cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
INOVTEK POLBENG
ISSN : 20886225     EISSN : 25802798     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Inovasi dan Teknologi Politeknik Negeri Bengkalis merupakan jurnal berbasis penelitian ilmiah. Artikel ilmiah dapat berupa hasil penelitian, artikel penelitian asli, review dan kajian ilmiah
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
Perancangan Vertical Pressure Vessel VE-2005 Crude Reactant Vessel Pada Proyek Pembangunan Amine Plant Di Gresik, Jawa Timur Eggie Moch Ilham Firmansyah
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 2 (2021): INOVTEK VOL.11 NO.2 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i2.2189

Abstract

Abstract – The need for chemical raw materials for industry is increasing with the of industry in Indonesia. Therefore, the new amine production facility itself is designed to produce 20000 metric tonsof amine comppounds per year, where there isone important unit for preparing raw material feed, namelyt the alcohol preheat unit. In the alcohol preheat unit there is a pressure vessel, namely crude reactant vessel that functions as heating container for alcohol, where the alcohol mixes with the vent fluid and becomes raw material feed. In the design consider internal pressure, external pressure, maximum allowable working pressure (MAWP) and calculation of wind and earthquake loads. Reviewing the design results based on the code and standards of ASME Section VIII Division I and ASCE 7-16 as well as modeling and simulation using software. Based on the results of the manual calculation of thickness for the shell and head 0.6825 inch. The maximum value of deflection due to wind load is 0.03137 inch and the value of wind stress using software is 2358.2 psi. And the moment base shear value does not exceed 80% of the base shear due to the earthquake load of 2916.92 kips.ft > 46.585 kips.ft. Keyword: Crude Reactant, Deflection, Desain, Vessel, wind load
PEMODELAN SEBARAN KUALITAS AIR DI PESISIR SELAT BALI TERHADAP EKOSISTEM PERAIRAN Abiyani Choirul Huda; Octavia Prihanesti Kartika Rini
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 2 (2021): INOVTEK VOL.11 NO.2 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i2.1963

Abstract

Selat Bali secara geografis terletak diantara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Luas perairan Selat Bali diperkirakan mencapai 900 mil persegi. Perairan ini memiliki potensi perikanan yaitu menghasilkan ikan rata-rata 100 ton/tahun. Potensi perikanan di Selat Bali sangat beragam terutama ikan lemuru (bali sardinella). Dari beberapa penelitian, menunjukkan bahwa Selat Bali merupakan perairan yang sangat subur, ditandai dengan melimpahnya nutrien di Selat Bali, nutrien yang berlebih memicu terjadinya blooming algae atau meledaknya populasi fitoplankton. PT. 1368 adalah salah satu industri yang membuang limbah cair hasil pengolahan dan pembekuan udang ke Selat Bali. Parameter kualitas air limbah cair udang meliputi BOD, DO, Nitrat, Fosfat, COD dan TSS. Penelitian ini dilakukan pada musim barat yaitu bulan Januari 2019, dan kemudian melakukan pemodelan dengan MIKE 21 EcoLab, untuk mengetahui besaran dan pola sebaran pencemaran di Selat Bali. Hasil dari pemodelan menunjukkan bahwa parameter yang mempengaruhi kualitas air di Selat Bali adalah DO, Nitrat dan Fosfat. Nilai DO mengalami penurunan dibawah baku mutu, baik pada saat pasang, menuju pasang, surut dan menuju surut sebesar 1.850 – 2.227 mg/L, nilai nitrat di atas baku mutu sebesar 0.720 – 0.730 mg/L dan nilai fosfat di atas baku mutu sebesar 0.710 – 0.713 mg/L. Hasil tersebut menunjukkan terjadinya perebutan oksigen bagi biota dan perairan Selat Bali dalam kategori sangat subur dan dapat memicu blooming algae, dengan ditandai menurunnya hasil tangkap ikan lemuru. Penanganan pencemaran di Selat Bali ini melibatkan stake holder terkait pusat sampai ke daerah, pemantauan dan pengawasan secara rutin, hingga pemutusan perizinan pihak indistri yang melakukan pencemaran, penyempurnaan penggunaan IPAL untuk mengurangi kadar nitrat dan fosfat dan penerepan selanjutnya menggunakan ocean outfall.
Pemodelan Matematis dari Sifat Fisis Aliran Fluida pada Saluran Pipa Menggunakan Metode Beda Hingga 2 Dimensi Aurista Miftahatul Ilmah
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 2 (2021): INOVTEK VOL.11 NO.2 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i2.2069

