cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JURNAL SERAMBI ILMU
ISSN : 16934849     EISSN : 25492306     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Serambi Ilmu is published since 2003, consistence to publishing the orginil manuscript of educational sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere
Arjuna Subject : -
Articles 507 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN PADA SISWA Hayaton Hayaton
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v18i1.561

Abstract

Abstrak Masalah penelitian tindakan kelas ini adalah rendahnya hasil belajar IPS dan aktivitas belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar Tahun Pelajaran 2013/2014.Tujuan umum penelitian ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran IPS. Tujuan khusus adalah meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat langsung bagi sekolah yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran IPS, di samping itu juga bermanfaat bagi guru dan siswa. Melalui penelitian tindakan kelas ini, guru memperoleh pengalaman melakukan penelitian dan meningkatkan kualitas pembelajaran, sedangkan siswa memperoleh pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan. Penelitian ini dilaksanakan ddalam 2 siklus, dimana aktivitas setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 25 orang siswa. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah menerapkan pembelajaran peta konsep pada pembelajaran IPS materi proklamasi kemerdekaan. Instrumen penelitian menggunakan kuis, lembaran observasi dan catatan lapangan. Pelaksanaan penelitian secara kolaboratif dengan melibatkan 2 orang guru IPS. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa. Siklus I nilai rata-rata yang dicapai siswa adalah 67 dengan ketuntasan belajar 68 % dan skor persentase rata-rata aktivitas siswa adalah 43%. Siklus II nilai rata-rata hasil belajar yang dicapai siswa adalah 72 dengan ketuntasan belajar 88 % dan skor rata-rata aktivitas siswa adalah 68. Dengan demikian penelitian tindakan kelas ini dikatakan berhasil sehingga peneliti merekomendasikan penerapan pembelajaran peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi proklamasi kemerdekaan dan aktivitas belajar siswa. Kata Kunci: Aktivitas, hasil belajar, peta konsep
The Strategies and Barriers of the Implementation Qanun Khalwat to Prevent Misbehaviorous of Banda Aceh Adolescent Abubakar Abubakar; Anwar Anwar
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v12i1.1060

Abstract

Although the Syariat Islam have taken place more teen years, fenomenally the adolescence’s behavior during this time do not change according to Syariat Islam, even its indication to be warry, such as same adolescence’s case which was found latly as narkoba till freesex, that case has be able to catagorized as juveneli deliquence, similarly the report of Dinas Syariat Islam Aceh Province in 2009 it has accured the increasement of khalwat violation significanly. In Banda Aceh 2006 there where 132 cases (42 heavy cases, 96 light cases), in 2007 there were 149 cases (47 heavy cases, 102 light cases) in 2008 there were 103 cases (22 heavy cases, 77 light cases) in 2009 there were 91 cases (21 heavy cases, 70 light cases) and last one untill Pebruari 2010 there were 3 cases of heavy khalwat, of the whole cases wich was found most of the actor were the adolescence. The result of data processing was found more violation of khalwat by the adolesencence as level as university students showed data wich more woory, for example SMA students of Banda Aceh have done freesex 6,42%, while students of university 12,02%. This indication show that that adulesecence of Banda Aceh have done the heavy violation of Qanun Khalwat/Meusum. This cases is adopt to Dinas Kesehatan dan Unicef finding that 10% of PSK in Aceh were university students. There for several strategies could covered to optimalize the implimentation of Qanun Khalwat, among athers : the development of a village structure proportionally, the village structure which has been existed during this time having five Kaur, namely Kaur Pemerintahan, Kaur Pembangunan, Kaur Keuangan and Kaur umun and Kesra. It is nacessery to add one more kaur that is Kaur Syariat Islam, That kaur should be lead by its figure arising from each village which posses various criterian suited to characteristic of their duties, the adition of Kaur Syariat Islam could be concentrated especially to the village that has done more violation. It is also neseeary to make a working contract with owners of the hostles, renting houses, hotels, guest houses, cafetarias, barber shops/saloon, warnet, warmang and athers concerning their consistence of implimenting and keeping Syariat Islam in their regions, As it was implied in Qanun No. 5 Syariat Islam and Qanun No. 14 about Khalwat especially section 6 and 7 a long with section 25, verses a and b. It is essencial to exist a good team work with various elements in the community, it is importent to guid them especially to the adulesence either to the adulesence as level as senior higt shcool or university, because 70% of the adolesecences at the stage of education institution mentioned have done misbehaviour. The responsibility iis only as suggestions during this time so, for the next time, this could formed to be more light or binding and posses sanction for the leader if he makes violations, even, it is begins from administrative sanction to taking out of a legalization letter. The sunction given during this time is not serious, the comporation of giving sunction do not refer to violation of Qanun Khalwat and Syariat Islam but it is more tendency to the comporation of economics, so, the implimentation of Syariat Islam at the institution always become a problem. There were not a legalization of Qanun Jinayat, actually WH do not have exsisted a formal legalization in making succesful the implementation of Syariat Islam, therefore, it is important to privide a law umbrella that more adequate to impliment Syariat Islam completly, begining from catching, BAP, till to the Court, most of the part of the cases have been provide in Rancangan Qanun Jinayat Syariat Islam in 2009, that written in 22 chapter and 253 sections, neverlees untill now, it is not legalized by a Aceh Governor without real reasons.
PENGELOLAAN RUANG KELAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PADA KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK Israwati Israwati
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v29i2.453

