cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR BERBASIS SALINGTEMAS UNTUK MAHASISWA S1 PENDIDIKAN IPA UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI Rohmatus Syafi'ah; Alik Mustafidal Laili; Muhamad Amrul Wafa
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i2.170

Abstract

Matakuliah yang masuk ke dalam rumpun Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) salah satunya adalah matakuliah Kimia dasar . Salah satu cara untuk mengajarkan ilmu kimia secara utuh adalah melalui kegiatan praktikum. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum pada matakuliah praktikum kimia dasar di Universitas Bhinneka PGRI adalah belum tersedianya panduan praktikum. Pengembangan panduan praktikum kimia dasar berbasis Sains, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat (SALINGTEMAS) ini adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Tujuan pengembangan panduan praktikum ini adalah untuk mengembangkan dan mendeskripsikan kelayakan produk pengembangan berupa panduan praktikum kimia dasar berbasis SALINGTEMAS. Ada empat tahapan dalam proses pengembangan modul ini yaitu pada tahap pertama menyusun kerangka panduan praktikum berdasarkan dari pengembangan alat, spesifikasi, dan standarnya; tahap kedua yaitu mencocokkan panduan praktikum yang sudah dikembangkan dengan kerangkanya; tahap ketiga yaitu meninjau dan memperbaiki panduan praktikum yang sudah dikembangkan; dan tahap keempat yaitu mengimplementasikan produk akhir dari panduan praktikum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa panduan praktikum kimia dasar berbasis SALINGTEMAS yang telah dikembangkan memperoleh persentase uji kelayakan oleh ahli materi sebesar 88% dan ahli media sebesar 84%. Persentase rata-rata respon mahasiswa sebesar 84%. Artinya, panduan praktikum kimia dasar berbasis SALINGTEMAS layak digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI TENGAH PANDEMI COVID 19 Syaiful Arif; Ariza Rahmadana Hidayati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i2.171

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang diajarkan dipembelajarn IPA, hasil observasi menunjukkan nilai kemampuan berpikir kritis 40,62 yang artinya dalam kategori rendah. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis perlu dikembangkan suatu media pembelajaran interaktif dengan menggunakan adobe flash yang terintegrasi dengan ayat ayat al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak berupa media pembelajaran interaktif, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian menggunakan model R&D. Tahapan mengembangkan media meliputi studi pendahuluan, tahapan pengembangan, validasi , revisi, uji lapangan dan produk. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan claster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi dan uji coba yaitu melalui respon peserta didik. Kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi ahli materi mendapatkan skor rata-rata 85,11% dengan kategori sangat valid. Hasil validasi ahli media mendapatkan skor rata-rata 84,86% dengan kategori sangat valid. Hasil uji coba produk yang dikembangkan dinyatakan praktis dengan nilai persentase sebesar 97%.
ANALISIS PENERAPAN ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN IPA DAN FISIKA : LITERATURE REVIEW Dwi Putri Ramadhani
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i2.172

Abstract

In the 21st century education demands the creation of quality students. One of the methods used is to apply formative assessment in learning. The purpose of this study was to determine the application of formative assessment based on student learning outcomes, education level, learning materials, and integration used. In this study using a literature study (library research) with a literature review approach. The articles used are in the 2015-2020 range. The results of this study are: 1) the use of formative tests can improve various student learning outcomes where the most measured is the understanding/mastery of concepts, 2) the application of formative assessments is more widely used at the junior high school level compared to the high school level, 3) the application of formative assessments in science learning and physics consists of various materials which indicate formative assessment is often used in learning, and 4) there are various kinds of integration used in formative assessment where the most widely used is integrating formative assessment with the web.
PENGEMBANGAN MEDIA IPA ADOBE FLASH PADA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS VIII Mahmud Qusyairi; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i2.184

