cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. RASIDIN PADANG Indah Komala Sari; Rizanda Mahmud; Hendria Putra
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1628

Abstract

Mutu pelayanan keperawatan belum sepenuhnya dilaksanakan di ruang rawat inap dimana mutu pelayanan yang baik seperti ketepatan waktu, informasi, kompetensi teknis, hubungan perawat dan lingkungan sangat menentukan tingkat kepuasaan pasien. Hasil survey didapatkan hasil bahwa pasien mengatakan  tidak puas dengan pelayanan yang diberikan perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasaan pasien di ruang rawat inap RSUD dr. Rasidin Padang. Jenis penelitian ini deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sampel diambil secara Proporsional Random Sampling dengan jumlah sampel 82 orang. Perawat  tidak melaksanakan pelayanan keperawatan secara baik sehingga kepuasaan pasien yang dirawat di rungan tidak puas dengan pelayanan keperawatan yang diberikan perawat. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasaan pasien. Disarankan agar rumah sakit khususnya perawat yang ada di ruang rawat inap agar dapat meningkatkan pelayanan keperawatan khususnya hubungan perawat dengan pasien, kompetensi yang dimiliki perawat serta lingkungan rumah sakit dan ruang rawat inap yang bersih, aman dan nyaman sehingga kepuasaan pasien bisa meningkat
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEPATUHAN DALAM PENATALAKSANAAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS AIR DINGIN KOTA PADANG Nova - Fridalni; Hidayatul Hasni; Nora Indah Karnasih
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1546

Abstract

Hipertensi merupakan permasalahan kesehatan utama yang merupakan penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Hipertensi menempati urutan pertama penyakit terbanyak di Kota Padang. Puskesmas Air Dingin memiliki penderita hipertensi terbanyak diantara puskesmas lainnya di Kota Padang yaitu 5.679 orang. Pengobatan hipertensi membutuhkan kepatuhan pasien agar tekanan darah dapat terkendali. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan salah satunya adalah self efficacy dari penderita. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kepatuhan dalam penatalaksanaan hipertensi pada penderita hipertensi di Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, dilaksanakan pada tanggal 27-29 Juli 2022. Populasi adalah seluruh pasien hipertensi yang berobat ke Puskesmas Air Dingin Kota Padang dengan jumlah sampel 46 responden. Analisis data  menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan 63% penderita memiliki self efficacy rendah dan sebanyak 69,6%  penderita hipertensi tidak patuh terhadap  penatalaksanaan hipertensi. Hasil uji chi square diperoleh p value = 0,000, yang menunjukkan terdapat hubungan self efficacy dengan kepatuhan penatalaksanaan hipertensi pada penderita hipertensi di Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Diharapkan  agar tenaga kesehatan di puskesmas dapat  mengembangkan perencanaan keperawatan untuk meningkatkan self efficacy penderita hipertensi dan memotivasi penderita untuk patuh terhadap penatalaksanaan hipertensi.
Analisis Hubungan Suport Kerja Perawat dengan Kualitas Hidup Perawat yang Bekerja Selama Krisis Kesehatan di Rumah Sakit Swasta di Padang: studi cross-sectional Dewi Murni; Sidaria Sidaria; Nelwati Nelwati
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1592

Abstract

Perubahan kondisi krisis kesehatan saat ini telah merubah kondisi yang dialami oleh tenaga kesehatan khususnya perawat. Dampak yang terjadi pada perawat mulai dari kondisi fisik yang mudah lelah setelah bekerja, stress atas resiko tinggi penularan penyakit, stress. Penelitian ini menguji pengaruh suport Kerja Perawat dan Kualitas Hidup Perawat yang Bekerja Selama Krisis Kesehatan di Rumah Sakit Indonesia. Desain penelitian kuantitatif menggunakan teknik proporsional random sampling, dengan jumlah sampel 74 perawat praktik yang telah memenuhi kriteria sampel. Penelitian tersebut dilakukan oleh sebuah rumah sakit swasta di Kota Padang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi item, support (dukungan dan lingkungan yang kondusif), dan instrumen kualitas hidup WHOQOL-BREF (World Health Organization Quality of Life-BREF). Data diolah menggunakan SPSS, dengan analisis univariat dan bivariat. Terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kualitas hidup perawat (p<0,005). suport perawat dengan kualitas hidup sebesar 78,6%, support (OR=5,70; 95% CI=2,07-15,67). Suport atau dukungan dapat meningkatkan kualitas hidup perawat pada saat krisis kesehatan. suport yang baik dari semua sistem dapat mengurangi kelelahan fisik dan stress yang dialami perawat dalam melaksanakan pekerjaan di rumah sakit.
TINJAUAN PENERAPAN ASPEK KERAHASIAAN REKAM MEDIS PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Puteri Fannya; Dila Yuliandini; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1589

