cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Membangun Kecerdasan Emosional Dalam Prespektif Pendidikan Islam Ishak Talibo
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v2i2.542

Abstract

Oleh : Ishak W. TaliboAbstrakKecerdasan emosional merupakan konsep yang sangat penting dibahas dan perlu diterapkan dalam system pendidikan Islam. Oleh karena itu, perumusan konsep dan strategi penerapannya mesti dilakukan dalam system pendidikan Islam guna menumbuhkan kecerdasan emosional anak didik.Proses pertumbuhan kecerdasan emosional menurut pendidikan Islam adaah ditandai dengan adanya pendidikan akhlak. Pendidikan islam disamping berupaya membina kecerdasan intelektual, juga membina kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Pendidikan Islam membina dan membersihkan hati terlebih dahulu dari penyakit penyakit hati dan mengisi dengan akhlak yang terpuji, seperti ikhlas, jujur, kasih saying, tolong menolong, bersahabat, silaturahmi dan lain-lain. Ajaran akhlak yang demikian inilah yang menjadi titik berat dalam proses pendidikan islam.Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, pendidikan, islam.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Sebagai Upaya Menangkal Paham Radikalisme di Kalangan Pelajar SMA Kota Banjarmasin Murjani Murjani; Moh. Iqbal Assyauqi; Sahari Sahari; Yokke Andini
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i2.1748

Abstract

Development of Augmented Reality-Based Learning Multimedia as an Effort to Counter Radicalism Among Banjarmasin City Senior High School Students. The flow of radicalism in Indonesia has been followed almost simultaneously with the rapid development of information and communication technology (ICT) over the last two decades. This is certainly a great opportunity for education practitioners to take advantage of ICT-based media in learning to improve the quality of education. The emergence of various media-based learning systems is a tangible form of integration of ICT and learning. Augmented Reality is a technology that combines virtual objects are two-dimensional (2D) / three-dimensional (3D) into a real environment. The use of technology in Augmented Reality is expected to provide a more concrete learning experience about the dangers of radicalism among students. The development model used is the adaptation development model from Dick & Carey, Borg & Gall, and Kemp & Dayton which includes five stages, namely (1) needs analysis, (2) product development planning stages, (3) product development stages, ( 4) product evaluation stage, and (5) final product. The results of the development show that the learning program developed has met the effectiveness of the assessment aspects of the material experts, namely: the content aspect, and the learning / instructional aspect. The results of the material expert evaluation show that this learning product is in the very good category in the content aspect with an average scale of 4.13. The learning / instructional aspect with a mean scale of 4.25 is in the very good category.Augmented Reality-based learning multimedia as an effort to ward off radicalism among high school students have met the feasibility of communication, display design, and program aspects by media experts. The results of the evaluation show that all aspects of the assessment evaluated by media experts fall into the good category, namely the communication aspect with a mean of 4 (good category), the display design aspect with an average scale of 4 (good category), and the program aspects with an average scale of 4 (good category). Broadly speaking, all aspects evaluated by material experts fall into the good category, so Augmented Reality-based learning multimedia as an effort to ward off radicalism among high school students is effective in terms of the media aspect
Manajemen Sarana dan Prasarana di Lembaga Pendidikan Islam TD. Abeng Ellong
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v11i1.574

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang manajemen sarana dan prasarana di lembaga pendidikan Islam. Wacana ini penting diuraikan sebab sistem pendidikan merupakan komponen yang saling terkait seperti kurikulum, materi, metode, pendidik, peserta didik, sarana, alat, pendekatan dan sebagainya. Selama ini pemahaman konsep integrasi dan interkoneksi antar sub sistem di atas masih kurang sehingga proses pembelajaran menjadi tidak maksimal. Kajian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan analisis-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah proses kerja sama pendayagunaan semua sarana dan prasarana pendidikan secara efektif. Tujuan pengelolaan sarana dan prasarana sekolah ini untuk memberikan layanan secara profesional agar proses pembelajaran bisa berlangsung secara efektif dan efisien. Proses manajemen sarana dan prasarana pendidikan islam meliputi (1) Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan Islam (2) Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan Islam (3) Inventarisasi sarana dan prasarana pendidikan Islam (4) Pengawasan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan Islam (5) Pengahapusan sarana dan prasarana sekolah. Kesimpulan dari kajian ini adalah  manajemen sarana dan prasarana di lembaga pendidikan Islam harus berorientasi kepada prinsip tepat waktu, tepat sasaran dan tepat guna.Kata Kunci :  Sarana dan Prasarana, Lembaga pendidikan Islam
Students’ Misconception in Animalia Kingdom Silvi Puspa Widya Lubis; Putri Dini Meutia; Zamzami Zamzami; Samsuar Samsuar; Syarifah Rahmiza Muzana; Asih Winarty
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v17i2.2754

