cover
Contact Name
dr. Mitayani, M.Si. Med
Contact Email
mitayani.dr@gmail.com
Phone
+6281320074327
Journal Mail Official
sifa_medika@um-palembang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Gedung F lantai 1 Jl. K.H. Balqhi, 13 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 2087233X     EISSN : 25806971     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Syifa MEDIKA published by Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Palembang is a peer-reviewed journal that published two times a year: September and March. Syifa MEDIKA is a national peer-reviewed and open access journal. We accept original article, case report, and literature review from all area of medicine, biomedicine, and publich health fields. Focus and Scope: All area of medicine, biomedicine, and publich health fields. Anatomy, Biomedicine, Pharmacology, Microbiology, Nutrition, Biochemistry, Physiology, Tropical Medicine, Public Health, Pediatric, Internal Medicine, Obstetry and Gynaecology, Dermatovenereology, Surgery, Neurology, Family Medicine, Medical Education.
Articles 230 Documents
Infeksi Chlamydia Trachomatis pada Penderita Karsinoma Serviks Terinfeksi Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Ramayanti, Indri
Syifa'Medika Vol 1, No 1 (2010): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v1i1.44

Abstract

Cervical carcinoma is one of the most common malignant neoplasm amongwomenin developing countries and remains as a major health problem world wide. In Indonesia,the incident of cervical carcinoma are around 180.000 new cases per year or 90-100 nevvcancers among 100.000 communities. Several studies have reported the role of HPV as anSTD agent (Sexually Trasmitted Disease). Cofactor in the HPV infection accelerate up thedevelopment of infection into cancer One of the STD cofactor is co infection with C.trachomatis. Infection ofC. trachomatis is perceived as cofoctor that synergatedwith HPVthroughfree radical mechanism and immune system.The objective of the study is to know the presence of C. trachomatis infection hadpotencyfor being cofactor HPV I 6 in cervical carcinoma patients.Twentylhree sample of cervical smeati cervical carcinoma biopsies and freshtissue obtained from surgerydep, from DR. Sardjito Hospital, Yogtalurta. The DNAisolated of samples were amplified by PCR using primer (E6for-vvard and reversed) fromORF E6 HPV I 6. Sample with positive DNA HPV I 6 was then ampli/ied C. trachomatis genus i ng p ri m er (C C 3 / C C Q from th e s e q uen c e of cry ptic C hl amy dia p I asmid.The research showed thatfrom 23 cases of cervical carcinomawere obtained HPVpositive type 16 with 16 cases (69,5%o). From 16 cases of HPV type 16 positive cervicalcarcinoma, 15 cases were examined to know the presence of C. trachomatis and wereobtained 8 cases (53,j%o) as C. trachomatis positive.
Uji Diagnostik Urinalisis Lekosit Esterase terhadap Kultur Urin pada pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan Kateterisasi Uretra Inayati Inayati; Khoirul Falah
Syifa'Medika Vol 4, No 2 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v4i2.1406

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) disebabkan oleh berkembang biaknya mikroorganisme di dalam saluran kemih. Lebih dari 80% infeksi nosokomial adalah ISK terkait pemasangan kateter. Prosedur standar pembuktian ISK adalah pemeriksaan kultur urin dan pemeriksaan urinalisis rutin. Pemeriksaan lekosit esterase adalah pemeriksaan lekosit dalam urine carik celup, berdasarkan reaksi esterase yang merupakan enzim pada granula azurofil di lekosit granulosit. Penelitian bertujuan mengetahui nilai diagnostik urinalisis lekosit esterase terhadap kultur urin (gold standard) untuk mendiagnosa Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada pasien dengan kateterisasi uretra. Metode penelitian cross sectional, eksperimental laboratorium, hasil penelitan dianalisis menggunakan tabel 2 x 2. Jumlah 61 orang pasien memakai kateter yang lebih dari 24 jam diambil sampel urin. Hasil kultur urin didapatkan 36 pasien positif ISK dan 25 pasien negatif ISK. Sedangkan pemeriksaan lekosit esterase didapatkan pasien dengan lekosit esterase positif sebanyak 37 orang dan lekosit esterase negatif sebanyak 24 orang. Hasil sensitifitas lekosit esterase sebesar 83,3%, spesifisitas 72%, nilai ramal positif 81,1%, nilai ramal negative 75%, rasio kecenderungan hasil tes positif sebesar 2,98 dan rasio kecenderungan hasil tes negatif sebesar 0,23 serta akurasi 78,7%.
Perbandingan Efektivitas Berbagai Jenis Pasta Gigi Bahan Herbal dan Pasta Gigi Bahan Non Herbal Terhadap Pembentukan Plak Anggina, Dientyah Nur; Ramayanti, Indri
Syifa'Medika Vol 9, No 1 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v9i1.1338

