cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalglobalcitizen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No.18, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 25410954     EISSN : 25481673     DOI : 10.33061
Core Subject : Education,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan is a peer-reviewed journal published by Civic Education Faculty of Teacher Training and Education - Universitas Slamet Riyadi. It published twice times a year (July and December). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan aims to provide a forum for lecturers and researchers to publish the original articles about Civic Education and Educational Science.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Search results for , issue "GLOBAL CITIZEN" : 193 Documents clear
A, The IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PPKN PADA SISWA KELAS VII SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN TOLERANSI DALAM KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA DI SMP MUHAMMADIYAH 8 KEBAKKRAMAT TAHUN AJAR 2022/2023 Inggis Mialiawati; Anita Trisiana; Yusuf Yusuf
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran PPKn dalammeningkatkan karakter toleransi. (2) untuk mendeskripsikan peran guru PPKn dalam membentukkarakter toleransi. (3) untuk menganalisis kesulitan apa saja yang dialami guru PPKn dan pesertadidik dalam upaya tersebut.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. Subjek dalam penelitian iniadalah Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru PPKn, dan siswa kelas VII yang berjumlah 11siswa di SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik analisis data yang dilakukanyaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru tidak hanya serta mengajar memberikan materi sajanamun juga memberikan contoh-contoh untuk di implementasikan dengan peserta didik, memberimotivasi menjadi penggerak menjadi mentor dan menyemangati untuk terus mengembangkankarakter yang baik. (2) Upaya atau peran guru PPKn dalam membentuk sikap toleransi melaluikompetensi dasar yang sesuai dengan materi Kebaragaman Masyarakat Indonesia di integrasikandengan RPP. (3) Faktor pendorong dan faktor penghambat yang dapat membentuk karakter toleransipada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat: a) Faktor pendorong: Kebjikan sekolah,memiliki rasa peduli, dan menghargai perbedaan. b) Faktor penghambat: Mementingkan diri sendiridan memilih dalam berteman.
PERAN GURU PPKn DALAM INTERNALISASI PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA UNTUK PENGUATAN KARAKTER DEMOKRATIS PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 7 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2022/2023 Arga Wening Oktoriza; Sutoyo Sutoyo; Siti Supeni
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8754

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk : (1) Untuk mengetahui Peran Guru PPKn dalam internalisasi Pancasilasebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII;(2) Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang ditemui Guru PPKn dalam internalisasi Pancasilasebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII;(3) Untuk mengetahui bahwa internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dapatmempengaruhi penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. Subjek dalam penelitianini: Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru PPKn Kelas VII, dan Peserta didik Kelas VII.Sumber data menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Pengumpulan datadilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengantriangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptifkualitatif model interaktif.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Guru PPKn sangat berperan aktif dalamprogram internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakterdemokratis ini dengan diwujudkannya beberapa budaya sekolah baru yang menarik yaitu:Democrazy Day/pemilihan ketua OSIS, Kartu Haid, serta Kultum dan Adzan bergilir. Selain ituGuru PPKn juga berperan sebagai pengarah, pengawas, dan Pembina dalam implementasinya; 2)hambatan yang ditemui dalam proses berjalannya program Internalisasi Pancasila sebagaipandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis adalah culture shock (budaya kejut;kaget) dan belum sepenuhnya beradaptasi dengan lingkungan baru karena masih dalam masaperalihan; 3)internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa benar dapat menguatkankarakter demokratis pada peserta didik.
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI INTERNET DALAM PEMBELAJARAN PPKn TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN PADA PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 18 SURAKARTA Arinda Sujati; Anita Trisiana; Yusuf Yusuf
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8796

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh penggunaan teknologiinformasi internet terhadap perilaku sopan santun peserta didik kelas IX SMP 18 Surakarta. Penelitianini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data korelasi. Penelitian inidilaksanakan di SMP Negeri 18 Surakarta.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didikberjumlahkan 60 peserta didik. Variabel penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu variable bebas X(penggunaan teknologi informasi internet) dan variable terikat Y (perilaku sopan santun peserta didik)yang dilakukan dengan memberikan angket kepada pserta didik untuk di isi dengan jumlahpertanyaan 18 butir dan 5 opsi alternatif jawaban. Sebelum angket digunakan, dilakukan uji validitasdan reliabilitas. Data setelah terkumpul dilakukan analisis. Teknik analisis data yang digunakandengan uji analisis statistic korelasi.Berdasarkan hasil analisis data menujukan bahwa hasil uji korelasi menunjukan hasil 0,189.Hasil uji korelasi ini jika dikonsultasikan table lebih besar dari 0,05 berarti Ha ditolak dan menerimaHo, sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan teknologi informasi internet tidak berpengaruh atautidak signifikan terhadap perilaku sopan santun peserta didik kelas IX SMP Negeri 18 Surakartakarena tingkat signifikansi yang dimiliki variabel penggunaan teknologi informasi internet lebih besardari 0,05 yang berarti tidak membawa dampak terhadap perilaku sopan santun peserta didik.
PRAKTIK MONEY POLITIC DALAM PEMILIHAN ANGGOTA LEGISLATIF KOTA SURAKARTA DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI PEMILIH DI WILAYAH KELURAHAN MOJOSONGO, JEBRES, SURAKARTA TAHUN 2019: PRAKTIK MONEY POLITIC DALAM PEMILIHAN ANGGOTA LEGISLATIF KOTA SURAKARTA DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI PEMILIH DI WILAYAH KELURAHAN MOJOSONGO, JEBRES, SURAKARTA TAHUN 2019 Prabowo Jhoni; Sutoyo Sutoyo; Sugiaryo Sugiaryo
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8820

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research is to: (1) reveal whether it is true that money politics has occurred in the election of members of the Surakarta city legislature, especially in the Mojosongo Village area, Jebres, Surakarta in 2019; (2) Knowing the forms of money politics practices that occurred in the election of members of the Surakarta City legislature, especially in the Mojosongo Village area, Jebres, Surakarta in 2019; (3) Knowing the effect of the practice of money politics in the election of members of the Surakarta City legislature, especially in the Mojosongo Village area, Jebres, Surakarta in 2019 on the level of voter participation. This research was carried out in the Mojosongo Village Area, Jebres District, Surakarta City. The subjects of this study included the voting community, the chairperson or member of the winning team for legislative member candidates, and village officials in the Mojosongo Village area, Jebres, Surakarta. Sources of data using primary data sources and secondary data sources. Data collection in this study was carried out through interviews, documentation, and observation. Test the validity of the data using source triangulation and technique triangulation. The data in this study were analyzed using interactive model descriptive analysis techniques. The results of the study can be concluded that: (1) The election for legislative members in 2019, especially in the Mojosongo sub-district area, Jebres sub-district, Surakarta city, justifies the practice of money politics, which was carried out by prospective members of the Surakarta city legislature through their winning team; (2) The form of money politics given in the 2019 election for legislative members in the city of Surakarta, especially in the Mojosongo sub-district area, includes giving cash to the community, repairing existing infrastructure in the village, and providing facilities and infrastructure in the village for the benefit of the community. There is; (3) The practice of money politics in the election for members of the Surakarta City legislature in 2019, especially in the Mojosongo sub-district area, had an influence on the turnout rate of voters who were present at the polling stations, because based on the results of interviews it was found that the number of voters in the Mojosongo Sub-district area had increased. Keywords: Legislative Members, Voter Participation, Money Politics.
KORELASI ANTARA BUDAYA SEKOLAH DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA KELAS X SMA NEGERI COLOMADU TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Aiyu Nur Rohmah; SITI Supeni; Sutoyo Sutoyo
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8824

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara budaya sekolahdengan pembentukan karakter religius siswa kelas X SMA Negeri Colomadu tahun pelajaran2022/2023.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini, populasinya adalahsiswa kelas X SMA Negeri Colomadu yang berjumlah 315 siswa. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik proposional random sampling. Adapun sampel berjumlah 40 siswa. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan dokumentasi. Teknik angket digunakanuntuk mengumpulkan data tentang budaya sekolah dan karakter religius siswa. Teknik dokumentasidigunakan untuk mengumpulkan data jumlah siswa di SMA Negeri Colomadu dan foto-fotokegiatan. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment.Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rxy = 0,533 > r = 0,312 pada taraf signifikansi 5%.Dengan demikian hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yang positif antara budaya sekolahdengan pembentukan karakter religius pada siswa kelas X SMA Negeri Colomadu Tahun Pelajaran2022/2023”, terbukti kebenarannya.
Meningkatkan Prestasi Belajar PPKn Kompetensi Dasar Hak dan Kewajiban Terhadap Lingkungan Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas IV SDIT Mutiara Hati Ngargoyoso Tahun Pelajaran 2021/2022 Agus Tugiyanto; Anita Trisiana; siti Supeni
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i1.8829

Abstract

    The Purpose of this was to identify procedures and way to apply the problem based learning (PBL) model that could improve student achievement in class IV SDIT Mutiara Hati Ngargoyoso. Thys type research is Classroom Action Research (CAR). The research subjects were students in grade IV SDIT Mutiara Hati Ngargoyoso in the 2021/2022 academic year a total of 27 students. This research was conducted in two cycles. Each cycle cinsisted of four stages such a planning, implementing, observing, and reflecting. The research subjects were selected based on the result of the first semester test score. The result showed that class IV had a low-class average and mastery grade. Data collection technique used was descriptive which compared the test score in the first cycle with the test score in the second cycle. The success criterion for learning outcomes was the minimum score of 75 (KKM = 75) and minimum score of class was 85%. The result showed that there was an improvement in Civics learning outcomes in the initial conditions (initil ability test), cycle 1 and cycle II. On theinital ability test, the average value was only 77,44. In cycle 1, the average value has increased. The result was that the average score was 79,22 and students who got scores ≥ 75 are 24 students. Furthermore, in cycle II also experienced an increase. The result is that the average value became 85,11 and minimum score of class became 100%. Student who score ≥  75 were 27 students. Based on the results, it could be concluded that the implementation of the problem-based learninng (PBL)model can improve student achievement  in class IV SDIT Mutiara Hati Ngargoyoso. Keyword : Problem Based Learning (PBL) Model, Learning Achievement, Rights and Obligations
IMPLIKASI ETIKA PANCASILA DALAM UPAYA PERLINDUNGAN HUTAN Kania Uswama; Najicha, Fatma Ulfatun
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i2.7440

Abstract

  Pancasila contains five basic meanings that are interrelated with the nation's history, national ideology, ethics and various other aspects. Ethics is a system of values ​​or moral norms that serve as guidelines for a person or group of people to behave and act. The application of Pancasila in life can be said to be still not fully implemented. There are still various deviations from Pancasila values. Deviations that can still be seen clearly are forest fires. Various irresponsible human actions such as cutting down trees on a large scale and throwing cigarette butts carelessly are the causes of forest fires. The importance of forests for the survival of life is one of the important factors for the need for forest protection. Humans are required to have good ethics and are in harmony with the nation's ideology. Regarding this matter, Pancasila is emphasizing in the Preamble to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia as a guide, source of law, and legal principles in drafting laws and regulations regarding the environment, especially forests. Keywords: Pancasila, nation, ethics
Peran keluarga dan lingkungan Peran Keluarga Dan Lingkungan Serta Guru Dalam Mengembangkan Karakter Anak Atau Peserta Didik Di Era Modern: Peran Keluarga Dan Lingkungan Serta Guru Dalam Mengembangkan Karakter Anak Atau Peserta Didik Di Era Modern Heni; Rifai’i, Muhamad Nanang
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i2.7565

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk membantu membentuk kepribadian seseorang. Penerapan dan penguatan karakter peserta  didik di era modern saat ini mempunyai tantangan sendiri terkhusus untuk para guru di Indonesia. Tantangan itu juga dihadapi oleh siswa itu sendiri di era perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan mudah  dijangkau. Di era modern ini sebagai bangsa yang kuar harus mempunyai prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Implementasi pendidikan karakter disekolah sangat membutuhkan kompetensi guru yang bisa bersaing diera modern ini. Di era modern saat ini penerapan dan pengembangan yang terjadi di sekitar siswa. Maka dari itu kreativitas dan inovasi antara keluarga atau orang tua dan guru dilakukan di dua arah yakni memosisikan diri menjadi pendengar yang bagi anak atau siswa saat di rumah atau disekolah. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah berupaya untuk menanamkan karakter yang tetap berpegang teguh terhadap kebudayaan dan adat istiadat yang ada di Indonesia tetapi tidak tertinggal dengan kemajuan di era modern seperti sekarang ini. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi yang terdiri atas empat komponen proses analisis yaitu, pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.   Kata kunci :  peran orang dan lingkungan modern karakter siswa atau peserta didik guru Indonesia.
The UPAYA MEMPERKUAT KEBUDAYAAN BANGSA MELALUI PENERAPAN WAWASAN NUSANTARA DI ERA GEMPARNYA BUDAYA WESTERNISASI: Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil dan Pembahasan, Simpulan, Daftar Rujukan Vika Malinda; Najicha, Fatma Ulfatun
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i2.8125

Abstract

  Artikel ini dibuat dengan tujuan memperkuat kebudayaan bangsa Indonesia di era banyaknya masyarakat yang mengikuti trend atau budaya westernisasi. Perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 menuju revolusi industri 5.0 yang semakin maju menyebabkan pertukaran informasi dan pertukaran budaya yang sangat cepat antar negara di dunia ini. Pertukaran budaya tersebut memiliki pengaruh negatif jika masyarakat tidak memilah dan tidak menyaring budaya asing terlebih dahulu seperti budaya westernisasi yang perlahan-lahan akan memudarkan dan merusak kebudayaan asli yang ada di Indonesia. Salah satu cara menghindari budaya westernisasi tersebut adalah dengan menerapkan konsep wawasan nusantara agar dapat memperkuat dan mempertahankan kebudayaan yang ada di Indonesia. Wawasan nusantara merupakan suatu hal yang penting untuk dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia. Akan tetapi, sangat disayangkan masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki wawasan nusantara yang rendah. Kata kunci : Kebudayaan Bangsa, Wawasan Nusantara, Budaya Westernisasi
SEJARAH PERKEMBANGAN & URGENSI ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA FATMAWATI, AMANDA; Yusuf, Yusuf; Hapsari, Atik Mani
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v12i2.8437

Abstract

One tries to work anywhere with no hindrances and can compete with their rivals in the competitive environment of today's globalized world. The emergence of disputes is one of the things that often occurs in circumstances like this. Disputes are ingrained in human life. Disputes in everyday life can arise between business partners, family, friends, husband and wife, and so on. A forum whose task is to resolve disputes can be used as a means of dispute resolution. Courts are the official place to settle disputes, while private institutions offer arbitration. Alternative Dispute Settlement (ADR), or Alternative Dispute Settlement (APS) in Indonesian, is the term used to describe out-of-court dispute resolution.