cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : 20890117     EISSN : 25805932     DOI : -
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA diterbitkan sejak 1 April 2011 oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) dengan Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Cabang Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin dan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Daerah Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 295 Documents
HEGEMONI BUDAYA KONSUMEN PADA STRUKTUR TEKS IKLAN DI TELEVISI Noor Cahaya
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.247 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5505

Abstract

AbstractThe Hegemony of Consumer Culture on the Structure Ad Text in Television. Hegemony is concernedwith the cultivation of influence by the dominant group to maintain and develop of ideologies andcultures. Advertisers instill a consumer culture to help sales of a number of products in the community. Inaddition, the cultivation of consumer culture has implications for the acceptance of lifestyle and standardlabeling of a worldview. The hegemony of consumer culture is displayed in the structure of ad text ontelevision. The text structure is divided into 3, the text that contains the main text, body, and closing.Key words: hegemony, consumer culture, ad textAbstrakHegemoni Budaya Konsumen pada Struktur Teks Iklan di Televisi. Hegemoni berkaitan denganpenanaman pengaruh oleh pihak dominan untuk mempertahankan dan mengembangkan ideologimaupun budaya. Pengiklan menanamkan budaya konsumen untuk membantu penjualan terhadapsejumlah produk di masyarakat. Selain itu, penanaman budaya konsumen berimplikasi padakeberterimaan terhadap gaya hidup dan pelabelan standar suatu pandangan dunia. Penghegemonianbudaya konsumen terlihat pada struktur teks iklan di televisi. Struktur teks tersebut dibedakan menjadi3, yaitu teks yang berisi teks utama, badan, dan penutup.Kata-kata kunci: hegemoni, budaya konsumen, iklan produk
KEMAMPUAN MEMBUAT PANTUN BAHASA BANJAR MENGGUNAKAN MEDIA KARTU MELALUI MODEL THINK PAIR AND SHARE SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH BANJARMASIN Zulkifli Rusma Noortyani
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.799 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5511

Abstract

AbstractThe ability to make Your English using Media Card through Model Think Pair Share and GradeX Madrasah Aliyah Muhammadiyah Banjarmasin. Long-term goals and targets specifically wantedto work this research later to find the ability to make your English using media card through modelthink pair share and grade X Madrasah Aliyah Muhammadiyah Banjarmasin. In detail, this researchseeks to discover the activities of teachers and students and student response. To achieve that goal, theresearchers used a qualitative method with the traits expressed Danim (2002:60), namely (1) the datasource directly in the form of a natural situation and research is the key instrument, are deskriktif (2),(3) more emphasis on the meaning of the process rather than results, (4) the nature of the inductiveAnalysis, (5) the meaning is the main approaches in research. This very precise method used in thisresearch because it is researching the subject and performed on the ability to make your English. Theresults showed that: (1) the activities of teachers and students by using a media card on the model ThinkPair Share shows of 89.08% activities done properly, (2) a class X student response Madrasah AliyahMuhammadiyah Banjarmasin showed that 81.2% 18.8% strongly agree, agree, disagree and while verydisapproving of 0%, and (3) writing skills in students of class X Madrasah Aliyah MuhammadiyahBanjarmasin indicate that the average value of 25 students is with 87 the criteria very well. The advice isaimed at the school, teacher, student to be able to carry out creative and innovative learning in enhancingthe learning process writing skills.Key words: create a pantun, media card, model think the pair and shareAbstrakKemampuan Membuat Pantun Bahasa Banjar menggunakan Media Kartu melalui Model ThinkPair and Share Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Muhammadiyah Banjarmasin. Tujuan jangkapanjang dan target khusus yang ingin diperoleh dari hasil penelitian ini nantinya untuk menemukankemampuan membuat pantun bahasa Banjar menggunakan media kartu melalui model think pairand share siswa kelas X Madrasah Aliyah Muhammadiyah Banjarmasin. Secara rinci, penelitian iniberupaya menemukan aktivitas guru dan siswa dan respon siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut,257peneliti menggunakan metode kualitatif dengan ciri-ciri yang dikemukakan Danim (2002:60) yaitu (1)Sumber data langsung berupa situasi alami dan penelitian merupakan instrumen kunci, (2) bersifatdeskriktif, (3) Lebih menekankan pada makna proses ketimbang hasil, (4) Analisis bersifat induktif,(5) makna merupakan pendekatan utama dalam penelitian. Metode ini sangat tepat digunakan dalampenelitian ini karena meneliti subjek dan dilakukan pada kemampuan membuat pantun bahasa Banjar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas guru dan siswa dengan menggunakan media kartupada model Think Pair Share menunjukkan sebesar 89,08% kegiatan terlaksana dengan baik, (2) responsiswa kelas X Madrasah Aliyah Muhammadiyah Banjarmasin menunjukkan bahwa 81,2% sangatsetuju, 18,8% setuju, sedangkan tidak setuju dan sangat tidak setuju sebesar 0%, dan (3) kemampuanmenulis pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Muhammadiyah Banjarmasin menunjukkan bahwa nilairata-rata 25 siswa adalah 87 dengan kriteria sangat baik. Saran ditujukan pada pihak sekolah, guru,siswa agar dapat melaksanakan pembelajaran secara kreatif dan inovatif dalam meningkatkan prosespembelajaran keterampilan menulis.Kata-kata kunci: membuat pantun, media kartu, model think pair and share
ANALISIS ISI DAN KUALITAS BAHASA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS X “EKSPRESI DIRI DAN AKADEMIK” Saberansyah Saberansyah
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.144 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5512

Abstract

Content Analysis and Quality of Indonesian Languange Textbook of Class X “Self and AcademicExpressions”. This study aims to describe the suitability of the textbook content, and to reveal the qualityof the languange contained in the Indonesian textbook for Class X of Vocational Schools, entitled “Selfand Academic Expressions”. This research use qualitative approach with descriptive research type. Theresearch data are the quality of content and quality of languange in Indonesian textbooks. The data sourceof this research is the Indonesian textbook of SMK for class X entitled “Self and Academic Expressions”.The author uses the techniques of documentation and content analysis techniquesto obtain inormation inaccordance with the object which becomes the focus of the study in this research. The result of this studyshowed that the materials are in accordance with the current KI and KD, but there are also materialsthat are not in accordance with the current KI and KD. The author found eight parts of the materialswhich are incomplete from fifty-five analyzed materials, nine parts of the materials which scopes arenot in accordance with the current fifty-five analyzed material, and nine parts which depths are not inaccordance with the KD of the fifty-five materials analyzed.Key words: content analysis, languange quality, textbookAbstrakAnalisis Isi dan Kualitas Bahasa Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas X “Ekspresi Diri dan Akademik”.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesesuaian isi buku teks dan mengungkapkan kualitas bahasayang ada dalam buku teks Bahasa Indonesia SMK kelas X yang berjudul “Ekspresi Diri dan Akademik”.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian iniadalah kualitas isi dan kualitas bahasa dalam buku teks Bahasa Indonesia. Sumber data penelitian iniadalah buku teks bahasa Indonesia SMK kelas X yang berjudul “Ekspresi Diri dan Akademik”. Penulismenggunakan teknik dokumentasi dan teknik analisis isi untuk memperoleh keterangan sesuai denganobjek yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini ditemukannya materi yangsudah sesuai dengan KI dan KD yang berlaku, tetapi ada juga materi yang tidak sesuai dengan KIdan KD yang berlaku. Penulis menemukan delapan bagian pelajaran yang materinya tidak lengkapdari lima puluh lima materi yang telah dianalisis, sembilan bagian pelajaran yang keluasan materiyang tidak sesuai dengan KD dari lima puluh lima materi yang telah dianalisis, dan sembilan bagianpelajaran yang kedalaman materi yang tidak sesuai dengan KD dari lima puluh lima materi yang telahdianalisis.Kata-kata kunci: analisis isi, kualitas bahasa, buku teks
DIKSI, GAYA BAHASA, DAN PERMAINAN BUNYI PADA LIRIK LAGU-LAGU MELAYU Isyatur Radhiyah
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.269 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5507

Abstract

AbstractDiction, Language Style and Sound Games on Lyrics of Melayu Songs. This study aims to determinethe aesthetic value in the lyrics of melayu songs sung by Ahmad Jais. This research is directed towardsthe lyrics of melayu songs which are more prominent in terms of diction, language style and soundgames that are used specifically to create certain effects, especially aesthetic effects.This research is adescriptive qualitative research using content analysis method. The researchers took as many as 10 lyricsof melayu songs sung by Ahmad Jais.The results showed that the dictions or choice of words in the lyricsof melayu songs sung by Ahmad Jais use both connotative and denotative meanings. There are 160diction which meanings are divided into two; 80 data with connotative meanings and 80 data withdenotative meanings. This choice of words helps the author to convey the message he wants to deliver andto add the beauty of the songs’ lyrics. The most widely used language style based on the choice of wordsis the unofficial language style found as many as 8 data. The most widely used language style accordingto the tone contained in the discourse is the powerful noble language as many as 5 data. The most widelyused in language style according to mostly used sentence structure is the climax, as many as 7 data.The most widely used language style according to the direct or indirect meaning is the style of rhetoricallanguage, as many as 10 data. From the document analysis of the lyrics of melayu songs from soundelements, it can be seen that there are 174 data from taxation elements consisting of 34 alliteration data,134 assonance data and 6 data of the combination of alliteration and assonance. From the element ofrhythm, there are 10 kinds of euphony. From the elements of the tone and the atmosphere, which are 2data of sad atmosphere, 2 data of joyful atmosphere, and 6 data of powerless atmosphere.Key words: diction, language style and sound gamesAbstrakDiksi, Gaya Bahasa dan Permainan Bunyi pada Lirik Lagu-Lagu Melayu. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui nilai keindahan yang terkandung dalam lirik lagu-lagu melayu yang dibawakanoleh Ahmad Jais. Penelitian ini diarahkan terhadap lirik dalam lagu-lagu melayu yang lebih menonjoldari segi diksi, gaya bahasa dan permainan bunyi yang digunakan secara khusus untuk menimbulkanefek tertentu, khususnya efek estetis.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif denganmenggunakan metode analisis isi. Peneliti mengambil data sebanyak 10 lirik lagu-lagu melayu yangdibawakan oleh Ahmad Jais. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diksi atau pilihan kata dalam liriklagu-lagu melayu yang dibawakan oleh Ahmad Jais menggunakan makna konotatif dan juga makna205denotatif. Ada 160 data terdapat diksi, yang bermakna konotatif 80 data dan diksi yang bermaknadenotatif 80 data. Pilihan kata ini membantu penulis untuk menyampaikan pesan yang ingindisampaikannya dan menambah keindahan lirik lagunya. Gaya bahasa menurut pilihan kata yangpaling banyak digunakan adalah gaya bahasa tidak resmi sebanyak 8 data. Gaya bahasa menurut nadayang terkandung dalam wacana yang paling banyak digunakan adalah gaya bahasa mulia bertenagasebanyak 5 data. Gaya bahasa menurut struktur kalimat yang paling banyak digunakan adalah klimakssebanyak 7 data. Gaya bahasa menurut langsung tidaknya makna yang paling banyak digunakanadalah gaya bahasa retoris sebanyak 10 data. Dari analisis dokumen lirik lagu-lagu melayu dari unsurbunyi dapat diketahui ada 174 data dari unsur persajakan yang terdiri dari 34 data aliterasi dan 134data asonansi serta 6 data kombinasi aliterasi dan asonansi. Dari unsur irama ada 10 jenis efoni. Dariunsur nada dan suasana, yaitu suasana sedih ada 2 data, suasana gembira ada 2 data, dan suasana takberdaya ada 6 data.Kata-kata kunci: diksi, gaya bahasa, permainan bunyi
KEMAMPUAN MENULIS JURNAL LITERASI SASTRA SISWA SMA NEGERI 7 BANJARMASIN Syaifullah Syaifullah
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.481 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5513

Abstract

AbstractWriting Ability on Literacy Literature Journal by Students of SMA Negeri 7 Banjarmasin. Journal ofliteracy literature is one of the students work in the form of book reports after the basic literacy habituationis done. This study examines (1) the content of literacy literature journal, and (2) the constraints inwriting the literacy literature journal content of SMA Negeri 7 Banjarmasin students. This research usedescriptive qualitative approach. Data and sources of data in this research is the result of writing in theliteracy literature journal by students of SMA Negeri 7 Banjarmasin. Data collection techniques in thisstudy by doing observation, questionnaire, interview, population and sample. The population in thisstudy is the eleven grade students. The technique used is random sampling, which is by taking 10% oftotal population 311 counted 32 samples. Data analysis technique techniques of this research are throughthree steps such as reduction data, presentation data and conclusion by using the formula of the averagelevel mastery. The results obtained from literacy literature journal writing skills were viewed based onfive rating categories with scores; (1) content 79.6%, (2) organization 75.3%, (3) vocabulary 67.6%, (4)syntax 75.4%, and (5) mechanism 92.6%. So, the average literacy literature writing skills of SMA Negeri7 Banajarmasin students get good assessment qualification, that is 78.1% located at interval 75-84%.The constraints found in the literacy literature journal writing rests on two main factors, namely internalfactors and external factors. The constraints found in the internal factor includes; (1) determining themain idea of the story, (2) the final/ inductive topic, (3) the development of the paragraph, and (4) theuse of spelling and punctuation, while the constraints found in the external factor includes; (1) limitedtime, and (2) limited reading sources.Key words: writing ability, literacy literature journalAbstrakKemampuan Menulis Jurnal Literasi Sastra Siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin. Jurnal literasi sastramerupakan salah satu karya siswa berbentuk laporan hasil bacaan setelah kegiatan pembiasaan literasidasar dilakukan. Penelitian ini mengkaji tentang (1) isi jurnal literasi sastra, dan (2) kendala-kendaladalam penulisan isi jurnal literasi sastra siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin. Peneltian ini menggunakanpendekatan deskriptif kualitatif. Data dan sumber data penelitian ini ialah hasil tulisan siswa padajurnal literasi sastra. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, angket, wawancara, sertapopulasi dan sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI. Teknik yang digunakan dalampengambilan sampel adalah random sampling, yaitu dengan mengambil 10% dari jumlah populasi 311279sebanyak 32 sampel. Teknik analisis data melalui langkah reduksi data, penyajian data dan penarikankesimpulan dengan menggunakan rumus rata-rata tingkat penguasaan. Hasil penelitian yang diperolehdari kemampuan menulis jurnal literasi sastra dilihat berdasarkan lima kategori penilaian dengan hasil;(1) isi 79,6%, (2) organisasi 75,3%, (3) kosakata 67,6%, (4) sintaksis 75,4%, dan (5) mekanisme 92,6%.Rata-rata kemampuan menulis jurnal literasi sastra siswa SMA Negeri 7 Banajarmasin mendapatkankualifikasi penilaian yang baik dengan nilai 78,1%. Kendala yang ditemukan terdapat pada dua faktorutama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Pada faktor internal meliputi; (1) menentukan idepokok cerita, (2) topik akhir/induktif, (3) pengembangan paragraf, dan (4) penggunaan ejaan dan tandabaca, sedangkan pada faktor eksternal; meliputi (1) keterbatasan waktu, dan (2) sumber bacaan.Kata-kata kunci: kemampuan menulis, jurnal literasi sastra
KESANTUNAN TINDAK TUTUR DALAM KOMUNIKASI TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT DAHA SEJAHTERA Eti Komariah
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.794 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5508

Abstract

AbstractPoliteness of Speech in the Communication of Health Personnel at Daha Sejahtera Hospital. Thisresearch is a qualitative research that analyzes the politeness of speech acts doctor, nurse with patient andpatient family at Daha Sejahtera Hospital. This research also uses descriptive approach. Triangulationused are: source technique, method, researcher, and theory. The result of the research shows that (1)Behavior of speech acts in health personnel communication at Daha Sejahtera Hospital is a form ofpoliteness in the form of: maxim of wisdom, maxim of generosity, maxim of praise, maxim of humbleness,maxim of agreement and maxim of sympathy. Decent communication is believed to minimize the tensionor inconvenience of the people in the Daha Sejahtera hospitals by using spoken spoken language well andcorrectly will reduce the conflict in communicating and also strengthen the sense of good brotherhoodthat aims to make people others do something according to the speaker’s wishes. (2) Communication ofhealth personnel at RSUD Daha Sejahtera as a function of language politeness ie for action to save face,action to avoid conflict, action to respect, action to reduce burden, action to entertain, and action togive motivation. It serves as a person’s desire to be independent, free to act, and not compelled by othersthrough orders and requests, advice, advice, warnings, threats and challenges to ask for a particularaction, speakers can do or not do speech acts (with gestures).Key words: courtesy, speech, communication, health manpowerAbstrakKesantunan Tindak Tutur dalam Komunikasi Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Daha Sejahtera.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menganalisis kesantunan tindak tutur dokter,perawat dengan pasien dan keluarga pasien di RSUD Daha Sejahtera. Penelitian ini juga menggunakanpendekatan deskriptif. Triangulasi yang digunakan yaitu: teknik sumber, metode, peneliti, dan teori.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Wujud kesantunan tindak tutur dalam komunikasi tenagakesehatan di Rumah Sakit Daha sejahtera merupakan wujud kesantunan dalam wujud: maksim kearifan,maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahatian, maksim kesepakatan dan maksimsimpati. Komunikasi yang santun diyakini akan memperkecil ketegangan atau ketidaknyamanan orangorang(pasien) tersebut dalam ruang inap di RSUD Daha Sejahtera dengan penggunaan bahasa tutursecara lisan yang baik dan benar akan mengurangi konflik dalam berkomunikasi dan juga menguatkanrasa persaudaraan yang baik yang bertujuan untuk membuat orang lain melakukan sesuatu sesuaidengan keinginan penutur. (2) Komunikasi tenaga kesehatan di RSUD Daha Sejahtera yang sebagai222fungsi kesantunan berbahasa, yakni untuk tindakan untuk menyelamatkan muka, tindakan untukmenghindari konflik, tindakan untuk menghormati, tindakan untuk mengurangi beban, tindakan untukmenghibur, dan tindakan untuk memberi motivasi. Hal ini berfungsi sebagai keinginan seseorang untukmandiri, bebas bertindak, dan tidak dipaksa oleh orang lain melalui perintah dan permintaan, saran,nasihat, peringatan, ancaman, dan tantangan untuk meminta melakukan suatu tindakan tertentu,penutur dapat melakukan atau tidak melakukan tindak tutur (dengan gerak-gerik).Kata-kata kunci: kesantunan, tindak tutur, komunikasi, tenaga kesehatan
NILAI PERSONAL DALAM CERITA PALAYA SUBETNIK KATINGAN Theresia Dessy Wardani
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.809 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5503

Abstract

AbstractPersonal Values in Story of Palaya from Katingan Subethnic. Palaya is a community folklore of Katingan sub-ethnic whish is one of the literary works owned by the community of Katingan Tengah sub-ethnic. This study focuses on personal values which include: (1) emotional value, (2) moral value, and (3) Social value. There were 20 personal values found in the story of Palaya, the Katingan sub-ethnic which consist of expression of joy, sadness, fear, shympaty and emphaty, hatred and revenge. There were 16 moral values found in the story of Palaya, the Katingan sub-ethnic, they were respectful, devoted, patient, brave, honest, and wise. There were 10 social values found in the story of Palaya, the Katingan sub-ethnic, they were cooperative attitude, mutual help, doing cooperative activities, helping to overcome difficulties others.Key words: emotional value, moral value, social value, Palaya, story sub-ethnic KatinganAbstrakNilai Personal dalam Cerita Palaya Subetnik Katingan. Palaya adalah dongeng masyarakat subetnik Katingan yang merupakan salah satu bentuk sastra yang dimiliki oleh masyarakat subetnik Katingan Tengah. Penelitian ini difokuskan pada nilai personal yang meliputi: (1) nilai emosional, (2) nilai moral, dan (3) nilai sosial. Nilai personal yang terdapat pada cerita palaya subetnika Katingan berjumlah dua puluh yang terdiri dari ekspresi gembira, sedih, takut, simpati dan empati, benci dan dendam. Nilai moral yang terdapat pada cerita palaya subetnika Katingan berjumlah enam belas yang terdiri dari rasa hormat, berbakti, sabar, berani, jujur, dan bijaksana. Nilai sosial yang terdapat pada cerita palaya subetnika Katingan berjumlah dua puluh yang terdiri dari sikap bekerja sama, saling membantu, melakukan aktivitas bersama, membantu mengatasi kesulitan orang lain.Kata-kata kunci: nilai emosional, nilai moral, nilai sosial, cerita palaya subetnika Katingan
KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SMP YANG BERMUKIM DI SEKITAR SUNGAI DI KOTA BANJARMASIN Jumadi Jumadi
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.962 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5509

Abstract

AbstractJunior High School students’ reading skills based around the River in the city of Banjarmasin.Advances in information technology make the world seem so narrow. Through print and electronicmedia, the information comes from an area quickly spread and can be accessed by residents in otherareas. These symptoms necessarily has to be anticipated with completion of reading skills, especiallysince they were sitting on the bench of the school. This research describes: (a) the level of Junior HighSchool students ‘ reading skills who settled in the area of the environment of the River in the city ofBanjarmasin; and the image of interest, read the implementation of learning to read, and the availabilityof means of learning to read in Junior High School who were around the area of the River in the city ofBanjarmasin. This research includes research of fusion (blanded), between quantitative and qualitativeresearch. Data source this study are students and teachers from five schools, i.e. SMPN 2 Banjarmasin,SMPN 4 Banjarmasin, SMPN 26 Banjarmasin,, Kanaan Christian Junior High School, SMP KartikaV-3 Banjarmasin. Engineering data collection carried through tests and nontes. Qualitative data wereanalyzed using the program EXCEL and qualitative data were analyzed based on the analysis of the text.The results showed: (1) literary reading skills of students score of 69% (classified as being); interpretivereading ability score of 43% (belongs to very low); and score reading skills comprehensively of 58%(classified low); (2) the interest of Junior High School students read the classified medium; the timeportion is considered quite memabaca; most of the teachers do not give special reading exercises forstudents; most teachers never hold/includes students in the race to read; availability of books in-schoolpackage is considered already sufficient; dictionaries available to support the implementation of learningto read in school is still lacking; and the availability of newspapers and magazines in school are also stilllacking.Key words: ability, reading, literary, interpretive, river environmentAbstrakKemampuan Membaca Siswa SMP yang Bermukim di Sekitar Sungai di Kota Banjarmasin.Kemajuan teknologi informasi membuat dunia seolah begitu sempit. Melalui media cetak danelektronik, informasi yang berasal dari suatu wilayah secara cepat menyebar dan dapat diakses olehpenduduk di wilayah lain. Gejala tersebut tentu harus diantisipasi dengan penyiapan kemampuanmembaca, terutama sejak mereka duduk di bangku sekolah. Penelitian ini mendeskripsikan tentang:235(a) tingkat kemampuan membaca siswa SMP yang bermukim di daerah lingkungan sungai di KotaBanjarmasin; dan gambaran minat baca, pelaksanaan pembelajaran membaca, dan ketersediaan saranapembelajaran membaca di SMP yang berada di sekitar daerah sungai di Kota Banjarmasin. Penelitianini termasuk penelitian perpaduan (blanded), antara penelitian kuantitatif dan kualitatif. Sumber datapenelitian ini adalah para siswa dan guru dari lima sekolah, yakni SMPN 2 Banjarmasin, SMPN 4Banjarmasin, SMP 26 Banjarmasin, SMP Kristen Kanaan, dan SMP Kartika V-3 Banjarmasin. TeknikPengumpulan data dilakukan melalui tes dan nontes. Data kualitatif dianalisis dengan menggunakanprogram EXCEL dan data kualitatif dianalisis berdasarkan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan:(1) skor kemampuan membaca literer siswa sebesar 69% (tergolong sedang); skor kemampuan membacainterpretif sebesar 43% (tergolong sangat rendah); dan skor kemampuan membaca secara komprehensifsebesar 58% (tergolong rendah); (2) minat membaca para siswa SMP tergolong sedang; porsi waktumemabaca dianggap cukup; sebagian besar guru tidak memberi latihan khusus membaca bagi parasiswa; sebagaian besar guru tidak pernah mengadakan/mengikutsertakan siswa dalam lomba membaca;ketersediaan buku paket di sekolah dianggap sudah cukup; ketersediaan kamus untuk menunjangpelaksanaan pembelajaran membaca di sekolah masih kurang; dan ketersediaan koran dan majalah disekolah juga masih kurang.Kata-kata kunci: kemampuan, membaca, literer, interpretif, lingkungan sungai
REDUPLIKASI BAHASA MAANYAN WILAYAH KAMPUNG SEPULUH KECAMATAN AWANG DESA HAYAPING Patmi Sando Eraini
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.945 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5504

Abstract

AbstractReduplication of Maanyan Language Kampung Area Awang Village Hayaping. In this study theauthors examine reduplication especially reduplication language Maanyan. The use of reduplication inthe Indonesian language as one of the Austronesia clumps is very board and variegated types, it canbe said that research on reduplication ever done not yet completed. Reduplication is one way to formwords in Indonesian language in addition to the affixation of the reduplication process or the repetitionof words can take place if there is a word that becomes the basis of repeated. Based on the purpose ofresearch methods used in this study is descriptive method and data collected in the form of words and totell the solution of existing problems and this researcher is really based on existing facts or the empiricalphenomenon of life on the speaker to indicate the existence of morphological processes in the form ofrepetition or reduplication of words, in the form of whole repetition, partial repetition, repetition combined,affix affixing, repetition with phonme changes, or pseudo-repetition, in the language of Maanyan. Themethod of observation, while the technique is skillful technique, techniques refer, and techniques in cooperation with informants. A problem in researching what kind of function and reduplication mean inorder to describe the form, function, type and meaning of reduplication of language Maanyan. Havefunction, change the word class and there are two types of paradigmatic and derivational reduplication,the meaning contained in the reduplication of language there are relevan.Key words: reduplication, maanyan languageAbstrakReduplikasi Bahasa Maanyan Wilayah Kampung Sepuluh Kecamatan Awang Desa Hayaping.Pemakaian reduplikasi dalam bahasa Indonesia sebagai salah satu rumpun Austronesia sangat luasdan jenisnya beraneka ragam, dapat dikatakan bahwa penelitian mengenai reduplikasi yang pernahdilakukan belum tuntas. Reduplikasi adalah salah satu cara untuk membentuk kata dalam bahasaIndonesia di samping afiksasi komponisasi proses reduplikasi atau pengulangan kata bisa berlangsungapabila ada kata yang menjadi dasar ulangnya. Berdasarkan tujuan penelitian metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan data yang dikumpulkan berupa kata-kata dan untukmenuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang dan penelitian ini benar-benar berdasarkanfakta yang ada atau fenomena yang empiris hidup pada penuturnya. Untuk menunjukkan adanyaproses morfologi dalam bentuk pengulangan atau reduplikasi kata, yang berupa pengulangan seluruh,pengulangan sebagian, pengulangan yang berkombinasi, proses pembubuhan afiks, pengulangan denganperubahan fonem, atau pun pengulangan semu dalam bahasa Maanyan. Metode yang dipakai untukmenyediakan data adalah metode observasi, sedangkan tekniknya adalah teknik cakap, teknik simak,167dan teknik bekerja sama dengan informan. Masalah dalam penelitian bagaimana bentuk fungsi jenisdan makna reduplikasi dengan tujuan mendeskripsikan bentuk, fungsi, jenis dan makna reduplikasibahasa Maanyan. Penelitian didasarkan pendapat Keraf dan Kridalaksana. Berdasarkan hasilpenelitian ditemukan, tujuh bentuk reduplikasi bahasa Maanyan. Memiliki fungsi, mengubah kelaskata dan terdapat dua jenis, yaitu reduplikasi paradigmatis dan derevasional, makna yang terdapatdalam reduplikasi bahasa Maanyan ada sebelas.Kata-kata kunci: reduplikasi, bahasa maanyan
PEMEROLEHAN KALIMAT BAHASA INDONESIA ANAK USIA LIMA TAHUN Haeriyah Novita
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.513 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i2.5510

Abstract

AbstractAcquisition is a process of mastery of language done by children naturally when he learned the firstlanguage or his mother tongue. In this case, there are two processes that occur in it, namely the acquisitionof language and language learning. Thus, language acquisition is concerned with the first language, whilelanguage learning is concerned with a second language. This study aims to describe the acquisition ofphrases and sentences of Indonesian children aged five years.This research uses a qualitative approachwith descriptive research type of analysis. All data obtained from the speech of a five-year-old childas a source of data. Techniques refer libat proficient, recording techniques, and techniques record is atechnique used by the author to collect data in this study.The results of this study found variations ofphrases and sentences. The phrase in question is a phrase consisting of a nominal phrase, a verbal phrase,a numeral phrase, an adverbial phrase, a preposition phrase, and an adjective phrase. In addition, thefive-year-old also has sentences consisting of core sentences and non-core sentences, single sentences andcompound sentences, major sentences and minor sentences, verbal sentences and non-verbal sentences,as well as free and bound sentences.Thus, the results of this study can be used as one of the comparativematerials with subsequent studies that will examine the acquisition of Indonesian sentence of five-yearoldchild although the aspects studied vary.Key words: earnings, sentences, children five yearsAbstrakPemerolehan Kalimat Bahasa Indonesia Anak Usia Lima Tahun. Pemerolehan merupakan prosespenguasaan bahasa yang dilakukan oleh anak secara natural pada waktu ia belajar bahasa pertamaatau bahasa ibunya. Dalam hal ini, terdapat dua proses yang terjadi di dalamnya, yakni pemerolehanbahasa dan pembelajaran bahasa. Jadi, pemerolehan bahasa berkenaan dengan bahasa pertama,sedangkan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemerolehan frasa dan kalimatbahasa Indonesia anak usia lima tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganjenispenelitian deskriptif analisis. Seluruh data yang didapatkan dari ujaran-ujaran anak usia lima tahunsebagai sumber data. Teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat merupakan teknik yangdigunakan penulis untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini.Hasil penelitian ini ditemukannyabentuk-bentuk frasa dan kalimat yang bervariasi. Frasa yang dimaksud adalah frasa yang terdiri darifrasa nominal, frasa verbal, frasa numeral, frasa adverbial, frasa preposisi, dan frasa adjektival. Selainitu anak usia lima tahun tersebut juga sudah memperoleh kalimat yang terdiri dari kalimat inti dankalimat non-inti, kalimat tunggal dan kalimat majemuk, kalimat mayor dan kalimat minor, kalimat246verbal dan kalimat non-verbal, serta kalimat bebas dan terikat. Dengan demikian, hasil penelitian inidapat dijadikan salah satu bahan pembanding dengan penelitian-penelitian selanjutnya yang akanmengkaji tentang pemerolehan kalimat bahasa Indonesia anak usia lima tahun walaupun dengan aspekyang dikaji berbeda-beda.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 14, No 2 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 14, No 1 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 13, No 2 (2023): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 13, No 1 (2023): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 12, No 2 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 11, No 2 (2021): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 11, No 1 (2021): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 10, No 2 (2020): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 10, No 1 (2020): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 9, No 2 (2019): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 9, No 1 (2019): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 8, No 1 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 7, No 2 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 7, No 1 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 6, No 2 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 6, No 1 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 5, No 2 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 5, No 1 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 4, No 2 (2014): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 4, No 1 (2014): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 3, No 2 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 3, No 1 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) More Issue