Abstract

Pasta gigi dan menyikat gigi dapat mengendalikan pembentukan plak. Tidak terdapatnya deposit pada rongga mulut seperti plak merupakan indikator tingkat kesehatan gigi dan mulut. Berbagai jenis bahan pasta gigi baik herbal maupun non herbal banyak diperjualbelikan, namun masih terdapat perbedaan mengenai efektivitas pasta gigi tersebut dalam menghambat pembentukan plak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas berbagai jenis pasta gigi bahan herbal dan non herbal terhadap pembentukan plak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan posttest only design group. Responden berjumlah 64 orang yang terbagi dalam 4 kelompok perlakuan yaitu pasta gigi bahan herbal daun teh dan daun sirih, pasta gigi bahan herbal jeruk nipis dan daun sirih, pasta gigi herbal daun sirih, dan pasta gigi non herbal fluoride. Pengukuran indeks plak dilakukan sebanyak 3 kali selama 2 minggu. Hasil penelitian menggunakan uji Repeated Meassure Annova menunjukkan bahwa pasta gigi herbal dan non herbal sama-sama memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan plak (p<0.05). Namun setelah 2 minggu dilakukan pengukuran, terdapat perbedaan yang bermakna antara pasta gigi herbal dan non herbal (p<0,05). Penurunan indeks plak lebih besar pada pengguna pasta gigi herbal setelah 2 minggu penggunaan. Simpulan, pasta gigi bahan herbal lebih efektif dalam menghambat pembentukan plak daripada pasta gigi non herbal.
Faktor-Faktor Kejadian Penyakit Autisme Anak di Bina Autis Mandiri Palembang Manalu, Alman Pratama; Ramayanti, Indri; Arsyad, KHM
Syifa'Medika Vol 4, No 1 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v4i1.1414

Abstract

Gangguan autisme adalah gangguan pada masa anak-anak yang mempengaruhi aspek seperti komunikasi,sosial, dan perilaku repetitif. Gangguan autisme ini memiliki faktor resiko yang belum diketahui dandianggap sebagai multifaktorial. Faktor yang mempengaruhi autisme dibagi menjadi 2 yaitu genetik danlingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari faktor lingkungan sepertiusia ayah, usia ibu, konsumsi obat, riwayat infeksi virus, riwayat perdarahan, riwayat masa gestasi, danberat bayi lahir di Bina Autis Mandiri Palembang. Jenis penelitian adalah laporan kasus. Jumlah sampeldalam penelitian ini adalah sebesar 30 orang, yang terdiri dari orang tua dengan anak autis di Bina AutisMandiri. Cara pengambilan sampel adalah dengan minimal sampling. Hasil analisis univariat penelitianini didapatkan bahwa persentase rentang usia ayah terbanyak adalah 30-34 tahun yaitu sebesar 40,0%.Sedangkan pada persentase rentang usia terbanyak pada ibu adalah 25-29 tahun yaitu sebesar 46,7% (14orang). Persentase riwayat ibu yang mengkonsumsi obat seperti misoprostol dan asam valproat yaitusebesar 0%. Persentase riwayat berat lahir bayi dibawah 2500 gram hanya sebesar 3,3%. Persentaseriwayat infeksi virus saat ibu mengandung anak autis yaitu sebesar 13,3%. Persentase riwayat perdarahanprenatal saat ibu mengandung anak autis yaitu sebesar 13,3%. Persentase riwayat lama kehamilan yangterbanyak adalah cukup bulan (37-42 minggu) yaitu sebesar 86,7%. Resiko gangguan autisme meningkatseiring meningkatnya usia ayah sedangkan usia ibu lebih muda dari perkiraan teori. Tidak ditemukanadanya kasus akibat konsumsi obat, ada infeksi virus kemungkinan berkaitan dengan gangguan autisme,dan ada riwayat lama kehamilan yang kurang dari 37 minggu. Perlu dilakukan pemeriksaan kehamilansecara teratur dan sosialisasi gangguan autisme di masyarakat.
Purifikasi DNA Manusia dengan Teknik Kitchen Preparation Menggunakan Ekstrak Jahe (Zingiber officinale Rosc) Purwoko, Mitayani
Syifa'Medika Vol 9, No 1 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v9i1.1343

