cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JURNAL SERAMBI ILMU
ISSN : 16934849     EISSN : 25492306     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Serambi Ilmu is published since 2003, consistence to publishing the orginil manuscript of educational sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere
Arjuna Subject : -
Articles 507 Documents
Pelaksanaan Supervisi Klinis Dalam Meningkatkan Profesional Guru Pada Sma Negeri 1 Ingin Jaya Kab. Aceh Besar Musriadi Musriadi; Agus Jumaidi
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v12i2.1937

Abstract

Supervisi klinis terhadap guru merupakan salah satu bentuk aktivitas yang direncanakan untuk membantu para guru dalam melakukan pekerjaan secara efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data observasi, wawancara, studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah 1 orang, pengawas sekolah 1 orang dan guru 5 orang jadi totalnya sabjek penelitian adalah 7 orang. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa : (1) program supervise klinis yang dilaksanakan kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru melalui: (a) kegiatan kelompok, dilakukan dengan meningkatkan hubungan kerjasama yang harmonis antar guru, dan memotivasi keterlibatan guru dalam kelompok, dan (b) Kegiatan belajar individual guru, dilakukan pengawas sekolah dengan meningkatkan kemampuan akademik guru (penyusunan program pengajaran, pelaksanaan program pengajaan, pelaksanaan program pengajaran serta evaluasi hasil proses belajar) dan meningkatkan rasa sosial guru dengan pembinaan mental, moral, fisik (2). Pelaksanaan supervisi klinis dalam meningkatkan profesional guru pada SMA Negeri 1 Ingin Jaya. kepala sekolah sangat berperan, karena kepala sekolah sebagai supervisor harus mampu melakukan pengawasan dan pengendalian untuk meningkatkan profesionalitas tenaga kependidikan.(3).Upaya pelaksanaan supervisi klinis dalam meningkatkan profesional guru pada SMA Negeri 1 Ingin Jaya adalah dengan cara mengikutsertakan guru pada pelatihan- pelatihan, seminar, mengadakan rapat khusus yang mencakup tentang pembinaan dan peningkatan profesionali guru yakni KKG (Kelompok Kerja Guru) yang diadakan satu bulan sekali agar guru-guru di SMA Negeri 1 Ingin Jaya mempunyai wawasan yang lebih luas lagi tentang dunia pendidikan.(4). Hambatan supervisi klinis dalam meningkatkan kemampuan profesional guru pada SMA Negeri 1 Ingin Jaya. Kurangnya kemampuan kepala sekolah mengadakan supervisi klinis secara efektif baik dari teknik-teknik supervisi yang digunakan maupun cara pemberian bimbingan merupakan salah satu penghambat kepala sekolah melaksanakan supervisi klinis
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN AKREDITASI MADRASAH ALIYAH Khairuddin Khairuddin
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v18i1.559

Abstract

Abstrak Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan kegiatan yang sangat penting di sekolah, karena keberadaannya akan sangat mendukung terhadap suksesnya proses pembelajaran di sekolah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) perencanaan, 2) pengadaan, 3) inventarisasi, 4) pemeliharaan dan 5) penghapusan sarana dan prasarana dalam peningkatan akreditasi MAN 1 Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua MGMP, komite sekolah, pengawas dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perencanaan dilakukan oleh kepala sekolah bersama personel sekolah menyusun daftar kebutuhan sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah dan modal atau potensi yang telah ada. Kepala sekolah membentuk panitia khusus yang berhubungan dengan bangunan, mengatur kunjungan sekolah-sekolah yang digunakan sebagai model, dan mempelajari gambar bangunan sekolah dan perlengkapannya baik yang diproyeksikan maupun gambar biasa. 2) Pengadaan dilakukan berdasarkan perencanaan kebutuhan yang sudah ditentukan. Sekolah menyiapkan proposal sebelum melakukan pengadaan. Dalam proposal pengadaan dicantumkan secara jelas tentang jenis barang yang diminta, jumlah satuannya, merek beserta dengan tipenya, dan taksiran harganya. 3) Inventarisasi dengan cara menyediakan buku inventaris, buku pembelian, buku penghapusan, dan kartu barang. Barang inventaris diberikan lambang nama berbentuk angka yang tersusun menurut pola tertentu. Barang inventaris sekolah dipertanggungjawabkan dengan membuat laporan penggunaan barang-barang tersebut yang ditujukan kepada Kantor Kementrian Agama setempat. 4) Pemeliharaan dengan cara menunjuk beberapa personel sekolah untuk pemeliharaan sarana dan prasarana secara rutin dan insidental. Apabila terjadi kerusakan akan dilaporkan kepada kepala sekolah dan menentukan perbaikan berupa mengusulkan dan menggantikannya kepada atasan berwenang. Sumber dana pemeliharaan adalah dari pemerintah, donatur, komite sekolah. 5) Penghapusan dilakukan apabila memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti: apabila sarana sudah dalam keadaan tua atau rusak berat, menelan biaya yang besar apabila diperbaiki, tidak sesuai lagi dengan kebutuhan masa kini dan apabila dicuri, terbakar, musnah sebagai akibat bencana alam. Proses penghapusan tersebut biasanya dilakukan dengan dua cara yaitu di musnahkan atau di lelang kepada guru dan karyawan sekolah. Kata Kunci: Pengelolaan Sarana dan Prasarana dan Akreditasi Sekolah.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP PENULARAN PENYAKIT AIDS Nurlena Andalia; Aqnes Aqnes; M. Ridhwan M. Ridhwan
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v18i1.1031