Abstract

Tujuan penelitian untuk menilai kelayakan media pembelajaran IPA menggunakan adobe flash memuat pembelajaran kontekstual dan respon guru dan siswa. Rancangan penelitian ini R&D tipe ADDIE yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Data penelitian diambil dari kelayakan produk dan respon serta hasil belajar. Data kelayakan dari hasil kelayakan produk. Data respon diperoleh dari hasil angket. Hasil belajar dari pre dan post siswa. Hasil peneltian menunjukkan bahwa kelayakan media pembelajaran kontekstual menggunakan adobe flash memperoleh 86,59% (sangat layak). Respon guru dan siswa memperoleh persentase skor 99,60% (sangat baik). Hasil belajar siswa mengarah pada nilai positif.
KEMAMPUAN ARGUMENTASI DAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA PADA MATERI SEL RistiHilda Fadlika; Diana Hernawati; Vita Meylani
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.156

Abstract

Kemampuan Argumentasi dan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas XI MIPA Pada Materi Sel. Pendidikan abad 21 menuntut peserta didik untuk mengembangkan kemampuan argumentasi dan literasi sains. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kemampuan argumentasi dan literasi sains pada materi sel di kelas XI MIPA SMA Negeri 22 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 – Januari 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 38 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal uraian kemampuan argumentasi yang mengacu pada indikator Toulmin dan soal uraian kemampuan literasi sains yang mengacu pada PISA. Hasil kemampuan argumentasi diukur menggunakan soal uraian yang terdiri dari 13 soal kemampuan argumentasi dan 16 soal kemampuan literasi sains. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi bivariat. Hasil penelitian disimpulkan terdapat korelasi antara kemampuan argumentasi dengan literasi sains peserta didik dengan koefisien korelasi sebesar 0,426 dengan kategori sedang. Kata kunci: Korelasi; Kemampuan Argumentasi; Kemampuan Literasi Sains ABSTRACT Argumentation ability and science literacy in cell material in grade XI MIPA SMA Negeri 22 Tangerang Regency. 21st century education requires learners to develop the skills of argumentation and science literacy. Therefore, this study aims to find out the correlation between argumentation ability and science literacy in cell material in grade XI MIPA SMA Negeri 22 Tangerang Regency. This research was conducted in November 2020 – January 2021. The research method used is correlational. The samples used amounted to 38 people with purposive sampling techniques. The research instrument used is a description of argumentation ability that refers to the Toulmin indicator and a description of science literacy ability that refers to PISA. The results of argumentation ability are measured using a description question consisting of 13 questions of argumentation ability and 16 questions of science literacy ability. The data analysis technique used is bivariate correlation test. The results concluded that there is a correlation between the ability of argumentation and science literacy of learners with a correlation coefficient of 0.426 with a moderate category. Keywords: Correlation; Argumentation Ability; Science Literacy Ability
EFIKASI DIRI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DITINJAU DARI PEMBELAJARAN CORE BERBASIS TUTOR SEBAYA Faninda Novika Pertiwi; Risma Yuli Astuti
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.168