Abstract

Students’ Misconception in Animalia Kingdom. This study aimed to identify the misconception of Grade X students on the concept of animalia kingdom dan to find out the percentage of the students who had misconceptions. This study is quantitative descriptive research. The research instruments used written tests in the form of open-ended multiple-choice tests using the CRI technique. The sample of this research was the students of Grade X IA1 and X IA5 SMA Abulyatama Aceh. The sample was 62 students. Based on the result, it was found that more students “Understand the Concept” than those who experience “Misconceptions,” the percentage of students who experience misconceptions about the concept of animal diversity is 27% and that is in the “moderate” category. The students experienced partial misconception which caused them unable to justify and express inappropriate arguments. This is reflected in several students’ answers who did not provide the reason for their answer choice and some students misinterpreted the reason. In this research, the students usually experience misconceptions caused by associative thinking. The students use false experiences as conceptions, and inaccurate reasons, and draw conclusions based on what they see
Pengembangan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam Feiby Ismail
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v7i2.608

Abstract

Pendidikan tidak hanya merupakan transfer informasi, ilmu pengetahuan dan kecakapan serta keterampilan tertentu pada peserta didik, namun lebih dari itu bahwa pendidikan menekankan aspek sikap dan pembentukan karakter yang baik. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan sejumlah regulasi yang dikeluarkan Pemerintah telah mengindikasikan bahwa pendidikan perlu mengembangkan aspek sikap dalam membangun generasi muda yang cerdas yang penguasaan ilmu pengetahuan, santun dalam bertingkah laku, dan terampil serta tangguh dalam menghadapi segala tantangan kehidupan. Tulisan ini akan mengulas tentang pengembangan karakter melalui pendidikan agama Islam di Indonesia dan korelasinya dengan pembangunan mental dan spiritual anak bangsa.Kata Kunci: Karakter, Pendidikan Agama Islam
Implementasi Kurikulum 2013 Revisi Sebagai Solusi Alternatif Pendidikan Di Indonesia Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Gina Nurvina Darise
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i2.967

Abstract

AbstrakDisrupsi teknologi, khususnya teknologi informasi telah mewarnai revolusi industri 4.0 sehingga mendorong perubahan kebutuhan dan perkembangan masyarakat dalam bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Hal ini merupakan salah satu pemicu perlunya dilakukan revisi terhadap kurikulum 2013 sebagai antisipasi perkembangan dan kebutuhan abad 21. Kurikulum 2013 Revisi merupakan wujud penyempurnaan kurikulum yang berbasis karakter sekaligus berbasis kompetensi. Dalam implementasinya,kurikulum 2013 Revisi menuntut guru untuk mengembangkan pembelajaran dengan mengintegrasikan empat hal penting, yaitu Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Literasi, Keterampilan Abad ke-21 (4C) dan Higher Order Thingking Skill (HOTS).Kata kunci: Revolusi Industri 4.0; Kurikulum 2013 AbstractDisruption of technology, especially information technology has colored the industrial revolution 4.0 so that it encourages changes in the needs and development of society in the field of life, including education. This is one of the triggers for the revision of the 2013 curriculum in anticipation of 21st century development and needs. 2013 Curriculum Revision is a form of perfecting a character-based and competency-based curriculum. In its implementation, the 2013 Revised curriculum requires teachers to develop learning by integrating four important things, namely Strengthening Character Education (SCE), Literacy, 21st Century Skills (4C) and Higher Order Thingking Skills (HOTS).Keywords: The industrial revolution 4.0; 2013 Curriculum
Evaluasi Program Akselerasi di SMA Negeri 3 Kota Gorontalo Zelan Tamrin Danial
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i1.1505