Abstract

Penelitian tentang hubungan antara pengetahuan dengan persepsi siswa terhadap penularan penyakit AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan persepsi siswa terhadap penularan penyakit AIDS. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan angket (questioner). Angket yang disusun berupa pertanyaan tentang cara pencegahan penularan HIV dan AIDS Kota Langsa yang terpilih sebagai sampel. Sedangkan sampel dalam penelitian adalah total dari populasi yaitu semua siswa Sekolah Menengah Kejuruan Kota Langsa. Hasil penelitian diperoleh hubungan antara pengetahuan dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS, hasil respondennya (63,6%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS di Sekolah Menengah Kejuruan Langsa. Hubungan antara lingkungan keluarga dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS, hasil respondennya (51,7%). Terdapat hubungan antara lingkungan keluarga dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Langsa. Hubungan antara lingkungan pergaulan dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS, hasil respondennya (53,4%). Terdapat hubungan antara lingkungan pergaulan dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Langsa. Hubungan antara penyuluhan dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS, hasil respondennya (65,6%). Terdapat hubungan antara penyuluhan dengan persepsi siswa terhadap pencegahan penularan AIDS di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Langsa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PROGRAM LINIER SISWA Basyirudin Basyirudin
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v29i2.458

Abstract

Abstrak Meningkatkan kemampuan guru Bahasa Indonesia dalam menerapkan model pembelajaran Lesson Study, sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, kreativitas siswa dan hasil belajar. Orientasi pembelajaran Lesson Study di sekolah adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan secara kolaboratif oleh guru mata pelajaran yang bertujuan memecahkan permasalahan yang timbul. Lesson Study dilakukan berdasarkan tahapan-tahapan secara siklik, yang terdiri dari: (1) perencanaan (plan); (b) pelaksanaan (do); refleksi (check); dan tindak lanjut (act). Kinerja guru adalah kemampuan yang ditunjukkan oleh guru dalam melaksanakan tugas atau pekerjaannya. Tujuan dari evaluasi ini untuk mengukur sejauh mana pengaruh lesson study terhadap kinerja guru. Metode yang digunakan adalah dengan menganalisis indikator-indikator lesson study dan indikator-indikator kinerja guru. Manfaat yang dapat diambil diantaranya: (1) guru dapat mendokumentasikan kemajuan kerjanya, (2) guru dapat memperoleh umpan balik dari anggota lainnya, dan (3) guru dapat meningkatkan kinerjanya, (4) guru dapat mempublikasikan dan mendiseminasikan hasil akhir dari Lesson Study. Kegiatan ini terdiri atas 3 orang guru Bahasa Indonesia pada SMA Negeri 1 Makmur Kabupaten Bireuen yang dalam penilaian kinerja guru tahun 2016 belum mencapai kategori baik. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah 70% dari subjek penelitian memiliki nilai kinerja baik atau amat baik. Dengan demikian disimpulkan kinerja guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Makmur Kabupaten dalam pembelajaran dapat ditingkatkan melalui Lesson Study. Kata kunci : lesson study, kinerja guru
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU KELAS MEMBUAT PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN Zainuddin Zainuddin
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v19i2.485

