cover
Contact Name
Surya Darma
Contact Email
admin.jlk@untan.ac.id
Phone
+6285750630630
Journal Mail Official
admin.jlk@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, FMIPA Universitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laut Khatulistiwa
ISSN : 26146142     EISSN : 26148005     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/lkuntan
Jurnal Laut Khatulistiwa is the media for dissemination of information about the ideas from researchers and practitioners whose interested with marine issues. This journal published three times a year by Department of Marine Science, Faculty of Mathematic and Natural Sciences, Tanjungpura University, i.e at February, June and October. The scope of the articles on this journal is focus on study of marine science, including utilization of computing technology and marine instruments, development of measurement methods, and other related study. This journal is expected to be helpfull for practitioners, policy makers, lecturers, students and other parties to better understanding the situation and condition about marine and can provide inspiration on development of ideas to contribute improvement solutions for marine issues globally.
Articles 170 Documents
Keanekaragaman dan Kelimpahan Bivalvia di Perairan Desa Pasir, Kabupaten Mempawah Utami, Ria; Apriansyah, Apriansyah; Putra, Yudha Perdana
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2019): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v2i2.30306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan bivalvia. Penelitian ini dilakukan di Perairan Desa Pasir. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus dan September 2017. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, dengan menggunakan transek kuadran terdiri dari 2 stasiun. Penentuan lokasi penelitian berdasarkan kedalaman dengan masing-masing 5 substasiun. Spesies kerang yang ditemukan pada penelitian ini terdiri dari 3 spesies yaitu, Anadara granosa, Meretrix meretrix dan Corbula contracta. Nilai indeks keanekaragaman (H"™) tertinggi terdapat pada stasiun I bulan September (1,07) dikategorikan sedang dan terendah pada stasiun II di bulan September (0,07), nilai indeks keseragaman (E) tertinggi terdapat pada stasiun I di bulan September (0,97) dan terendah pada stasiun II di bulan September (0,11), sedangkan nilai indeks dominansi (D) tertinggi terdapat pada stasiun II di bulan September (0,97) dan nilai terendah pada stasiun I di bulan September (0,34). Kelimpahan kerang tertinggi yang terdapat pada stasiun I adalah A.granosa (0,78 ind/m3) dan pada stasiun II kelimpahan kerang tertinggi adalah M.meretrix (1,68 ind/m3). Hasil pengukuran parameter kualitas air diperoleh kisaran yaitu suhu 26,42-31,710C, pH 7,54-8,03, salinitas 27,6-29,6"°, oksigen terlarut 5,53-6,44 mg/l. Tekstur substrat di perairan Desa Pasir adalah substrat lempung berlanau. Tekstur lempung berlanau mempengaruhi kelimpahan C.contracta.
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Penambat Nitrogen dari Rizosfer Mangrove di Kuala Singkawang Saputri, Karina Elwanda; Idiawati, Nora Sari; Juane Sofiana, Mega Sari
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i2.45316

Abstract

Unsur hara nitrogen (N) merupakan unsur hara makro yang diperlukan oleh tanaman. Mikroorganisme yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan penggunaan N yang tersedia dalam tanah disebut dengan bakteri penambat nitrogen. Bakteri penambat nitrogen ini dapat dijadikn sebagai sumber pupuk yang sebagai pupuk hayati. Pupuk hayati bermanfaat untuk memulihkan dan meningkatkan kesuburan tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh isolat bakteri penambat nitrogen sebagai pengekskresi amonia dari rizosfer mangrove di Kuala Singkawang. Pengambilan sampel tanah menggunakan metode komposit sampling. Isolasi dilakukan secara Langsung dan pengayaaan menggunakan metode tuang pada media Burk"™s. Isolat bakteri penambat nitrogen yang diisolasi dari rizosfer mangrove berjumlah 16 isolat yang memiliki kemampuan sebagai penambat nitrogen. Hasil uji penegasan penambat nitrogen menunjukkan 2 dari 16 isolat sangat aktif dalam penambatan nitrogen. Hasil dari uji pengekskresi amonia menunjukkan dari 16 isolat ada 5 isolat yang mampu menghasilkan amonia. Genus yang didapatkan pada penelitian yaitu mengarah pada genus Nitrosococcus dan Bacillus.  
Struktur Komunitas Terumbu Karang di Perairan Teluk Melanau Timur, Pulau Lemukutan Nurcahyanto, Taufik; Muliadi, Muliadi; Nurrahman, Yusuf Arief
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i2.45300