Abstract

Efikasi diri siswa pada pembelajaran IPA ditinjau dari pembelajaran core berbasis tutor sebaya. Pembentukan karakter siswa dapat dimulai dari dalam diri siswa dengan memperkuat kepercayaan diri, keyakinan pada diri serta kemampuan intelek yang dimiliki. Kepercayaan diri atau keyakinan diri ini dikenal dengan efikasi diri. Chemers membuktikan tentang efikasi diri berkaitan dengan prestasi belajar dan adaptasi diri, maka secara tidak langsung dapat mempengaruhi prestasi siswa. Salah satu model pembelajarannya yaitu model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting dan Extending) berbasis tutor sebaya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh model CORE berbasis tutor sebaya terhadap efikasi diri siswa pada pembelajaran IPA. Rancangan penelitian menggunakan quasi eksperimen. Penelitian dilakukan di SMP Ma’arif Ponorogo. Instrumen yang dipakai yaitu soal tes dan angket tentang efikasi diri. Data yang dihasilkan adalah data tentang efikasi diri siswa yang mengalamai pembelajaran IPA dengan model CORE berbasis tutor sebaya. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t dan uji t-one tailed. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai t hitung 3,329 > t tabel 2,086. Selanjutnya dilakukan uji lanjut uji t one tiled dan diperoleh hasil t0 -3,313 < dari -t tabel 1,725 dan v 37,256. Maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima sehingga penggunaan model CORE berbasis tutor sebaya berpengaruh terhadap efikasi diri. Kata kunci: Keyakinan diri, Model pembelajaran CORE, Pembelajaran Sains. Tutor Sebaya ABSTRACT Student self-efficacy in science learning in terms of peer tutor-based core learning. The formation of student character can be started from within students by strengthening self-confidence, confidence in themselves and their intellectual abilities. Self-confidence or self-confidence is known as self-efficacy. Chemers proves that self-efficacy is related to learning achievement and self-adaptation, so it can indirectly affect student achievement. One of the learning models is the CORE (Connecting, Organizing, Reflecting and Extending) model based on peer tutors. The purpose of this study was to determine the effect of the peer tutor-based CORE model on students' self-efficacy in learning science. The research design used quasi-experimental. The research was conducted at Ma'arif Ponorogo Junior High School. The instruments used are test questions and questionnaires about self-efficacy. The data generated is data about the self-efficacy of students who experience science learning with the CORE model based on peer tutors. Data analysis in this study used the t test and the t-one tailed test. Based on the results of the t-test, the t-count value was 3.329 > t-table 2.086. Furthermore, further tests were carried out on the one tiled t test and the results obtained were t0 -3.313 < from -t table 1.725 and v 37.256. So it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted so that the use of the CORE model based on peer tutors has an effect on self-efficacy. Keywords: Self-Efficacy, CORE Learning Model, Peer Tutor-Based, Science Learning
KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA PADA TOPIK KEANEKARAGAMAN HAYATI MELALUI IMPLEMENTASI LABORATORIUM ALAM DAN SPADA UNRAM Muhammad Syazali; Mohammad Liwa Ilhamdi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.174

Abstract

Keterampilan proses sains mahasiswa pada topik keanekaragaman hayati melalui implementasi Laboratorium Alam dan SPADA UNRAM. Implementasi Laboratorium Alam dan SPADA UNRAM (Universitas Mataram) terbukti dapat meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa pada topik Ekosistem. Fakta ini dapat menjadi landasan ilmiah untuk mengimplementasikannya pada topik lain dengan karakteristik yang sama. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterampilan proses sains mahasiswa pada topik keanekaragaman hayati melalui implementasi Laboratorium Alam dan SPADA UNRAM. Subjek penelitian terdiri dari 28 mahasiswa kelas 5D Sore Prodi PGSD FKIP Universitas Mataram. Data keterampilan proses sains mahasiswa dikoleksi melalui quiz yang dilaksanakan di akhir pembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk essay. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang mencakup derajat penguasaan, rata-rata, dan proporsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa derajat penguasaan mahasiswa terhadap keterampilan proses sains berada pada kategori kurang. Walaupun demikian, masih terdapat 7.14% mahasiswa dengan KPS kategori sangat baik, 21.43% kategori baik, dan 14.29% kategori cukup. Proporsi yang predominan adalah mahasiswa dengan derajat penguasaan keterampilan proses sains yang berada pada kategori kurang dan sangat kurang (57.14%). Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses sains mahasiswa pada topik keanekaragaman hayati melalui implementasi Laboratorium Alam dan SPADA UNRAM masih rendah. Kata kunci: derajat penguasaan, keterampilan proses sains mahasiswa, Laboratorium Alam, SPADA UNRAM ABSTRACT Student science process skills on the topic of biodiversity through the implementation of the Natural Laboratory and SPADA UNRAM. The implementation of Laboratorium Alam and SPADA UNRAM has been proven to improve the science process skills of students on the topic of Ecosystems. This fact can become a scientific basis for implementing it on other topics with the same characteristics. The purpose of this study was to describe the science process skills of students on the topic of biodiversity through the implementation of the Laboratorium Alam and SPADA UNRAM. The research subjects consisted of 28 students in class 5D Sore of PGSD Study Program, FKIP University of Mataram. Data of students science process skills were collected through quizzes which were carried out at the end of the lesson. The instrument used was an essay test. Data were analyzed using descriptive statistics that included mastery degrees, mean, and proportion. The results of this study indicate that the mastery degree of students science process skills is in the poor category. However, there are still 7.14% of students with excellent SPS categories, 21.43% good categories, and 14.29% sufficient categories. The predominant proportion is students with mastery degrees of science process skills who are in the low and very poor category (57.14%). Based on these results it can be concluded that the science process skills of students on the topic of biodiversity through the implementation of the Nature Laboratory and SPADA UNRAM are still low. Keywords: degree of mastery, student science process skills, Natural Laboratory, SPADA UNRAM
PENGEMBANGAN MODUL IPA STEM MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK KELAS VIII SMPN 2 KALIANGET Fitri Diana Sari; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Anik Anekawati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.185

Abstract

Pengembangan modul IPA STEM materi cahaya dan alat optik kelas VIII SMPN 2 kalianget. Penelitian ini memiliki tujuan menentukan validitas bahan ajar mandiri yaitu modul IPA STEM, (2) mendapatkan respon guru dan respon siswa. Subyek menggunakan siswa kelas VIII SMPN 2 Kalianget. Penelitian ini mengacu pada penelitian dan pengembangan 4-D (four D). Data validitas menggunakan analisis Content Validity Index (CVI). Data responden dari unsur guru maupun peserta didik menggunakan analisis angket. Hasil penelitian didapatkan validitas modul IPA STEM materi cahaya serta alat optik kelas VIII dinyatakan valid ditunjukkan dari skor CVI 1,00 (validitas yang sesuai) ditinjau pada aspek materi, bahasa dan media. Hasil respon guru dan siswa berada pada kategori positif. Respon guru yaitu 100%, sedangkan respon siswa yaitu 98,48 % dengan kategori “tercapai”. Hal ini menunjukkan bahwa modul IPA STEM mudah dipahami dan efektif pada kegiatan proses pembelajaran. Kata kunci: Modul, IPA, STEM, Validitas, Respon ABSTRACT Development of the STEM science module for light materials and optical instruments for class VIII SMPN 2 Kalianget. This study has the aim of determining the validity of independent teaching materials, namely the STEM Science module, (2) obtaining teacher responses and student responses. The subjects used class VIII SMPN 2 Kalianget students. This research refers to research and development of 4-D (four D). The validity data used Content Validity Index (CVI) analysis. Respondent data from the elements of teachers and students using questionnaire analysis. The results showed that the validity of the STEM science module on light material and optical instruments for class VIII was declared valid, as indicated by a CVI score of 1.00 (appropriate validity) in terms of material, language and media aspects. The results of teacher and student responses are in the positive category. The teacher's response is 100%, while the student's response is 98.48% with the "achieved" category. This shows that the STEM Science module is easy to understand and effective in learning process activities. Keywords: Module, IPA, STEM, Validity, Response
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA E-BOOK BERBASIS SMARTPHONE TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SISWA Nirma Iza Afidati Afidati; Haning Hasbiyati; Diah Sudiarti
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.192