Abstract

Abstrak Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan melalui pemberian Model yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan guru membuat perangkat pembelajaran berbasis KTSP bagi guru pada SD Negeri 3 Peusangan Selatan. Penelitian dilaksanakan pada semester I tahun Pelajatran 2010/2011. Dengan subjek penelitian sebanyak 13 orang guru kelas. Metode yang digunakan. Adalah Desain Penelitian Tindakan sekolah. Masing-masing melalui tahap perencanaan, tindakan, obsevasi/evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian model terlebih dahulu oleh peneliti, meningkatkan ketrampilan guru pada kelompok KKG guru kelas pada SD Negeri 3 Peusangan Selatan dalam membuat Silabus dan RPP berbasis KTSP. Kata Kunci : Perangkat Pembelajaran dan Pemberian Model
PENGARUH METODE LATIHAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KEMAMPUAN TEKNIK LARI 110 GAWANG PUTERA Amirzan Amirzan; M. Yahya M. Yahya
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v20i1.993

Abstract

Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan lari gawang atlet lari gawang Pengcab PASI Kabupaten Pidie Jaya. Motivasi berprestasi terbagi menjadi dua bagian yaitu tinggi dan rendah. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan Atletik Kabupaten Pidie Jaya. Metode eksperimen menggunakan desain treatment by level 2x2. Sampel terdiri dari 52 atlet dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing terdiri dari 13 sampel. Teknik analisis data adalah dua-arah analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji T-Tukey pada tingkat signifikan α = 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Secara keseluruhan, latihan pliometrik lebih baik pengaruhnya dari latihan sirkuit terhadap kemampuan teknik lari gawang pada kelompok atlet, (2) Terdapat interaksi antara metode latihan dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan teknik lari gawang. (3) kelompok motivasi berprestasi tinggi latihan pliometrik lebih baik dari latihan sirkuit terhadap kemampuan teknik lari gawang pada kelompok motivasi berprestasi tinggi, (4) kelompok motivasi berprestasi rendah tidak berpengaruh secara signifikan, latihan sirkuit lebih baik dari latihan pliometrik terhadap kemampuan lari gawang pada kelompok motivasi berprestasi rendah.
Analisis Konten Nilai Cinta Tanah Air (Nasionalisme) dalam Materi Mata Pelajaran Kurikulum Geografi M. Hafizul Furqan; Sri Yanti; Daska Azis; Muhjam Kamza; Ruslan Ruslan
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v21i1.1882

Abstract

Salah satu tujuan dari pendidikan nasional yaitu menjadikan peserta didik sebagai warga negara yang bertanggung jawab . Setiap mata pelajaran memiliki peranan yang unik dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air. Geografi memiliki kontribusi dalam menumbuhkan cinta tanah air pada peserta didik dikarenakan hakikat dari ilmu geografi mempelajari bumi sebagai tempat tinggal manusia dengan objek kajian berupa tanah (litosfer), udara (atmosfer), biosfer (makhluk hidup) antroposfer (penduduk) dan hidrosfer (air). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari Pendidikan Geografi dalam meningkatkan rasa cinta tanah air/ Nasionalisme baik secara secara langsung (Instructional Effect) dan juga dalam secara tidak langsung (Nurturant Effect). Penelitian ini menggunakan metode penelitan deskriptif  dengan teknik pengumpulan data studi literatur. Hasil penelitian menunjukan mata pelajaran Geografi berkontribusi dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air/ Nasionalisme baik secara langsung (Instructional Effect) dan secara tidak langsung (Nurturant Effect). Nasionalisme berkaitan dengan tujuan mata pelajaran geografi yaitu memperkenalkan wilayah Indonesia beserta potensi yang terkandung di dalamnya sehingga menumbuhkan prilaku peserta didik agar cinta tanah air, bangga sebagai bangsa Indonesia, dan bertanggung jawab terhadap keutuhan NKRI
PENERAPAN METODE TANYA JAWAB DAN DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN FIQIH MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS X IPA PADA MAN KUALA MAKMUR KABUPATEN SIMEULUE Abusmar Abusmar
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v17i2.541

Abstract

Absrak : Peran guru dalam kegiatan pembelajaran sangat penting untuk memotivasi siswa tentunya tidak telepas adanyan metode yang diterapkan. Peneliti membahas tentang “Penerapan metode tanya jawab dan demonstrasi dalam pembelajaran fiqih untuk meningkatkan motivasi belajar Siswa di kelas x ipa pada MAN Kuala Makmur Kabupaten Simeulue.Permasalahannya adalah Apakah dengan metode tanyajawab dan demontrasi dalam pembelajaran fiqih dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada MAN Kuala Makmur dpat meningkat?. Palaksanaan Penelitian dapat dilakukan dengan 3(tiga) siklus secara kualitatif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari siklus 1 s/d 3 menunjukkan bahwa dengan penerapan metode tanyajawab dan demontrasi dapat meningkatkan motivasi siswa khususnya pada pembelajaran fiqih. Tindakan ini pada pembelajaran sebelumnya siswa tidak menujukan kreatif malah membosankan. Kata Kunci: Metode Tanya Jawab, Metode Demostran, Pembelajaran Fiqih
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS MAHASISWANON-PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Ema Dauyah; Yulinar Yulinar
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v19i2.1010

