Educatio
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Articles
536 Documents
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
Rahmawati, Baiq Fitri
Educatio Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.015 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v8i2.5
Dewasa ini, motivasi belajar mahasiswa sangat rendah. Rendahnya motivasi belajar mahasiswa akan berdampak pada proses dan hasil belajar mengajar. Proses belajar mengajar tidak kondusif dan kemampuan mahasiswa pun juga menjadi rendah. Oleh karena itulah penelitian ini akan dicobakan untuk menerapkan model pembelajaran berbasis masalah yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan mengacu pada model yang dikembangkan oleh Kemmis & Taggart yang meliputi kegiatan: perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimana siklus pertama adalah pelaksanaan tindakan dan siklus kedua adalah perbaikan. Dari hasil pelaksanaan tindakan siklus satu diperoleh tingkat motivasi belajar mahasiswa dengan skor 3,44 dari hasil angket dan 42,5% dari hasil observasi, serta kemampuan berpikir kritis mahasiswa sebesar 61,6%. Pada siklus dua diperoleh tingkat motivasi belajar sebesar 3,9 dari hasil angket dan 62,5% dari hasil observasi, sementara tingkat kemampuan berpikir kritis mahasiswa diperoleh skor 70%. Dengan demikian, maka penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Pemanfaatan Kesenian Sakeco Etnis Samawa Sebagai Materi Pembelajaran Sastra di SMP
Sukiman, Sukiman
Educatio Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (134.452 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v12i1.834
Writing this article aims to describe the use of Samawa sakeco ethnic as a source of literary learning materials in junior high. Sakeco can be used as a source of literature learning especially in SMP. Local wisdom as a wealth of archipelago can be used for learning resources in schools. The use of learning resources close to the students will help teachers achieve learning objectives. One form of local wisdom in Sumbawa is sakeco. Sakeco is a form of submission of old poetry most popular by the people of Sumbawa.
ORGANISASI DAN HUBUNGAN KERJA NELAYAN TANJUNG LUAR LOMBOK TIMUR
Husain, Fadly
Educatio Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.028 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v4i1.37
Penelitian Organisasi dan Hubungan Kerja Nelayan Tanjung Luar Lombok Timur (Suatu Kajian Antropologi). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui organisasi dan hubungan kerja nelayan, mengetahui system perekrutan anggota atau anak buah nelayan, mengetahui bentuk dan sifat hubungan kerja nelayan yang ada serta untuk mengetahui system pengupahan nelayan. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Lokasi penelitian tersebut ditentukan secara purposive menurut pokok permasalahan penelitian yang dirumuskan. Data kualitatif akan dikumpulkan melalui wawancara mendalam (In-depth Interview) dan pengamatan terlibat (Observation participation). Dalam penelitian ini pengolahan dan analisis data dilakukan secara bersamaan dalam sebuah proses yang dilakukan secara terus menerus sejak pengumpulan data dilakukan khususnya dalam proses pengorganisasian, pemilihan dan kategorisasi antara data dalam bentuk uraian naratif atau thick description. Komunitas nelayan Lungkak merupakan komunitas nelayan yang bertipe penagkap dan pemburu ikan. Mereka menggunakan strategi ini untuk mendapatkan hasil ikan yang lebih banyak. Tipe ini merupakan tipe konvensional dari masyarakat nelayan pada umumnya. Nelayan Lungkak menggunakan berbagai system teknologi dalam menangkap dan berburu ikan. Seperti menggunakan berbagai jenis dan tipe perahu dan alat tangkap. Dengan tipe nelayan penangkap dan pemburu ikan ini komunitas nelayan Lungkak menciptakan organisasi dan hubungan kerja nelayan yang tangguh untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan laut. Organisasi sosial tradisional yang terdapat pada nelayan Lungkak hamper sama dengan komunitas nelayan yang ada di Indonesia yaitu mengenal konsep patrin client. Pada komunitas nelayan Lungkak dikenal Ponggawe (bos) dan Sabi (anak buah/tenaga kerja). Selain itu terdapat pula pembagian tugas antara juragan/bos dan anak buah. Pembagian tugas ini mulai dari sebelum melaut atau masa persiapan, pelaksanaan aktivitas penangkapan ikan serta aktivitas setalah pulang dari laut. Pada komunitas nelayan Lungkak seorang punggawe biasanya merekrut seorang sabi karena faktor keluarga. Seorang punggawe merekrut sanak keluarganya sendiri sebagai sabi. Sistem bagi hasil pada masyarakat nelayan Lungkak Tanjung Luar biasa juga disebut dengan sadoh. Sadoh merupakan merupakan aturan penghitungan bagi hasil setiap nelayan sehabis melaut. Kata Kunci: Organisasi Sosial, Hubungan Kerja, Patron-Client
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKUATAN LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN PASSING PADA PERMAINAN BOLA VOLI SISWA KELAS VII MTs. MUALIMIN NW PANCOR TAHUN PELAJARAN 2014/1015
Dinata, Karno
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.469 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v10i1.98
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan latihan passing, baik passing bawah yang paling dominan dalam permainan bola voli dan passing atas di MTs. MUALIMIN NW Pancor Metode yang akan digunakan adalah metode eksperimen. Jumlah sampel 53 yang ditentukan dengan sistematic random sampling. Analisa data dilakukan dengan tiga cara yakni analisis univariat, analisis bivariat, dan Analisis Multivariat. Bahawa 69.8% responden benar, sedangkan 30.2% responden passing bola voli yang kurang baik. kemudian Variabel yang dominan berpengaruh terhadap kemampuan passing bola voli responden adalah sarana dengan nilai OR = 8.456, artinya sarana yang tersedia mempunyai kecendrungan 7 kali responden melakukan latihan kekuatan lengan terhadap kemampuan passing bola voli dengan benar dibandingkan dengan sarana yang tidak tersedia. Dari hasil analisis data diperoleh variable yang berhubungan dengan kemampuan passing bola voli responden adalah peran guru dalam memberikan kesempatan pada responden untuk melakukan passing yakni 85.7% dari pada tidak mendapatkan dukungan sebesar 52.0%. Dimana variable sarana bola voli tersedia sebanyak 88.9% bila dibandingkan dengan yang tidak tersedia 50.0%. Sedangkan variable yang tidak berhubungan adalah pengetahuan responden tentang bola voli dalam melatih kekuatan lengan terhadap kemampuan passing sebagian besar berpengetahuan buruk 52.8% dan variable motivasi responden dalam melatih kekuatan lengan guna mendapatkan kemampuan passing sebagian besar rendah 66.0%. Peneliti menyarankan khususnya pada guru penjaskes yakni perlu meningkatkan kemampuan teknik dasar passing bawah,dan passing atas dalam permainan bola voli dengan peningkatan intensitas latihan melalui kegiatan ekstrakulikuler pada siswa MTs. Mualimin NW Pancor dangan dukungan sarana dan prasarana. Kata Kunci: Bola Voli, Passing Bawah, Passing Atas, Kekuatan Lengan
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN SETTING KOOPERATIF GI TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN EVALUASI HASIL BELAJAR
Sulastri, Andi
Educatio Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.249 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v7i1.127
Penelitian ini berfokus pada efektifitas Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Setting Kooperatif GI terhadap peningkatan Aktivitas dan Hasil belajar mahasiswa pada perkuliahan Evaluasi Hasil belajar di program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Hamzanwadi Selong. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui efektivitas penerapan Model pembelajaran Berbasis Masalah dengan settting kooperatif GI terhadap peningkatan Aktivitas dan hasil belajar mahasiswa pada perperkuliahan Evaluasi Hasil Belajar di program studi Pendidikan Ekonomi. Prosedur penelitian yaitu dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus dengan 4 tahap yaitu Perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan Refleksi. Subyek penelitian adalah mahasiswa yang mengampu matakuliah Evaluasi Hasil Belajar semester IV kelas C dengan jumlah 27 orang . Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan metode tes untuk Hasil belajar dan Observsi untuk mengamati peningkatan aktivitas belajar mahasiswa. Hasil penelitian terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II untuk hasil belajar adalah dari 55,56% (cukup) menjadi 81,48,% (Tinggi), ini berarti mahasiswa telah dapat menyelesaikan tes/tugasnya dalam memecahkan masalah dengan meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya tanpa mendapat bantuan dosen sebesar 81,48%.atau 22 orang dengan nilai B, dan hanya 2 orang siswa atau sebesar 7,41% siswa saja menyelesaikan tugasnya dengan baik tetapi dengan bantuan dosen, diberikan nilai C. Sedangkan mendapatkan nilai sangat tinngi sebanyak 3 orang atau 11,11% dengan nilai A yang mendapatkan nilai sangat tinggi,mahasiswa tersebut dapat menyelesaikan tes/tugas yang diberikan oleh dosen tanpa bantuan yang begitu banyak karena mahasiswa tersebut tergolong aktif dan cepat memahami dan mengerti penjelasan dosen dan lebih aktif dalam mencari bahan materi yang terdapat di literatur yang mereka bawa /dipinjam di perpustakaan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kooperatif GI, Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS, MOTIVASI BELAJAR, DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTS. MU’ALIMAT NW PANCOR
puspita, zalia;
Hadiana, Marlina
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.992 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v10i2.157
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara simultan, model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, dan hasil belajar IPS siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Data penelitian dikumpulkan dengan tes kemampuan berpikir kritis, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar IPS siswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaarn berbasis masalah terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. (2) Terdapat pengaruh model pembelajaarn berbasis masalah terhadap motivasi belajar siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. (3) Terdapat pengaruh model pembelajaarn berbasis masalah terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. (4) Terdapat pengaruh secara simultan penerapan model pembelajaarn berbasis masalah terhadap kemampuan berfikir kritis siswa, motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas VII MTs. Mu’alimat NW Pancor. Kata kunci: model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, hasil belajar IPS.
THE EFFECTIVENESS OF PERSONAL DILEMMA TECHNIQUE ON TEACHING SPEAKING SKILL FOR EFL LEARNERS
asrobi, maman
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.766 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v10i2.142
This study aims at investigating the effectiveness of personal dilemma technique on teaching speaking skill for EFL learners. Designed as pre-experimental research with pretest-posttest design, it examined a sample of first semester of English department of STKIP Hamzanwadi Selong in the school year 2014-2015. Random sampling technique was used in determining the sample of the study. Speaking test and analytical scoring rubric were the instruments used to collect the data. Then the data were analyzed by using descriptive statistic and paired sample t-test to test the hypothesis. The result of descriptive statistic analysis revealed that personal dilemma technique is effective for teaching speaking for EFL learners since the mean score of posttest 71.85 was higher than mean score of pretest 61.28. While for hypothesis testing by using paired sample t-test at significance (2-tailed) value level was .000, it was lower than .05. So, it means that the hypothesis of this study was accepted. In other word, personal dilemma technique was significantly effective in improving students’ speaking ability of the first semester students of English department of STKIP Hamzanwadi Selong in the school year 2014-2015.
PENGEMBANGAN BAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD BERACUAN KONSTRUKTIVISME DENGAN MODEL GROUP INVESTIGASI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Waluyo, Edy
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.059 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.19
Pembelajaran matematika di sekolah saat ini masih berorientasi pada guru bukan pada siswa. Pembelajaran matematika dikelas perlu ditekankan pada keterkaitan antara konsep konsep matematika dengan pengalaman anak sehari hari. Tujuan dari penelitian tahun pertama ini adalah (1) Untuk mengetahui Deskripsi kebutuhan adanya model rancangan pembelajaran, strategi penyampaian pembelajaran dan pedoman evaluasi pembelajaran matematika Kelas V Sekolah Dasar di kabupaten Lombok Timur,(2) Menyusun draf bahan ajar matematika kelas V Sekolah Dasar beracuan konstruktivisme dengan model Group Investigasi. Rancangan penelitian pada tahun pertama adalah survey pada 12 kecamatan dan masing masing kecamatan secara random diambil 3 Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan adalah angket yang dikenakan pada guru guru matematika dan siswa kelas V. Berdasarkan hasil survei terhadap karakteristik siswa dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat 72% siswa aktif dalam pembelajaran matematika di kelas, (2) Terdapat 92% siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah-masalah yang sifatnya non rutin, (3) Terdapat 95% siswa lebih tertarik belajar matematika apabila materi matematika dikaitkan dengan permasalahan sehari-hari, (4) Terdapat 93% siswa belum mampu berpikir kritis dalam memecahkan masalah matematika. Survey terhadap kompetensi guru diketahui bahwa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, diketahui 84% guru menjelaskan konsep matematika dengan menekankan pada pentingnya keterampilan berhitung, dan rumus-rumus matematika, 86% guru menjelaskan konsep matematika berdasarkan tema-tema yang ada dalam silabus, 92% guru memberikan latihan soal matematika yang mempunyai satu jawaban benar, dan 79 % guru kesulitan dalam menemukan permasalahan sehari-hari yang sesuai dengan materi matematika yang diajarkan. Sedangkan Survey terhadap perangkat pembelajaran guru diperoleh 49% guru kesulitan mendapatkan buku yang sesuai dengan kurikulum matematika yang berlaku, 95 % guru menggunakan RPP dalam pembelajaran, 97% guru menggunakan LKS dalam pembelajaran, 72% guru menggunakan alat peraga dalam pembelajaran, dan 65% guru menggunakan komputer dalam pembelajaran.
PENGGUNAAN PENDEKATAN KONSELING RATIONAL EMOTIV BEHAVIORAL THERAPY MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL UNTUK MENGATASI SISWA YANG MENGALAMI KESURUPAN DI SMAN 2 AIKMEL
Nusuki, Nusuki
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.545 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.51
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui penggunaan pendekatan tehnik Rational Emotiv Behavioral Therapy melalui layanan konseling indivual dalam mengatasi siswa yang mengalami kesurupan di SMAN 2 Aikmel. Salah satu penyebab kesurupan adalah pemikiran mereka yang tidak rasional yang menimbulkan tekanan emosional yang berakibat pada kelelahan fisik dan pingsan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriftip dengan tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara yang berupa hasil kesimpulan konseling idividual 4 orang siswa yang mengalami kesurupan dan dokumentasi hasil konseling. Hasil yang diperoleh setelah siswa mengikuti proses konseling yaitu pikiran; perasaan; dan perilakunya yang irrasional berangsur-angsur berkurang. Hal itu terbukti klien telah menunjukkan perubahan dengan biasa mengatasi emosinya ketika menghadapi masalah
PENGARUH PEMBELAJARAN QUANTUM DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS IV SDN 3 PANCOR
Siregar, Deni
Educatio Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.038 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v5i1.116
This study aims to determine the effect of Quantum learning on learning motivation and mastery of science concepts of fourth grade students. This study was an experimental research conducted at SDN 3 Pancor, involving 60 students. The control group was 30 students of IV B class, the experimental group was 30 students of IVC class. The class were determined using random sampling technique. Quantum Learning is the independent variable, learning motivation and mastery of science concepts are as the dependent variables. The data were collected using questionnaire and mastery of science concepts test. The data were analyzed using Manova with the assistance of SPSS 16.0 for Windows. The result of the analyses shows that: (1) there is a significant difference in learning motivation between students learning using quantum learning and those using conventional learning (F = 26.47, p <0.05), (2) there are significant differences between the science concept mastery between students learning using quantum learning and those using conventional learning (F = 26.36, p <0.05), (3) there are significant differences in learning motivation and mastery of science concepts between students learning using quantum learning and those using conventional learning (F = 26.14, p <0,05). Quantum learning can be said to affect student motivation and the mastery of science concepts. Keywords: Quantum Learning, learning motivation, and mastery of science concepts