cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 539 Documents
Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Pekarangan Rumah Dengan Tanaman Pangan Lokal Rosmala Widyastuti; Sunarni Sunarni
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3367

Abstract

Kesejahteraan masyarakat dapat didukung dari berbagai aspek. Selain pendidikan dan ekonomi, peran pangan merupakan sumber kebutuhan dalam mencukupi kebutuhan. Program pengabdian ini dimaksudkan mempunyai tujuan mengoptimalisasi pekarangan rumah warga masyarakat dengan penanaman pangan lokal disekitar pekarangan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Pendampingan dan Pemberdayaan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yang terdiri dari satu minggu pelatihan praktek dan tiga minggu pendampingan. Hasil dari program pengabdian ini adalah perolehan pemahaman dari masyarakat yang sebelaumnya belum tahu menjadi faham. Pendampingan yang dilakukan menghasilkan kebiasaan warga dalam menanam tumbuhan disekitar pekarangan rumah. Dari yang hanya dahulunya dibaiarkan kini telah digunakan sebagai sumber kebun terdekat dari dapur. Selain dari itu melalui pengabdian ini juga telah memaksimalkan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan penanaman bahan obat dan jamu.
Pengembangan UKM Batik Desa Pilang Melalui Pemasaran Online Asri Laksmi Riani; Edi Kurniadi; Mohammad Cholil; Atmaji, Susan Dwi Cahyaningrum
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3368

Abstract

Program pengabdian dilakukan pada sentra UKM Batik di desa Pilang Kabupaten Sragen. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk pengembangan UKM dalam peningkatan pangsa pasar melalui aspek pemasaran online. UKM Batik desa Pilang memiliki masalah pada jumlah permintaan yang stagnan, padahal kapasitas produksi masih belum beroperasi dengan maksimal. Dari hasil diskusi antara tim pengabdian dan masyarakat dapat diindikasikan bahwa UKM masih belum memaksimalkan media promosi dan periklanan.Metode pengabdian yang dilakukan melalui pelatihan peningkatan pengetahuan dan praktik pemasaran multichanel dengan menggunakan sosial media. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatnya pemahaman dan kreatifitas UKM Batik dalam pemanfaatan sosial media sebagai media promosi, 2. UKM Batik mampu mengelola berbagai media promosi berbasis online.
Membangun Rasa Percaya Diri Remaja Putri Di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Barat Surakarta Tahun 2019 Sri Hartini; Hera Heru Sri Suryanti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3369

Abstract

Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa percaya diri para remaja putri di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Barat Surakarta. Rasa Percaya Diri diawali dengan adanya konsep diri dan akan mempengaruhi rasa harga diri seseorang. Kosep Diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini dapat bersifat social, psikologis dan fisis. Selanjutnya Rasa Percaya Diri adalah kepercayaan  terhadap kemampuan diri sendiri. Sedangkan Rasa Hatga Diri adalah rasa seberapa berharga diri sendiri dalam lingkungannya. Untuk itulah sangat penting membangun Rasa Percaya Diri di kalangan remaja putri Panti Aauhan Aisyiah yang secara social-ekonomi sangat bergantung kepada kedermawanan sesama manusia, agar perkembangan mereka dapat optimal dan terbebas dari rasa rendah diri (minder). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penyuluhan ,Konseling Kelompok, Simulasi dan Pendampingan. Dari kegiatan tersebut dapat diperoleh informasi adanya keberanian mengemukakan pendapat tentang pemilihan studi lanjut dan kekhawatiran tentang pembeayaannya. Selanjutnya kekhawatiran tersebut dapat dihilangkan oleh para remaja putri setelah diberikan informasi adanya berbagai jenis beasiswa yang disediakan oleh universitas Slamet Riyadi dan pentingnya pe.ngembangan diri untuk menggapai cita-cita.
Meningkatkan Nilai Produk Paguyuban Penghasil Gula Jawa Dusun Kliwonan Untuk Memasuki Pasar Nasional Yohanes Satyayoga Raniasta
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3370

Abstract

All members of the Kelapa-Mas community work as palm-sugar-maker in Kliwonan, Banjarharjo, Kalibawang District, Kulon Progo, Yogyakarta. The community has been producing palm sugar for generations and selling it to traditional markets around the village. There is a possibility that the community product could be developed to get a wider market and would give a better economic impact on the community. Through the UKDW Service Learning program in 2019, the community has been assisted to increase the value of their palm-sugar product. This assistance is carried out in 4 stages, First: counseling of good and hygienic production processes according to P-IRT standards, Second: assistance to product branding and packaging, Third: counseling and initiation of product marketing through online/digital and offline media, in collaboration with retail stores, and Fourth:  assistance and initiation of an organization, in order to continuing the palm-sugar-maker community to operating and growth independently. The results obtained during the full one-month intensive mentoring period were: the better sugar products with clear & catchy branding, a wider offline marketing network through modern retail and online media, a business license for P-IRT, and a well-structured-organization for management of the Kelapa-Mas palm-sugar household industry community organization
PENERAPAN PRINSIF KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI UKM PANDE BESI TRADISIONAL Rosleini Ria Putri Zendrato; Sunardi Sunardi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3509

