cover
Contact Name
Ragil Yovander, S.I.Kom
Contact Email
ragil.yovander@gmail.com
Phone
+6281275449559
Journal Mail Official
jmp@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Kampus Pattimura Program Studi Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Riau Lt.2 Gobah-Pekanbaru Telp: 0761-855697
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan)
Published by Universitas Riau
ISSN : 23385278     EISSN : 27453685     DOI : -
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) (p-ISSN: 2338-5278) adalah Artikel ilmiah hasil penelitian yang diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Riau. Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) berisi publikasi tentang ulasan, hasil pemikiran, dan penelitian tentang manajemen pendidikan yang meliputi: 1. Pengelolaan kurikulum, 2. Pengelolaan lulusan, 3. Pengelolaan proses pembelajaran, 4. Pengelolaan sarana dan prasarana, 5. Pengelolaan pendidikan, 6. Pengelolaan pembiayaan, 7. Pengelolaan penilaian, dan 8. Pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 221 Documents
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN 02 KANDIS KOTA KECAMATAN KANDIS KABUPATEN SIAK Suyanti Suyanti; Isjoni Isjoni; Dudung Burhanuddin
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.198-210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam manajemen pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 di SDN 02 Kandis Kota. Fokus pembahasannya; (1) Perencanaan PTM terbatas dimasa pandemi Covid-19. (2) Pengorganisasian PTM terbatas dimasa pandemi covid-19, (3) Pelaksanaan PTM terbatas dimasa pandemi covid-19, (4) Evaluasi PTM terbatas dimasa pandemi Covid-19.  Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif. Pengumpulan data dengan tekhnik dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, verifikasi, dan keabsahan data. Sumber data kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru SDN 02 Kandis Kota. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Pada tahap perencanaan PTM terbatas di SDN 02 Kandis kota ada 4 tahap: Pertama, merancang program pembelajaran. Kedua, menyiapkan sarana dan prasarana. Ketiga, memodifikasi materi pelajaran. Keempat, sosialiasasi PTM terbatas terhadap komite sekolah, guru dan orang tua siswa (2) Pada tahap pengorganisasian, SDN 02 Kandis Kota membentuk TIM yang bernama TIM Gugus Tugas Kewaspadaan Dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang terdiri dari 3 bidang, yaitu: Bidang Pembelajaran, Psikososial, dan Tata Ruang. Bidang Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas). (3) Pada tahap pelaksanaan PTM terbatas ada 3 kegiatan: Pertama, sebelum memasuki kelas tim satgas terlebih dahulu memeriksa masker siswa, suhu tubuh siswa, memastikan siswa mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, kemudian masuk ke kelas dengan teratur dan menjaga jarak. Kedua,  ketika di dalam kelas siswa selalu dipantau agar tetap memakai masker dan menjaga jarak. Ketiga, ketika meninggalkan kelas siswa diatur agar tetap menjaga jarak kemudian siswa diarahkan untuk mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. (4) Pada tahap evaluasi PTM terbatas masih ada siswa yang belum terbiasa memakai masker sehingga siswa sering melepaskan maskernya ketika dalam proses pembelajaran. Kurangnya kontrol dari Tim Satgas Covid-19 maupun guru kelas terhadap siswa, membuat siswa masih berkumpul dan tidak menjaga jarak yang akan berakibat memudahkan penularan virus corona. Pemberian materi pelajaran masih kurang maksimal dengan waktu yang relatif singkat dan terbatas.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH, IKLIM ORGANISASI SEKOLAH, DAN EFIKASI DIRI GURU DENGAN MOTIVASI KERJA GURU DI SDN KOTA BANJARMASIN Agustina Rahmi; Rasuna Rasuna; Sabariah Sabariah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.108-119

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim organisasi sekolah, dan efikasi diri guru dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data dengan menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan langsung antara kepemimpinan visioner kepala sekolah dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin, (2) terdapat hubungan langsung antara iklim organisasi sekolah dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin, (3) terdapat hubungan langsung antara efikasi diri guru dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin, dan (4) terdapat hubungan secara bersama-sama antara kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim organisasi sekolah, efikasi diri guru dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin.
MANAJEMEN KONFLIK DI SEKOLAH ATAU MADRASAH Aisyatul Kamilah; Mardiyah Mardiyah; Amaris Evania Putri; Muhammad Abdul Jabbaar
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.91-104

