cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS BURUNG DI TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN ACEH Isfan Ramadzan; Azwir Azwir; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Biology Education Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.345 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i1.1081

Abstract

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS BURUNG DI TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN ACEH Isfan Rahmadzan1, Ibrahim2, Azwir3Universitas Serambi Mekkah ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Identifikasi Jenis-Jenis Burung Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan Aceh” TAHURA Pocut Meurah Intan Provinsi Aceh menjadi salah satu habitat yang dilindungi bagi flora dan fauna salah satunya burung. Tujuan penelitian untuk mengetahui identifikasi jenis-jenis burung di Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode Transect Line. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Jenis dan pendekatan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 jenis burung yang ditemukan di lapangan yaitu pada stasiun 1 terdapat 6 jenis burung, diantaranya: cicem beurijuk/kutilang (Pycnonotus aurigaster) 5 ekor, cicem trocok (Pycnonotus goiavier) 3 ekor, Cicem meureubok/cicem perkutut (Streptopelia chinensis) 2 ekor, Cicem tok-tok beuragoe kundang (Chrysocolaptes validus) 2 ekor, Cicem tok-tok beuragoe mirah (Picus miniaceus) 1 ekor, Burung Rambatan (Sitta frontalis) 4 ekor.Pada stasiun 2 terdapat 4 jenis burung, diantaranya: Kleung/Elang ular bido (Spilornis cheela) 1 ekor, Kleung Itam/Elang Hitam (Ictinaetus malayensis) 2 ekor, Elang perut karat (Lophotriorchis kienerii) 1 ekor, Rangkong papan/Enggang (Buceros bicornis) 4 ekor.Pada stasiun 3 terdapat 5 jenis burung, diantaranya: Cicem tok-tok beuragoe kijang (Micropternus brachyurus) 1 ekor, cicem got-got (Centropus sinensis) 1 ekor, cicem tulung tumpuk (Megalaima javensis) 2 ekor, cicem cekakak sungai (Todirhamphus chloris) 3 ekor, cicem tiong emas/beo (Gracula religiosa) 1 ekor.Pada stasiun 4 terdapat 6 jenis burung, diantaranya: cicem beurijuk sutra/kutilang sutra (Pycnonotus) 2 ekor, cicem beurijuk meuh/kutilang emas (Pycnontus melanicterus) 1 ekor, cicem rampineung (Treron capellei) 1 ekor, cicem serendit (Loriculus pusillus) 3 ekor, burung cica daun hijau (Chloropsis sonnerati) 2 ekor, cicem kolibri (Anthreptes malacensis) 6 ekor.Jumlah jenis burung yang dapat diidentifikasi dan diambil dokumentasinya berjumlah 21 jenis burung. Kata Kunci: TAHURA, identifikasi burung, stasiun
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP SISTEM PERNAFASAN DI MAN 3 Meulaboh Samsuar Samsuar; Fitriani Fitri; Jumarsa Jumarsa
Jurnal Biology Education Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.659 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i1.4516

