Articles
180 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU KUARTET TERHADAP HASIL DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN IPA
Holida Isnania;
E Narulita;
Rusdianto
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 13 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v13i1.295
Pengaruh Penggunaan Media Kartu Kuartet Terhadap Hasil dan Motivasi Belajar Siswa SMP Dalam Pembelajaran IPA. Keterbatasan media pembelajaran yang digunakan guru membuat hasil belajar dan motivasi siswa rendah. Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan media kartu kuartet terhadap hasil dan motivasi belajar siswa SMP. Media kuartet ini memiliki kelebihan dilengkapi dengan gambar berwarna dan menarik serta dilengkapi penjelasan gambar Jenis penelitian quasi experiment dengan Non-Equivalent Control Group Design. Lokasi penelitian di SMP Negeri 3 Bondowoso dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan tes dan angket. Uji hipotesis yang digunakan adalah independent sample t test. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, sedangkan nilai rata-rata motivasi belajar di kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan signifikansi (2-tailed) yaitu 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kuartet berpengaruh signifikan terhadap hasil dan motivasi belajar siswa SMP pada pembelajaran IPA.
EFFECT SIZE PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS SETS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA
Ade Mayasari;
Asrizal Asrizal;
Usmeldi Usmeldi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 13 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v13i1.301
Effect Size Pengaruh Pembelajaran Berbasis SETS Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis effect size pengaruh pembelajaran fisika dan sains berbasis SETS (Science, Technology, Environment, and Society) terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa karena pembelajaran Fisika dan IPA memerlukan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan solusi baik dalam pembelajaran di sekolah maupun bekal siswa dalam memecahkan permasalahan di masyarakat sedangkan pembelajaran yang tidak berbasis SETS kurang mampu meningkatkan kemampuan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian meta-analisis. Subjek penelitian ini adalah 20 artikel yang telah dipublikasi oleh beberapa jurnal di Indonesia tentang pengaruh pembelajaran berbasis SETS terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pemberian kode (coding) dengan metode yang digunakan memakai analisis deskriptif kuantitatif dengan pedoman effect size. Setelah mendapatkan nilai effect size, nilai tersebut kemudian dapat dimasukan dalam kategori effect size yang sesuai. Berdasarkan data yang telah dianalisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis SETS memberikan effect size dengan kategori sedang hingga sangat tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL PHISYCS MODULE (DPM) DI SMA: ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA
Rony Harianto
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 13 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v13i1.303
Media Pembelajaran Digital Phisycs Module (DPM) di SMA: Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa. Beberapa guru memiliki cara tersendiri dalam mengajarkan konsep cahaya dan optik pada siswa, dengan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh media pembelajaran digital fokus penelitian ini adalah analisis kemampuan literasi sains siswa dalam konsep cahaya dan optik menggunakan media pembelajaran Digital Phisycs Module (DPM) di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar. Soal-soal dalam tes diberikan dengan bentuk uraian yang sudah disesuaikan dengan indikator kemampuan literasi sains. Responden dalam penelitian ini merupakan 106 siswa yang dipilih dengan kriteria tertentu dari beberapa SMA. Analisis data pada penelitian ini memakai paired sample t-test dengan bantuan software SPSS dan rata-rata skor N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa. Nilai kemampuan literasi sains siswa pada setiap indikator mengalami peningkatan. Dan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 dengan kategori tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Digital Phisycs Module (DPM) dapat mengembangkan kemampuan literasi sains siswa. Dengan hasil ini diharapkan media pembelajaran DPM dapat di implementasikan juga pada pembelajaran konsep lainnya.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BUKU PERKULIAHAN GENETIKA BERBASIS KAJIAN MISKONSEPSI PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
Ika Sukmawati;
Karunia Galih Permadani
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v12i2.189
Mata kuliah genetika mengandung topik yang dianggap sulit dan banyak ditemukan miskonsepsi. Oleh sebab itu, dikembangkanlah buku perkuliahan enetika berbasis kajian miskonsepsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif sebagai bagian dari tahap Analyze dalam model ADDIE, dengan subyek mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Tidar yang menempuh mata kuliah genetika. Sampel dipilih secara acak sejumlah 45 mahasiswa yang terdiri dari 42 perempuan dan 3 laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) mahasiswa masih belum memahami ruang lingkup kajian genetika secara utuh; (2) genetika dianggap sebagai materi yang sulit dipahami; (3) Buku teks yang sudah ada masih sulit untuk dipelajari dan dipahami; (4) Mahasiswa menyadari bahwa karakteristik materi dan sumber belajar pada mata kuliah genetika rawan memicu miskonsepsi; (5) Mahasiswa membutuhkan buku perkuliahan dengan memperhatikan area/materi yang rawan memicu miskonsepsi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa buku perkuliahan genetika berbasis kajian miskonsepsi perlu dikembangkan guna memfasilitasi pembelajaran mahasiswa yang lebih berkualitas.