Abstract

Abstrak Ruangan kelas kelom B Anak Usia Dini adalah merupakan tempat berlangsungnya proses pembelajaran, dan akan terlaksana dengan baik, apabila guru sebagai seoarang manajer mampu mengelola ruang kelas secara baik pula. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimana pengelolaan ruang kelas kompok B Taman Kanak-kanak FKIP Unsyiah Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk mengolah data menggunakan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian datadan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian dikemukakan sebagai berikut. (1) Perencanaan (planning) ruang kelas masih kurang pada perencanaan pemberian aroma terapi di kelas karena sekolah tidak merencanakan anggaran. (2) Pengorganisasian (organizing) ruang kelas sudah terlaksana dengan baik karena tempat duduk peserta didik sudah bervariasi, media ditempatkan di tempat yang mudah dilihat oleh peserta didik, dan guru sudah merancang tanaman dan tumbuhan supaya menghasilkan oksigen yang cukup. (3) Pelaksanaan (actuating) ruang kelas sudah terlaksana dengan baik karena guru sering mengubah formasi tempat duduk sesuai dengan metode yang digunakan guru.(4) Pengawasan (controlling) ruang kelas masih kurang. Berdasarkan kesimpulan dari penelitian ini adalah pengelolaan ruang kelas Kelompok B di Taman Kanak-kanak FKIP Unsyiah Banda Aceh kurang baik. Kata Kunci: Pengelolaan, Ruang Kelas, Anak Usia Dini
PORTOFOLIO ASSESSMENT PADA GEOMETRI BIDANG PGSD: PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Burhanuddin Burhanuddin; Murni Murni
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v19i2.488