Abstract

Th purpose of this study is to identify the factors that affect the students motivation of Non-English student’s of Teacher Training and Education Faculty (FKIP), Universitas Abulyatama. It also aims to evaluate which of the subfactor of motivation gives more impact towards thestudents learning. The study utilized the qualitative research methodby incorporating the questionnaire which consisted of 2 factors of intrinsic motivation and 3 factors of extrinsic motivation where each of sub factor consisted of 10 questions. The questionnaire was in the form of Likert Scale.The sample was 50 students from different major of FKIP that was chosen by using purposive random sampling. The data from the questionnaire was analysed by using statistical procedure and explained descriptively. The finding showed that the extrinsic motivation was more contributive towards thestudents’ motivation (39,66) compared to intrinsic factor (36,65). The result also showed that two sub factor of extrinsic motivation; quality of the lecturer and teaching learning (40,2) and the supporting learning facilities (39,6) were two dominant factors that can improve the students motivation.Thus, This result gives the the implication on what should be consider in the language learning especially in learning English. As such, the quality of the lecturer and the learning facilities should be improved as it will increase the students motivation in the language learning.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MODIFIKASI LINGKUNGAN MIKRO PENYIMPANAN KACANG-KACANGAN PADA MASYARAKAT PENGELOLA INDUSTRI PANGAN MELALUI PENDIDIKAN PRAKTEK Lukmanul Hakim; Irhamni Irhamni; Zainuddin Zainuddin; Burhanuddin AG Burhanuddin AG
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v19i2.1500

Abstract

UUD nomor 16 tahun 2006 tentang system penyuluhan pertanian berperan mendorong petani lebih berpartisipatif dalam kegiatan sosial. Interaksi sosial yang bersifat partisipatif akan berjalan dengan baik, apabila didukung oleh faktor lingkungan. Ketertarikan serangga pada kacang-kacangan (Fabaceae)dapat disebabkan warna atau kandungan kimia sebagai sumber makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganperilaku serangga Callosobruchus maculatus (Fab) dengan cahaya dan jenis kacang pada lingkungan mikro termodifikasi. Penelitiandilakukan di Gampong Cot Mesjid, Kota Banda Aceh dengan menggunakan Racangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama 4 warna cahaya, yaitumerah, kuning, hijau dan putih. Faktor kedua3 jenis kacang, yaitu kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah.Hasil penelitian menunjukkan cahaya merah lebih disukai serangga uji. Pemilihan pada warna cahaya dipengaruhi oleh panjang gelombang dari masing-masing cahaya. Panjang gelombang cahaya merah antara 6,60 ± 0,30 ƛ (nm), cahaya kuning antara 5,40 ± 0,30 ƛ (nm), dan cahaya hijau antara 4.80 ± 0.30 ƛ (nm). Sedangkan cahaya putih merupakan gabungan beberapa cahaya menjadi satu cahaya yang tampak (polychromatic). Penempatan telur (oviposisi)tertinggi pada kacang kedelai.Oviposisi) telur pada permukaan biji dipengaruhi oleh warna, bau, dan kandungan esensial. Warna lampu yang tidak disukai serangga hama gudang adalah warna putih, sehingga warna tersebut dapat direkomendasikan untuk penerangan ruang penyimpanan dan untukmenghindari oviposisi telurCallosobruchus maculatus Fabricius pada permukaan biji kacang.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Serambi Ilmu Vol 24, No 1 (2023): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Serambi Ilmu Vol 23, No 1 (2022): Serambi Ilmu Vol 22, No 2 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 22, No 1 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 2 (2020): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Serambi Ilmu Vol 20, No 2 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu Vol 30, No 2 (2018) Vol 30, No 1 (2018) Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Serambi Ilmu Vol 28, No 1 (2017) Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 2 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 3 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 1 (2016): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 17, No 1 (2016): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Serambi Ilmu Vol 19, No 2 (2014) Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 2 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Serambi Ilmu Vol 17, No 2 (2013) Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 1 (2012): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Serambi Ilmu Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 1 (2011): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 2 (2010): JURNAL SERAMBI ILMU Vol 11, No 1 (2010): Jurnal Serambi Ilmu More Issue