Abstract

Penelitian biologi molekuler di bidang kedokteran selalu melibatkan DNA atau RNA. Pemeriksaan DNA mengharuskan dilakukannya proses ekstraksi atau purifikasi DNA. Saat ini proses purifikasi yang tersedia adalah metode salting out; yang cukup rumit dan menggunakan banyak sekali reagen kimia, serta ekstraksi menggunakan kit dari pabrikan yang lebih simpel namun mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara purifikasi DNA yang mudah dan murah sehingga dapat memudahkan penelitian dan pendidikan di bidang biologi molekuler. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni. DNA manusia diperoleh dengan cara berkumur-kumur selama 1 menit dan air kumur tersebut ditampung di dalam wadah. DNA dipurifikasi menggunakan teknik kitchen preparation menggunakan deterjen 1%, enzim protease dari ekstrak jahe (Zingiber officinale Rosc), dan etanol. Hasil eksperimen menunjukkan adanya lapisan putih keruh pada bagian atas tabung reaksi dengan volume ekstrak jahe 2,3 ml, 4,6 ml, dan 6,9 ml. Hal ini menunjukkan bahwa ada proses penguraian DNA dari dalam inti sel dan presipitasi DNA ke arah lapisan etanol sehingga terbentuk benang-benang DNA berwarna putih keruh. Proses purifikasi DNA manusia dengan teknik kitchen preparation menggunakan sumber protease dari tanaman khas Indonesia dapat menghasilkan DNA yang dapat dinilai secara visual dalam tabung reaksi.
Pengaruh CYP2D6 terhadap Kegagalan Terapi Primakuin pada Malaria Vivaks Layal, Kamalia; Gayatri, Anggi
Syifa'Medika Vol 5, No 1 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v5i1.1419

Abstract

Malaria vivaks merupakan salah satu jenis malaria yang sering dialami oleh manusia. Infeksi Plasmodium vivaks adalah penyebab dari malaria ini. Spesies ini berbeda dengan plasmodium lainnya karena mempunyai stadium dorman dalam hati manusia yang disebut hipnozoit. Primakuin merupakan satu-satunya obat antimalaria yang mampu mengeliminasi stadium ini. Namun akibat sering timbulnya kegagalan dalam terapi malaria vivaks, mengakibatkan kekambuhan. Kegagalan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah rendahnya aktivitas isoenzim sitokrom P450 yaitu CYP2D6.
Kombinasi Pola Sidik Jari Ulnar Loop dan Whorl pada Orang Kembar di Palembang Mundijo, Trisnawati; Chairani, Liza
Syifa'Medika Vol 8, No 2 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v8i2.1348

Abstract

Pola sidik jari merupakan suatu fenotip yang terdapat pada setiap manusia dengan kekhasan dan keunikan untuk setiap individu. Pola sidik jari terdiri dari tiga pola dasar yaitu Loop, Whorl dan Arch. Gambaran pola sidik jari pada orang kembar belum banyak dilaporkan bagaimana kekhasannya, sehingga penelitian ini dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif, yang dilakukan dari bulan November 2017 sampai bulan Januari 2018 di laboratorium mikroskopis, FK UM Palembang. Populasi penelitian adalah seluruh orang kembar di kota Palembang dengan menggunakan metode purposive sampling. Data penelitian berupa data primer dari kesepuluh jari tangan sampel dengan cara mengoleskan lipstik pada masing-masing jari tangan kemudian satu persatu ditempelkan di kertas observasi sehingga terbentuk cap pola sidik jari dan di analisis dengan alat bantu kaca pembesar (lup). Hasil penelitian didapatkan dari 16 pasang kembar dengan 320 pola pada jari tangan, pola sidik jari yang terbanyak yaitu pola whorl 173 jari tangan (54,06%), dengan kombinasi persamaan pola terbanyak yaitu ulnar loop+whorl sebanyak 14 pasangan kembar (87,5%).
Peran Penilaian Formatif terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa, Sebuah Tinjauan Pustaka Kesuma, Putri Zalika Laila Mardiah
Syifa'Medika Vol 5, No 1 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v5i1.1424

Abstract

Penilaian (assessment) merupakan suatu hal yang sangat penting dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Penilaian formatif dianggap sebagai salah satu dari cara yang paling kuat untuk meningkatkan     motivasi belajar mahasiswa. Penilaian formatif merupakan penilaian yang menekankan pada pemberian umpan balik (feedback) tentang kinerja mahasiswa dan bertujuan untuk meningkatkan dan mendorong proses pembelajaran. Umpan balik internal adalah informasi yang dihasilkan dalam diri seseorang, yang terjadi melalui proses  monitoring diri dan dapat dikembangkan melalui latihan. Umpan balik eksternal, adalah komentar yang dibuat oleh orang lain mengenai ketrampilan atau performa mahasiswa, dapat menjadi suatu proses konfirmasi   yang   baik   untuk mengatasi  ketidaksesuaian  antara  performa menurut sudut pandangnya dan yang sebenarnya terjadi. Kualitas dari suatu umpan balik adalah kunci untuk  suksesnya penilaian formatif. Penilaian formatif menambah wawasan mahasiswa tentang tingkat pengetahuan mereka sebelum menerima nilai akhir ujian dan tanpa adanya tekanan karena situasi ujian.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Pekerja di Palembang Mengenai Penggunaan Tabir Surya Pamudji, Raden
Syifa'Medika Vol 8, No 1 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v8i1.1354

Abstract

Kulit merupakan organ yang paling sering terpapar radiasi sinar UV. Paparan sinar UV dapat mengakibatkan eritema dan kulit terbakar, warna kulit menjadi hitam, penuaan kulit, photosensitivity, dan karsinogenesis. Pekerjaan juga merupakan salah satu penyebab seringnya seseorang terpapar sinar UV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan pekerja mengenai penggunaan tabir surya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang pada pekerja HSE Center Pertamina Palembang dengan besar sampel 134 orang. Subjek penelitian diminta mengisi kuesioner lalu dianalisis dengan uji Chi Square. Pekerja di Pertamina HSE Training Center mempunyai tingkat pendidikan rendah 1,5%, tingkat menengah 41,8%, dan tinggi 56,7%. Pekerja memiliki tingkat pengetahuan baik 20,1%, pengetahuan cukup 26,9%, dan pengetahuan kurang 53,0%. Nilai p untuk hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan mengenai penggunaan tabir surya adalah 0,405. Tingkat pengetahuan yang kurang mengenai manfaat tabir surya mungkin disebabkan oleh kurangnya sosialisasi mengenai tabir surya kepada pekerja Kesimpulan, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan pekerja mengenai penggunaan tabir surya.
Distribusi Jumlah Anak Dengan Down Syndrome Pada Dua Kelompok Usia Ibu Di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Palembang Tahun 2012 mirawati, Mirawati; Mundijo, Trisnawati; Arsyad, KHM
Syifa'Medika Vol 3, No 2 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v3i2.1429

Abstract

Down Syndrome merupakan penyebab umum dari 25-30 % retardasi mental di dunia. merupakan suatukelainan genetik dimana adanya kromosom abnormal pada kromosom autosom nomor 21. Studisitogenik menunjukkan bahwa 94% dari kasus Down Syndrome adalah trisomi disebabkannondisjunction, 3,5% translokasi dan 2,55 mosaik. Nondisjunction sering terjadi pada kelahiran bayidari ibu dengan usia ? 35 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi jumlah anakdengan Down Syndrome pada dua kelompok usia ibu di YPAC Palembang. Jenis penelitian adalahdeskriptif analitik. Sampel pada penelitian seluruh anak penderita Down Syndrome di YPACPalembang. Data penelitian didapatkan data primer dari kuisioner dan check list sedangkan datasekunder berdasarkan rekam medik dan data kesiswaan di YPAC Pelembang. Hasil penelitiandidapatkan dari 33 orang ibu yang memiliki anak Down Syndrome didapatkan 20 ibu (61%) yanghamil dengan usia <35 tahun dan 13 orang (39%) yang hamil pada usia ?35 tahun. Faktor resiko laindidapatkan hasil untuk faktor genetik 6 orang (18%) yang memiliki riwayat keluarga Down Syndromeyang merupakan kelompok ibu yang berusia <35 tahun saat kehamilan berlangsung, faktor resiko usiaayah ? 35 tahun saat ibu hamil 16 orang (48%) dan 17(52%) yang berusia <35. usia ayah ?35 yangberkorelasi dengan kelompok usia ibu ?35 sebanyak 13 orang, faktor infeksi didapatkan tiga orang(9%) dan termasuk dalam kelompok usia ibu <35 tahun yang mengalami infeksi saat kehamilanberlangsung, sedangkan untuk faktor radiasi didapatkan 33 orang tidak didapati adanya pengaruhradiasi saat kehamilan berlangsung.

Page 9 of 23 | Total Record : 230


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 2 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 1 (2024): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2024): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2023): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2022): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2020): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2020): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2019): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): vol.7 no.2 Vol 8, No 1 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2016): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2016): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2015): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2012): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2012): syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2010): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan More Issue