Abstract

Abstrak Dalam memahami kosep-konsep, geometri bidang dianggap mata kuliah salah satu mata kuliah yang sukar. Hal ini di sebabkan karena geometri bidang dianggap mempunyai tingkat kesukaran yang tinggi dan sulitnya penyesuaian mahasiswa dengan pembelajaran yang ada di dunia barunya yaitu universitas. Selain itu, penilaian dosen juga dianggap lebih menitikberatkan pada aspek kognitif saja. Oleh karena itu, perlu adanya penilaian yang dapat mengembangkan kesuluruhan aspek (kognitif, afektif, psikomotorik, dan emosional) yaitu authentic assessment dengan portofolio.Target khusus dalam penelitian ini adalah: (1) dapat menghasilkan instrumen Portopolio Asessment pada Pembelajaran Giometri Bidang yang dilengkapi dengan kontrak perkuliahan (SAP); (2) Buku Panduan Mahasiswa; (3) Lembar Kerja Mahasiswa; (4) Buku Pegangan Guru SD dalam pembelajaran Giometri Bidang SD; (5) Jurnal Internasional; (6) Jurnal Nasional; (7) Workshop Guru SD Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan dengan sampelnya yaitu mahasiswa PGSD di Universitas Serambi Mekkah, karena diharapkan nantinya mereka dapat mempraktekannya langsung untuk siswa-siswa di SD yang merupakan level awal khususnya dalam mempelajari geometri (Tujuan Jangka Panjang). Pengembangan penelitian ini dilakukan mengikuti 5 (lima) tahapan pengembangan Plomp yang dimodifikasi dengan memandu tahapan pengembangan material (produk) oleh Nieveen dengan memperhatikan 3 aspek kualitas, yakni aspek kevalidan, aspek kepraktisan, dan aspek keefektifan (Metode). Sehingga diharapkan mendapat suatu penilaian geometri yang menilai keseluruhan aspek. Untuk menyadarkan mahasiswa semakin mengetahui dan menyadari pentingnya selalu meningkatkan Kualitas Kemampuan Berfikir Kritis dalam Melaksanakan Pembelajaran Giometri di SD. Bertujuan agar mahasiswa PGSD semakin mengetahui dan menyadari bahwa aspek penilaian tidak hanya unsur kognitif, melainkan juga aspek psikomotorik dan afektif untuk dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa PGSD dalam pembelajaran Giometri Bidang. Bagi Mahasiswa PGSD, dapat dijadikan sebagai tahap awal pelatihan dalam mengaplikasikan kurikulum 2013 pada mata kuliah Pembelajaran Giometri Bidang Keyword: assessment, portofolio, geometri bidang, PGSD, Pembelajaran Matematika
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN GANGGUAN BAHASA DAN BICARA DI SLB-AB BUKESRA BANDA ACEH Yulsafli Yulsafli; Fitri Irfani Fitri Irfani
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v20i1.995

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Gangguan Bahasa dan Bicara di SLB-AB BUKESRA Banda Aceh”. Adapun yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsep asuhan keperawatan pada anak dengan gangguan bahasa dan bicara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif,.Teknik pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif, data-data yang terkumpul direduksi dan menyusun berbagai katagori sesuai dengan tema dan tujuan penelitian, sehingga dapat menjawah permasalahan penelitian. Adapun yang menjadi hasil penelitian ini adalah pada umumnya, untuk anak yang normal dengan kita berbicara memakai bahasa sehari-hari, anak normal dapat mengerti, sedangkan untuk anak dengan gangguan bahasa dan bicara, kita harus mengeja apa yang ingin kita katakan padanya, juga kita harus menggunakan bahasa tubuh, agar ucapan kita dapat dimengerti olehnya, apabila tidak dimengerti juga, kami harus mengeja dan mengulangnya kembali. Yang pasti asuhannya berbeda dengan anak yang normal.
Aplikasi Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Menengah Pertama Murni Murni; Fithri Angelia Permana; Asmawati Asmawati
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v21i1.1550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan kelengkapan perangkat pembelajaran guru yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 dan untuk mendeskripsikan proses penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan karena banyak guru yang belum mampu menjalankan kurikulum 2013 dengan baik. Selain itu, juga terdapat banyak guru yang belum memahami pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran, terutama pendekatan saintifik. Hal ini ditandai dengan minimnya kreativitas guru dalam menjalankan proses belajar mengajar, sehingga pembelajaran menjadi monoton. Subjek penelitian ini adalah guru-guru matematika yang berjumlah 20 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan beberapa cara, yaitu FGD, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penganalisisan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskripsi yang mencakup  metode reduksi.  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya sekolah SMP di Kabupaten Aceh Besar telah melaksanakan kurikulum K 13, namun dalam pelaksanaan kurikulum tersebut sangat banyak kendala-kendala yang dihadapi, hanya sebahagian saja kecil saya yang telah mampu melaksanaan dengan baik sesuai dengan harapan dan prinsip kurikulum itu sendiri. Sebahagian besar masih melaksanakan kurikulum tersebut dengan apa adanya dalam artian masih menghadapi berbagai kendala yang berarti.          Pada umumnya kendala mareka hadapi adalah pengetahuan dan implimentasinya yang masih terbatas, diakibatkan oleh kurangnya bimbingan dari unsur-unsur terakait, oleh sebab itu  perlu bimbingan yang lebih untuk menyempurnakannya. Kurangnya bimbingan yang maksimal dan merata menyebab sebahagian kecil  sekolah dan guru belum mampu melaksanakan kurikulum K13 dengan baik terutama yang berbasis saintifik
DAMPAK KEBERADAAN KEDAI KOPI BAGI IPK MAHASISWA DI KOTA BANDA ACEH Ruhadi Ruhadi; Herlina Herlina
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v17i2.543