Abstract

Konflik sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sekolah pada waktu-waktu tertentu, namun harus dikelola dengan baik dan hati-hati, karena jika melewati batas dapat berakibat fatal. Direktur sebagai pimpinan tertinggi di sekolah harus mampu mengelola konflik dengan baik agar dapat membawa manfaat dan menghindari akibat negatif. Dengan demikian, manajemen konflik merupakan rangkaian aksi dan reaksi antara pelaku dan pihak luar dalam suatu konflik. Permasalahannya adalah bagaimana direktur dapat menciptakan suasana yang harmonis agar tidak terjadi konflik yang berdampak negatif bagi tenaga pengajar. Apalagi bagaimana kepala sekolah dan pendidik dapat mengelola konflik dan memanfaatkannya untuk membuat kemajuan. Untuk melakukan ini, Direktur harus berwibawa, jujur dan transparan. Hal ini merupakan modal yang baik untuk menjalin komunikasi yang harmonis dengan tenaga pengajar, membangun rasa saling percaya, budaya malu dan budaya kerja yang dilandasi kreativitas dan spiritualitas. Dalam suatu organisasi khususnya di bidang pendidikan konflik tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan akan selalu muncul, namun konflik yang muncul harus dikelola dengan baik agar lingkungan sekolah aman, mendukung dan mampu meningkatkan mutu pendidikan. , tanpa melupakan nilai-nilai moral yang baik.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN MUTU DI MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH DARUL FALAH BENER MERIAH Sari Kartika; Nurhayati Nurhayati; Fauzan Ahmad Siregar
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.1-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen pendidikan karakter dalam meningkatkan mutu madrasah serta mendeskripsikan dampak manajemen pendidikan karakter terhadap peningkatan mutu madrasah di madrasah diniyah takmiliyah awaliyah (MDTA) Darul Falah Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tempat penelitian di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Bener Meriah. Sumber data pada penelitian ini yaitu data primer melalui kepala madrasah diniyah takmiliyah, wakil kepala madrasah, guru, orang tua santri di lingkungan madrasah, dan data sekunder yaitu data dalam kajian atau dokumen madrasah. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif (interactive of analysis) dengan menggunakan model Miles and Huberman meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: (1) Perencanaan manajemen pendidikan karakter diawali dengan rapat perencanaan program pada awal tahun yang melibatkan semua komponen madrasah (2) Pengorganisasian dilaksanakan berdasarkan surat keputusan dari ketua yayasan kepada seluruh komponen madrasah, dengan memperhatikan jenis kegiatan, tempat kegiatan, waktu kegiatan, alasan kegiatan harus dilaksanakan, dan bagaimana pelaksanaanya. (3) Pelaksanaan Pendidikan karakter dilaksanakan secara integratif oleh seluruh komponen madrasah dengan menanamkan karakter pada aturan yang ditetapkan dalam tata tertib madrasah, yang diharapkan dapat diterapkan di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah. Begitu juga dengan pelaksanaan program mingguan bulanan dan tahunan semuanya dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan dimana semua jadwal sudah tersusun rapi dan ada yang penanggung jawab masing-masing. (4) Pengawasan dilakukan oleh pengawas internal dan eksternal, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing serta sesuai dengan instrumen pengawasan kegiatan baik instrumen monitoring dan evaluasi. Dampak manajemen pendidikan karakter tersebut dapat meningkatkan mutu madrasah melalui prestasi santri baik dalam bidang akademik maupun non akademik serta mendapatkan dukungan penuh dari wali santri.ademik maupun non akademik serta mendapatkan dukungan penuh dari wali santri.
Analisis Diskriminasi Rasial oleh Supporter terhadap Pemain dalam Olahraga Sepak Bola Bagus Dwi Alfianto; Eri Barlian; Fadli Fadli
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.53-64