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas terumbu karang dan mengetahui kondisi parameter lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan terumbu karang di Teluk Melanau Timur, Pulau Lemukutan. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dengan teknik pengambilan data menggunakan metode line intercept transect (LIT) dari 3 stasiun dan dua kedalaman berbeda (2-3 m dan 5-6 m). Hasil penelitian diperoleh tutupan terumbu karang pada kedalaman 2-3 m berkisar antara 17,76% sampai 38,06% dan pada kedalaman 5-6 m berkisar antara 11,14% sampai 48,28%. Nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 0,80 sampai 1,74, indeks keseragaman berkisar antara 0,57 sampai 0,82, indeks dominansi berkisar antara 0,21 sampai 0,57.
Pengukuran Kadar Astaxanthin dan Aktivitas Antioksidan dalam Fraksi Lipid Cincalok Selviana, Alya; Warsidah, Warsidah; Prayitno, Dwi Imam
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i2.45263

Abstract

Cincalok merupakan salah satu produk hasil pengelolaan udang khas Kalimantan Barat yang dibuat dengan proses fermentasi. Makanan fermentasi ini memiliki kandungan senyawa antioksidan salah satunya astaxanthin. Astaxanthin banyak dimanfaatkan dalam pembuatan produk kosmetik dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kadar astaxanthin yang terdapat pada lipid cincalok. Penelitian ini dilakukan ekstraksi menggunakan metode sokletasi dengan pelarut n-heksan rata-rata rendemen yang didapat adalah 6,75 %. Kemudian dilakukan penentuan aktivitas antioksidan cincalok menggunakan metode DPPH dan pengukuran kadar astaxanthin menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 477 nm. Hasil penelitian dari aktivitas antioksidan lipid cincalok memiliki aktivitas antioksidan lemah dengan nilai IC50  207,18 ppm. Astaxanthin fraksi lipid cincalok dalam 10 mg mengandung kadar astaxanthin rata-rata sebesar 0,0179 mg.
Komposisi dan Distribusi Gastropoda di Desa Bakau Besar Laut Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah Maura, Gabriella; Aritonang, Anthoni B; Helena, Shifa
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i2.45318

Abstract

Gastropoda adalah salah satu biota yang sering digunakan sebagai indikator lingkungan suatu perairan. Lokasi Bakau Besar Laut memiliki 3 rona lingkungan yaitu pemukiman, ekowisata, dan tambak udang. Sebagai dasar dari penelitian ini membutuhkan informasi terkait kualitas lingkungan dengan gastropoda sebagai indikator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan distribusi gastropoda di Desa Bakau Besar Laut Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Masing-masing stasiun dibuat 1 garis transek sepanjang 23 m. Setiap transekterdiri dari 3 plot berukuran 1 x 1 m dengan jarak antar plot 10 m. parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu, pH, salinitas, dan jenis substrat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan komposisi dari jenis-jenis gastropoda yaitu  Cerithidea cingulata, C. obtusa, C. weyersi, Littoria scabra, L. undolata, Nerita violacea, Strombus mutabilis  dengan pola distribusi mengelompok.
Pengaruh Penambahan Asap Cair Tempurung Kelapa Terhadap Pertumbuhan Spirulina sp Muhardi, Muhardi; Prayitno, Dwi Imam; Warsidah, Warsidah
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i2.45382

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengaruh penambahan asap cair termpurung kelapa terhadap pertumbuhan  Spirulina sp. Penelitian ini divariasikan dalam 3 perlakuan media yaitu perlakuan A (media f/2 Guillard), perlakuan B (media campuran f/2 Guillard + asap cair) dan perlakuan C (media asap cair). Ketiga perlakuan berada pada kondisi lingkungan dengan suhu 29-30 ⁰C, salinitas 20 "°, pH 8 dan intensitas cahaya 3000 lux. Pengukuran pertumbuhan  Spirulina sp  dilakukan menggunakan alat  Spektrofotometer  Shimadzu UV 1280. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B yaitu media campuran f/2 Guillard dan asap cair menghasilkan pertumbuhan paling optimal dengan koefisien laju pertumbuhan tertinggi sebesar 0,238/hari, diikuti perlakuan C sebesar 0,176/hari dan perlakuan A sebesar 0,139/hari. Penelitian ini membuktikan bahwa asap cair tidak hanya digunakan sebagai biosida namun dapat digunakan sebagai media pertumbuhan.
Studi Karakteristik Arus Pasang Surut Muara Sungai Mempawah Gunawan, Topang; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Nurrahman, Yusuf Arief; Muliadi, Muliadi; Risko, Risko
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i3.46933