Abstract

Abstrak: Fenomena aktivitas di kedai kopi bukan hal asing di Aceh yang terkenal dengan julukan “Negeri 1000 kedai kupi”. Keterkaitan antara kedai kopi dengan mahasiswa adalah mahasiswa merupakan agent of change dan termasuk salah satu komponen yang sering beraktivitas di kedai kopi. Penelitian ini ingin mengetahui lebih jauh mengenai bagaimana mahasiswa memaknai kedai kopi dan dampak apa yang ditimbulkan dari seringnya ke kedai kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa ke kedai kopi sebesar 37 persen untuk berkumpul, bersosialisasi dan bersilaturahmi dengan teman-teman. Sebesar 33 persen menyatakan mengerjakan tugas kuliah karena di kedai kopi terdapat fasilitas internet dan lainnya. Kecenderungan mahasiswa sebesar 50 persen memilih tempat beraktivitas di kedai kopi karena terdapat berbagai fasilitas terutama WIFI merupakan alasan utama mereka sering beraktivitas di kedai kupi yang mayoritas tidak setiap hari berkunjung. Mahasiswa yang beralasan merasa nyaman beraktivitas di kedai kupi adalah sebesar 21 persen, hal tersebut berkaitan dengan kelengkapan fasilitas termasuk di dalamnya tempat parkir dan tempat sholat, toilet dan lainnya. Untuk dampak positif seringnya beraktivitas di kedai kupi menunjukkan bahwa sebesar 52 persen responden menyatakan mendapat tempat belajar yang nyaman. Memperoleh fasilitas bermain seperti facebook, game, dan lainnya sebesar 11 persen. Sedangkan dampak negatif adalah mahasiswa menyatakan sering lupa waktu sebesar 60 persen, 29 persen menyatakan menguras biaya, dan 11 persen menjadi malas untuk melakukan aktivitas lainnya. Angka rata-rata sebelum rutin beraktivitas ke kedai kopi adalah sebesar 3,00 sedangkan setelah rutin ke kedai kopi adalah sebesar 3,10. Uji F mendukung pernyataan tersebut dengan F(hitung) = 1,391 < F(tabel) = 3,06. Di sisi lain uji relasi (R) menunjukkan hubungan negatif antara frekuensi ke kedai kopi dengan IPK mahasiswa sebesar -0,166 yang berarti semakin besar frekuensi ke kedai kopi maka dapat menurunkan IPK mahasiswa yang bersangkutan atau sebaliknya. Maka disarankan agar dapat meningkatkan IPK maka mahasiswa menurunkan frekuensi ke kedai kopi dengan beralih memperbanyak kegiatan yang mempengaruhi peningkatan IPK, misalnya menambah jam belajar. Peneitian yang menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif ini menggunakan wawancara langsung kepada mahasiswa dan pemilik kedai kopi, observasi, serta dokumentasi, serta studi kepustakaan. Data yang diperoleh diolah disajikan dalam bentuk tabel atau grafik disertai interpretasinya. Kata kunci: kedai kupi, aktivitas mahasiswa, dan IPK.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN PPKn MATERI HAK AZASI MANUSIA Tamarli Tamarli
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v18i1.1026