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penerapan Pembelajaran Kooperatif Team Games Turnament (TGT) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi Tentang Sistem Pernafasan di MAN 3 Meulaboh”. Ini mengangkat masalah Apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi tentang sistem pernafasan di MAN 3 Meulaboh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi tentang sistem pernafasan di MAN 3 Meulaboh. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA MAN 3 Meulaboh yang terdiri dari 2 ruang berjumlah 50 orang siswa. Sampel dipilih secara random , dan ternyata kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan pengolahan data dihitung dengan statistik sederhana yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perolehan thitung sebesar 7,42 dan ttabel 2,015, maka thitung > ttabel (7,42 > 2,015) dengan taraf signifikasi 5% (0,05) dan derajat kebebasan db = (n1+ n2 – 2) = (25+25-2) = 48. Dengan demikian Ha yang berbunyi “Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi tentang sistem pernafasan di MAN 3 Meulaboh” diterima kebenarannya.
PROSES EVALUASI (ASSESSMENT) KEMAMPUAN MENGELOLA PEMBELAJARAN MIKRO (MICROTEACHING) Evi Apriana; Samsul Bahri
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.403 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan proses evaluasi (assessment) kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) melalui kegiatan perkuliahan berupa latihan kemampuan mahasiswa dalam mengelola pembelajaran biologi. Penelitian ini menerapkan desain penelitian kualitatif (Qualitative Research). Proses analisis data terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengelola pembelajaran biologi pada latihan mengajar mata kuliah pembelajaran mikro (microteaching) dilakukan pada saat perkuliahan sedang berlangsung. Dari analisis ini diperoleh hasil bahwa proses evaluasi (assessment) kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) harus disesuaikan dengan pedoman observasi dan rubrik penilaian kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching). Pedoman observasi kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) memperhatikan aspek dan indikator penilaian yaitu kemampuan membuka pelajaran, bertanya, mengadakan variasi, menjelaskan, mengelola kelas, memberi penguatan, membimbing diskusi kelompok kecil, mengelola pembelajaran kelompok kecil dan perorangan, penggunaan bahasa lisan, dan menutup pelajaran. Rubrik penilaian kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) digunakan untuk menilai 10 (sepuluh) kemampuan mengelola pembelajaran dengan memperhatikan empat deskriptor yang tampak sehingga memperoleh nilai skor 0, 1, 2, 3, dan 4.
Pemanfaatan Pekarangan Sekolah Sebagai Media Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV di Mit Al-Jannah Banda Aceh Juairiah Juairiah
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.121 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.303

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemanfaatan Pekarangan Sekolah Sebagai Media Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV di MIT Al-Jannah Banda Aceh.”  Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan pekarangan sekolah sebagai media pembelajaran IPA di  MIT Al-Jannah Banda Aceh.Sampel penelitian yaitu siswa kelas IVyangberjumlah17 orang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah pemanfaatan pekarangan sekolah sebagai media pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajarsiswa di MIT Al-Jannah Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes. Hasil tes dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswadengan memanfaatkan pekarangan sekolah sebagai media. Perbandingan hasil belajar sebelum memanfaatkan pekarangan sekolah siswa yang tuntas 6(35,3%) atau kategori sangat rendah, dan sesudah memanfaatkan pekarangan sekolah siswa yang tuntas 14(82,4%) dengan kategori sangat tinggi. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi ”Pemanfaatan perkarangan sekolah sebagai media pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MIT Al-Jannah Banda Aceh,” diterima,
PEMBELAJARAN EKOSISTEM DENGAN METODE KARYAWISATA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMAN ISLAM SERAMBI MEKKAH ACEH BARAT Sufiani Ani
Jurnal Biology Education Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.885 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i1.1072

Abstract

PEMBELAJARAN EKOSISTEM DENGAN  METODE KARYAWISATA UNTUK MENINGKATKAN  PENGETAHUAN  SISWA SMANISLAM SERAMBI MEKKAH ACEH BARAT SufianiE-Mail. sufibiologi@gmail.comGuru SMA Islam Serambi Mekkah  - Aceh Barat ABSTRAK  Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan mengetahui pengetahuan siswa SMA melalui penggunaan metode karyawisata pada konsep   ekosistem. Subjek sekolah adalah  SMA Islam Serambi Mekkah  kelas X MIA diajarkan dengan metode karyawisata dan 1 kelas diajarkan dengan metode konvensional.  Sampel ditetapkan Semua peserta kelas X MIA.1 dan X MIA.2 total sampel 49 siswa. kelas X MIA.1 diajarkan dengan metode karyawisata dan 1 kelas X MIA.2  diajarkan dengan metode konvensional. Data pengetahuan diperoleh dengan tes Analisis data dilakukan dengan uji-t. Hasil  uji-t diperoleh harga t-hitung t-tabel pada taraf 5% (6,333 2.002). Kesimpulan penelitian adalah  pengetahuan siswa melalui penerapan metode karyawisata tentang ekosistem mangrove lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.   Kata Kunci: Metode Karyawisata, Pengetahuan, Ekosistem
KORELASI ANTARA PENGETAHUAN LINGKUNGAN DENGAN SIKAP MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI GAMPONG COT SIREN SAMALANGA KABUPATEN BIREUEN Jumarsa Jumarsa; Muhammad Rizal; Jailani Jailani
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.607 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara tingkat pengetahuan lingkungan dengan sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Gampong Cot Siren Samalanga  Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berdomisili di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen yang berjumlah 317 jiwa terdiri dari 154 orang laki-laki dan 163 orang perempuan yang terbagi dalam 92 kepala keluarga (KK). Sampel penelitian ditetapkan 25% dari total kepala keluarga (KK), sehingga jumlah sampel 23 kepala keluarga yang berada di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen. Instrumen penelitian berupa soal tes dan angket. Teknik pengolahan data dilakukan dengan cara uji korelasi dan uji t. hasil peneltiian menunjukkan bahwa hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pengetahuan masyarakat adalah 69.35 (Cukup Baik) dan nilai rata-rata sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan adalah 67,04 (kategori Cukup Baik). Hasil uji korelasi di peroleh nilai r sebesar 0,490 yang berada pada interval koefisien 0.40 – 0.599 maka terdapat hubungan yang “Sedang” antara pengetahuan lingkungan dengan sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa thitung ttebel  (2,5725 2,074). maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada korelasi antara tingkat pengetahuan lingkungan dengan sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen  
HUBUNGAN ASUPAN GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI DESA PADANG KECAMATAN MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA linda wati; Jun Musnadi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biology Education Edisi Khusus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.904 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4116

Abstract

Masalah stuting bukan hanya di indonesia melainkan di dunia. Salah satu penyebab stunting mengenai asupan gizi yang tidak baik dan seimbag sesuai dengan usia pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan gizi dengan kejadian stunting pada anak di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan desain cross sectional dan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya yaitu pada bulan November 2021. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling rasional, yaitu sebanyak 35 sampel. Instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner dan lember observasi. Analisis data secara analisis statistik univariat dan bivariat. Analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan uji bivariat menggunakan uji Chi-square dengan taraf signifikansi (α) = 0,05 yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan gizi dan kejadian stunting pada anak. Adapun pedoman pengambilan kesimpulan yaitu apabila nilai p-value yang diperoleh lebih kecil dari nilai sig (α) (p-value0,05) artinya terdapat hubungan asupan gizi dengan kejadian stunting pada anak di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh yang signifikan antara asupan gizi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya dengan nilai 0.0010.05. 
PENERAPAN KURIKULUM INTEGRATIF ISLAMI DALAM PENGAJARAN IPA SAINS PADA SD/MI DI PROVINSI ACEH Ibrahim Ibrahim
Jurnal Biology Education Vol 1, No 1 (2012): JURNAL BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.646 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v1i1.159

Abstract

Departemen Pendidikan di Indonesia telah banyak melakukan upaya untuk meningkatkan kualiti pengajaran dan pembelajaran di sekolah, misalnya dengan melakukan perubahan kurikulum, meningkatkan kualifikasi guru, dan menerapkan beberapa inovasi dalam pengajaran dan pembelajaran sains. Sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945, kurikulum  pendidikan telah diubah sebanyak sembilan kali yaitu pada tahun 1947 sampai tahun  2006. Setiap kurikulum menggunakan pendekatan yang berbeda dan masing-masing kurikulum yang diperkenalkan dan digambarkan sebagai kurikulum yang ideal.Tapi perubahan dari satu kurikulum ke kurikulum yang lainnya tidak menghasilkan perbaikan yang signifikan hingga dengan Kurikulum Integratif yang Islami pada pengajaran dan pembelajaran IPA-Sains dapat meningkatkan kreativitas guru dalam melakukan pembelajaran yang dapat dimuati dengan nilai-nilai dan konsep manajemen air dan sanitasi. Untuk  meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku arif guru dan siswa dalam menyelesaikan masalah-masalah manajemen air dan sanitasi pada kehidupan sehari-hari, menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan.Dapat menumbuhkan kesedaran jati diri budaya lokal serta kesedaran akan keanekaragaman kelompok masyarakat, budaya, dan kesenian yang menjadi identitas bangsanya. Sifat kearifan siswa untuk menerima kenyataan keanekaragaman budaya, agar siswa dapat menyikapi bermacam-macam perbedaan secara toleran dan aktif, kemampuan apresiasi siswa yang meliputi persepsi, pengetahuan, pengertian, analisis, penilaian, dan penghargaan.  Kurikulum Integratif yang Islami pada pembelajaran IPA-Sains tingkat SD/MI yang memberikan kesempatan kepada murid untuk lebih bertanggung jawab dan mandiri life skill (pengalaman kehidupan) dalam proses interaksi dalam masyarakat.
PENGARUH PENAMBAHAN EM BUATAN DAN KOMERSIL PADA FERMENTASI PUPUK CAIR BERBAHAN BAKU LIMBAH KULIT BUAH Eka Mistar; Agrina Revita
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.966

