahwa jalan perlu dimasukkan ke dalam program pemeliharaan berkala.
Pemanfaatan Serbuk Kulit Kerang Sebagai Pengganti Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Karimah, Rofikatul; Rusdianto, Yunan; Susanti, Desy Putri
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.348 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i1.1146

Abstract

Sejumlah penelitian teknologi kontruksi terus dikembangkan dengan tujuan dapat menghasilkan teknologi kontruksi yang tepat guna. Salah satunya dengan memanfaatkan serbuk kulit kerang yang dihasilkan oleh 89 unit pengolahan kerang di Desa Campurejo, Gresik. Dari 1 unit pengelolahan kerang mampu memanen ±100 kg setiap minggunya. Dari kegiatan tersebut dapat menghasilkan limbah padat berupa serbuk kulit kerang yang cukup tinggi. Untuk mengurangi dampak lingkungan dan kesehatan yang disebabkan oleh limbah tersebut, maka dilakukan pemanfaatan limbah serbuk kulit kerang sebagai bahan pengganti agregat halus pada campuran beton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serbuk kulit kerang sebagai pengganti agregat halus terhadap kuat tekan beton. Variasi penggunaan serbuk yang digunakan sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% dari berat agregat halus dengan FAS 0,6. Hasil pengujian diperoleh nilai kuat tekan beton mengalami kenaikan pada prosentase 10% dan selanjutnya kuat tekan beton menurun seiring dengan pertambahan prosentase penggunaan serbuk kulit kerang. Sedangkan nilai absorbsi beton mengalami kenaikan pada prosentase 30% dari berat agregat halus.
Analisis Tarif Angkutan Umum Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan, Ability To Pay Dan Willingness To Pay Saputra, Andre Beny; Sunarto, Sunarto; Samin, Samin
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.857 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1204

Abstract

Angkutan umum merupakan sistem transportasi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang biasanya disediakan oleh pengusaha jasa angkutan umum. Untuk menggunakan jasa angkutan umum, penmpang akan dikenakan tarif sesuai dengan perjalanan yang ditempuh. Tarif merupakan salah satu unsur dalam menunjang kelangsungan operasional kendaraan umum. Kebijakan dalam menentukan tarif yang berlaku harus ditinjau terhadap dua aspek, yang terdiri dari pengusaha jasa angkutan umum dan penumpang selaku pengguna jasa angkutan umum. Dari aspek pengusaha jasa angkutan umum yaitu PO. BAGONG, tarif ditentukan berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan yang meliputi biaya langsung dan biaya tidak langsung. Sedangkan, dari aspek pengguna jasa angkutan umum, tarif yang berlaku ditentukan dengan melihat nilai Ability To Pay (ATP) atau kemampuan penumpang dalam membayar jasa angkutan umum dan Willingness To Pay (WTP) atau kemauan penumpang dalam membayar jasa angkutan umum. Data mengenai komponen biaya langsung dan biaya tidak langsung didapatkan dengan melakukan wawancara dengan pihak dari PO. Bagong, kemudian data dianalisis dan didapatkan besaran biaya operasional kendaraan yang dikeluarkan oleh PO. Bagong. Untuk mengetahui nilai Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP), data yang diperlukan, didapat dengan penyebaran kuesioner yang diisi oleh penumpang bus PO. Bagong. Hasil analisis menunjukkan tarif berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) saat ini adalah sebesar Rp. 27.000,00, berdasarkan nilai Ability To Pay (ATP) didapatkan tarif sebesar Rp. 40.043,05 dan nilai Willingness To Pay (WTP) sebesar Rp. 22.779,49.
Perhitungan Aerodrome Reference Code (ARC) pada Rumpin Airfield, Berdasarkan Regulasi International Civil Aviation Organization (ICAO) Hartono, Hartono; Kusumoaji, Danartomo; Aziz, Abdul; Rusmin, Muhammad
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.377 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Aerodrome Reference Code (ARC) pada landasan pacu rumpin. Maksud dari ARC atau kode referensi adalah menyediakan suatu metode sederhana untuk menghubungkan beberapa spesifikasi yang mengacu pada karakteristik dari Bandar Udara (Bandara), sehingga di dapatkan sejumlah fasilitas Bandara yang cocok bagi pasawat terbang yang akan dioperasikan. ARC didapatkan dari dua buah elemen yang berhubungan dengan karakteristik performansi dan dimensi pesawat terbang. Dimana penelitian perhitungan ARC ini menggunakan peraturan atau prosedur dari International Civil Aviation Organization (ICAO) - Annex 14 Vol.1 Aerodrome Design and Operations dibutuhkan beberapa data seperti koreksi ketinggian (elevasi), koreksi temperature, koreksi kemiringan landasan pacu hingga nilai dari Aeroplane Reference Field Length (ARFL). Hasil perhitungan dari penelitian ini adalah ARC untuk bandara udara dan/atau landasan pacu Rumpin yaitu 2B dengan arti, angka 2 menunjukkan bahwa ARFL berada pada angka 800-1200 dan huruf B menyatakan bentangan sayap sekitar 15-24 meter.
Analisis Daya Dukung Dan Penurunan Pondasi Tiang Pancang Proyek Gedung DPRD Kabupaten Pemalang Azizi, Amris; Salim, M. Agus; Ramadhon, Gilang
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.96 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1148

Abstract

Pondasi merupakan bagian penting dari suatu bangunan yang berfungsi memikul beban bangunan dan beban lainnya dan meneruskannya ke dalam tanah sampai ke lapisan atau kedalaman tertentu. Dalam perencanaan pondasi terlebih dahulu harus dihitung dan ditentukan kapasitas dukung rencana. Hal lain yang penting diperhitungkan adalah besarnya penurunan pondasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis daya dukung dan penurunan pondasi tiang pancang pada proyek gedung DPRD Kabupaten Pemalang. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data berupa hasil uji test SPT dan shop drawing. Berdasarkan hasil analisis didapat seluruh pondasi tiang pancang mampu menahan beban yang bekerja diatasnya, sehingga pondasi dikategorikan aman (Qall > Pp). Dengan perbandingan dari beban terbesar pada pondasi tipe 1 sebesar 145,727 ton > 49,962 ton, pondasi tipe 2 sebesar 290,710 ton > 107,077 ton, pondasi tipe 3 sebesar 579,930 ton >380,931 ton dan pondasi tipe 4 sebesar 727,396 ton > 489,773 ton. Penurunan yang terjadi pada pondasi sedalam 0,029 m atau lebih kecil dari penurunan ijinnya yaitu sebesar 10% diameter.

Page 5 of 19 | Total Record : 185