Abstract

The piping system is used as a fluid transfer that is in the form of gas or liquid. In fluid flow it depends on pressure and velocity. Mathematical depiction of fluid can be seen from a straight line pattern. These patterns will form a corresponding flow nets. As a depiction of fluid flow in accordance with the shape of the pipe in the piping system and its velocity, it can be done by several methods, one of which is the finite difference method, this method includes mathematical and physical methods, where mathematical modeling can explain the physical properties of a fluid in a pipe. From this research, two variations of pipe shape were obtained, namely the straight pipe shape and the widening pipe shape, from the results obtained. That the fluid flow equation can be visualized in a mathematical way from the physical equation in a fluid.
Analisis Pegujian Tarik Pada Penyambungan Aluminium-Tembaga Dengan Proses Friction Stir Welding jupri jupri; Muhammad Ikhsan; Siswandi B Siswandi B; Zulkarnain Zulkarnain
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2476

Abstract

Abstrak Pengaruh bentuk sisi sambungan las antara aluminium A 5083 dan tembaga C 11000 yang diproses dengan friction stir welding terhadap sifat mekanik dan struktur mikro telah dievaluasi. Jenis sisi sambungan yang digunakan adalah linier-shaped, tooth-shaped dan saw-shaped. Tool yang digunakan berbentuk trapesium yang memiliki pin berulir dengan jarak pitch 0,5 mm. Parameter proses dibuat konstan yaitu putaran spindle 1500 rpm, traverse speed 24 mm/min, kemiringan tool 2°. Hasil pengujian menunjukkan nilai kekuatan tarik sambungan las dengan bentuk sisi linier-shaped adalah 151 MPa, tooth-shaped 113 MPa dan saw-shaped 167 MPa. Kata Kunci: Las, struktur mikro, rpm, kekuatan, sambungan. Abstract The effect of welding joint side between aluminum A 5083 and copper C 11000 processed by friction stir welding on mechanical properties and microstructure were observed. Linear shaped, tooth shaped, and saw shaped were used as welding joint side. The trapesium tool with pin screw was used in distance pitch of 0.5 mm. The parameter process was set constant for 1500 rpm, transverse speed 24 mm/min, and tilt angle 2˚. The results show that the tensile strength of linear shaped welded joints with 151 MPa, tooth shaped 113 MPa, and saw shaped 167 MPa. Keyword: Welding, microstructure, rpm, strength, joint.
Analisa Sambungan Groove pada Pengelasan HDPE Sebagai Material Alternatif Konstruksi Kapal Kayu Nelayan Sulaiman Sulaiman; Samuel Febriary Khristyson
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2295

