cover
Contact Name
Faradila Hasan
Contact Email
Faradila Hasan
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.alsyirah@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah
ISSN : 16934202     EISSN : 25280368     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah, with registered number ISSN 1693-4202 (Print), ISSN 2528-0368 (Online) is a peer-reviewed journal published twice a year in June and December by Faculty of Sharia, State Islamic Institute of Religious Affairs (IAIN) Manado. Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah is a Communication Media between Sharia and Law Scholars (Law, Islamic Law, Sharia Economic Law and Social Society). Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah invites enthusiasts and experts in Islamic Law and Legal Sciences to write or disseminate research results relating to Sharia and Law issues.
Arjuna Subject : -
Articles 606 Documents
ADMINISTRATION AND FINANCE SYSTEM OF THE OTTOMAN EMPIRE Meirison Meirison
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v18i2.1113

Abstract

The article aims to reveal the form of administration of the Ottoman Empire, which is not much discussed in history books, especially in Indonesia, an administration that seems chaotic. The description and form of administration take from various sources, especially in the collapse and degradation of leadership. The author tries to explain the advantages and disadvantages of the Timar system run by the Ottoman Turkish Empire. Data collection is carried out through literature study, data verification, interpretation, and financial administration chronology writing. The results show that the Ottoman Empire system of government has developed according to its territory-administration of agricultural Land managed by Sipahi and Subasyi. In implementing the Ottoman Islamic Sharia, the judges have the task of settling civil, criminal, and financial cases in coordination with the regional government and the government. At a glance, the Ottoman had a feudal system similar to the West's system at the time, but there were fundamental differences in land ownership. Land tenants in the West have no right to enjoy the harvest, let alone control the Land for generations. Slaves in Western Europe cannot be separated from hereditary Land. They cannot enjoy the agricultural products they have worked for themselves the Timar system's dysfunction results in losses in military, economic, social, and educational procurement. Even though, when analyzed in the Timar system, many support food security. However, this system still illustrates the principle of the land system adopted by Islam, namely Land to the tiller.
KOMPETENSI HAKIM AGAMA DAN MASALAH HUKUM KONTEMPORER Sahari Sahari
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 2, No 2 (2004)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/as.v2i2.224

Abstract

Hakim agama mempunyai kewenang­an mengadili perkara-perkara di bidang perdata untuk memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara antara orang-orang yang beragamaIslam. Perkara-perkara tersebut meliputi; perkawinan, kewarisan, wasiat, hibah, wakaf dan shadaqah.
Copyright on Computer Software Products in Palangka Raya City (Positive Legal Perspective and Sharia Economic Law) Fani Aditia; Ibnu Elmi AS Pelu; Laili Wahyunita; Muhammad Faqihuddin Ibnu Sabil
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v20i2.1682

Abstract

The widespread use and sale of pirated software products to the public in Palangka Raya City, who have the potential to commit copyright infringement, motivates this research. The use and sale of software products without permission from the creator/copyright holder is piracy and an act of copyright infringement under the Copyright Law and the MUI Fatwa. This study discusses the forms and constraints in controlling Copyright on computer software products and Islamic views on the practice of buying and selling pirated computer software products. The researcher uses a statutory and conceptual approach in this sociological, juridical research. The data collection techniques in this study used literature and field studies with descriptive-analytical methods. The practice of buying and selling computer software products is legal in Islam's view. However, suppose you practice buying and selling using illegal (pirated) computer software products. In that case, the sale and purchase are considered harmful, and the law is forbidden or prohibited in Islam.The existence of free song download sites on electronic media has the potential to infringe on Copyright. I gave authors the exclusive right to use themselves and may prohibit other people without their permission from using their work primarily for commercial purposes. Free download sites that do not have permission and do not provide royalties to classify creators as copyright infringement based on the Copyright Law and ITE Law provisions. The method used in this research is legal research, which is included in empirical research. Based on the research results, the law enforcement process has not run optimally. Public legal awareness of Copyright, which is still low, and technological advances.
URGENSI KE-IQAH-AN PERAWI HADIS DALAM SANAD Muhammad Imran
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 9, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/as.v9i2.22