Abstract

Diskriminasi rasial atau rasisme merupakan suatu sistem kepercayaan yang sudah melekat menjadi doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis terkait pada ras manusia. Suatu ras tertentu menganggap lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur yang lainnya sehingga manusia selalu menganggap suatu golongan, kelompok, agama, ataupun rasnyalah yang paling benar dan berkuasa. Kemudian menganggap rendah yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa diskriminasi rasial oleh supporter terhadap pemain dalam olahraga sepak bola. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur. Analisis yang dilakukan berdasarkan pada data atau isi dari referensi serta ditambahkan dengan analisis dari fenomena rasisme yang terjadi dalam olahraga cabang sepak bola. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa diskriminasi rasial atau rasisme dapat terjadi kepada siapapun dan dilakukan oleh siapapun. Rasisme oleh supporter terhadap pemain, rasisme oleh pemain terhadap pemain lainnya. Rasisme oleh supporter terhadap crew tim sepakbola. Pelaku juga tidak hanya supporter saja, namun juga bisa berasal dari orang terkemuka sekalipun. Rasisme yang terjadi lebih banyak mengarah pada suatu ras atau bentuk fisik yang dapat dilihat dengan mata secara langsung. Rasisme terjadi disebabkan oleh banyak faktor, tergantung pada pelaku dan penerima diskriminasi rasial.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI KECAMATAN DUMAI KOTA Rosya Elfadila; Azhar Azhar; Dudung Burhanuddin
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.9-15

Abstract

Budaya organisasi dan lingkungan sekolah merupakan faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam dunia pendidikan. Hal ini tentunya secara langsung akan meningkatkan kinerja dari guru dimana akan meningkatkan kualitas sekolah. SD Negeri di Kecamatan Dumai Kota dalam praktiknya telah menjalankan budaya organisasi dan mempersiapkan lingkungan sekolah yang kondusif, namun ternyata hal tersebut belum maksimal. Masih ditemukannya perilaku guru dalam menjalankan tugasnya yang belum mengikuti budaya yang ditetapkan serta masih banyaknya guru yang belum memperoleh sertifikat pendidik menjadi fenomena yang menarik untuk didiskusikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis stratistik deskriftif. Kuesioner disebarkan kepada 69 responden yang diharapkan mampu menjawab tujuan penelitian. Pengujian statistic dilakukan dengan menggunakan aplikasi  SPSS versi 25. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh temuan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru.  Beberapa saran dalam penelitian diberikan untuk kepalasekolah, pengelola serta guru yang berguna bagi upaya meningkatkan kinerjanya
SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Dian Ratna Suri
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.65-74

Abstract

Supervisi pendidikan adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau segala bantuan dari para pimpinan sekolah, yang tertuju pada perkembangan kepemimpinan guru-guru dan personal sekolah lainnnya dalam mencapai tujuan pendidikan. Supervisi ini berupa dorongan, bimbingan, dan kesempatam bagim pertumbuhan keahlian kecakapan guru-guru, seperti bimbingan dalam usaha dan pelaksanaan pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran, memilih alat-alat pelajaran dan metode mengajar yang lebih baik, cara penilaian yang sistematis terhadap tahapan seliruh proses pengajaran, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah sebagai koordinator dalam meningkatkan profesionalime guru dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi supervisi pendidikan di MTsN 1 Bengkalis. Penelitian ini. Penelitian ini memiliki batasan masalah supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif degan deskriptif kualitatif, teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan tentang peran supervisi kepala sekolah a). peran supervisi kepala sekolah sebagai koordinator: penempatan tupoksi guru dengan tepat pada roster, pengarahan menggunakan alat pengeras suara setiap harinya, mengadakan diskusi secara bersama-sama antar guru dari berbagai bdiang, b) faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam kegiatan supervisi oleh kepala sekolah menunjukkan bahwa: 1) pendukungnya data informasi yang cukup bahka, fasilitas guru yang memadai dan guru yang mudqha untuk diatur, 2) masih adanya guru-guru yang merasa takut dan bahkan menghindar ketika pelaksanaan kegiatan supervisi, faktor umur yang membuat pemahaman guru masih lamban, dan mengatur waktu yang masih sulit
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMA KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS Mimi Amriza; Isjoni Isjoni; Daviq Chairilsyah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.16-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja guru SMA Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMA Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis berjumlah 109 responden, sampel penelitian sebanyak 86 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi, koefisien regresi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi pedagogik (X1) terhadap kepuasan kerja guru (Y) dengan koefisien determinan = (0,930)2x100 = 86,4 %. Terdapat juga pengaruh positif dan signifikan motivassi kerja (X2) dengan kepuasan kerja guru (Y) dengan koefisien determinan = (0,943)2x100 = 88,9%. Sedangkan pengaruh kompetensi pedagogik (X1) dan motivasi kerja (X2) terhadap kepuasan kerja guru (Y) memiliki koefisien determinasi sebesar r2y1.2 = (0,953)2x100 = 90,8 %. Kesimpulan dari variabel kompetensi pedagogik dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja guru SMA Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis memiliki arah yang positif.
PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI SE-KECAMATAN BATHIN SOLAPAN KABUPATEN BENGKALIS Vivian Nurianti; Isjoni Isjoni; Azhar Azhar
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.75-85