Abstract

ABSTRAK Kerahasiaan rekam medis merupakan pembatasan pengungkapan informasi pasien kepada orang lain. Berdasarkan Permenkes nomor 14 tahun 2018 salah satu hak pasien adalah mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data medisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan aspek kerahasiaan rekam medis pada ruang penyimpanan di rumah sakit di Indonesia. Hasil penelitian ditemukan bahwa dari 7 jurnal yang ditinjau ditemukan aspek yang mempengaruhi kerahasiaan rekam medis adalah akses ke ruang penyimpanan rekam medis, fasilitas di ruang penyimpanan rekam medis, dan pasien yang membawa sendiri rekam medisnya di rumah sakit. Dua literatur menyatakan bahwa penerapan aspek keraasiaan rekam medis sudah diimplementasikan dengan baik, sementara 4 literatur lainnya ditemukan bahwa penjagaan kerahasiaan rekam medis belum berjalan dengan baik diantaranya terdapat petugas lain selain petugas rekam medis yang masuk ke ruang penyimpanan, pintu ruangan yang tidak dikunci, dan rak penyimpanan yang kurang. Hendaknya rumah sakit membatasi akses ke ruang penyimpanan rekam medis bagi yang berkepentingan saja dan mencukupi fasilitas di ruang penyimpanan.  ABSTRACT  Confidentiality of medical records is a limitation on disclosing patient information to others. Based on Ministry of Health Constitution number 14 of 2018, one of the patient's rights is to get privacy and confidentiality of the illness, including medical data. The purpose of this study was to determine the application of confidentiality aspects of medical records in storage rooms in hospitals in Indonesia. The results of the study found that of the 7 journals reviewed, aspects that affected the confidentiality of medical records were access to the medical record storage room, facilities in the medical record storage room, and patients who brought their own medical records to the hospital. Two literatures state that the application of the confidentiality aspect of medical records has been implemented properly, while the other 4 literatures found that the maintenance of confidentiality of medical records has not gone well, including that there were officers other than medical record officers who entered the storage room, unlocked room doors, and shelves. insufficient storage. The hospital should limit access to the medical record storage room for those who are interested and provide sufficient facilities in the storage room. 
ANALISIS HUBUNGAN PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIK MODEL 4S DENGAN INDIKATOR PENDOKUMENTASIAN PENCATATAN TERINTEGRASI DI RSU UNIVERSITAS RIAU vivi wanti; Yulastri Arif; Dewi Murni
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1480

Abstract

ABSTRAK  Dokumentasi merupakan sarana komunikasi afektif antar profesi kesehatan. Rendahnya kualitas pendokumentasian catatan terintegrasi di Indonesia  meliputi tidak lengkapnya pengisian form CPPT dimana didapatkan tidak terisinya identitas pasien, tanggal dan jam visit, serta nama dan tanda-tangan PA secara lengkap, serta kurangnya kedisiplinan pengisian rekam medis oleh PPA. Karakteristik perawat merupakan faktor individu yang mempengaruhi kinerja pendokumentasian. Form tindakan perawat merupakan media komunikasi  perawat dalam melakukan asuhan keperawatan berupa tanggal, waktu dan uraian kegiatan yang dilakukan. Tujuan tesis adalah menganalisis hubungan pelaksanaan supervisi klinik model 4S dengan indikator pendokumentasian terintegrasi di RSU Universitas Riau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 33 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Melalui statistik terdapat hubungan karakter (p value=0,000), kooperatif (p value =0,008), kompeten (p value=0,000) dan komunikatif (p value=0,000) terhadap pelaksanaan supervise klinik model 4S. Terdapat hubungan pelaksanaan persiapan (p value= 0,000), pelaksanaan (p value = 0,001) dan evaluasi (p value = 0,000) terhadap supervisi terhadap CPPT di RSU Universitas Riau. Peneliti merekomendasikan peran supervisi untuk peningkatan kompetensi dan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan pendokumetasian keperawatan RS. ABSTRACT Documentation is a means of affective communication between health professions. The low quality of integrated record documentation in Indonesia includes incomplete filling of the CPPT form where it is found that patient identity, date and time of visit are not filled, as well as PA's name and signature in full, as well as lack of discipline in filling out medical records by PPA. The characteristics of nurses are individual factors that affect the performance of documentation. The nurse's action form is a communication medium for nurses in carrying out nursing care in the form of date, time and description of the activities carried out. The purpose of the thesis is to analyze the relationship between the implementation of clinical supervision of the 4S model with integrated documentation indicators at the Riau University General Hospital. This research is a quantitative research with a cross sectional approach. The research sample amounted to 33 people with a total sampling technique of sampling. The research uses questionnaires and observation sheets that have been tested for validity and reliability. Through statistics, there is a character relationship (p value = 0.000), cooperative (p value = 0.008), competent (p value = 0.000) and communicative (p value = 0.000) on the implementation of 4S model clinical supervision, there is a relationship between the implementation of preparation (p value = 0.000), implementation (p value = 0.001) and evaluation (p value = 0.000) on the supervision of CPPT at RSU Riau University. The researcher recommends the role of supervision to increase the competence and compliance of nurses in the implementation of hospital nursing documentation.
Studi Kualitatif: Persepsi Keluarga terhadap Komunikasi Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan Kunjungan Rumah pada Penderita Penyakit Kronis Sovia susianty; Mahathir Mahathir; Ira Mulyasari; Rika sabri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1369