Abstract

AbstractPartners in the Community Partnership Program activities are Pande Besi PRASOJO located in Nangsri Kidul RT 2 / IV Nangsri Kebakkramat Karanganyar and Pande Besi MANDIRI located at  Dondong RT 2/IX Klumprit Mojolaban Sukoharjo. The two partners are traditional blacksmiths. The problems faced by the two partners are relatively the same, namely: 1) traditional / conventional production processes; 2) do not apply the principles of Occupational Health & Safety. Solutions that will be carried out from this activity are: 1) production of blower and grinding tools; 2) the use of personal protective equipment (PPE). The method that will be carried out to realize the objectives of the PKM implementation program is through: 1) Procurement of electric blowers and grinders for both partners; 2) Increased knowledge and training in the use of personal protective equipment (PPE). In this method both partner SMEs are involved in each activity starting from problem identification, action analysis, action planning and implementation of activities. Through this method, the identified problems and actions to be taken are bottom up proposals. So that every action that will be carried out is right on target and is able to realize the objectives to be achieved maximally. The results of the Community Partnership Program activities were Pande Besi PRASOJO and Pande Besi MANDIRI succeeded in increasing the quantity and quality of products through the procurement of blower and grinding tools. Both partners have also implemented occupational health and safety principles through increased knowledge and use of PPE.
OPTIMALISASI KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS MELALUI PEMANFAATAN SOFTWARE PEMBELAJARAN BAHASA BAGI ANGGOTA KARANG TARUNA RT 01 RW 27 KADIPIRO SURAKARTA Ulupi Sitoresmi; Sumardiono Sumardiono
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1a (2020): Adi Widya Special Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i1a.3521

Abstract

This community service was conducted for Karang Taruna, a youth organnization, at Perum Graha Kencana RT 01 RW 27 Kadipiro Surakarta. The focus was a training of using Rosetta Stone and Google Translation to improve English skills. The materials were delivered using three phases namely presentation, practise, and production. The training was beneficial for the participants specifically to improve their listening, speaking, reading, and writing skills as well as translation. Having adequate understanding of using Rosetta Stone and Google Translation, the participants were able to develop their English especially when completing school assignments.Keywords: Rosetta Stone, Google Translation 
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MESIN PERAJANG GRUBI SEMI OTOMATIS DENGAN PISAU TIPE INSERT CUTTER SYSTEM SEBAGAI MEDIA PENCACAH UNTUK UMKM DI KABUPATEN KARANGANYAR Haikal Haikal; Agung Supriyanto; Nur Cholis; Yoga Imam Malik; Aris Setiyawan
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3547

Abstract

Umbi merupakan jenis tumbuhan yang sering diolah dan dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Dengan perkembangan jaman hingga saat ini, olahan ketela rambat semakin banyak, salah satunya adalah grubi. Kabupaten karanganyar tepatnya di tawangmangu banyak UMKM yang memproduksi grubi atau walangan. Pembuatan grubi dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dengan dirajang manual menggunakan pisau. Tujuan dari perancangan mesin ini adalah untuk menghasilkan desain mesin perajang grubi semi otomatis dengan pendorong pegas.Tahapan dalam perancangan mesin perajang grubi semi otomatis ini terdiri dari ide perancangan, pengumpulan data dan bahan, perancangan desain, perhitungan komponen, pemotongan, perakitan, pengujian dan analisa mesin. Hasil perhitungan mesin perajang grubi semi otomatis menunjukkan bahwa kapasitas perajangan berkisar 30 kg/jam. Mekanisme pencacah menggunakan insert cutter system sebagai media pencacah dengan dimensi pelat dudukan pisau 45x170x5 mm. Hasil perajangan yang optimal diperoleh antara 90% sampai 95% pada sudut mata pisau 3° dengan jumlah cutter  penyayat sebanyak 83 buah.
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS TAHU DESA NGASINAN ETAN, GEBANG, MASARAN, SRAGEN Aris Tri Haryanto; Septiana Novita Dewi; Joko Sekti Riyadi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3551

