cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) YANG TUMBUH DI DESA UNING PUNE KECAMATAN PUTRI BETUNG KABUPATEN GAYO LUES Irma Yunita; Nurma Nurma; Ibrahim Ibrahim; Nurlena Andalia
Jurnal Biology Education Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.717 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i1.4519

Abstract

Dalam provinsi Aceh mempunyai beberapa kabupaten salah satunya yaitu kabupaten Gayo Lues, di kabupaten Gayo Lues terdiri dari beberapa kecamatan yang menjadi tempat penelitian yaitu di kecamatan Putri Betung, desa Uning Pune. Desa Uning Pune merupakan dataran tinggi, daerah tropis yang curah hujannya cukup tinggi/tahunnya, suhu di daerah tersebut kadag-kadang mencapai 18Cº-23Cº. dan banyak di temukan sumber mata air sehingga menyebabkan tekstur tanahnya menjadi lembab memudahkan tumbuhan untuk hidup. Dalam taksonomi tumbuhan paku di kelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu kelas Psilophtinae (paku purba) kelas Lycopodiinae (paku rambat atau paku kawat) kelas Equesetinae (paku ekor kuda) kelas Filicinae (paku sejati). Selain tumbuh di tanah tumbuhan paku juga tumbuh pada berbagai jenis pohon atau menempel.Telah di lakukan penelitian tentang Identifikasi Jenis-jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tumbuh di daerah desa Uning Pune Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues. Penelitian di lakukan pada tanggal 24 s/d 26 juli 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahiui jenis-jenis tumbuhan paku apa saja yg tumbuh di daerah tersebut dan manfaat tumbuhan paku, hasil penelitian di keringkan, bisa di jadikan sebagai media pembelajaran. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah survey lapangan. Analisis data penelitian dilakukan dengan deskriptif, hasil yang di dapat akan di catat dan ambil dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah di laksanakan mengenai Identidikasi jenis-jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tumbuh di desa Uning Pune Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues. Adapun jenis tumbuhan paku yang di temukan saat penelitian yaitu 28 jenis tumbuhan paku terdiri dari 11 famili, diantaranya yaitu famili Polypodiaceae memiliki jumlah jenis terbanyak yaitu 12 jenis, kemudian dari famili Nephrolepidaceae jumlahnya 3 jenis, famili Pteridaceae 3 jenis, famili Defalliaceae 3 jenis, famili Aspleniaceae 1 jenis, famili Equisetaceae 1 jenis famili Marsileaceae 1 jenis, famili Onocleaceae 1 jenis, famili Isoetaceae 1 jenis famili Selainellaceae 1 jenis, dan famili Lycopodiaceae 1 jenis.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TKKS DENGAN PEMBERIAN PUPUK NPK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica Juncea L.) Rayhati Rayhati; Muhammad Afrillah
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.439 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4231

Abstract

Selama ini budidaya sawi (Brassica juncea L.) masih banyak menggunakan pupuk anorganik dimana penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus akan menyebabkan lahan kritis dengan dosis yang tinggi akan membahayakan lingkungan. perlu dilakukannya pengujian mengenai bagaimana pengaruh yang ditimbulkan pada komposisi media tanam TKKS dengan pemberian pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) yang dilakukan di Desa Arongan, Kuala Pesisir, Nagan Raya. Penelitian dimulai dari bulan November – Desember 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 pengulangan perlakuannya terdiri atas 2 faktor, yaitu: Faktor media tanam TKKS (T) 4 taraf perlakuan, sebagai berikut: T0 = Tanah, T1 = Tanah + TKKS 2 : 1, T2 = Tanah + TKKS 1 : 1, T3 = Tanah + TKKS 1 : 2. Faktor pemberian pupuk NPK (N) 3 taraf perlakuan, yaitu sebagai berikut: N1 = 0,75 gr/tanaman N2 = 1 gr/tanaman N3 ­= 1,25 gr/tanaman sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan. Bahan yang digunakan yaitu benih sawi, TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit) dan pupuk NPK. Alat yang digunakan yaitu polybag 40 x 25 cm, babybag, ember, kayu, cangkul, parang, pengukur, timbangan, kamera dan alat-alat tulis lainnya. Parameter pengamatan adalah tinggi tanaman dan jumlah daun, panjang akar, dan bobot segar tanaman sawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian media tanam TKKS berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 29 HST dan jumlah daun 22 HST. Sedangakn perlakuan pupuk NPK serta interaksi antar kedua perlakuan tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata secara statistik.
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI DESA ARONGAN Mouliza R; Darmawi Darmawi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biology Education Edisi Khusus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.629 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4120

