cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
ANALISIS TARIF ANGKUTAN UMUM BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (Studi Kasus : Angkutan Umum Trayek Terminal Sarimalaha-Gurabunga): Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Nuku Altarans, Indra; Faruk, , Fitriyanti; khalik, Syarly; Arman, Rusli; Syahrudin, M. Rizal
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi darat khususnya angkutan umum yang berada di setiap kota sangatlah penting keberadaannya dalam menjalankan salah satu fungsi utamanya yaitu sebagai pengangkut pergerakan masyarakat untuk mengerjakan aktivitas sehari-harinya dimana pelayanan diharapkan dilakukan secara cepat, aman, nyaman, murah dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah menganalisisis. Tarif Angkutan Umum berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Pengumpulan data dengan survei langsung kelapangan untuk melakukan wawancara dengan pemilik kendaraan dan wawancara pada penumpang untuk mengetahui tingkat kemauan penumpang dalam membayar tarif. Hasil dari penelitian ini adalah besaran tarif berdasarkan BOK sebesar Rp 12.233/penumpang, kategori umum dan sebesar Rp.20.000 untuk kategori pelajar sebesar Rp 5.000/ penumpang.. Tarif yang berlaku untuk penumpang saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan tarif berdasarkan BOK. Hal ini akan berpengaruh pada minat penumpang dalam penggunaan angkutan umum. Jadi masyarkat Kota Tidore lebih banyak memilih kendaaan bermotor atau kendaraan berroda dua tersebut lebih mudah dan lebih hemat.
EVALUASI TITIK PEMASANGAN RAMBU LALULINTAS DI KOTA TIDORE KEPULAUAN: Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Nuku UNNU Altarans, Indra; Faruk, Fitriyanti; Damayanti, Almiffa; Safitri, Diah
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari beberapa hasil observasi sebagian besar jalan di Kota Tidore Kepulauan belum dipasang rambu lalu lintas sebagai penanda lokasi-lokasi rawan kecelakaan salah satunya di tikungan Kelurahan Dokiri menuju Kelurahan Tongolo/Tugiha. Dengan adanya pemasangan rambu lalulintas ini dapat memberikan petunjuk bagi pengendara bahwa adanya lokasi peringatan, larangan, dan petunjuk bagi pejalan kaki yang bertujuan untuk menghindari terjadi kecelakaan di Kota Tidore Kepulauan. Salah satu contoh yang terjadi seperti kecelakaan yang terjadi pada lokasi KTL ( Kawasan tertib lalulintas ) diperempatan lampu merah Pasar Sarimalaha, yang mengakibatkan kecelakaan antara roda dua dan roda tiga Studi kasus pelanggaran lalu lintas seperti menerobos lampu merah, melawan arus jalan, menerobos jalur pejalan kaki, mengendarai kendaraan dengan muatan berlebih. Tujuan dari penelitian yaitu penertiban dalam rambu rambu lalulintas yang ada, dalam hal bentuk evaluasi dari pemasangan rambu lalulintas yang ada di Kota Tidore Kepulauan. Penulis menggunakan metode kualitatif, yaitu data yang diperoleh secara langsung dilapangan melalui observasi/wawancara secara langsung. Dari hasil survey yang kami dapat yaitu kurangnya kesadaran bagi pengemudi, dalam hal ini masih banyak rambu-ramu lalulintas yang sering di langgar.
STRATEGI DALAM MENGURANGI PELANGGARAN LALU LINTAS DI KOTA TIDORE KEPULAUAN: Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Nuku UNNU Altarans, Indra; Abhar, Umiyati; Abubakar, Suryana; Usman, Fitri Sarilina
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada tiga komponen terjadinya lalu lintas yaitu manusia sebagai pengguna, kendaraan dan jalan yang saling berinteraksi dalam pergerakan kendaraan. Masalah lalu lintas bukan hanya soal kemacetan dan kecelakaan, tetapi banyak hal juga yang terjadi di lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas seperti itu dianggap sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat pengguna jalan, sehingga setiap kali dilakukan operasi tertib lalu lintas di jalan raya oleh pihak kepolisian yang berwenang melakukan penindakan, tidak sedikit orang yang terjaring dioperasi tertib lalu lintas karena melanggar peraturan berlalu lintas dan tidak jarang karena pelanggaran yang dilakukan tersebut menimbulkan kelalaian-kelalaian berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi preventif yang dilakukan untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas di Kota Tidore Kepulauan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang dilakukan oleh Kepolisian Tidore yaitu strategi Preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas dengan serangkaian tindakan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan untuk mengurangi atau menghilangkan faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya pelanggaran lalu lintas di Tidore.