Abstract

Ngasinan Etan Village is one of the villages located in Gebang Village. The livelihood as a small businessman from this village is very possible because of the very strategic location close to the Gebang traditional market and the traditional Pucuk padar. The increase in tofu production in Gebang village has positive and negative impacts, the positive impact is that it has increasingly increased the MSMEs of Gebang village and can improve the welfare of the community. The negative impact is the amount of tofu waste that is released, causing unpleasant odors. The main problem asked by these entrepreneurs is the accumulation of dense waste that often affects the environment which causes air pollution as it is delicious. With the consideration of the community specifically tofu entrepreneurs, and with the thought of solutions based on existing theories and research results, the first priority that needs to be done is to improve the management of solid waste management in tofu. Improvements to the tofu mill's solid waste management methods, by providing an understanding of how to manage tofu's basic waste into food products. Utilization of tofu waste can be done by drying and made with a variety of processed products that can be consumed by the community, for example, processed into tempe gembus, beef food, fish feed sources, nata de soya production, tofu waste as organic fertilizer, tofu waste, tofu waste to poultry feed and tofu pulp into processed crackers.Tofu, Gebang, Masaran, Sragen waste
PELATIHAN PEMASARAN PRODUK BERBASIS DIGITAL DI KELURAHAN GEBANG, MASARAN, SRAGEN Septiana Novita Dewi; Aris Tri Haryanto; Ambar Wariati
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3552

Abstract

Pengabdian ini merupakan pengabdian lanjutan dari proses pengabdian sebelumnyam bahwa di Kelurahan Desa Gebang memiliki potensi untuk ditingkatkan UMKM makanan ringan.  Dengan adanya peningkatan UMKM di Kelurahan Gebang, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya. Akan tetapi dalam pemasaran produk UMKM masyarakat di Kelurahan Gebang belum diimbangi dengan adanya pemanfaatan alat tekhnologi, sehingga proses pemasaran belum optimal. Hal ini disebabkan karena rata-rata pelaku UMKM memiliki usia yang tidak muda lagi, sehingga perlu pendampingan yang lebih ekstra. Pada saat era milineal ini, semua disajikan secara praktis dan efisien yaitu dengan memanfaatkan tekhnologi informasi. Seperti pemasaran melalui akun facebook, Instagram, website, twitter dan lain-lain. Hal ini bertujuan bahwa dengan menggunakan tekhnologi informasi, semua informasi produk dapat tersampaikan secara luas, baik tingkat nasional maupun internasional. Permasalahan yang utama ketika UMKM tidak memanfaatkan tekhnologi informasi dengan baik adalah mereka hanya bisa menjual produknya secara lokal dan jenis-jenis produk yang dijual tidak tersampaikan secara luas. Dalam mensiatasi kompetensi bisnis di era digital diharapkan seluruh UMKM memahami dan menggunakan digital marketing dengan baik, agar mereka mampu bersaing dengan baik hingga mencapai keunggulan k;ompetitif lebih maksimal. Materi yang diberikan kepada UMKM di Kelurahan Desa Gebang adalah tujuh konsep pemasran ampuh dengan metode digital, diantaranya adalah Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Pembuatan Konten, Mobile Marketing, Email Marketing, Affiliate Marketing, Pemasaran Media SosialUMKM, Digital Marketing, Kelurahan Gebang
Pelatihan Pembuatan Cairan Pencuci Piring Antibakteri dengan Zat Aktif Minyak Lemon untuk Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga bagi kader PKK Kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta Vivin Nopiyanti; Titik Sunarni; Reslely Harjanti; Siti Aisiyah; Suhartinah Suhartinah
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.3619

Abstract

Cairan pencuci piring merupakan cairan kental bening berwarna yang berfungsi untuk membersihkan peralatan makan seperti piring, gelas, sendok/garpu. Kecenderungan pemakaian produk pencuci cair dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini menunjukkan jika pola pencucian peralatan rumah tangga mulai bergeser dari cara yang lama/tradisional dengan abu gosok dan sabun colek menuju cara baru yang lebih praktis. Adanya bentuk beruipa cairan menjadikan praktis dan mudah digunakan serta aroma produk yang khas menjsdikan cairan pencuci piring mempunyai nilai lebih dibandingkan produk pencuci piring yang lain. Bahan tanaman kaya akan senyawa yang mempunyai aktivitas antibakteri di antaranya minyak lemon. Selain digunakan sebagai zat aktif antibakteri, minyak lemon juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan bau aromatic pada sediaan cairan pencuci piring.Bahan-bahan baku pembuatan cairan pencuci piring ini mudah diperoleh dengan bahan-bahan golongan sabun, garam, emulgator, pewangi dan pewarna. Cara pembuatannya juga sederhana dengan menggunakan prinsip melarutkan antar bahan yang digunakan. Oleh karena itu, berdasarkan dari uaraian di atas cairan pencuci piring mempunyai potensi dapatdikembangkan sebagai produk usaha mandiri yang dipasrkan secara komersial.Tujuan dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembautan cairan pencuci piring kepada kader PKK lingkungan Suko Mulyo kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta. Selain itu juga diadakan pelatihan terkait peluang untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri warga. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan dimulai dari survei dan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan berupa tutorial kemuadian dilakukan pendampingan dari tim pengabdi dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan.