cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
The Workshop Pembuatan Urea Molasses Block (UMB) untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang Linda Eka Pradita; Ahmad Rino Manggala Wijaya; Tiara Oktaviana; Nisrina Zaidatun Hasna Aribah; Maulidya Intan Meilisa; Muhammad Salman Fata; Fara Aulia; Tri Wahyu Yuliana; Shefie Arifina Qulba; Yuliani Rahayu Pramesti; Brilliant Luthfie Freessylia; Wildan Khaidar Ali
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v10i1.13141

Abstract

Pakan adalah faktor penting dalam sektor peternakan. Bidang peternakan menjadi fokus pengembangan di Kelurahan Bandarsedayu yang terletak di Kabupaten Magelang. Kondisi geografi sesuai dengan adaptasi hewan dan sumber pakan berupa rumput yang cukup berlimpah. Namun, tidak semua rumput dapat memenuhi kebutuhan mineral ternak karena beberapa faktor. Teknologi pakan tambahan seperti Urea Molase Blok yang memiliki kandungan mineral tinggi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat cara pembuatan UMB sebagai pakan tambahan yang dapat mencukupi kebutuhan mineral pada hewan ternak. Pengabdian dilaksanakan pada Sabtu, 19 Juli 2025 di Dusun Mranggen, Desa Bandarsedayu, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, praktik langsung dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah menunjukkan bahwa tingkat palatabilitas domba cukup tinggi terlihat dari konsistensi ternak mengonsumsi pakan tambahan selama periode 1 minggu. Sementara itu, aspek minat masyarakat cukup baik berdasarkan tingkat interaktif dan partisipasif setelah melaksanakan kegiatan.
a MURAL TEMA KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PENGUATAN PROGRAM ADIWIYATA DAN MEDIA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI DONOYUDAN KALIJAMBE SRAGEN: mural, program adiwiyata, media pembelajaran Esterica Yunianti; Slamet Supriyadi; Nanang Yuilianto
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v10i1.13267

Abstract

Pembuatan mural Tema Kearifan lokal dilakukan di sekolah SD N Donoyudan Kalijambe Sragen adalah upaya penguatan program sekolah adiwiyata sekaligus sebagai media pembelajaran seni budaya dan prakarya. Pembuatan mural dilakukan karena (1) terdapat beberapa tempat yang kurang menarik sebagai pendukung program adiwiyata sekolah, (2) Memperkaya media pembelajaran seni budaya dan prakarya. Solusi yang dilakukan adalah menerapkan seni mural dengan menggambar tembok sekolah dengan tema kearifan local guna memperindah visual tembok sekolah sekaligus untuk media pembelajaran seni budaya dan prakarya khususnya menggambar. Metode yang diterapkan adalah pendampingan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Kegiatan mural dengan tema kearifan lokal di SDN Donoyudan, Kalijambe, Sragen, memberikan dampak positif dalam dua aspek utama, yaitu sebagai penguat program Adiwiyata dan sebagai media pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).  
Implementasi Buku Digital Bermuatan Budaya dan Sastra Lokal sebagai Media Literasi Multikultural di SMP Negeri Magelang Linda Eka Pradita; Arif Setyawan; Restu Rakhmawati; Claudia In'am Haya Alimah; Sadar Kurnia Zendrato
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/vz881c64

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap berbahasa, tetapi juga berkarakter dan berwawasan kebinekaan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mendeskripsikan upaya integrasi budaya lokal dalam buku digital  pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai sarana peningkatan literasi multikultural di sekolah.  Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dan analisis deskriptif dengan meninjau berbagai praktik pada sekolah yang telah menerapkan buku digital bermuatan budaya dan sastra lokal sebagai media literasi multikultural. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan integrasi budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia memerlukan langkah-langkah yang terencana meliputi; 1) Identifikasi budaya lokal yang relevan; (2) Pemilihan dan Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual; (3) Kegiatan pembelajaran (apersepsi dan motivasi); 4) Pembelajaran inti; 5) Refleksi dan penanaman nilai budaya; 6) Tindak lanjut berbasis kearifan lokal. Integrasi budaya lokal dilakukan melalui penggunaan teks sastra daerah, proyek literasi berbasis budaya, diskusi multikultural, dan kolaborasi lintas mata pelajaran. Strategi tersebut memungkinkan peserta didik mengenal nilai-nilai kearifan lokal, menghargai perbedaan budaya, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan empatik. Kata Kunci: integrasi, budaya lokal, pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi multikultural
the Integrated Desalination Innovation for Clean Water Independence and Food Security in Coastal Villages: Collaboration Farmers, Village-Owned Enterprises, and Places of Worship: Integrated Desalination Innovation for Clean Water Independence and Food Security in Coastal Villages: Collaboration Farmers, Village-Owned Enterprises, and Places of Worship Opi Irawansah; Susanti Susanti; Anwar Ma’ruf; Fajar Nurwibowo; Isna Hikmawati; Rum Sapundani; Nuh Almahdi; Rasyid Miftah; Dayna Rizkya; Myra Zaqia Alwi; Nandita Vitarin Putri Maulida
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/sbcbbe49