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini. Perlu perhatian khusus agar tidak terus berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan yaitu jenis makanan, jumlah makanan, dan jadwal makan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Desa Arongan. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Arongan, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya pada bulan November 2021. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12-59 bulan yaitu 53. Sampel yaitu 53 responden diambil dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Jenis data yaitu data primer (pola pemberian makan) dan data sekunder (stunting). Instrumen wawancara menggunakan kuesioner dan instrumen observasi menggunakan lembar pedoman observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS. Uji univariat digunakan untuk mendeskripsikan karaktersitik responden. Uji bivariat menggunakan uji statistik yaitu uji chi-square dengan taraf signifikansi (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis makanan dengan kejadian stunting (p-value: 0,682), tidak ada hubungan antara jumlah makanan dengan kejadian stunting (p-value: 0,990), dan ada hubungan antara jadwal makanan dengan kejadian stunting (p-value: 0,015). Kesimpulan bahwa tidak adanya hubungan antara jenis makanan dengan kejadian stunting, tidak adanya hubungan antara jumlah makanan dengan kejadian stunting, dan terdapat hubungan antara jadwal makan dengan kejadian stunting pada balita umir 12-59 bulan di Desa Arongan.
Jurnal Biology Education 2015 Anita Noviyanti
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.971

Abstract

HASIL BELAJAR SISWA PADA  MATERI SISTEM EKSKRESI DENGAN MENGGUNAKAN METODE  PETA KONSEP DI SMP NEGERI 2 KOTA BANDA ACEH   Anita NoviyantiUniversitas Serambi Mekkah Banda Aceh ABSTRAK. Penelitian pada Konsep Sistem ekskresi Manusia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui metode peta konsep. Design penelitian yang digunakan “one group pretest-postest design”. Penelitian dilaksanakan di kelas IX pada SMPN 2 Kota Banda Aceh tahun Akademik 2013/2014 di semester ganjil. Sampel dipilih secara random dari 5 kelas IX yang ada, dan terpilih satu kelas yaitu kelas IX/1 sebanyak 24 siswa. Instrumen berupa tes kemampuan pada konsep sistem ekskresi dan peta konsep. Dari hasil penelitian sebanyak tiga kali pertemuan pada proses pembelajaran, menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan terdapat perbedaan hasil belajar yang dikelompokkan berdasarkan kategori siswa yaitu kelompok tinggi, sedang, dan rendah. Siswa kelompok tinggi meningkat signifikan dari kelompok rendah pada taraf signifikansi α=0.05, yaitu kelompok tinggi SD2Mx= 3,5, dan kelompok rendah SD2My= 2,4 dan nilai t-hitung 5,2. Hasil observasi menunjukkan, meskipun ada kendala waktu dan keterbatasan dalam pembelajaran, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran sistem ekskresi dengan menggunakan metode peta konsep. Keywords: Hasil Belajar, Materi Sistem Ekskresi, Peta Konsep
PENGARUH PENGGUNAAN TAUGE (Phaseolus radiatus) SEBAGAI SUMBER NITROGEN ALTERNATIF DALAM PEMBUATAN NATA DE COCO Nurul Akmal; Muhammad Ridhwan; Fani Maulidia; Irdalisa Irdalisa
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.554 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2365

Abstract

Penelitian mengenai “pengaruh penggunaan tauge (Phaseolus radiatus) sebagai sumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco .Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 September sampai dengan 20 November 2019.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tauge (Phaseolus radiatus) sebagai sumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya yaitu  PO  :  Air kelapa tanpa penambahan sumber nitrogen , P1 : Air kelapa  + Touge 175 g/L, P2 : Air kelapa + Touge 200 g/L, P3 : Air kelapa + Touge 225 g/L, P4 : Air kelapa  + Touge 250 g/L, . Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis ANAVA ketebalan nata de coco pada hari ke 7 menunjukkan nilai Fhitung sebesar12,38 dan Ftabel yaitu 6,94 (FhitungFtabel), artinya penambahan touge sebagaisumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco berpengaruh signifikan terhadap ketebalan nata de coco. Berdasarkan analisis ANAVA pada ketebalan nata de coco hari ke 14 menunjukkan nilai Fhitung sebesar44,61 dan Ftabel yaitu 6,94 (FhitungFtabel), artinya penambahan touge sebagaisumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco berpengaruh signifikan terhadap ketebalan nata de coco. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan tauge (Phaseolus radiatus) sebagai sumber nitrogen berpengaruh terhadap ketebalan nata de coco. 
INVENTARISASI HAMA INSEKTA PADA TANAMAN RAMBUTAN(Nephelium lappaceum, Linn) DAN UPAYA PEMBERANTASANNYA SECARA ALAMI DI GAMPONG SEUOT KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR Azwir Azwir; Said Nazaruddin; Chairuni AR; M. Rezeki Muamar
Jurnal Biology Education Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.52 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i2.3720

Abstract

Spesies tanaman dapat ditemui beragam spesies serangga hama seperti yang ditemukanpada tanaman rambutan (Nephelium lappaceum). Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui spesies serangga hama yang terdapat pada Tanaman rambutan (Nepheliumlappaceum) di Gampong Seuot Baroh Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, danuntuk mengetahui manfaat serangga hama pada tanaman rambutan (Nepheliumlappaceum) di Gampong Seuot Baroh Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar .Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratifdengan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dalam tiga periode waktuyaitu pada pagi (pukul 07.00-09.00 WIB), siang (10.00- 12.00 WIB) dan sore hari(15.00- 17.00 WIB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat spesies seranggahama pada tanaman rambutan (Nephelium lappaceum) yaitu 16 spesies yang terdiri dari5 ordo. Ordo coleptera terdapat 4 jenis yaitu, Henosepitachcaria sparsa, Sitonawaterhouse, Apogonia sp, Dytisticus marginalis. Ordo Hemiptera terdapat 3 jenis yaitu,Leptocorisa aratonus, Planococcus citri, Vilius melanopterus. Ordo Homopteraterdapat 3 jenis yaitu, Dundunbia manifera, Aphis gossypii, Nephotettix verescens. OrdoLepidoptera terdapat 3 jenis yaitu, Smarothglacia rupi, Plutella xylostella, lymantria sp.Ordo Orthoptera terdapat 3 jenis yaitu, Mantis religiosa, Oxya chirensis, Grayllusbimaculatus. Pemanfaatan hasil penelitian dibuat dalam bentuk buku saku, berdasarkanserangga yang teridentifikasi jenis pada setiap ordo serangga hama pada tanamanrambutan (Nephelium lappaceum).
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA SMA NEGERI 2 GORONTALO PADA MATAPELAJARAN BIOLOGI MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Frida Maryati Yusuf
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.879 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.144

Abstract

Kurikulum merupakan salah satu unsur yang memberikan kontribusi yang signifikan untuk mewujudkan proses berkembangnya kualitas potensi siswa, sebagai generasi penerus bangsa di masa depan. Dalam kurikulum 2013, pembelajaran dilaksanakan dengan mengacu pada pendekatan ilmiah yaitu dengan proses mengamati, menanya, menalar, mencoba dan membuat jejaring, serta pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek (project based learning), pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), discovery dan cooperatif learning, yang sejalan dengan pembelajaran abad 21. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif siswa pada matapelajaran Biologi melalui pembelajaran berbasis proyek, dilaksanakan dalam kegiatan lesson study yang terdiri dari 3 tahapan yaitu plan, do, see. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif yang terdiri dari hasil belajar yang dapat dilakukan dengan memberikan tes formatif, menelaah rencana pembelajaran, hasil observasi terhadap keterlaksanaan pembelajaran, kegiatan/aktifitas siswa, serta informasi balikan dari siswa, dianalisis setelah pembelajaran dilaksanakan, dengan melihat hasil tes yang diberikan yaitu menunjukkan 75% siswa tuntas dalam pembelajaran, dapat menguasai konsep-konsep pada matapelajaran Biologi, atau rata-rata siswa dapat mencapai nilai diatas 7 setiap diadakan tes. Disamping itu persentasi keterlaksanaan pembelajaran, kegiatan/aktifitas siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran berbasis proyek, serta laporan hasil kerja proyek, rata-rata mencapai minimal 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran berbasis proyek dalam kegiatan lesson study dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan aktivitas siswa, yang pada akhirnya memudahkan pemahaman siswa pada sesuatu materi sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.kata kunci : kemampuan kognitif, mata melajaran biologi dan metode pembelajaran berbasis proyek
PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS V SD LAMREH KECAMATAN RAYA Ros lina; Sri Setiawati Setiawati; Nur Ainun
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.732 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.199