Abstract

Data penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu satu variabel terikat dan dua variabel bebas. Variabel terikat (Y) adalah kinerja guru, sedangkan variabel bebas pertama (X1) adalah stres kerja dan variabel bebas kedua (X2) adalah kepuasan kerja. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis adanya pengaruh stres kerja, kepuasan kerja terhadap kinerja, stres kerja dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru. responden dalam penelitian adalah guru Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Bathin Solapan yang berjumlah 110 orang diperolah dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket sebagai instrument penelitian. sebelum penelitian dilakukan uji instrument yaitu uji validitas dan reliabilitas. analisis data digunakan yaitu analis deskrisi data, pengujian persyaratan analisis, pengujian hipotesis. berdasarkan hasil penelitian koefisien korelasi menunjukkan adanya pengaruh antara stres kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,595, dan terdapat pengarub kepuasan kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,764. sedangkan secara bersama-sama pengaru stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,586.
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP IT IMAM SYAFI’I 2 PEKANBARU Herlina Permata Sari; Azhar Azhar; Dudung Burhanuddin
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.1.p.27-36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: a. mengetahui dan menganalisis bagaimana konteks pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi covid-19 di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru, b. mengetahui apa input pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru, c. mengetahui dan menganalisis bagaimana proses dalam pelakasanaan pembelajaran selama masa pandemi di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru, dan d. mengetahui apa produk dari pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara, dan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a. evaluasi konteks, di SMP IT Imam Syafi’i menerapkan 3 model pembelajaran yaitu pembelajaran daring, hybrid learning, dan pembelajaran tatap muka terbatas. b. evaluasi input, semua struktur organisasi di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru terlibat dalam proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19 mulai dari yayasan, semua warga sekolah dan wali murid, sekolah memberikan kuota internet untuk guru dan siswa saat belajar daring. Sekolah juga menyediakan peralatan protokol kesehatan untuk guru dan semua peserta didik pada proses pembelajaran tatap muka terbatas. c. evaluasi proses, di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru pembelajaran daring berlangsung dari tanggal 16 Maret 2020 - Februari 2021, pembelajaran hybrid learning hanya berlangsung beberapa bulan saja dari bulan Maret - Juni 2021 dan pembelajaran tatap muka terbatas di mulai pada Juli 2021 - Juni 2022. Proses pembelajaran tatap muka terbatas di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru berjalan dengan hanya mengurangi jam pelajarannya saja, yang biasanya 1 mata pelajaran itu ada 2 jam pelajaran maka pada saat pandemi setiap mata pelajaran hanya ada 1 jam pelajaran. d. evaluasi produk, di SMP IT Imam Syafi’i 2 Pekanbaru pembelajaran tatap muka terbatas lebih efektif digunakan untuk pembelajaran selama masa pandemi covid-19 di lihat dari nilai siswa adanya penurunan di saat pembelajaran daring dan hybrid learning dan juga dari kualitas pembelajaran masih banyak materi-materi yang tidak tercapai.