Abstract

Ujung Alang Village, located in Kampung Laut Subdistrict, Cilacap Regency, is a coastal area facing critical challenges in freshwater availability due to seawater intrusion and limited access to clean water sources. This condition affects domestic needs, sanitation, and the productivity of local agriculture. The Kosabangsa 2025 Program was implemented as a strategic effort to enhance water self-sufficiency and food security through the application of solar-powered Reverse Osmosis (RO) desalination technology. This community service initiative involved Banyu Urip Sentosa Village-Owned Enterprise (BUMDes) as the manager of the clean water business unit and the Mekar Sari Farmer Group as beneficiaries of desalinated water for agricultural irrigation. The methods included identifying community water needs, providing technical training on RO operation, installing the desalination system, mentoring BUMDes in business management, applying desalinated water for agricultural irrigation, and conducting monitoring and evaluation of water quality and its impacts on farmland. The results show that the desalination system successfully supplied safe drinking water for households and religious facilities, while also providing non-potable water for coastal farming activities. Community capacity increased through training and mentoring, and BUMDes gained opportunities to develop a sustainable village-based clean water enterprise. Overall, this program demonstrates that integrating appropriate technology, renewable energy, and community empowerment can significantly improve clean water independence, strengthen food security, and generate positive economic impacts for coastal communities. This collaborative model has strong potential to be replicated in other coastal areas with similar challenges and characteristics. Keywords: desalination, reverse osmosis, solar energy, BUMDes, community empowerment, coastal village, Kosabangsa 2025
“Collaborative-Creation” Pendampingan Perancangan Bangunan Gedung Berbasis Digital Di Desa Benelanlor Guna Sustainability Pembangunan Desa Gde Bayu Mahatmanda Sudana; Pungki Indriatmiko; Mohammad Anwar Fathoni
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/kcm85b43

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma pendidikan tinggi yang wajib dilaksanakan oleh semua perguruan tinggi. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Banyuwangi khususnya Jurusan Teknik Sipil adalah dengan melakukan pelatihan dasar perencanaan proyek. Pemerintah Desa Benelanlor memiliki keterbatasan kemampuan melakukan perencanaan konstruksi secara mandiri untuk proyek bangunan gedung. Keterbatasan ini pada akhirnya menjadi hambatan dalam pembangunan desa yang dilakukan pemerintah desa. Ketidakmampuan pemerintah desa dalam menyusun perencanaan yang baik dikarenakan minimnya pengetahuan perencanaan dan perancangan konstruksi yang sesuai dengan standar dan kaidah yang berlaku. Beberapa kegiatan perencanaan renovasi dan revitalisasi fasilitas pemerintahan Desa Benelanlor (balai desa)  juga mengalami  keterlambatan  dan penundaan akibat dari belum tersedianya usulan perencanaan untuk dilanjutkan dalam model perancangan dan penyusunan dokumen rinci serta anggaran biaya. Maka dari itu dalam pengabdian masyarakat kali ini, pendekatan co-creation digunakan sebagai jembatan untuk memberikan sebuah edukasi. Melalui pengabdian ini tim pelaksana pengabdian ingin membantu meningkatkan kemampuan sumber daya pemerintah desa dalam pemahaman proses perencanaan dan perancangan konstruksi bangunan gedung melalui pelatihan dan pendampingan. Diharapkan di masa yang akan datang, kegiatan perencanaan dan perancangan dapat dilaksanakan dengan baik secara mandiri, guna meningkatkan kinerja dan pelayanan pembangunan Pemerintah Desa Benelanlor. Kata Kunci: Pendampingan, Pembangunan, Pengabdian, Desa, Co-Creation
Digital Content Empowerment untuk UMKM Kuliner Aselinya Jus: Meningkatkan Produksi Konten dan Konsistensi Unggahan Nita Dwi Cahyani; Wiwid Indriani; Elia Gayuh Trisna Mukti; Rani Clarissa Simanungkalit; Pambayun Kinasih Yekti Nastiti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v10i1.13887

Abstract

Transformasi digital mendorong pelaku UMKM untuk menyesuaikan strategi pemasaran agar lebih efektif dalam menjangkau konsumen melalui media digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini, yang dilaksanakan pada 29 Agustus–12 Desember 2025, bertujuan meningkatkan kemampuan UMKM kuliner Aselinya Jus dalam mengelola media sosial Instagram sebagai saluran pemasaran utama. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, pelatihan pengelolaan konten, pendampingan produksi foto dan video, serta penyusunan kalender konten. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan performa akun, ditandai dengan jangkauan yang naik menjadi 2.291 akun per bulan, total aktivitas akun mencapai 20.593 aktivitas dalam 30 hari, serta meningkatnya interaksi berupa likes dan komentar. Program ini juga mendorong pelaku usaha untuk lebih mandiri dalam memproduksi konten. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang terstruktur dapat membantu UMKM memanfaatkan media digital secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Pendampingan dan Edukasi Pencegahan Dekadensi Moral di MA Darussalam Deru Melalui Program D’SMARTIKA Movement Ana Mar'atus Safitri; Eko Arief Cahyono; Indri Putri Pratiwi; Ayu Setyaningsih; Toni Hermansyah; Abdul Wahid Nur Hadi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v10i1.14030

Abstract

Fenomena dekadensi moral di kalangan peserta didik MA Darussalam Deru terlihat dari rendahnya kedisiplinan, menurunnya kesantunan, serta penggunaan gawai yang tidak terkendali sehingga memengaruhi iklim belajar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mencegah dekadensi moral melalui penguatan pendidikan karakter berbasis nilai SMART (Santun, Moral, Attitude, Religius, dan Tanggung Jawab) dalam Program D’SMARTIKA Movement. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan observasi, sosialisasi, workshop, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi dengan melibatkan kepala madrasah, guru pendamping, dan ±25 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman nilai karakter, ditunjukkan melalui perubahan nilai pre-test 58,20 menjadi 83,75 atau meningkat sebesar 43,9%. Selain itu, 80% siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab, serta 95% meningkat dalam kesantunan dan kesadaran religius. Perubahan perilaku juga tercermin dari berkurangnya pelanggaran tata tertib, meningkatnya etika komunikasi, serta terbentuknya agen perubahan dari kalangan siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan karakter berbasis PAR efektif dalam mendorong internalisasi nilai moral dan menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Model Pendampingan Rebranding UMKM Berbasis Partisipatif dalam Penguatan Citra dan Daya Saing Produk Lokal di Desa Somosari, Kabupaten Jepara Mahfudlah Fajrie; Ika Putri Aprilia; Hani Fathiya Izzatullah; Muhammad Hisyam Maulana; Muhammad Afandi Setiadi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/byd3bj88

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam aspek branding dan pemasaran produk. UMKM “2 Saudara” di Desa Somosari, Kabupaten Jepara, merupakan salah satu pelaku usaha makanan ringan yang mengalami keterbatasan pada identitas visual, desain kemasan, dan strategi promosi sehingga berdampak pada rendahnya daya saing produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model pendampingan rebranding berbasis partisipatif guna memperkuat citra dan daya saing produk lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan desain, implementasi rebranding, serta evaluasi hasil pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan identitas visual baru, perbaikan desain kemasan, dan strategi komunikasi merek mampu meningkatkan persepsi positif konsumen serta memperluas jangkauan pemasaran. Model pendampingan berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mitra terhadap pentingnya branding serta mendorong keberlanjutan pengembangan usaha. Pengabdian ini merekomendasikan penerapan model serupa pada UMKM lain untuk memperkuat daya saing produk lokal berbasis desa. Kata Kunci: rebranding UMKM, produk lokal, desa Somosari