PERENCANAAN BIAYA PEKERJAAN STRUKTUR DAN ARSITEKTUR PADA BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: GEDUNG AUDITORIUM UMMU): Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Yusuf, Rais D. Hi; Didi, Darsun
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Dari Penelitian ini Adalah a. Untuk mengetahui berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan struktur pada pembangunan gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. b. Untuk mengetahui berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan arsitektur pada pembangunan gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Pada tahapan ini dilakukan pengambilan data baik dari lapangan ataupun dari instansi terkait. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu : a. Pengumpulan data primer, yaitu pengumpulan data perencanaan proyek dan pelaksanaan proyek, pengumpulan data ini dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan antara lain melalui observasi, pengukuran dan dokumentasi hal-hal yang terjadi di lapangan dan melakukan wawancara kepada pelaksana lapangan (pembangunan gedung auditorium Universitas Muhammadiyah Maluku Utara). b. Pengumpulan data sekunder, diperoleh dari instansi-instansi terkait, dan juga melalui studi literatur di perpustakaan dan internet. Studi literature dilakukan untuk mendapatkan data. Teori-teori yang berhubungan dan menunjang penelitian maupun hasil-hasil studi mengenai objek penelitian dalam rangka memecahkan beberapa permasalahan dalam proses penelitian. 1. Rekapitulasi rencana anggaran biaya pekerjaan Struktur pada Pembangunan Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Maluku Utara yaitu sebesar Rp 5,379,164,553,26 sebelum ditambahkan PPN 11%. 2. Rekapitulasi rencana anggaran biaya pekerjaan Arsitektur pada Pembangunan Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Maluku Utara yaitu sebesar Rp 3,283,675,444,02 sebelum ditambahkan PPN 11%. Total biaya yang didapatkan pada pekerjaan struktur dan arsitektur pada Pembangunan Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Maluku Utara setelah ditambah dengan PPN 11% adalah Rp. 9,615,752,000.00
PENGGUNAAN APLIKASI EPANET 2.0 UNTUK PENILAIAN KINERJA JARINGAN AIR BERSIH DI PERUMAHAN ROLLO GREEN KOYA BARAT: Program Magister Rekayasa Tekni Sipil, Universitas Yapis Papua Wijaya, Fendi Wisnu; Huddiankuwera, Asep
DINTEK Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan Rollo Green belum mendapatkan pelayanan air bersih yang tersedia sehingga masyarakat kesulitan mendapat air bersih. Untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat menggunakan air sumur yang ada, pada musim kemarau air sumur menjadi kering dan sebagian masyarakat harus membeli air. Sistem penyediaan air bersih di Perumahan Rollo Green direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2025. Proyeksi penduduk adalah suatu metode yang dipakai untuk memperkirakan jumlah penduduk dimasa yang akan datang berdasarkan data perkembangan penduduk pada tahun yang telah lalu, sedangkan air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci pakaian dan mandi, dan dapat dijadikan air minum setelah dimasak terlebih dahulu. Dengan diketahuinya jumlah penduduk maka kebutuhan air dapat dihitung. Kebutuhan air diharapkan tidak melebihi ketersediaan air yang ada. Selanjutnya dapat dilakukan perencanaan jaringan sistem distribusi air bersih. Untuk Menghitung Proyeksi jumlah penduduk menggunakan Metode Proyeksi Logaritmik dan didapatkan jumlah penduduk tahun 2025 sebesar 4823 jiwa. Kebutuhan air total pada tahun tersebut sebesar 10 liter/detik sedangkan ketersediaan air dari tyvun sebesar 119 liter/detik. Berdasarkan hasil simulasi dengan Epanet 2.0 menunjukkan bahwa sistem jaringan pipa dapat berjalan dengan baik. Hal ini berdasarkan kondisi tekanan dan kecepatan sudah sesuai dengan syarat perencanaan.