Abstract

Pola penyakit di Indonesia menunjukkan peningkatan yang tajam pada penyakit tidak menular. Kunjungan rumah perawat telah lama menjadi bagian dari intervensi perawatan berbasis rumah dan komunitas yang dirancang untuk memandirikan klien dan keluarga dalam perawatan kesehatan, dan pencegahan komplikasi bagi penderita penyakit kronis. Komunikasi merupakan hal yang crusial dalam membina hubungan dengan keluarga Tujuan penelitian yaitu mengeksplorasi secara mendalam persepsi  keluarga terhadap pelayanan perawatan kunjungan rumah pada penderita penyakit kronis. Jenis penelitian deskriptif kualitatif,dilakukan di wilayah kerja puskesmas se Kota Pariaman. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2021, dengan jumlah partisipan 7 orang keluarga dengan penyakit kronis. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (in-depth-interview). Metode analisis data yang digunakan adalah metode Colaizzi. Tema penelitian yaitu : Media komunikasi keluarga, komunikasi efektif dikeluarga komunikasi tidak adekuat. Saran terhadap petugas yang melakukan kunjungan rumah agar meningkatkan skill atau keterampilan komunikasi efektif dikeluarga dengan meningkatkan kepekaan budaya keluarga.Kata kunci : Kunjungan rumah ; komunikasi ;penyakit kronis ; persepsi keluarga
HUBUNGAN KADAR ZINK DALAM ASI PADA RIWAYAT ASI EKSKLUSIF DENGAN PANJANG BADAN ANAK USIA 12 SAMPAI 15 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH PADANG Rahma Putri Idaman; Eva Chundrayetti; Eti Yerizel
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1588

Abstract

Pertumbuhan dan panjang badan bayi dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya zink yang merupakan zat gizi mikronutrien yang berperan dalam pertumbuhan bayi. Zink berperan penting dalam proses enzimatik, ekspresi gen dan stabilisasi sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar zink dalam ASI pada riwayat ASI ekslusif dengan panjang badan anak usia 12 sampai 15 bulan diwilayah kerja puskesmas Pauh  Kota Padang. Penelitian ini telah dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang dari bulan Juni sampai Oktober 2020. Desain Penelitian “Cross Sectional” dengan jumlah sampel 30 orang dengan riwayat ASI Ekslusif.Pengambilan sampel dilakukan dengan Simpel Random Sampling. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Korelasi Spearman. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata kadar zink dalam ASI pada ibu anak usia 12 bulan adalah  0,48 mg/L ± 0,234 ,anak usia 15 bulan sebesar 0,52 mg/L ± 0,228. Rata-rata panjang badan anak usia 12 bulan adalah 72,47 ± 1,88 dan rata-rata panjang badan usia 15 bulan adalah 75,13 ± 1,71. analisa bivariat didapatkan korelasi lemah antara kadar zink dalam ASI dengan panjang badan anak usia 12 bulan sampai 15 bulan (p>0,05). Disimpulkan bahwa tidak ditemukan korelasi antara kadar zink dalam ASI dengan riwayat ASI ekslusif dengan panjang badan anak usia 12 sampai 15 bulan.Kata kunci: kadar zink; panjang badan anak
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI YOGA TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN STIKES TRI MANDIRI SAKTI BENGKULU Rafidaini Sazarni Ratiyun; Dian Dwiana Maydinar; Vellyza Collin; Dwinda Kamala Agusta
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1629

Abstract

Nyeri haid (dismenorea) merupakan nyeri yang terjadi pada saat menstruasi, yang membuat ketidakseimbangan hormoneprogresteron dalam darah sehingga mengakibatkan rasa nyeri disekitar perut bagian bawah, hal ini mengganggu aktifitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Pengaruh teknik relaksasi yoga terhadap intensitas nyeri haid pada mahasiswi semester akhir program studi ilmu keperawatan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Pra-eksperimen dengan desain One-Group Pre-PostTest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi semester akhir jurusan keperawatan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu yang mengalami Nyeri Haid sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental sampling. Intensitas nyeri haid sebelum diberikan teknik relaksasi yoga rata-rata nyeri sedang menuju nyeri berat yaitu 6,6 dengan standar deviasi 1,545. Hasil uji Normalitas data dengan  menggunakan Uji Shapiro-Wilk Sebelum diberikan teknik relaksasi yoga di dapatkan nilai P-value = 0,027<0,05 signifikan untuk data Intensitas nyeri haid sebelum relaksasi Yoga, berarti data tidak berdistribusi normal. Intensitas nyeri haid sesudah diberikan  rata-rata nyeri ringan menuju nyeri sedang  yaitu 3,33 dengan standar deviasi 0,844. Hasil uji Normalitas data dengan  menggunakan Uji Shapiro-Wilk  Sesudah diberikan teknik relaksasi yoga di dapatkan nilai P-value = 0,001<0,05 signifikan untuk data Intensitas nyeri haid sesudah relaksasi Yoga, berarti data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian ini didapatkan: Sebelum diberikan Teknik reaksasi yoga didapatkan Intensitas nyeri haid sedang berjumlah 16 orang (53,3%), dan nyeri berat berjumlah  14 orang (46,7%). Sesudah  diberikan Teknik reaksasi yoga didapatkan Intensitas haid nyeri ringan berjumlah 19 orang (63,3%), dan nyeri sedang berjumlah  11 orang (36,7%). rata-rata skala nyeri haid saat menstruasi sebelum dilakukan yoga adalah 0,027<0,05 skala nyeri haid  sesudah dilakukan yoga adalah sebesar 0,001<0,05. Hasil uji Wilcoxonsignranktestdidapatkan nilai  Z = -4,863 dengan nilai P-value yang diperoleh adalah 0,000<0,05 dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Karena nilai (p) lebih kecil dari nilai (α), maka H0 ditolak dan Ha diterima.Terdapatpengaruhteknikrelaksasi yoga. 
PENGARUH EDUKASI PERAWAT TERHADAP PERILAKU PASIEN TENTANG KETEPATAN CUCI TANGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Inggrid Wauran; Grace Esther Caroline Korompis; Stanss Joyce Lapian
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1466

Abstract

PENGARUH EDUKASI PERAWAT TERHADAP PERILAKU PASIENTENTANG KETEPATAN CUCI TANGANPADA MASA PANDEMI COVID-19THE EFFECT OF NURSE EDUCATION ON PATIENT BEHAVIORABOUT OF PROPER HAND HYGIENE DURING THE COVID-19 PANDEMICABSTRAKRendahnya kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan mengakibatkan tingginya angka penularan COVID-19. Diperlukan pencegahan primer pada individu, salah satunya berperilaku bersih yaitu rajin melakukan kebersihan tangan berupa cuci tangan dengan tepat. Edukasi kesehatan merupakan strategi utama untuk menyadarkan masyarakat bahwa COVID-19 bisa dikendalikan dengan mengubah perilaku hidup sehat dan bersih.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi perawat terhadap perilaku pasien tentang ketepatan cuci tangan pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Advent Manado. Jumlah responden 105 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur perilaku : pengatahuan, sikap dan tindakan tentang ketepatan cuci tangan pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model quasi experiment dengan pendekatan one grup pre test post test. Analisis data menggunakan uji t (paired sample t-test) namun sebelumnya sudah dilakukan uji normalitas dan didapati data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukan pada variabel pengetahuan dimana nilai rata-rata sebelum diberi edukasi 14.63 dan sesudah diberi edukasi meningkat menjadi 20.68 nilai ρ=0.000 (ρ < 0.05), variabel sikap nilai rata-rata sebelumnya 15.81 meningkat menjadi 22.63 dengan nilai ρ=0.000 (ρ < 0.05) dan variabel tindakan nilai rata-rata sebelumnya 11.47 meningkat menjadi 17.17 dengan nilai ρ=0.000 (ρ < 0.05). Berdasarkan hasil uji t disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi perawat terhadap perilaku pasien tentang ketepatan cuci tangan pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Advent Manado.Kata Kunci : COVID-19;cuci tangan;edukasi;perilaku;ABSTRACKThe low level of public awareness of implementing health protocols has resulted in a high rate of transmission of COVID-19. Primary prevention is needed in individuals, one of which is clean behavior, namely diligently doing proper hand hygiene. Health education is the main strategy to make the public aware that COVID-19 can be controlled by changing healthy and clean living behavior. The purpose of the research was to determine the effect of nurse education on patient behavior regarding the accuracy of hand hygiene during the COVID-19 pandemic at the Manado Adventist Hospital.The number of respondents is 105 people. Data collection was carried out using a questionnaire to measure behavior: knowledge, attitudes and actions about the accuracy of hand hygiene during the COVID-19 pandemic. This research is a quantitative research with a quasi-experimental model with a one group pre-test post-test approach. Data analysis used the t-test (paired sample t-test) and previously the normality test was carried out and the data was found to be normally distributed. The results showed the knowledge variable where the average value before being given education was 14.63 and after being given education increased to 20.68 the value of = 0.000 (ρ < 0.05), the attitude variable the previous average value of 15.81 increased to 22.63 with a value of = 0.000 (ρ < 0.05) and the previous mean value of the action variable was 11.47 which increased to 17.17 with a value of = 0.000 (ρ < 0.05). Based on the results of the t test, it was concluded that there was an effect of nurse education on patient behavior regarding the accuracy of hand hygiene during the COVID-19 pandemic at the Manado Adventist Hospital.Keywords: COVID-19; hand hygiene;education;behavior;
EFEKTIVITAS HEALTH BELIEF MODEL (HBM) TERHADAP PENINGKATAN PERSONAL HYGIENE KLIEN LOKA REHABILITASI BNN BATAM aviandri naie caesar zulbadri; Hengky Oktarizal; Bahzomi Fuadi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1443

Abstract

 Pecandu narkotika sabagai bagian dari lapisan masyarakat perlu diperhatikan kesehatannya agar terwujudnya pembangunan kesehatan yang optimal. Salah satu sarana kesehatan yang melakukan rehabilitasi pada pecandu narkotika yaitu Loka Rehabilitasi BNN (Badan Narkotika Nasional) Batam. Klien memiliki hak yang sama dalam kesehatan namun klien mudah terjangkit penyakit menular diantaranya ISPA (19,3%), Tinea (12,3%) dermatitis (11,61%), dan Common Cold (10,3%). Salah satu faktor yang sangat berperan mencegah penularannya yaitu personal hygiene. Kurangnya pengetahuan dan kemampuan mengenai personal hygiene dapat menimbulkan masalah berupa dampak fisik dan psikososial. Adapun tujuan penelitian yaitu mengetahui efek Health Belief Model (HBM) terhadap pengetahuan, persepsi dan sikap personal hygiene. Penelitian menggunakan desain quasi experiment non equivalent control group design. Sampel penelitian 60 orang dengan 30 kelompok kontrol dan 30 kelompok intervensi. Kelompok kontrol tidak diberikan intervensi apapun, sedangkan kelompok intervensi diberikan HBM. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berpendidikan lulus SMA/Sederajat 63,3% dan tidak bekerja atau pengangguran 51,7%. Terdapat perbedaan nilai rata-rata pengetahuan, persepsi dan sikap personal higyene saat pretest dan posttest dengan nilai p value masing-masing p=0,001, p=0,001 dan p=0,001. Dapat disimpulkan bahwa terdapat efek HBM terhadap peningkatan pengetahuan, persepsi dan sikap personal hygiene klien di Loka Rehabilitasi BNN Batam.