Abstract

AbstrakSampah organik yang setiap harinya dihasilkan oleh masyarakat dapat diolah menjadi produk yang lebih bernilai. Salah satunya pupuk organik buatan yaitu untuk memenuhi kebutuhan pupuk tanaman yang sifatnya alami (tidak mengandung bahan kimia), kualitasnya baik, bentuk dan kemasan praktis, mudah didistribusikan, mudah dalam pengaplikasian, mudah diperoleh, serta mengandung unsur hara lengkap. Metode yang digunakan adalah fermentasi dengan menambahkan agen effective microorganism (EM). Effektive Mikroorganism merupakan kumpulan bakteri yang dilibatkan dalam proses pembuatan pupuk yang bertujuan untuk mempersingkat waktu fermentasi dan meningkatkan kualitas produk pupuk. Bahan baku yang dapat digunakan antara lain : limbah kulit buah, sisa – sisa makanan dan jerami. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan effective microorganism (EM) pada peningkatan unsur hara dalam pupuk cair.  Kata Kunci : Sampah Organik, Pupuk Cair, Limbah Kulit Buah
TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP PEMBUANGAN LIMBAH MERKURI (Hg) DARI PENGOLAHAN BIJI EMAS DI SUNGAI LIGAN KABUPATEN ACEH JAYA Rita Mutia; Jailani Jailani; Nurul Akmal
Jurnal Biology Education Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.665 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i1.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai tanggapan masyarakat terhadap pembuangan limbah merkuri (Hg) dari pengolahan bijih emas di sungai Ligan Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian bersifat pendekatan deskriptif kualitatif dengan melihat gambaran tentang tanggapan masyarakat terhadap pembuangan limbah merkuri (Hg) dari pengolahan biji emas di sungai Ligan Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian telah dilakukan di Desa LiganKabupaten Aceh Jaya pada tanggal 09 s/d 13 November 2017. Populasi dalam penelitian ini berfokus pada seluruh masyarakat dewasa yang mendiami daerah aliran Sungai (DAS) Krueng ligan serta para petambang emas yang terdapat di desa ligan Kecamatan Sampoinet Kabupaten Aceh Jaya. Adapun responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Perhitungan dan pengolahan data menggunakan analisis persentase yang tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan sebahagian besar masyarakat seputaran DAS Krueng Ligan mengetahui adanya aktivitas para petambang yang mengolah bijih emas menggunakan merkuri, namun sejauh ini masyarakat setempat masih banyak yang belum memahami bahaya merkuri apabila mencemari sungai, keterangan ini dengan kisaran rata-rata 92%-100%. Hasil observasi diperoleh beberapa keterangan yang memperkuat hasil penelitian dimana masyarakat masih tetap menggunakan air sungai sebagai sarana mandi, mencuci pakaian, serta membawa ternak seperti kambing dan kerbau, hal ini mendasari masyarakat tidak dapat mengambil tindakan pada para petambang, dari pihak pemerintah setempat telah mensosialisasikan bahaya merkuri apabila terkena bahkan masuk kedalam tubuh manusia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanggapan masyarakat terhadap pembuangan limbah merkuri (Hg) dari pengolahan biji emas di sungai Ligan Kabupaten Aceh Jaya kurang baik