Abstract

Pengaruh model pembelajaran discovery learning dengan media e-book berbasis smartphone terhadap ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning dengan media e-book berbasis smartphone terhadap ketuntasan belajar siswa pada materi pencemaran lingkungan. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VII di MTs. Zainul Hasan Balung tahun ajaran 2020/2021 dan sampel penelitian pada kelas VII B 19 siswa dan VII C 22 siswa. Pengambilan data dengan metode tes dan analisis data menggunakan uji Mann Whitney yang dioperasikan menggunakan SPSS. Data berdistribusi normal merupakan syarat mutlak sebelum melakukan analisis statistik parametrik, dikarenakan hasil dari uji normalitas menunjukkan data berdistribusi tidak normal sehingga menggunakan analisis statistik non parametrik. Berdasarkan hasil penelitian, pengambilan keputusan uji statistik non parametrik diperoleh nilai Asymp.Sig sebesar 0,413 maka dapat disimpulkan “hipotesis ditolak” artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran discovery learning dengan media e-book berbasis smartphone terhadap ketuntasan belajar siswa. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa diperlukan berbagai upaya untuk memunculkan lagi semangat pada diri siswa, guna meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Sehingga semangat siswa akan tetap konsisten baik pada masa pandemi, maupun setelah masa pandemi. Menerapkan penggunaan media pembelajaran agar pembelajaran dikelas lebih menarik dan tidak membosankan, media e-book berbasis smartphone dapat digunakan sebagai variasi media pembelajaran. Kata Kunci: E-Book berbasis Smartphone, Ketuntasan belajar, Model Discovery Learning ABSTRACT The effect of discovery learning model with smartphone-based e-book media on student's learning compliance. This study aims to determine the effect of discovery learning learning model with smartphone based e-book media on student learning completeness on environmental pollution material. This type of research is a quasi-experimental design. The research population was all seventh grade students in MTs. Zainul Hasan Balung for the 2020/2021 academic year and the research sample was in class VII B 19 students and VII C 22 students. Data retrieval using the test method and data analysis using the Mann Whitney test which is operated using SPSS. Data with normal distribution is an absolute requirement before performing parametric statistical analysis, because the results of the normality test show that the data is not normally distributed so that non-parametric statistical analysis is used. Based on the results of the research, non-parametric statistical test decision making obtained the Asymp.Sig value of 0.413, it can be concluded "the hypothesis is rejected" meaning that there is no significant effect of the discovery learning learning model with smartphone based e-book media on student learning completeness. Through this research, it can be concluded that various efforts are needed to bring back enthusiasm in students, in order to increase students' motivation and interest in learning. So that the spirit of students will remain consistent both during the pandemic, and after the pandemic. Applying the use of learning media so that classroom learning is more interesting and not boring, smartphone based e-book media can be used as a variation of learning media. Keywords: Smartphone based e-book, Complete learning, Discovery learning model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA E-BOOK BERBASIS SMARTPHONE TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SISWA Cicik Kristiana; Haning Hasbiyati; Benny Afandi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.195

Abstract

berbasis smartphone terhadap ketuntasan belajar siswa. Pembelajaran online bukan suatu alasan untuk guru tidak menggunakan media dan model pembelajaran. Media yang dipakai penelitian ini yaitu e-book berbasis smartphone dengan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terhadap ketuntasan belajar siswa. Jenis penelitian quasi experimental design. Sampel penelitian yaitu kelas VII B 23 siswa dan kelas VII C 19 siswa dengan menggunakan metode tes dan di analisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil analisis data penelitian diperoleh nilai Asymp.Sig sebesar 0,151 maka “hipotesis ditolak” artinya tidak ada perbedaan ketuntasan belajar pada kelas control maupun kelas eksperimen. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat memperluas materi serta tidak hanya mengukur ketuntasan belajar tetapi juga unsur lain yang mempengaruhi. Kata kunci: E-book berbasis smartphone, ketuntasan belajar, problem based learning ABSTRACT The effect of problem based learning learning model with smartphone-based e-book media on student learning mastery.Online learning is not an excuse for teachers not to use media and learning models. The media used is a smartphone-based e-book with a problem-based learning model. This study was to determine the effect on student learning completeness. This type of research is a quasi-experimental design. The research sample is class VII B collecting 23 students and class VII C collecting 19 students using the test method and analysis using the Mann Whitney test. The results of data analysis obtained that the Asymp. Sig value of 0.151, it can be said that the "hypothesis is rejected" meaning that there is no difference in learning mastery in the control class and the experimental class. Therefore, further research can expand the material and not only measure learning mastery but also do not affect other factors. Keywords: Smartphone-based e-books, complete learning, problem based learning