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh pasang surut terhadap perubahan pola pergerakan arus    di Muara Sungai Mempawah telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik arus yang dibangkitkan oleh fenomena pasang surut atau lebih dikenal sebagai arus pasut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pasang surut di lokasi penelitian mengalami distorsi akibat pengaruh berkurangnya kedalaman sehingga menimbulkan munculnya fenomena asimteri pasut. Berdasarkan hasil visualisasi data pengamatan diketahui bahwa arus lebih dominan bergerak keluar menuju laut, pergerakan arus yang masuk menuju sungai hanya ditemukan pada pasang purnama saat fase bulan baru dan bulan purnama. Karakteristik pola arus yang didapatkan menunjukan arus akan bergerak memasuki sungai ketika air mulai pasang dengan kecepatan arus yang relatif kecil, sebaliknya ketika air mulai surut kecepatan arus mengalami peningkatan yang signifikan ditandai dengan perubahan arah pergerakan arus yang keluar menuju laut
Kondisi Komunitas Terumbu Karang di Teluk Palembang Pulau Lemukutan Kalimantan Barat Rusli, Muhammad Abdul Rasyid; Idiawati, Nora; Nurrahman, Yusuf Arief
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i3.46673

Abstract

Secara ekologis komunitas terumbu karang memiliki fungsi sebagai tempat perkembangan biota laut, tempat mencari makan bagi biota laut, penahan abrasi, serta menstabilkan garis  pantai dari kikisan ombak. Tujuan dari penelitian ini adalah  mengetahui kondisi komunitas terumbu karang dan kondisi parameter lingkungan di Teluk Palembang, Pulau Lemukutan Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode  underwater photo transect  dengan panjang  line transect  50 meter pada 2 kedalaman 3-4 m dan 6-7 m, pengamatan dilakukan pada 3 stasiun yang berbeda yang dimana mewakili kawasan Teluk Palembang, Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat. Hasil penelitian didapat persentase tutupan karang hidup berada pada nilai  44,25% dapat dikategorikan sedang. Jenis yang mendominasi yaitu  Acropora sp. (ACSP.) 31,73%. Parameter kualitas perairan di Teluk Palembang termasuk kurang baik karena nilai dari salinitas, kecerahan dan arus belum memenuhi nilai optimal untuk pertumbuhan terumbu karang
Analisis Kandungan Logam Berat Pb, Cd dan Hg pada Ikan di Pantai Samudra Indah Kabupaten Bengkayang Caksana, Muhamad Uwais; Aritonang, Anthoni B.; Risko, Risko; Muliadi, Muliadi; Sofiana, Mega Sari Juane
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i3.47696

Abstract

Perairan Pantai Samudra Indah dipengaruhi oleh aktivitas manusia seperti aktivitas rumah tangga, perikanan, pelayaran dan aktivitas industri PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap). Limbah yang dihasilkan dari aktivitas industri PLTU mengandung bahan yang membahayakan bagi lingkungan. Keberadaan PLTU di kawasan Pantai Samudra Indah berpotensi melepaskan logam berat ke perairan. Logam berat dapat bersumber dari batubara yang digunakan sebagai bahan bakar PLTU. Analisis kandungan logam berat pada sampel ikan menggunakan metode Spektrometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam berat Pb pada sampel ikan adalah 0,0204 μg/g, logam berat Cd berada pada kisaran 0,0337 "“ 0,0572 μg/g dan logam berat Hg pada kisaran 0,0138 "“ 0,2347 μg/g. Nilai  Maximum Tolerable Intake  atau batas konsumsi maksimum agar tidak keracunan logam berat Pb, Cd dan Hg untuk orang dengan berat badan 50-80 kg adalah 0,34 "“ 0,54 kg per minggu untuk ikan kelarau (Selaroides leptolepis), 5-79 "“ 9,27 kg per minggu untuk ikan kambing (Choerodon rubescens), ikan ketang (Scatophagus argus) dan ikan kerapu (Epinephelus amblycephalus).
Distribusi Horizontal Karang Jamur (Scleractinia: Fungiidae) di Perairan Pulau Kabung Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat Saputra, Muhamad Sulthaanan; Junardi, Junardi; Saputra, Firman
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2021): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v4i3.47315

Abstract

Karang jamur (Fungiidae) ditemukan di perairan Indonesia sebanyak 29 spesies salah satunya berada di wilayah perairan pulau Kabung, Kalimantan Barat. Hingga saat ini belum tersedia data apapun terkait spesies dan sebaran Karang Jamur yang berada di wilayah perairan Pulau Kabung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data tentang distribusi dan faktor lingkungan yang mempengaruhi karang jamur. Penelitian dilakukan pada bulan Juli"“September 2019 dengan menggunakan metode (transek sabuk). Kepadatan karang jamur yang ditemukan di perairan Pulau Kabung berkisar antara 0,01"“0,05 ind/m ², kepadatan relatif berkisar 7,62"“32,88%, frekuensi kehadiran 66,67"“100%. Pola sebaran karang jamur di perairan Pulau Kabung termasuk dalam kategori mengelompok (Cycloseris vaughani, Fungia fungites, Fungia horrida dan Fungia spinifer) dan acak (Fungia scabra). Faktor lingkungan yang mempengaruhi distribusi karang jamur di perairan Pulau Kabung seperti kecerahan, oksigen terlarut, kalsium, dan alkalinitas.

Page 7 of 17 | Total Record : 170