Abstract

Pembangunan perahu nelayan tradisional dan bangunan apung lainnya terkendala oleh minimnya pasokan bahan baku kayu dalam pembangunannya beberapa tahun terakhir, akibat larangan penggunaan kayu ilegal dan isu lingkungan, sehingga harga perahu menjadi sangat mahal. mahal, sehingga perlu menggunakan alternatif bahan bangunan apung dan kapal penangkap ikan terutama yang berukuran di bawah 12m yang salah satunya menggunakan bahan canggih seperti HDPE. Agar dapat digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan terapung dan perahu nelayan, perlu dilakukan serangkaian kajian yang nantinya dapat menilai kelayakan bahan tersebut sebagai pengganti kayu yang selama ini digunakan perahu kayu. pengrajin di sepanjang pantai Pantura. Penelitian yang akan dilakukan adalah menguji kuat tarik pada sambungan konstruksi, kemudian dikembangkan dengan uji lentur dan uji geser pada : material, sambungan las struktur konstruksi yang terbuat dari lembaran HDPE dan dianalisis kelayakannya untuk digunakan sebagai konstruksi. perahu nelayan tradisional dan bangunan terapung lainnya. Hasil pengujian berupa rekomendasi struktur konstruksi kapal HDPE yang lebih ringan dan tahan lama (+50 tahun) sebagai pengganti konstruksi yang terbuat dari kayu untuk kapal nelayan tradisional.
UPAYA OPTIMALISASI PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK PADA KEGIATAN BONGKAR MUAT DI KSOP KHUSUS BATAM TAHUN 2020 - 2021 Zulyani Zulyani; Romadhoni Romadhoni
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2597

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemungutan PNBP, faktor-faktor yang muenyebabkanpenerimaan PNBP belum optimal dan upaya yang dilakukan untuk mengoptimalisasi penerimaan PNBP padakegiatan bongkar muat di KSOP Khusus Batam.Metodepengumpulan data inidengan cara wawancara, observasidan dokumentasi.Hasil penelitian inimenunjukkanfaktor yang menyebabkan PNBP pada kegiatan bongkar muatbelum optimaldi KSOP Khusus Batam adalah pandemic Covid 19 yang belum berakhir sepenuhnya.Upaya yangtelahdilakukan KSOP ialah meningkatkan kualitas pelayanannya, membuataksi proaktif, menyempurnakan tatakelola PNBP,sertameningkatkan fasilitaspendukung secara berkala.
Desain Hybrid Panel Surya Dan Generator Set Pada Kapal Ikan Pesisir Selatan Jawa Purwidi Asri; Hendro Agus Widodo; Anggara Trisna Nugraha; Isa Rachman; Mohammad Basuki Rahmat; Joessianto Eko Poetro; Ivan Azwar S; Habibi Ahmad B; Dewi Rizani Ruwahida
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2387

Abstract

Sumber energi penggerak kapal merupakan salah satu faktor yang menjadi perhatian. Penggunaan BBM (solar) yang merupakan hasil olahan minyak bumi sangat terbatas dan dapat habis sewaktu-waktu, karena itu diperlukan sumber energy baru untuk mengurangi ketergantungan BBM. PLTS mejadi salah satu sumber energi pada kapal untuk menurunkan pemakaian BBM. Pemakaian energi surya dapat mengurangi emisi udara. PLTS pada kapal juga menghemat biaya bahan bakar kapal dan menjaga kelestarian ekosistem laut. Dengan menggunakan PLTS maka dapat mengurangi pemanasan global yang mengakibatkan suhu laut menghangat yang dapat merusak ekosistem laut. Dalam penelitian kali ini kapal ikan yang dirancang adalah kapal ikan 3GT dengan kecepatan 12-15 knot dan menggunakan panel surya dengan spesifikasi 1000Wp sebanyak 2 buah. Kelebihan daripada panel surya yang dirancang ini adalah dilengkapi dengan penambahan beberapa komponen diantaranya seperti Charge Controller yang merupakan peralatan elektronik untuk mengontrol pengisian dan pengosongan baterai. Solar charge controller mengatur agar tidak terjadi overcharging dan overvoltage yang dapat mengurangi umur baterai. Baterai merupakan komponen yang berfungsi memberikan daya kepada beban ketika modul surya tidak dapat menyediakan daya keseluruhan pada beban, dan menyimpan kelebihan daya yang dihasilkan oleh modul surya. Kapal ikan ini dilengkapi dengan beberapa alat penunjang lainnya seperti fishfinder, radar, AIS dsb.
CALCULATION HAMBATAN KAPAL IKAN TIPE U DAN TIPE HARD CHINE BOTTOM DENGAN SKEG UNTUK NELAYAN TRADISIONAL Muhammad Sidik Purwoko; Nurhasanah Nurhasanah; Septi Ayu Angrayni
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2502