Abstract

Hadis merupakan sumber utama syari’at Islam setelah al-Qur’an, namun keduanya terdapat perbedaan yang signifikan dalam proses periwayatan dan kehujjahannya. Al-Qur’an bersifat pasti (qa¯’³ al-wur­d), sementara hadis sebagian bersifat pasti dan sebagian yang lain diperkirakan bersumber dari Nabi (§ann³ al-wur­d). Dalam menentukan kesahihan sebuah hadis, maka penelitian ke-£iqah-an perawi hadis menjadi sangat penting tanpa menafikan aspek ketersambungan sanad dan kesahihan matan hadis. Maka kajian ke-£iqah-an perawi dan sanad hadis menjadi bagian terpenting dan tidak dapat dipisahkan dalam kajian ul­m al-¥ad³£ sebagai disiplin ilmu.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP AKAD SEWA MENYEWA RUMAH KONTRAKAN (Studi Kasasu : Kelurahan Sario Tumpaan Lingkungan V Kecamatan Sario Kota Manado) Nurhikma Djufri
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/as.v12i1.274

Abstract

Tulisan ini membahas tentang tinjauan hukum islam terhadap akad sewa menyewa rumah kontrakan di kelurahan Sario Tumpaan Lingkungan V Kecamatan Sario, Kota Manado. Penulis tertarik melakukan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang akada sewa menyewa rumah kontrakan yang di timjau dari hukum islam. Adapun tujuan penelitian ini adalh untuk mengetahui akad sewa menyewa rumah kontrakan di Kelurahan Sario Tumpaan Lingkungan V Kecamatan Sario, dan untuk menganalisan dari sudut pandang hukum islam tentang akadd sewa menyewa rumah kontrakan diklurahan Sario Tumpaan Lingkungan V Kecamatan Sario. Untuk mendapat jawaban atas permasalahan penelitian, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian lapangan yang bertitik tolak pada deskriptif kualitatif, dimana penulis berusaha melukiskan fenomena yang terjadi berdasarkan fakta/kenyataan yang ada berupa kata-kata dan bukan angka. Hasil penelitian ini mengenai akad sewa menyewa rumah kontrakan tersebut, sudah sesuai dengan orang yang menyewakan, orang yang menyewa dan ada barang atau rumah yang disewakan, dalam hal tersebut semua diperrlukan penjelasan-penjelasan baik mengenai rumah dan jangka waktu yang disepakati oleh penyewa dan yang menyewakan kapan waktu berakhirnya sewa-menyewa, karena sewa menyewa hanya menggunakan fungi atau manfaat dari barang atau benda yang disewakan tanpa memiliki barang atau benda tersebut, jadi rumah tetap milik orang yang menyewakan tetapi menfaatmnya digunakan oleh orang yang menyewa dengan memeberikan imbalan berupa upah dengan ketentuan waktu dan besarnya biaya sewa tergantung kesepakatan orang yang menyewakan dan orang yang menyewa barang atau ruman yang disewakan di rumah tersebut.
Perlindungan Saksi Dan Korban Nenden Herawaty Suleman
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/as.v7i1.64

Abstract

Perlindungan saksi dan korban bertujuan memberikan rasa aman kepada Saksi dan/atau Korban dalam memberikan keterangan pada setiap proses Peradilan Pidana Barangsiapa dalam keadaan dimana UU menentukan supaya memberi keterangan di atas sumpah atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu, diancam dengan Pidana penjara paling lama tujuh tahun.
PEMBIAYAAN GADAI EMAS KONVENSIONAL DAN SYARIAH Laily Nurhayati; Radjab Djamali
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/as.v14i2.374

Abstract

Financing system used in gold pawn transactions in Indonesia are conventional and shar’i. Conventional system is employed only by pawnshops owned by the government, namely “Pegadaian”. Meanwhile,the sharia system is employed by sharia private banks, sharia business units, and sharia pawnshops. Gold mortgage finance at pawnshops is calculated based on the loan amount multiplied by interest multiplied the number of days. Meanwhile, gold mortgage finance at sharia pawnshops and sharia banks as well as Islamic business is calculated based on the estimated value (collateral/gold) multiplied by the interest multiplied by the number of days. The results obtained for the amount of financing (loans) is the same, but smaller nominal interest is obtained when it calculated using the Islamic system. However, the numberof shariadebtors is still very small compared to the conventional debtors.
SEJARAH USHUL FIQH MASUK DI INDONESIA Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/as.v13i2.177

Abstract

Sejak periode awal sejarah Islam, perilaku kehidupan kaum muslimin dalam keseluruhan aspeknya telah diatur oleh hukum Islam. Aturan-aturan ini, pada esensinya, bersifat religius. Oleh karena itu, dalam pembinaan dan pengembangannya, selalu diupayakan berdasarkan kepada al-Qur’an, sebagai wahyu Illahi yang terakhir, yang pengaplikasiannya untuk sebagian besar dicontohkan dan dioperasionalkan oleh sunnah Rasulullah saw. Dalam perkembangan selanjutnya, Islam yang sudah menyebar sedemikian luasnya, pluralitas masyarakat tidak dapat dihindarkan lagi, masalah yang timbul pun tidak kalah kom­pleksnya yang menuntut upaya ijtihad yang lebih komprehensip bagi segenap pengikutnya, khususnya para intelektual muslim yang memiliki tanggung jawab yang paling berkompeten dalam hal tersebut. Hal demikian dilakukan untuk lebih mengaktuali­sasikan misi Islam yang bersifat elastis dan tidak ada unsur pemaksaan bagi manusia. Dalam tulisan ini akan dipaparkan masalah awal penyu­sunan ilmu ushul fiqh (dan kemudian menjadi salah satu dari bagian displin ilmu) yang telah dipelopori Imam Syafi’i dalam menyusun ilmu tersebut secara sistematis, yang dengan kecerdasannya, ia mampu menangkap fenomena yang ada dari per­kembangan ilmu ushul fiqh dari periode sebelumnya dan diapli­kasikan dalam karyanya yang konkrit.
MASLAHAH REVIEW OF THE DOWRY (MARRIAGE COST) BUGIS-MAKASSAR COMMUNITY Sudirman Sudirman; Sabri Samin; Hasyim Aidid; Abd. Halim Talli Talli
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v17i2.874

Abstract

The study examines the review of maslahah of uang panaik (bride price) in Bugis Makassar community. This study method used a descriptive qualitative approach that describes the phenomenon in Bugis Makassar's society. The results of the study indicated that uang panaik is a custom or ‘urf in Bugis Makassar community that is implemented at every wedding reception. Previous Islamic jurists have built and developed the Maslahah theory which concludes that all rules in Islam were benefit-oriented. There were three levels of maslahah theory, namely maslahah daruriyyah, maslahah hajiyyah, and maslahah tahsiniyah. Uang panaik was more inclined to maslahah hajjiyyah because it was a necessity in every marriage in Bugis Makassar community.
KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Dahlia H Ma'u
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 2, No 1 (2004)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/as.v2i1.215

Abstract

KKN adalah hal yang primitif dalam diri manusia dan akan selalu ada dan riil. Kelemahan iman dan tcrlalu meniper-turutkan hawa nalsu bisa mengakibatkan terpuruknya sikap moral dan mental yang baik. Untuk mengantisipasi tindakan korupsi, kolusi dan Nepotisme, diperlukan upaya-upaya konkrit berupa pendekatan preventif dan represif bagi kita semua komponen bangsa. Dan diperlukan upaya mereformasi iman dan akhlak pemimpin dan rakyatnya, serta penegakkan kebenaran dan keadilan demi terwujudnya masyarakat, bangsa yang baldatun thayyibatun warabbun ghofur