PEMETAAN JALAN DI DISTRIK SKANTO KABUPATEN KEEROM BERDASARKAN TINGKAT KERUSAKAN: Program Magister Rekayasa Teknik Sipil, Universitas Yapis Papua Ibo, Stenly R.; ., Irianto
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan adalah salah satu prasarana transportasi darat yang digunakan untuk mendukung lalu lintas kendaraan termasuk bangunan pelengkapnya yang digunakan oleh lalu lintas untuk mendukung pembangunan.. Penyebab kerusakan jalan antara lain disebabkan karena beban lalu lintas berulang yang berlebihan (overloading), panas/suhu udara, air dan hujan, serta mutu awal produk jalan yang jelek. Bentuk pemeliharaan jalan tergantung dari hasil penilaian kondisi kerusakan permukaan jalan yang telah ditetapkan secara visual, adapun beberapa metode yang sering dipakai adalah metode Bina Marga (1990) (Hardiyatmo, 2007). ArcGis adalah sotware berbasis geographic information system (GIS) telah dikembangkan (Environment Science & Research Institue). Produk arcgis memiliki tiga bagaian yaitu, ArcEditor, ArcInfo, dan ArcView fitur menyediakan fungsi dalam GIS keperluan dari geoprocessing.
IDENTIFIKASI SAMPAH LAUT (Marine debris) DI EKOSISTEM MANGROVE PANTAI GURALAHA KELURAHAN MAFUTUTU KECAMATAN TIDORETIMUR KOTA TIDORE KEPULAUAN: 3Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Nuku Ade, Amiyati; Damsiki, Nuraini Adung; Azis, Mahruf
DINTEK Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah laut merupakan bahan padat yang sengaja maupun tidak sengaja di buang ke laut sehingga dapat merusak ekosistem laut. Belum adanya tempat pembuangan sampah sehingga salah satu penyebab banyaknya sampah di Kelurahan Mafututu khususnya pada ekosistem mangrove Pantai Guralahasehingga sebagian besar masyarakat membuang sampah ke laut. Tujuan dari skripsi ini adalah untukmengetahui jumlah, berat dan jenis sampah laut terdapat di Lokasi Penelitian.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskripsi kualitatif. Pengumpulan data sampah laut (Marine debris) di Lokasi Penelitian pada stasiun penelitian yang terdapat 3 plot didalamnya yang berukuran 50 x 25m (25 meter ke arah laut dan 25 meter ke arah darat) dari hasil penelitian ditemukan 5 kategori sampah laut (Marinedebris) yakni : plastik, kaca, karet, logam, dan Styrofoam. Skripsi ini menunjukan bahwajumlah sampah laut yang ditemukan di Lokasi Penelitian sebanyak 260 item dengan total berat sampah 12.176gram.Total kepadatan dan kepadatan relatif berdasarkan jumlah potongan per item pada Lokasi Penelitian yang paling tertinggi yaitu 0.448 untuk sampah jenis plastik dan yang paling rendah adalah sampah jenis Styrofoam 0.0005 sedangkan kepadatan relatif yang tertinggi masih dengan sampah jenis plastik 64% dan kepadatan relatif terendah yaitu 0,769%. Jumlah total kepadatan dan kepadatan relatif berdasarkan berat sampah yang paling tertinggi yaitu sampah jenis kaca 1.241 (39%) total kepadatan terendah yaitu sampah jenis Styrofoam 0.0043 (0%).
STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DESA MAITARA SELATAN KECAMATAN TIDORE UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN: Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Nuku Yahya, Muh Rivai; Ahmad, Muhammad Ali; Azis, Mahruf
DINTEK Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas mangrove dinilai sangat penting keberadaannya karena fungsinya yang sangat beragam, diantaranya adalah sebagai pelindung pantai dari hempasan ombak dan angin kencang, penahan abrasi, penampung air hujan sehingga dapat mencegah banjir, dan penyerap limbah yang mencemari perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrove yang terdapat di desa Maitara Selatan Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan yang terkait dengan : Kerapatan relatif jenis, Frekuensi relatif jenis, Penutupan relatif jenis dan Indeks nilai penting. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu informasi ilmiah kepada masyarakat tentang struktur komunitas mangrove yang terdapat di desa Maitara Selatan Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan dan sebagai data awal bagi penelitian selanjutnya mengenai ekosistem mangrove serta memberikan informasi bagi pemerintah setempat, hal ini dimaksud sebagai upaya perlindungan serta pelestarian ekosistem mangrove, sehingga dalam pemanfaatannya tetap diiringi dengan upaya perlindungan dan pelestarian. Pengambilan data menggunakan metode “line transek” diperoleh komposisi jenis mangrove setelah diindentifikasi berdasarkan ciri-ciri dari bentuk akar, daun, bunga dan kulit batang maka terdapat 2 jenis yaitu Rhizophora sp dan Sonneratia alba.Nilai kerapatan relatif tertinggi dalam kategori pohon yaitu jenis Sonneratia alba, sedangkan nilai kerapatan relatif terendah adalah jenis Rhizophora sp. Nilai kerapatan relatif tertinggi dalam kategori anakan yaitu jenis Rhizophora sp, sedangkan nilai kerapatan relatif terendah adalah jenis Sonneratia alba. Nilai kerapatan relatif tertinggi dalam kategori semaian yaitu jenis Rhizophora sp, sedangkan nilai kerapatan relatif terendah adalah jenis Sonneratia alba. Nilai indeks nilai penting tertinggi dalam kategori anakan yaitu jenis Rhizophora sp, sedangkan nilai indeks nilai penting terendah adalah jenis Sonneratia alba. Nilai indeks nilai penting tertinggi dalam kategori semaian yaitu jenis Rhizophora sp, sedangkan nilai indeks nilai penting terendah adalah jenis Sonneratia alba.