Abstract

Pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar siswa, siswa dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa banyak siswa di SD Lamreh memilik nilai rendah dalam penyelesaian luas trapesium dan layang-layang dalam bentuk soal cerita. Namun di sisi lain, siswa-siswa yang ada di sekitar Lamreh sangat memerlukan menyelesaikan luas trapesium dan layang-layang yang berkaitan dengan bangun datar untuk dapat dipergunakan pada pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pemecahan pada materi yang berkaitan dengan luas bangun datar di Kelas V SD Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Tahun Pelajaran 2015/2016.  Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan  metode deskriptif kualitatif. Analisa penelitian ini mencakup analisis tes hasil belajar, analisis aktifitas siswa, dan analisis aktifitas guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ketuntasan belajar individual siswa terus bertambah, dalam hal ini tingkat pemahaman siswa bertambah dengan meningkatkan tingkat ketuntasan belajar individual rata-rata sebesar 89,25%. Pada pertemuan ke II tingkat ketuntasan rata-rata menjadi 83,%. Pada pertemuan ke II, tingkat keefektifan siswa dalam pembelajaran naik 10% menjadi 80,5% tampak pada pertemuan II. Data hasil penelitian pada pertemuan kedua pada penilaian aktifitas guru  diproleh rata-rata nilai 80,2 termasuk kriteria baik. Pada penilaian aktifitas siswa diproleh nilai rata-rata 80,5 dengan hasil baik. Tingkat pemahaman konsep siswa khususnya pada kegiatan evaluasi diketahui tingkat ketuntasan belajar individual 81% dan ketuntasan klasikal mencapai 90%.Kata Kunci:  PPM, Bangun Datar
ANALISIS KUALITAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT UMUM DR. FAUZIAH BIREUN Darmawanti wanti; Ismail Efendy; Anto J. Hadi; Idawati wati
Jurnal Biology Education Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.168 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i2.1588

Abstract

Sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) merupakan sebuah sistem yang  menyediakan  informasi  untuk  menunjang  pengambilan  keputusan.  Di RSUD dr. Fauziah  penggunaan SIMRS belum menyeluruh, hanya pada bagian loket pendaftaran dan laboratorium saja, sedangkan pada bagian lain masih menggunakan HMIS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas sistem informasi manajemen di Rumah Sakit di RSUD   dr. Fauziah Bireuen Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode wawancara. Informan utama dalam penelitian ini adalah direktur, kepala instalasi SIMRS, Staf SIMRS dan operator SIMRS sedangkan informan triangulasi adalah penerima pelayanan kesehatan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi data. Dari hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  kurangnya  kualitas  SIMRS  di  tinjau  dariinfrastruktur dan SDM. Disarankan pihak manajemen mengalokasikan dana khusus pada RBA atau kolaborasi dengan APBD dalam menyediakan segala kekurangan infrastruktur, melakukan rekrutment tenaga, adanya ketegasan dari pihak   manajemen untuk meningkatkan kedisiplinan, memberikan reward bagi yang menjalankan tugasnya dengan baik dan punishment bagi yang melalaikan tugasnya Kata kunci: sistem informasi, rumah sakit, dr.Fauziah Demontrasi
PERANAN POLISI HUTAN DAN PETUA UTEUN (PANGLIMA HUTAN) DALAM MENJAGA KEARIFAN LOKAL HUTAN DIPEDALAMAN KECAMATAN GEUMPANG KABUPATEN PIDIE. Azwir wir; Ibrahim sufi
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.858 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.893

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tentang “Peranan Polisi Hutan dan Petua Uteun (Panglima Hutan) dalam Menjaga Kearifan Lokal Hutan di Pedalaman Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie.Tujuan Dari Penelitian Ini Untuk Mengetahui Peranan Polisi Hutan Dan Petua Uteun (Panglima Hutan) dalam Menjaga Kearifan Lokal Hutan di pedalaman  Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah, Tokoh Masyarakat, Petua Uteun (Panglima Hutan) dan Polhut yang berjumlah 42 orang. Sampel penelitian ini adalah keseluruhan dari populasi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan wawancara. Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polisi hutan memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga hutan dipedalaman Kecamatan Geumpang dan sering  melakukan pengamanan ke lapangan, 72% responden menyatakan bahwa sering turun ke pelosok-pelosok hutan untuk melihat kerusakan hutan berdasarkan laporan masyarakat, 8% reponden mengatakan bahwa jarang polisi hutan terlibat dalam kegiatan yang melanggar peraturan dan 20% responden mengatakan bahwa tidak pernah terjadi konflik antara masyarakat dengan polisi hutan, dapat disimpulkan bahwa polisi hutan sangat berperan penting dalam menjaga kearifan lokal hutan. Peran Peutua uteun dalam kearifan lokal belum maksimal karena belum sepenuhnya ada kesadaran dari masyarakat dan juga kerja sama dari pihak pemerintah setempat dalam mengupaya Kearifan Lokal hutan. Secara keseluruhan Peran Polisi Hutan dan Petua Uteun (Panglima Hutan) dalam Menjaga kearifan lokal Hutan di Pedalaman Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie sangat besar dalam mengelola hutan dan menjaga kearifan lokal Hutan. Kata kunci: Polisi hutan,  Petua uteun,  Kearifan lokal