Abstract

AbstrakKapal ikan digunakan dalam penangkapan atau pengumpulan sumber daya perairan. Sebagai sarana produksi, kapal ikan harus memenuhi syarat kelayakan, yang diantaranya adalah memiliki hambatan gerak yang minimum, sehingga bentuk geometri pada lambung kapal dibawah garis air sangat banyak berpengaruh pada berbagai aspek. Salah satu dari pengaruh dari bentuk geometri lambung kapal adalah perilaku gerak kapal dan hambatan yang terjadi pada kapal. Perilaku gerak kapal dan hambatan inilah yang mempunyai dampak terhadap performa kapal. 
Analisis Multiple Repair Pada Material Baja Karbon SA 333 Grade 6 Dengan Proses GTAW Terhadap Kekerasan, Ketangguhan, Dan Struktur Mikro Moh. Syaiful Amri; Yudi Eko Suyono; Imam Khoirul Rohmat
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2309

Abstract

Dalam industri minyak dan gas, salah satu material yang digunakan adalah pipa baja carbon steel SA 333 Grade 6. Proses repair pada sambungan pengelasan sangat dihindari karena akan mengakibatkan kerusakan atau perubahan sifat mekanik. Dalam penelitian ini akan menggunakan 4 variasi yaitu tanpa repair,1x repair, 2x repair, 3x repair. Menggunakan test coupon pipa 2” SCH 160 dengan desain sambungan single bevel dan proses repair dilakukan setengah dari ketebalan material. Hasil uji mikro menghasilkan ukuran butir yang semakin kecil seiring dengan meningkatnya jumlah repair. Jumlah repair akan meninggkatkan persentase fasa pearlite di daerah HAZ.  Hasil uji kekerasan menghasilkan nilai rataan kekerasan tertinggi pada daerah HAZ dengan tanpa repair 163.73 HVN, 1x repair 167.04 HVN, 2x repair 169.38 HVN, 3x repair 177.67 HVN. Hasil uji ketangguhan menghasilkan nilai rataan pada weld metal dengan tanpa repair 102.3 joule, 1x repair 101.33 joule, 2x repair 95 joule, dan 3x repair 88.66 joule. Nilai ketangguhan pada daerah HAZ dengan tanpa repair 149 joule, 1x repair 148.6 joule, 2x repair 146 joule, dan 3x repair 145 joule. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa semakin meningkatnya jumlah repair akan menaikkan nilai kekerasan tetapi akan menurunkan nilai ketangguhan dari sambungan pengelasan dan semuanya memenuhi keberterimaan yang diijinkan.
Identifikasi Human Failure pada Kasus Tubrukan Kapal Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Rima Gusriana Harahap
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2400

Abstract

Penelitian ini menyajikan tentang perhitungan human failure (kegagalan manusia) yang terjadi dalam tubrukan kapal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertama, mengidentifikasi jenis kegagalan manusia yang terkait dengan kecelakaan kapal, tahap kedua yaitu menyebarkan kuesioner kepada responden untuk memberi pembobotan pada masing-masing kegagalan. Tahap ketiga yaitu mengolah hasil kuesioner dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), dan keempat, membandingkan hasil pembobotan dengan frekuensi human failure berdasarkan beberapa laporan kecelakaan dan disajikan dalam Matriks Frekuensi- Human Failure. Dari berbagai macam kegagalan manusia, “Tidak Mematuhi Aturan” merupakan kegagalan yang paling sering terjadi dan paling besar bobotnya, yaitu sebesar 0,106 dari total bobot kegagalan dan tindakan “Tidak Berhati-hati” memiliki bobot terendah yaitu 0,068.