cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan
ISSN : 20851472     EISSN : 25794965     DOI : -
Core Subject : Education,
Edukasi is a scientific journal Faculty of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Magelang. This Journal serves as a means of dissemination of scientific research results conducted by the academicians both from internal and external. Edukasi contains research results and theoretical studies on educational issues, especially in Indonesia. Nowadays, Edukasi has been indexed in google scholar, sinta, and moraref.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN PETA PIKIRAN Sugiarti, Iis Yeni
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.152 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1690

Abstract

The background of the problem in conducting this research is the awareness of contextual approach need to learning based on the fact that most learners are not able to connect the social studies material and the use of it in real life. The purpose of this research is to develop the design of teaching and learning administrations with a contextual approach to social studies aided by mind mapping that fulfills the valid criteria according to the experts, effective and practical of the use. The research method used in this research is research and development, with reference to the model of Plomp including 1)Preliminary Investigation, 2)Design, 3)Realization/Construction, and  4)Test, Evaluation, and Revision. This research is products such as teacher book and students book. The result of this research is: 1)The learning model is designed based on the color and images in the mind map that has its own meaning and closely related to the environment. 2)Social studies with contextual approach assisted map mind is valid with an average of 3.18 validation very good category. 3)Social Studies with contextual approach assisted map mind is effective with an average of 83 leaderboards learning in line with the classical > leaderboard KKM 75. This means that 18 students (78%) meet the value of KKM and 5 students (21%). 4)Social studies with contextual approach assisted map mind is practical with response percentage gain teachers 77,08% and the response of the students 77,22% with a good category. The implementation of this learning, students can instill a caring attitude to the environment.
MODEL PEMBINAAN GURU SD BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Subadi, Tjipto; Murtiyasa, Budi; Sutopo, Anom; Sutama, Sutama; Muhroji, Muhroji
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.964 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1778

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan pemahaman secara mendalam tentang: 1) Identifikasi masalah yang dihadapi guru SD dalam meningkatkan kualitas pendidikan; 2) Efektivitas lesson study sebagai model pembinaan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan; 3) Rancangan model pembinaan guru berbasis lesson study di Sekolah Dasar. Pendekatan penelitian ini kualitatif fenomenologi, paradigmanya definisi social,bergerak pada kajian mikro, Lokasi penelitian di Sekolah Dasar Kartasura, subjak penelitiannya guru-guru SDN 15 orang, SD Swasta 15 orang, informan penelitiannya  guru, Kepala Sekolah, Kepala Dinas. Tekni pengumpulan data dengan observasi, tes, dan wawancara; Teknik analisis datanya menggunakan teori  first order understanding dan second order understanding, sedangkan alur analisis data mengunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Kesimpulan  penelitian; 1) Masalah yang dihadapi guru SD dalam meningkatkan kualitas pndidikan berbasis lesson study, terdapat dua masalah; 1) masalah internal dan 2) masalah ekstrenal. 2) Eefektivitas lesson study sebagai model pembinaan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan terdapat dua efektifitas, yaitu; a) efektifitas lesson study berdasarkan teoritik dan b) efektifitas lesson study berdasarkan praktik. 3) Rancangan model pembinaan guru SD berbasis lesson study menggunakan leson study modification.
PEMBELAJARAN SENI TARI BERKEARIFAN MAHASISWA PGSD UAD Siswantari, Heni
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.318 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1782