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DISERTAI LKPD BERBASIS MULTIREPRESENTASI PADA PEMBELAJARAN IPA TERHADAP SCIENTIFIC REASONING SKILLS SISWA SMP
Indah Ayu Antika Indah;
Supeno;
D. Wahyuni
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v12i2.226
Scientific reasoning skills merupakan salah satu kemampuan berpikir yang menjadi tuntutan pada abad 21. Kemampuan tersebut diharapkan dapat diajarkan di kelas IPA, sebagai persiapan untuk siswa dalam menghadapi tantangan global. Tujuan penelitian ini yakni mengkaji pengaruh dan peningkatan kemampuan scientific reasoning skills siswa menggunakan problem-based learning disertai LKPD berbasis multirepresentasi. Adapun jenis penelitian ini yaitu eksperimen quasi dengan desain non-equivalent pre-test and post-test control-group. Penelitian dilaksanakan di SMPN 7 Jember pada kelas 7 dengan kelas kontrol dan kelas eksperimen masing-masing sejumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran menggunakan model problem-based learning disertai LKPD berbasis multirepresentasi berpengaruh secara signifikan terhadap scientific reasoning skills siswa. Scientific reasoning skills mengalami peningkatan setelah siswa mengikuti pembelajaran secara aktif.
ANALISIS KOMPONEN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA BUKU AJAR IPA KELAS IX
Rohmatus Syafi'ah;
Alik Mustafidal Laili;
Nanda Veronixa Prisningtyas
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v12i2.230
Pendekatan saintifik (mengamati, menanya, menganalisis, menyimpulkan, mengkomunikasikan, dan mencipta) merupakan bagian dari Keterampilan Proses Sains (KPS). KPS terdiri dari Keterampilan Proses Sains Dasar (KPSD) dan Keterampilan Proses Sains Terintegrasi (KPST). Dalam melatihkan KPSD dan KPST pada siswa harus didukung oleh salah satunya adalah buku ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis komponen KPS pada buku ajar IPA siswa kelas IX semester 2 di MTsN 6 Tulungagung yang disusun oleh tim MGMP IPA MTs-sekabupaten Tulungagung, dan diterbitkan tahun 2021. Tahapan dalam penelitian ini yaitu memilih buku ajar, pengambilan dan penetapan sampel, menganalisis komponen KPS dalam buku, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komponen keterampilan porses sains pada buku ajar IPA siswa kelas IX semester 2 di MTsN 6 Tulungagung yang paling banyak ditemukan adalah KPSD mengamati dan melakukan komunikasi dan KPST merencanakan dan melakukan eksperimen. Sementara komponen KPS yang tidak ditemukan dalam buku tersebut adalah komponen KPST definisi operasional variabel.