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media gambar dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran PPKn materi Hak Azasi Munusia siswa kelas IX-2 SMA Negeri Sukamakmur Aceh Besar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-2 SMA Negeri Sukamakmur Aceh Besar yang berjumlah 26 orang terdiri dari 11 laki-laki dan 15 perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian yang dilaksanakan terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Proses penelitian terdiri dari 4 langkah yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Jenis data yang diambil antara lain kemampuan berpikir kritis siswa melalui tes, dan melalui teknik non tes yaitu mengamati aktivitas siswa melalui lembar observasi lembar observasi kemampuan berpikir kritis siswa pada saat pembelajaran. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh sudah mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan. Hal ini terbukti dari hasil observasi kemampuan berpikir kritis siswa yang menunjukkan adanya peningkatan dari 57,12% pada siklus I menjadi 76,35% pada siklus II. Dan data hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa yang juga menunjukkan adanya peningkatan yaitu siklus I skor rata-ratanya sebesar 296 dengan kategori tingkat kekritisan rendah, pada siklus II menjadi 355 dengan kategori tingkat kekritisan tinggi. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PERANAN PEDAMPING WILAYAH DALAM PENINGKATAN KETRAMPILAN KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN SUPERVISI PEMBELAJARAN Zainuddin Zainuddin
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v19i2.1008

Abstract

Rendahnya kompetensi kepala sekolah dalam mengindentifikasi berbagai masalah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran merupakan suatu masalah. Faktor penyebabnya adalah kepala sekolah tidak pernah terlibat langsung dalam pembelajaran di kelas, rendahnya kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran, lemahnya kemampuan guru mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan tuntutan materi dan kebutuhan siswa, dan rendahnya kemampuan guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menyenangkan siswa belajar. Jumlah kepala sekolah binaan adalah 13 orang kepala SD. Penelitian yang dilaksanakan selama 3 bulan sejak Januari – Maret 2018, dalam 2 siklus, dengan prosedure perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.Memperoleh hasil meningkatnya ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran dengan melakukan pembinaan, pembekalan dan dorongan agar kepala sekolah rutin melaksanakan supervisi pembelajaran di sekolah. Melalui pendampingan dapat meningkatkan ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran. Usaha meningkatkan ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran memperoleh hasil yaitu pra siklus 1 nilai 65,45 pada katagori sedang (C), siklus 1 nilai 70,89 dengan katagori sedang (C), dan siklus 2 dengan nilai 80,08 dalam katagori baik (B).
SURFACE STRATEGY TAXONOMY ON FOREIGN LANGUAGE WRITING: A STUDY ON VERB TENSE USAGE Rusmiati Rusmiati
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 2 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v20i2.1453

Abstract

This study is aimed at analyzing errors of verb tense usage found in the learners’ writing production. The second semester students of English Department, STAIN Gajah Putih Takengon enrolled in Writing II course were taken as the participants in this investigation. Eight narrative paragraphs were scrutinized closely to detect errors pertaining to verb tense. In this case, a classification of errors proposed by Dulay, Burt, and Krashen (1982 in Ellis and Barkhuizen, 2005) called Surface Strategy Taxonomy is applied. It comprises four sorts of errors: addition, omission, misformation, and misordering. The finding reveals that the learners’ errors encompass three types of four aforementioned above, i.e. addition, omission, and misformation. Among those, misformation is found to be the most prevalent type commited by the learners, as many as 62 errors making up 72.94 % of all. It was subsequently followed by omission and addition which were 13 errors (15.29 %) and 10 errors (11.77 %) successively. Whereas misordering was not identified among the learners’ errors on paragraph composition. Eventually, a pedagogical implication as a result of this research was made. English instructors are expected to accentuate more on likely-to-produce-errors items to the learners prior to composing a paragraph.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Serambi Ilmu Vol 24, No 1 (2023): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 1 (2022): Serambi Ilmu Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Serambi Ilmu Vol 22, No 2 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 22, No 1 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 2 (2020): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Serambi Ilmu Vol 20, No 2 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu Vol 30, No 2 (2018) Vol 30, No 1 (2018) Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 28, No 1 (2017) Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 3 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 1 (2016): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 17, No 1 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 2 (2014) Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2013) Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Serambi Ilmu Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 2 (2010): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 1 (2010): Jurnal Serambi Ilmu More Issue