Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA"
:
20 Documents
clear
Pengembangan Wisata Budaya Di Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung Dan Desa Wisata Songgo Langit
Lailam, Tanto;
Murti, Awang Daru;
Yunita, Ani
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.554 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3354
Pengembangan wisata budaya di Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung dan Desa Wisata Songgo Langit ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini memfokuskan pada program Desa Mangunan Sebagai Wisata Desa Unggulan Yang Kompetitif dan Berbudaya. Tujuan program ini adalah menjadikan mitra sebagai model pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan melalui potensi desa wisata yang dipadukan dengan budaya. Program pengembangan yang dilakukan, meliputi: legalisasi perkumpulan dalam bentuk sanggar seni. Untuk melakukan legalisasi Sanggar Lestari Budaya dan Sanggar Ngesti Budoyo dibuatlah akta notaris agar dalam beraktivitas memiliki keabsahan dan dilindungi oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Program lainnya adalah pelatihan inovasi pengembangan seni budaya, pemaketan wisata budaya.
Metode Braistorming Tertulis: Teknik Curah Pendapat Dengan Memaksimalkan Keterlibatan Semua Peserta Dalam Pengambilan Keputusan
Yusuf, Yusuf;
Trisiana, Anita
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (111.422 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3365
Metode Brainstorming dikenal juga dengan metode curah pendapat atau sumbang saran. Hanya saja brainstorming kali ini dialakukan dengan cara tertulis. Tidak secara lisan. Berbeda dengan diskusi, dimana gagasan dari seseorang dapat ditanggapi (didukung, dilengkapi, dikurangi, atau tidak disepakati) oleh peserta lain, pada penggunaan metode Brainstorming pendapat orang lain tidak untuk ditanggapi. Metode ini berdasarkan pendapat bahwa sekelompok manusia dapat mengajukan usul lebih banyak dari anggotanya masing-masing. Dalam metode ini disajikan sebuah soal. Lalu para peserta diajak untuk mengajukan _dea pa pun mengenai soal itu, tidak peduli seaneh apapun ide itu. Ide-ide yang aneh tidak ditolak secara apriori, tetapi dianalisis, disintesis dan dievaluasi. Boleh jadi pemecahan yang tidak terduga yang akhirnya munculâ€. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Brainstorming adalah suatu bentuk diskusi dimana peserta didorong untuk menyatakan gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, pengalaman serta ide-ide mengenai suatu masalah tanpa adanya penilaian dari pesertalain. Hanya saja brainstorming yang dicoba dikenalkan adalah dengan cara tertulis. Tujuan penggunaan metode Brainstorming ialah “menguras habis segala sesuatu yang dipikirkan oleh peserta didik dalam menggapi masalah yang dilontarkan kepadanyaâ€. Agar tujuan dalam penerapan metode Brainstorming dapat tercapai maka perlu adanya aturan yang diperhatikan. Hal ini dimaksudkan agar metode Brainstorming dapat berjalan dengan efektif dan efisien sehingga tujuan yang diharapkan dapat terealisasi.
Penggunaan Media Word Webs Dalam Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Inggris Di Sdnn 01 Suruh Tasikmadu Karanganyar
Widyahening, Evy Tri;
Ma’fiah, Imroatul
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (126.275 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3357
English learning for children called English for Young Learners (TEYL) is developing in various parts of the world, especially in developing countries including Indonesia. This policy began in Indonesia since the enactment of the 1994 Curriculum, and its implementation continues to be increasingly necessary. This is related to the government's efforts to prepare reliable and quality students, who will be able to compete at the national and international levels. English has become a very important language in the international community. Therefore, everyone is expected to be able to learn, master and understand English well. In Indonesia, English occupies an important priority as the first foreign language that must be studied and mastered by students and has been taught in schools ranging from kindergarten to university level. In learning English, there are four (4) language skills that must be learned by students, namely listening, speaking, reading, and writing. One of the important language skills to be learned by students is speaking. One element of language that needs to be improved to support speaking skills is vocabulary. Vocabulary plays an important role in word recognition. The more English vocabulary that is owned and mastered by students, the better they are at understanding various learning materials delivered in English. Mastery of a large and extensive English vocabulary can also improve students' ability to communicate using English. The introduction of English vocabulary in SDN 01 Suruh Tasikmadu Karanganyar can use learning media that is fun, easy and effective. The learning media is Word Webs. The Word Webs media has the benefit of increasing students' knowledge of English vocabulary and strongly supports speaking skills. Word Webs learning media is a learning media that can be used in the teaching and learning process of English especially Vocabulary. Through this Community Service Activity or Pengabdian Kepada Masyarakat, learning English using Word Webs media at SDN 01 Suruh Karanganyar feels more fun and memorable. This will make students feel enthusiastic and happy in learning English provided by using Word Webs media. This media can also help teachers in teaching English vocabulary to support students' speaking skills with fun.
Meningkatkan Nilai Produk Paguyuban Penghasil Gula Jawa Dusun Kliwonan Untuk Memasuki Pasar Nasional
Raniasta, Yohanes Satyayoga
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (769.084 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3370
All members of the Kelapa-Mas community work as palm-sugar-maker in Kliwonan, Banjarharjo, Kalibawang District, Kulon Progo, Yogyakarta. The community has been producing palm sugar for generations and selling it to traditional markets around the village. There is a possibility that the community product could be developed to get a wider market and would give a better economic impact on the community. Through the UKDW Service Learning program in 2019, the community has been assisted to increase the value of their palm-sugar product. This assistance is carried out in 4 stages, First: counseling of good and hygienic production processes according to P-IRT standards, Second: assistance to product branding and packaging, Third: counseling and initiation of product marketing through online/digital and offline media, in collaboration with retail stores, and Fourth:Â assistance and initiation of an organization, in order to continuing the palm-sugar-maker community to operating and growth independently. The results obtained during the full one-month intensive mentoring period were: the better sugar products with clear & catchy branding, a wider offline marketing network through modern retail and online media, a business license for P-IRT, and a well-structured-organization for management of the Kelapa-Mas palm-sugar household industry community organization
Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skills (Hots) Bagi Guru Sekolah Dasar
Wicaksono, Anggit Grahito;
Jumanto, Jumanto
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.778 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3352
Hasil survei TIMSS menunjukkan Indonesia berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Upaya yang dapat ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pengembangan soal HOTS yang berkualitas baik; (2) memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS; dan (3) pengembangan soal HOTS bagi guru-guru di SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan melebihi target luaran yang diharapkan yaitu jumlah guru yang hadir dan mampu mengembangkan perangkat soal HOTS berjumlah 25 guru meningkat dari 21 guru yang ditargetkan. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan pengembangan soal HOTS sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah. Luaran yang dihasilkan berupa perangkat soal HOTS sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.
Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Pekarangan Rumah Dengan Tanaman Pangan Lokal
Widyastuti, Rosmala;
Sunarni, Sunarni
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.103 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3367
Kesejahteraan masyarakat dapat didukung dari berbagai aspek. Selain pendidikan dan ekonomi, peran pangan merupakan sumber kebutuhan dalam mencukupi kebutuhan. Program pengabdian ini dimaksudkan mempunyai tujuan mengoptimalisasi pekarangan rumah warga masyarakat dengan penanaman pangan lokal disekitar pekarangan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Pendampingan dan Pemberdayaan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yang terdiri dari satu minggu pelatihan praktek dan tiga minggu pendampingan. Hasil dari program pengabdian ini adalah perolehan pemahaman dari masyarakat yang sebelaumnya belum tahu menjadi faham. Pendampingan yang dilakukan menghasilkan kebiasaan warga dalam menanam tumbuhan disekitar pekarangan rumah. Dari yang hanya dahulunya dibaiarkan kini telah digunakan sebagai sumber kebun terdekat dari dapur. Selain dari itu melalui pengabdian ini juga telah memaksimalkan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan penanaman bahan obat dan jamu.
Bank Desain Sebagai Peningkatan Daya Saing Pasar Rotan Trangsang
Sasongko, Supono;
Panuwun, Djoko;
Wahyuningsih, Ik Endang S.
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.02 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3358
Desa Trangsang, kecamatan Gatak, kabupaten Sukohajo, merupakan sentra industry mebel dan berbagai jenis produk kerajian berbahan dasar rotan. Produk kreatif mebel rotan merupakan produksi industry rumah tangga di wilayah tersebut saat ini semakin meningkat permintaan dengan berbagai bentuk. Desain-desain bentuk produk rotan yang dikerjakan berasal dari buyer dengan membawa mock-up atau contoh produksi dengan skala 1:1. Melalui contoh produk tersebut para pengrajin tinggal mencontohnya saja. Hal ini dirasa sangat merugikan para pengrajin yang berakibat tidak bisa mengembangkan desain mereka sendiri. Untuk mendukung tercapainya tujuan berupa terbentuknya kluster pengrajin rotan maka melalui program pengabdian masyarakat ini akan menciptakan desa pengrajin yang memiliki bank desain sendiri.
Pengembangan Potensi Perempuan Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan Dalam Peningkatan Dan Inovasi Perekonomian Desa
Suksmawati, Herlina;
Indriastuti, Yudiana
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (107.687 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3362
Persaingan home industry produk Wingko Babat menuntut kelompok perempuan di Desa Baturono, Sukodadi, Kabupaten Lamongan mengembangkan cita rasa produk Wingko Babat dengan alternatif bahan dasar berbeda. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan dalam upaya inovasi perekonomian desa, perempuan desa Baturono menggunakan singkong sebagai bahan dasar Wingko Babat, sebagai upaya memanfaatkan komoditas desa tersebut. Disisi lain, mereka juga berani berupaya mengembangkan kreatifitas peningkatan rasa dengan variasi rasa yang dianggap akan dapat menarik konsumen segala usia, seperti halnya rasa durian, pandan, nangka dan strawberry sebagai bentuk inovasi terhadap olahan produk Wingko Babat. Selain itu, di era digital perempuan desa tidak hanya terbatas melakukan pekerjaan yang berorientasi pada produksi semata. Pelatihan pemanfaatan media online sebagai sarana promosi dan pemasaran layaknya industri produk makanan di perkotaan, diharapkan mampu mengembangkan usaha mereka dan memberikan pemasukan atau penghasilan keluarga.
Tahap –Tahap Bimbingan Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar
kusumaningtyas, lydia ersta;
Koesdyantho, A. Roedy
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (137.361 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3353
Judul Pengabdian ini adalah “: Mengenal Multiple Intelligences untuk mengembang– kan Bakat dan Minat Anakâ€Khalayak sasaran dalam program pengabdian ini adalah Masyarakat Non Produktif yaitu guru dan orang tua peserta didik TK Lakshmi 7 Surakarta. Mereka perlu diberi tambahan pengetahuan dikarenakan guru TK Lakshmi 7 tidak berlatar belakang S1 Pendidikan, melainkan guru TK Lakshmi 7 hanya dari SMK,        Sedangkan Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Ceramah/penyuluhan, diskusi dan pelatihan..Sebagai evaluasinya dipergunakan angket dan observasi untuk menjajaki cara mengimplementasi mereka dilapangan setelah ada penyuluhan.           Hasil dari pengabdian ini orang tua dan guru dapat memahami pentingnya Multiple Intelligence untuk mengembangkan bakat sdan minat anak. Sedangkan dari hasil penyebaran angket didapat hasil sebagai berikut 77,8% (21 Orang tua dan guru) dapat memahami Multiple Intelligence.Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pengabdian Mengenal Multip\Intelligences untuk mengembang– kan Bakat dan Minat Anakâ€pada orang tua peserta didik dan guru TK Lakshmi 7 Turisari Surakarta berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pelatihan yang diikuti oleh 27 orang , 24 orang (88,89%) diantaranya sdh memahmi baik teori maupun prakteknya sedangkan yang 3 orang (11,11%) kurang menguasai dikarenakan tidak rutin hadir dalam pertemuan
Pengembangan UKM Batik Desa Pilang Melalui Pemasaran Online
Riani, Asri Laksmi;
Kurniadi, Edi;
Cholil, Mohammad;
Susan Dwi Cahyaningrum, Atmaji,
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.052 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3368
Program pengabdian dilakukan pada sentra UKM Batik di desa Pilang Kabupaten Sragen. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk pengembangan UKM dalam peningkatan pangsa pasar melalui aspek pemasaran online. UKM Batik desa Pilang memiliki masalah pada jumlah permintaan yang stagnan, padahal kapasitas produksi masih belum beroperasi dengan maksimal. Dari hasil diskusi antara tim pengabdian dan masyarakat dapat diindikasikan bahwa UKM masih belum memaksimalkan media promosi dan periklanan.Metode pengabdian yang dilakukan melalui pelatihan peningkatan pengetahuan dan praktik pemasaran multichanel dengan menggunakan sosial media. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatnya pemahaman dan kreatifitas UKM Batik dalam pemanfaatan sosial media sebagai media promosi, 2. UKM Batik mampu mengelola berbagai media promosi berbasis online.