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS BUKU AJAR MIKROBIOLOGI BERBASIS PROYEK BIOENTREPRENEURSHIP
Ratna Yulinda;
Mella Mutika Sari;
Farida Hayati;
Anita Rahman
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v12i2.231
Pengembangan buku ajar yang relevan dengan situasi sekitar mahasiswa menjadi keunggulan dalam proses perkuliahan. Mikrobiologi menjadi mata kuliah yang memberikan skill tambahan bagi mahasiswa untuk berwirausaha di bidang industri pangan, kesehatan, pertanian dan peternakan. Pengembangan buku ajar mikrobiologi berbasis bioentrepreneurship merupakan salah satu usaha pengajar dalam memfasilitasi hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas dan praktikalitas dari buku ajar yang dikembangkan menurut nilai V Aiken. Metode penelitian menggunakan model 4D sampai pada tiga tahap yakni define, design dan develop. Hasil penelitian menunjukkan buku ajar layak untuk digunakan berdasarkan ukuran validitas dan praktikalitas. Bahan ajar memiliki nilai validitas V 0,85 dan reliabillitas 0,89. Perangkat ajar berupa RPS, LKM dan Lembar proyek berada dalam kategori validitas tinggi dan reliabel dengan nilai V 0,90 dan reliabilitas 0,89. Instrumen dalam kategori validitas tinggi dan reliabel dengan nilai V 0,87 dan reliabilitas 0,90. Praktikalitas buku ajar dalam kategori praktikalitas tinggi dan nilai praktikalitas 0,95.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP: SYSTEMATIC REVIEW
Ina Lestari;
Aldeva Ilhami
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v12i2.238
. Kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa salah satunya berpikir kreatif. Hasil PISA pada tahun 2018 menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke 74 dari 79 negara. Hasil tersebut menggambarkan perlunya pembelajaran dengan meningkatkan berpikir kreatif. Tujuan penelitian yaitu menganalisis penerapan PjBL terhadap berpikir kreatif. Metode yang digunakan yaitu tinjauan pustaka sistematis (Systematic Literature Review) model prisma dengan menggunakan digital library yaitu Google cendekia dan Crossref. Systematic Review digunakan untuk melaksanakan sintesis bermacam riset yang relevan, mendapatkan artikel ilmiah penerapan model PjBL pada pembelajaran IPA di SMP tahun publikasi 2018–2022. Hasil penelitian menunjukkan model PjBL dapat meningkatkan 4C (Critical Thinking, Communication, Collaboration dan Creativity and inovation) pada pembelajaran IPA terfokus pada sub bidang biologi dan kimia, selain itu juga dapat meningkatkan hasil belajar, self efficacy, komunikasi sains, dan pemahaman konsep.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SMP KELAS VII PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Ulyana Maulidiyah;
Sri Wahyuni;
Zainur Rasyid Ridlo
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v12i2.239
Articulate Storyline merupakan suatu software interaktif yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena software ini menyajikan audio, gambar serta video. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian-pengembangan dengan tahapan define, design, develop. Kemudian setelah pengembangan media, dilakukan uji coba produk pada siswa kelas VII E SMPN 11 Jember. Hasil validasi sebesar 85% dengan kriteria sangat valid. Data kepraktisan dilakukan uji keterbacaan media diperoleh skor sebesar 85,56% yang dilanjutkan dengan uji coba lapangan diperoleh data observasi keterlaksanaan sebesar 97,71%. Data efektivitas melalui pre-test dan post-test. Uji N-Gain pada data efektivitas sebesar 0,45 dengan kriteria sedang. Data hasil analisis indikator komunikasi sebesar 8,38% dengan kriteria sedang. Data hasil analisis respon siswa sebesar 92,5% dengan kriteria sangat baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E TERHADAP KETERAMPILAN KOLABORASI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA IPA SMP
Fitria Novita Sari;
Indrawati;
Diah Wahyuni
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/lensa.v12i2.241
Paradigma pendidikan era modern menuntut guru memiliki peran dalam mengorganisasi lingkungan belajar dan fasilitator belajar pada era abad 21. Hal ini diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif, seperti model pembelajaran Learning Cycle 7E. Tujuan penelitian yaitu mengkaji pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap keterampilan kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis siswa IPA di SMP. Jenis penelitian quasi experimental design. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas VIII A 31 siswa sebagai kelas eksperimen dan VIII C 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik dan instrumen pengumpulan data yaitu tes tulis, angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan SPSS 22.0 Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov, Uji Homogenitas One Way Anova, dan uji hipotesis independent sample t-test. Hasil analisis data keterampilan kolaborasi yaitu nilai sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05. Sedangkan hasil analisis data kemampuan berpikir kritis yaitu nilai sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 7E berpengaruh signifikan terhadap keterampilan kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis siswa.