SEBARAN JENIS-JENIS SAMPAH LAUT PADA KAWASAN WISATA DI DESA MAITARA UTARA KECAMATAN TIDORE UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN: Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Nuku Abubakkar, Nadya Paramitha Salim; Damsiki, Nuraini Adung; Ahmad, Muhammad Ali
DINTEK Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Maitara Utara merupakan salah satu desa yang dijadikan objek wisata. Objek wisata tersebut dapat mendatangkan pengujung dan berpotensi terjadi penumpukan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan jenis-jenis sampah laut serta mengetahui faktor-faktor lingkungan yang dapat mempenggaruhi sebaran jenis-jenis sampah laut pada kawasan wisata di desa Maitara Utara Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Pengambilan data sampah laut dikumpulkan dengan cara terlebih dahulu memasang plot dengan ukuran 40 m x 25 m (20 meter ke arah laut dan 20 meter ke arah darat). Selanjutnya, mengumpulkan setiap jenis sampah yang terdapat pada plot tersebut. Kemudian dilakukan ulangan sebanyak 3 kali untuk setiap lokasi dengan prinsip “line parallel”. Berdasarkan hasil pengamatan sampel sampah laut yang diperoleh di lokasi penelitian, terdapat 2 karakteristik sampah laut yaitu makro-debris dan meso-debris. sampel sampah laut yang dikumpulkan terdiri atas 5 kategori yaitu sampah plastik, logam/metal, kaca, Pakaian dan kayu. Jumlah total jenis sampah laut yang ditemukan adalah 692 item. sampah laut yang paling banyak ditemukan adalah jenis plastik yang berkisar 540 item dan paling sedikit adalah pakaian yaitu 7 item.Jumlah total kepadatan dan kepadatan relatif terbesar sampah laut berdasarkan jumlah potongan peritem pada stasiun pengamatan adalah 0,377 sedangkan jumlah total kepadatan dan kepadatan relatif terkecil adalah 0,314. Jumlah total kepadatan dan kepadatan relatif terbesar sampah laut berdasarkan jumlah berat peritem pada stasiun pengamatan adalah 15,5 gr/m2sedangkan jumlah total kepadatan dan kepadatan relatif terkecil adalah 15,4 gr/m2.
Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Penyebaran Balita Stunting Berbasis Web di Kota Ternate: Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik UniversitasMuhammadiyah Maluku Utara,Ternate Sumampouw, M. Jeiner; Suratin, M. Dzikrullah; ., Santosa
DINTEK Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan terganggunya pertumbuhan pada anak dan balita yang diakibatkan oleh kekurangan asupan gizi, sehingga tinggi badan anak terhambat dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Saat ini penderita stunting di Kota Ternate bisa dikatakan cukup rawan. Sehingga dibutuhkan penanganan dan perhatian intensif secara cepat dan tepat. Dalam pemetaan wilayah penderita penyakit stunting di Kota Ternate masih manual sehingga dalam proses pencarian wilayah penderita penyakit stunting di Kota Ternate menjadi lama serta cenderung menimbulkan permasalahan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk membuat sebuah Sistem Informasi Geografis untuk penyebaran balita stunting di Kota Ternate.Tujuan dari sistem ini adalah untuk memberikan kemudahan dan membantu pihak Kota Ternatekhususnya Dinas Kesehatan dan puskesmas-puskesmas yang mengelola data tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan dalam pembuatan sistem ini adalah analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, pembuatan sistem, serta dilakukan pengujian sistem. Metode yang di gunakan adalah metode Waterfall, dan data yang di ambil terdiri dari nama, umur, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan alamat.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue