cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalglobalcitizen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No.18, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 25410954     EISSN : 25481673     DOI : 10.33061
Core Subject : Education,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan is a peer-reviewed journal published by Civic Education Faculty of Teacher Training and Education - Universitas Slamet Riyadi. It published twice times a year (July and December). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan aims to provide a forum for lecturers and researchers to publish the original articles about Civic Education and Educational Science.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Search results for , issue "GLOBAL CITIZEN" : 193 Documents clear
PERAN PEMBELAJARAN PKN DALAM MEMBANGUN KEPEKAAN TERHADAP HUKUM LALU LINTAS (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS VIIB SMPN 3 SRAGEN) Purwanti, Ita Anggita; supeni, siti; Trisiana, Anita
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.11558

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui peran pembelajaran PKN dalam membangun kesadaran hukum lalu lintas di kelas VIIB SMPN 3 Sragen, 2) untuk menentukan kendala-kendala yang ada dalam membangun kesadaran hukum lalu lintas di kelas VIIB SMPN 3 Sragen, 3) untuk menentukan solusi efektif untuk meningkatkan kesadaran hukum lalu lintas di kelas VIIB SMPN 3 Sragen. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIB SMPN 3 Sragen pada tahun ajaran 2023/2024 dan guru PKN. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti bertindak sebagai pewawancara langsung untuk menggali data melalui siswa dan guru PKN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pembelajaran PKN dalam membangun kesadaran hukum lalu lintas siswa di kelas VIIB SMPN 3 Sragen berada pada siswa itu sendiri dengan lingkungan (hubungan sosial dan lingkungan sekitar), serta hubungan antara orang tua dan siswa. Cara siswa memahami peraturan lalu lintas akan menentukan generasi yang memahami hukum. Dengan pemahaman dan pengenalan sejak awal, diharapkan upaya untuk membangun kesadaran hukum lalu lintas dalam pembelajaran PKN di kelas VIIB dapat menghasilkan kepribadian yang kooh sebagai dasaar bagi warga negara yang bertanggung jawab dan handal serta menjadi lebih berkualitas.  
PERANAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA MENGHADAPI DEGRADASI MORAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH Muthia Ivana Zahra; Rahma Pasaribu, Nopi Yanti Ar; Samura, Laras Hilda; Gultom, Wida Bonor; Yunita, Sri
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.11597

Abstract

Degradasi moral di kalangan pelajar semakin menjadi isu serius dalam dunia pendidikan. Salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan PKn dalam menghadapi degradasi moral di lingkungan sekolah. Dalam penelitian ini, digunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini dilakukan dengan metode yang terstruktur untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data dari berbagai sumber di perpustakaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menemukan keterkaitan antara peranan dari pendidikan kewarganegaraan dalam mengatasi degradasi moral di lingkungan sekolah. Hasil penelitian ini ialah pendidikan kewarganegaraan dapat mengurangi degradasi moral dan membentuk generasi yang lebih bertanggung jawab serta beretika. Hal ini akan menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan hak dan kewajiban, sehingga mereka dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan dan bangsa. Melalui penerapan nilai-nilai kewarganegaraan, diharapkan individu-individu ini akan memiliki karakter yang kuat dan integritas tinggi, yang pada akhirnya dapat memperkuat tatanan sosial di masyarakat. Dengan demikian, diperlukan peran serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk guru, orang tua, dan lingkungan sekolah, untuk memperkuat implementasi nilai-nilai yang diajarkan dalam PKn guna menghadapi tantangan degradasi moral di kalangan pelajar
Membangun Karakter Bangsa: Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembentukan Generasi Berkualitas Murtiningsih, Ika; Untari, Aryanti Dwi; Luthfi, Zaky Farid
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.11718

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini yakni mengetahui peran pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa dalam pembentukan generasi berkualitas. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur (literature study) yang bertujuan untuk menyusun dasar teoritis dan konsep problematika yang diteliti yang merujuk pada buku, artikel ilmiah, dan penelitian lainnya yang dipublikasikan. Hasil penelitian berkaitan dengan peran Pendidikan Kewarganegaraan mempunyai peran yang strategis dalam membangun karakter bangsa, karena melalui pendidikan ini nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat ditanamkan sejak dini. Karakter bangsa yang kokoh dan tangguh dibentuk oleh internalisasi nilai-nilai seperti nasionalisme, tanggung jawab sosial, keadilan, serta toleransi. Hasil nyata dari pembangunan karakter bangsa adalah terciptanya generasi yang memiliki rasa kebangsaan yang tinggi, mampu menghargai keberagaman, dan memiliki semangat gotong royong. Selain itu, pembangunan karakter juga membentuk individu yang berpikir kritis, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan global, tanpa kehilangan jati diri sebagai negara Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi "Profil Pelajar Pancasila" yang menekankan pentingnya integritas, kemandirian, dan kemampuan untuk bekerja sama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan global.
A Penerapan pendekatan berdeferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar bola basket dan implikasinya dalam penguatan karakter kolaborasi dan disiplin siswa wibisono, kurniawan ari
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.11741

Abstract

Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang melibatkan 32 siswa (16 laki-laki dan 16 perempuan) pada fase D. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta metode pengumpulan data lainnya, sementara teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian sebelum menerapkan pendekatan pembelajaran pendekatan diferensiasi dengan data awal 12 siswa dengan presentase sebesar 37.5% telah tuntas selanjutnya 20 siswa dengan persentase sebesar 62,5% siswa yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar (75). Tujuan Pembelajaran sehingga ada peningkatan dari data awal sebesar 25% tuntas pada pra siklus. Peningkatan tersebut antara pra siklus dengan siklus I terdapat presentase 25%. Siklus II sebanyak 29 siswa dengan persentasi sebesar 90,62% tuntas dan hal ini merupakan peningkatan dari siklus I yaitu 28,12%. Peningkatan data awal antara pra siklus dengan siklus II tersebut terdapat presentase 53.12%. Disiplin merupakan karakter yang sangat penting bagi setiap individu, karena berpengaruh besar terhadap perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian pembelajaran pendekatan diferensiasi dengan bounce pass, overhead pass, dan chest pass dapat mengembangkan prestasi belajar siswa, dibuktikan adanya peningkatan persentase hasil belajar
PENGUATAN ECOLOGICAL CITIZENSHIP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KOMUNITAS SOLO BERSIH Haristya Indah Nur Fatikhah; Rejekiningsih, Triana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.11742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penguatan ecological citizenship sebagai upaya meningkatkan sikap peduli lingkungan melalui Komunitas Solo Bersih dan mengetahui hambatan dan solusi dalam upaya meningkatkan sikap peduli lingkungan melalui Komunitas Solo Bersih. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi data dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlunya penguatan ecological citizenship adalah untuk meningkatkan sikap kepedulian masyarakat Surakarta terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup, dengan tindakan nyata berupa kegiatan pro-lingkungan melalui Komunitas Solo Bersih. Adapun cara yang dilakukan oleh Komunitas Solo Bersih dalam penguatan ecological citizenship sebagai upaya meningkatkan sikap peduli lingkungan masyarakat adalah melalui berbagai program kerja, yaitu: edukasi lingkungan, aksi cleanup, giat bersih sungai, dan kegiatan penghijauan. Hambatan yang dihadapi berupa 1) keterbatasan sumber daya manusia, 2) keterbatasan sumber dana, 3) kurangnya antusias dari masyarkat dalam mengikuti program. Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan 1) tetap merangkul anggota yang kurang aktif dan mencari waktu yang tepat seperti di hari libur agar semua anggota dapat berkumpul, 2) bekerjasama dengan berbagai pihak dan mencari sponsor sehingga memperoleh dana yang cukup untuk memaksimalkan pelaksanaan program, 3) membuat program edukasi lingkungan yang menarik seperti adanya pembagian bibit tanaman gratis.
ADVERSITY QUOTIENT SEBAGAI FONDASI KETANGGUHAN MAHASISWA: TINJAUAN LITERATUR DARI PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN PENDEKATAN MULTIDISIPLIN Sari, Ama Farida; Gunarhadi, Gunarhadi; Ambarsari, Arum; Rahayu, Sartika Sri
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.11751

Abstract

Ketangguhan mahasiswa merupakan kemampuan penting untuk menghadapi tantangan akademik maupun sosial terutama di era globalisasi saat ini. Adversity Quotient (AQ) dapat berkontribusi sebagai kunci pada pengembangan daya juang dan resiliensi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AQ dalam membangun ketangguhan mahasiswa dalam kajian literatur multidisiplin yang mencakup PPKn, psikologi, manajemen dan bahasa. Kajian dilakukan dengan metode systematic literature review terhadap berbagai penelitian terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa AQ mendukung internalisasi nilai-nilai Pancasila, pengelolaan stress, pengembangan keterampilan kepemimpinan dan peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi. AQ juga berperan sebagai kerangka strategis dalam merancang pembelajaran holistik dalam pendidikan tinggi. Penguatan AQ pada mahasiswa dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing dalam berbagai bidang kehidupan.
ISU GENDER DALAM PENCEGAHAN STUNTING DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA KAMAL, KECAMATAN BULU KABUPATEN SUKOHARJO O Dorothea Ririn Indriastuti; Harini, Setyasih
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.11754

Abstract

ABSTRAK Stunting menjadi perhatian utama pemerintah untuk membebaskan generasi muda dari pertumbuhan yang kurang dan mencapai generasi cerdas di masa depan. Faktor-faktor seperti status ekonomi, pola pengasuhan anak, dan akses ke nutrisi yang tepat memainkan peran penting dalam menentukan kesejahteraan gizi balita. Malnutrisi, termasuk stunting, tetap menjadi masalah umum di sebagian negara berkembang, dengan berbagai faktor risiko berkontribusi terhadap terjadinya malnutrisi tersebut. Upaya untuk mengatasi kekurangan gizi termasuk program pemberian makanan tambahan dan inisiatif pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan gizi di antara ibu dan pengasuh. Perhatian masyarakat internasional untuk memahami korelasi antara status gizi dan stunting sangat penting untuk mengembangkan kebijakan yang ditargetkan yang bersifat berkelanjutan dapat meningkatkan kesejahteraan balita.
Peran Guru PPKn Dalam Penguatan Norma Hukum Untuk Mengatasi Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas VII SMP NEGERI 18 Surakarta Tahun Pelajaran 2023/2024: Indonesia Mutiasih Anisya Dewi; Supeni, Siti; Farida Sari, Ama
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.10984

Abstract

The purpose of this research was 1) to determine the forms of bullying behavior that occurred in students in class VII of SMPN 18 Surakarta, 2) to determine the role of Civics teachers in providing reinforcement of legal norms to overcome bullying behavior at the seventh grades students of SMPN 18 Surakarta. The from of this research was qualitative reseach. The research steategy used was a case study. The subjects in this research were the deputy principal for student affairs, civics theacher in class VII, guidance and counseling teacher, and students in clasdd VII. The data sources used were primary data sources and secondary data sources. The data collection tecniques used were observation and triangulation. The data in this research was analyzed using an interactive model. The results of this research could be concluded that 1) the forms of bullying behavior that occur in class VII were verbal and physical bullyinng. Verbal bullying acts ythat often occur in class were calling friends by their parent’s names, making fun of and ridiculing them. Meanwhile, physical actions included kicking, hitting, throwing stones and choking. 2) strengthening legal norms carried out by civics teachers in class VII was by providing learning materials in accordance with the curriculum, giving advice to students not to carry out acts of bullying, and punishing perpetrators of bullying so that they felt deterred andnot to carry bullying acts again. Keywords: bullying, legal norms, role of Civics Teachers.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE 3 BERBASIS ANDROID PADA ELEMEN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (STUDI PADA FASE E SMA NEGERI 1 SUKOHARJO) Ginkha Aryana, Arsyad; Al Rasyid, Machmud; Wijianto, Wijianto
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.11669

Abstract

This study aims to (1) Develop learning media using Articulate Storyline 3 based on android on the elements of the Unitary State of the Republic of Indonesia in phase E of SMA Negeri 1 Sukoharjo; (2) Measure the feasibility of the product of the development of learning media using Articulate Storyline 3 based on android on the elements of the Unitary State of the Republic of Indonesia in phase E of SMA Negeri 1 Sukoharjo. The results of this study are (1) the development of learning media based on android on the elements of the Unitary State of the Republic of Indonesia in the form of an application containing learning materials, learning videos and evaluations (multiple choice tests). (2) The development product was validated by experts with the results of the feasibility test based on the validation of material experts of 76.25%, and the validation of media experts of 82%. Furthermore, a limited trial was conducted with a score of 90.1% and the results of the extensive trial obtained a score of 89.2%. The results of the effectiveness test using N-gain on class X E8 students obtained a score of 0.76 and on class X.E11 students obtained a score of 0.75. Keywords: Learning Media, DBR, Articulate Storyline 3, Pancasila Education
Peran Mahasiswa sebagai Agent of Change dalam Implikasi dan Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Kehidupan Bermasyarakat Agus Hidayat, Agus Hidayat
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.11815

Abstract

Pancasila, as the national ideology of Indonesia, plays a crucial role in shaping the character and behavior of society. However, in recent decades, the implementation of Pancasila's values has faced significant challenges due to social inequalities and the impacts of globalization. Social and cultural changes brought about by globalization, such as individualism and hedonism, threaten the core principles of Pancasila, such as mutual cooperation, tolerance, and social justice. As the next generation, students are expected to become agents of change by implementing the values of Pancasila in society. However, despite the principles of Pancasila being outlined in various policies, many practices still contradict these values. Therefore, there is a need for greater efforts to instill a deeper and more practical understanding of Pancasila in order to create a harmonious, just society in accordance with the guidelines of Pancasila. Keywords: Students, Agents of Change, Implementation of Pancasila, Social Life