Abstract

Berkearifan dalam tulisan ini dimaknai sebagai wujud kesantunan dan berwawasan multikultural dalam pembelajaran seni tari mahasiswa PGSD UAD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran seni tari yang berkearifan pada mahasiswa PGSD UAD. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada mahasiswa PGSD UAD. Deskripsi model pembelajaran dilihat aspek seni tari (gerak, kostum, dan musik) dan  nilai kearifan di dalamnya menjadi fokus penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran seni tari di PGSD UAD mengacu pada prinsip islami yang merupakan visi dan misi dari universitas. Karya seni tari yang dibuat oleh mahasiswa mengandung dua unsur yaitu islami dan multibudaya. Unsur islami pada karya terlihat pada gerak tari yang sopan (tidak seronok) bagi kelompok putri dan santun (tidak bersentuhan) bagi berpasangan putra putri, kostum yang islami (berhijab dan tidak menonjolkan bagian menonjol tubuh perempuan), dan musik yang mengambil inspirasi musik-musik kedaerahan (tidak memuat syair-syair yang seronok). Adapun nilai kearifan yang muncul adalah pendidikan karakter  yaitu etika kesopanan dalam berkesenian  dan  keberagaman dalam wujud karya seni tari yang bervariasi dari berbagai wilayah nusantara. Pada akhir pembelajaran, dilakukan  pagelaran karya tari para mahasiswa guna menumbuhkan rasa persatuan dan wawasan budaya yang beranekaragam sesuai dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.
INTERFERENSI BAHASA JAWA KE BAHASA INDONESIA SEBAGAI STRATEGI REALIASI KESANTUNAN BERBAHASA Kurniawan, Andra; Ngalim, Abdul; Prayitno, Harun Joko
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.676 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1785

Abstract

Konsep teoretis istilah interferensi selama ini sering dipandang sebagai  hal yang negatif. Interferensi  merupakan salah satu  kajian bidang sosiolinguistik yang terus berkembang sesuai dengan fenomena kebahasaan dan komunikasi yang terjadi dalam masyarakat pengguna bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkajidalami teori interferensi yang selama ini dipandang sebagai hal yang negatif apakah masih relevan dengan perkembangan atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah grounded teori. Berdasarkan hasil identifikasi terhadap teori dan realisasi tindak tutur yang mengandung interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia, diketahui bahwa tidak semua bentuk interferensi bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dapat dinyatakan sebagai transfer negatif. Interferensi bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dapat diidentifikasi sebagai strategi realisasi kesantunan berbahasa.
PEMENUHAN KEBUTUHAN STAKEHOLDER MELALUI PENDESAINAN KURIKULUM MADRASAH BERBASIS SKS Supriyanto, Eko
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.875 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1787

Abstract

Siswa hadir di sekolah berharap mendapatkan layanan pendidikan secara komprehensif sehingga dapat memiliki sejumlah kompetensi setelah belajar usai, namun untuk mewujudkan harapan tersebut pihak sekolah tidak mudah untuk merealisasikan. Penelitian ini bertujuan merealisasikan sejumlah harapan tersebut melalui penyusunan kurikulum SKS dengan melakukan konversi dan pemetaan materi ajar serta pemampatan. Metode yang diterapkan menggunakan riset kualitatif dan metode pengumpulan data interview, dokumen dan observasi dengan flow analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa sekolah madrasah yang menerapkan kurikulum SKS menjadi sasaran penelitian ini dapat mewujudkan beberapa harapan dari siswa sehingga tidak hanya sukses berprestasi dalam UN, tetapi juga dapat meraih sekolah dan atau jurusan favorit di perguruan tinggi terkenal. Metode yang digunakan untuk mewujudkan munculnya kurikulum SKS madrasah yang dapat mewujudkan banyak harapan tersebut dengan menghitung saldo waktu belajar dan efisiensi tatap muka di kelas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK MELALUI MODEL DEWA SUKA CERPEN DI SMPN 13 MAGELANG Mujiyati, Nok
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.327 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek. Peningkatan kemampuan menulis cerita pendektersebut melalui perbaikan kualitas proses pembelajaran dengan menggunakan model  Dewa Suka Cerpen. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keberhasilan pembelajaran menggunakan model Dewa Suka Cerpen dalam meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek. Metode yang digunakan  adalah penelitian tindakan kelas dan observasi. Data diperoleh melalui tes, observasi ,serta penyebaran koesioner pada kegiatan siklus I dan siklus II pada proses pembelajaran menulis cerita pendek. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Dewa Suka Cerpen mampu meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek. Perbaikan pembelajaran dengan model Dewa Suka Cerpen yang dilakukan dalam dua siklus dapat mencapai keberhasilan yang signifikan, yaitu 86%  peserta didik dapat mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada siklus I. Sedangkan pada kegiatan siklus II, 100% peserta didik dapat mencapai KKM.
PERSEPSI TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DAN KOMITMEN AFEKTIF ORGANISASI GURU SMK DI KABUPATEN KEBUMEN Sholeh, Khabib; Sukirno, Sukirno; Fakhrudin, Mohammad
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.873 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1799

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi guru terhadap minat belajar siswa dengan komitmen afektif profesi pada guru SMK Negri di Kabupaten. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala likert sebagai alat untuk mengumpulkan data. Dalam penelitian ini digunakan statistik korelasi product moment dengan bantuan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil analisis data dengan metode analisis product moment pearson menunjukkan koefisiensi korelasi antara variabel persepsi terhadap minat belajar dengan komitmen afektif organisasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap minat belajar dengan komitmen afektif terhadap organisasi yang ditunjukkan oleh angka koefisisen korelasi r = 0,370 dengan peluang kesalahan p = 0,010 (p < 0,01). Tidak adanya tanda negatif pada skor korelasi tersebut menunjukkan bahwa makin positif persepsi guru terhadap minat belajar siswa maka akan semakin tinggi pula komitmen afektif terhadap organisasi yang ditunjukkan para guru. Berdasarkan  hasil perhitungan yang telah dilakukan, didapat bahwa sumbangan efektif (R Squared) adalah sebesar 13,7%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap minat belajar siswa memberikan kontribusi sebesar 13,7% terhadap komitmen afektif organisasi pada guru.
PERKEMBANGAN EXECUTIVE FUNCTIONS PADA ANAK PRA SEKOLAH DI KOTA MAGELANG Hermahayu, Hermahayu; Wimbarti, Supra
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.309 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1801

Abstract

Executive functions (EF), kemampuan individu untuk memulai inisiatif, beradaptasi, mengatur, memantau, dan mengendalikan proses informasi dan perilaku, merupakan  kemampuan yang penting bagi kesiapan sekolah .  EF terdiri dari tiga komponen dasar yaitu inhibition, working memory, dan cognitive flexibility. Ketiga komponen dasar tersebut akan membentuk kemampuan EF yang lebih tinggi, seperti perencanaan, penalaran, dan pemecahan masalah. Masing-masing komponen berkembang sesuai dengan tahapan usia. Pada anak pra sekolah, khususnya di Kota Magelang, kemampuan pada masing-masing komponen EF sebagian masih rendah dan perlu ditingkatkan, sehingga kesiapan sekolah anak juga dapat meningkat dan anak mampu melewati masa transisi dari pra sekolah ke sekolah dasar dengan lancar.
PEMBELAJARAN AKTIF MELALUI MODEL PERMAINAN MOTORIK BAGI ANAK TAMAN KANAK-KANAK Priambadha, Aprida Agung
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Vol. 9 No. 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.829 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v9i2.1812

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model permainan motorik kasar bagi siswa Taman Kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (R & D) dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian dan pengembangan menurut Borg & Gall (1983: 775) dengan tahapan: (1) studi pendahuluan, (2) analisis hasil studi pendahuluan, (3) mengembangkan produk awal (4) pra ujicoba produk dan revisi, (5) ujicoba skala kecil dan revisi, (6) ujicoba skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Hasil penelitian ini berupa model permainan motorik bagi siswa taman kanak-kanak, yang terdiri dari lima permainan, yaitu: (1) permainan menanam biji tanaman, (2) permainan pindah bendera, (3) permainan lempar sasaran, (4) permainan tendangan super, (5) permainan harimau mencari mangsa. Permainan-permainan tersebut disusun sesuai panduan kurikulum TK 2010, sesuai dengan karakteristik siswa TK; membuat anak gembira serta mudah dilakukan.
PEMAHAMAN HAKIKAT SAINS PADA GURU DAN SISWA SEKOLAH DASAR Adi, Yogi Kuncoro; Widodo, Ari
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 10 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.913 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v10i1.1831

Abstract

The nature of science has not been taught as a teaching material at school in Indonesia. This study aims to reveal the understanding of teachers and primary students about the nature of science. This study was a survey research with descriptive approach. Data were collected through closed questionnaires for teachers and students. Teachers and primary students as research subjects were located in Kuningan District. Purposive sampling was used as a sample. The results showed that both teachers and students have an understanding of the nature of science in the range of Intermediate categories. Because of the importance of understanding about the nature of science in science subjects, it is expected that further research to develop materials and learning models based on the nature of science in primary school.