Abstract

Evaluation of the Acceleration Program in SMA Negeri 3, Gorontalo. This study aims to: a) evaluate various policies regarding the acceleration program in SMA Negeri 3 Gorontalo city at the context stage, b) evaluate the availability of available resources to support the implementation of the acceleration program in SMA Negeri 3 Gorontalo city at the input stage, c) evaluate the implementation of the acceleration program at SMA Negeri 3 Gorontalo city at the stage of the process, and d) evaluate the success achieved in the implementation of the acceleration program in SMA Negeri 3 Gorontalo city at the product stage. This study employs an evaluative approach with data collection techniques, such as interview, observation and documentation.The results indicate that; 1) the results of the evaluation context that supports the acceleration program at SMA Negeri 3 Gorontalo city show that there is an acceleration program of policy in SMA Negeri 3 Gorontalo City and the understanding of policy makers about the acceleration program in SMA Negeri 3 Gorontalo city is intensively good , the formulation of the vision and mission of the school supports the policy implementation of the accelerated program, b) the results of the input evaluation show that the input component is a) the availability of human resources, namely teachers and academic support personnel, 2) the availability of facilities and infrastructure that support the implementation of the program (classes, laboratories, IT), d) curriculum, e) student recruitment , f) availability of funds, all of which support the acceleration program at SMA Negeri 3 Gorontalo city, 3) the results of the evaluation of the process show that the stages of the learning process carried out in the acceleration program in SMA Negeri 3 Gorontalo city are very dynamic and support the improvement of the competence of students studying in the accelerated class, and 4) the results of product evaluation indicate that a product stage of the acceleration program at SMA Negeri 3 Gorontalo city , shows that the evaluation criteria for students’ learning outcomes in the accelerated class display good results with an average of 95.75 or very good category.
Asal Usul Bahasa Arab Husni Mubarak
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v5i1.565

Abstract

Bahasa Arab merupakan salah satu cabang dari sekian banyak cabang bahasa Semit yang telah berkembang sejak ribuan tahun. Bahasa Arab muncul sebagai bahasa yang berdiri sendiri, karena salah satu dari pengguna bahasa Semit awal melakukan perpindahan ke daerah-daerah lainnya, lalu membentuk bangsa sekaligus bahasa. Proses evolusi yang terjadi dalam pergolakan bahasa Arab dengan bahasa-bahasa setempat menjadikan bahasa Arab asli menjadi bermacam-macam dialek. Bahasa Arab dapat tumbuh berkembang serta berdiri sendiri, disebabkan oleh beberapa faktor pendukung salah satunya adalah pergaulan dan percampur-bauran antara bangsa-bangsa.Kata Kunci: bahasa, arab, semit, dan evolusi 
Peningkatan Aktivitas dan Keterampilan Berkomunikasi Mahasiswa Dalam Mata Kuliah Konsep Dasar Sains MI dengan Model Pembelajaran Everyone Is A Teacher Here Mutmainah Mutmainah; Rhyan Prayuddy Reksamunandar
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v17i1.2511

Abstract

This research aimed to investigate the improvement of activity and communication skills of students in the MI Basic Science Concepts course at the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program IAIN Manado using the Everyone Is a Teacher Here learning model.The research subjects were 16 students of semester IV enrolled in the 2021/2022 - 2022/2023 academic year, consisting of 1 male and 15 female students. The instruments used were observation sheets and communication skills tests. Research data were analyzed using descriptive statistical analysis technique.The results revealed that the students' activity and communication skills from cycle I to cycle II through the Everyone Is a Teacher Here learning model were increased. In cycle I, the communication skills and activities reached an average of 54.7% and increased to 74.7% in cycle II. It means that the improvement reach 18% from cycle I. Thus, to make the students active in learning process, to express their ideas and opinions smoothly and correctly, the lecturers should train students' communication skills
Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, dan Pengalaman Mengajar terhadap Profesionalisme Guru di SMAN I Likupang Sahari Sahari
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v9i1.599

Abstract

Penelitian ini mengkaji “Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, dan Pengalaman Mengajar Terhadap Profesionalisme Guru SMA-N 1 Likupang Minahasa Utara”. Untuk mengetahui tentang pengaruh yang signifikan secara simultan tingkat pendidikan, pelatihan, pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru SMA-N 1 Likupang Minahasa Utara. Juga unutk mengetahui tentang variable mana yang memiliki pengaruh dominan diantara variabel-variabel tersebut. Metode penelitian menggunakan survey mengambil sampel dengan teknik random sampling yakni dengan memanfaatkan 45 guru SMA-N I Likupang Minahasa. Sedangkan tekhnik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan interview yang dilakukan peneliti dengan cara berhadapan langsung dengan subyek penelitian dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang betul-betul akurat. Hasil Penelitian menunjukkan variabel-variabel independen yang meliputi pendidikan, pelatihan dan pengalaman mengajar mempunyai pengaruh yang signifikan dengan profesionalisme guru, maka dapat dikatakan bahwa variabel independen secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, untuk itu hipotesis pertama yang dinyatakan “ada pengaruh yang signifikan secara simultan tingkat pendidikan, pelatihan, pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru SMA I Likupang terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Pendidikan, Pelatihan, Pengalaman Mengajar dan Profesionalisme Guru.