cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
RETROFITTING PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN GEDUNG AUDITORIUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA DENGAN SOFTWARE ECOTECH DAN EDGE BUILDING Anjas Mochtar; Rais D.Hi Yusuf; Muhammad Usamah
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia, Mulai dari hunian, aktifitas sehari-hari hingga tempat bekerja. Bangunan yang baik dapat dilihat dari struktur yang besar sampai struktur terkecil dari bangunan itu sendiri. Faktor yang menjadi tolak ukur bangunan ini layak atau tidaknya, dapat dilihat dari pencahayaan dan penghawaanya. (Rahman, 2020).Dalam penelitian kali ini, dilakukkan di Gedung Auditorium Haji Abdullah Tjan Hoatseng Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Gedung ini memiliki dua lantai. Dan nantinya berfungsi sebagai tempat event kampus seperti Wisuda, seminar, dan sebagainya. Kondisi bangunan ini setelah dilakukkan observasi menujukan bahwa pencahayaan dan penghawaan bangunan masih di bawah standar. Hal ini dikarenakan suhu ruangan yang panas dan tidak diimbangi dengan penghawaan dan pengendalian suhu yang baik serta pencahayaan yang didominasi dengan pencahayaan buatan.Di Indonesia sediri kondisi seperti ini sudah diatur dalam SNI 03-6575-2001 tentang sistem utilitas yang memenuhi syarat kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung. Retrofitting sendiri dilakukkan untuk meningkatkan kualitas bangunan auditorium ini yang di fokuskan pada pencahayaan dan penghawaan. Langkah-langkah yang akan dilakukkan dalam penelitian ini adalah melakukkan pemodelan dan skenario yang dilakukkan untuk melihat seperti apa kondisi yang baik untuk gedung auditorium ini, tentunya dengan menggunakan bantuan perangkat lunak. Perangkat lunak yang digunakkan sendiri terdiri dari EDGE Building, dan Ecotect. Dimana EDGE Building digunakkan untuk menentukan skenario terbaik dalam penelitian ini. Sedangkan Ecotec digunakkan untuk mensimulasikan keadaan suatu bangunan dengan melihat faktor pencahayaan dan penghawaan dari bangunan auditorium ini. Metode yang digunakkan adalah Pendekatan Kuantitatif. Dikarenakan Penghawaan dan pencahayaan gedung masih di bawah standar maka Perlu adanya perhatian khusus terkait pencahayaan dan penghawaan bangunan ini.
Analisis Tingkat Akurasi Estimasi Potensi Sumberdaya Nikel Laterit Blok E Sekuen 5 Daerah Haul-Sagu, Pulau Obi Menggunakan Kombinasi Metode Inverse Distance Square dan Validasi Statistik Wawan A.K. Conoras; Fardun Hayat; Julhija Rasai
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimasi potensi sumberdaya nikel laterit merupakan tahapan penting dalam kegiatan eksplorasi nikel laterit, dalam memprediksi nilai kualitas, kuantitas dan geometri sebaran sumberdaya nikel laterit. Objek lokasi penelitian ini terdiri dari data kadar nikel laterit pada block E sekuen 5 Haul-sagu daerah pulau Obi. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan dan mengetahui potensi sumberdaya dan cadangan Nikel laterit pada Blok E Sekuen 5 daerah Haul-sagu pulau Obi secara tepat dan akurat. Pendekatan metoda penelitian yang digunakan dalam memperkirakan geometri nilai sebaran kadar nikel laterit, menggunakan metoda estimasi Inverse Distance Square (IDS) dengan kombinasi statistik univariat dan bivarian dalam validasi dan penyajian data. Hasil analisis deskriptif statistik Univariate, perbandingan nilai kadar rata-rara antara hasil estimasi IDS dengan nilai kadar rata-tata komposit data bor diperoleh selisi nilai mean rata-rata Ni 0.07% lebih kecil dibandingkan selisi nilai Fe 0.88%. Statistik Bivariate, hubungan korelasi berdasarkan cross validasi diagram pencar kadar Ni estimasi vs Ni komposit memiliki nilai R 0.97, begitu juga kadar Fe estimasi IDS vs kadar Fe komposit memiliki nilai R = 0.96, keduanya memiliki nilai R mendekati 1 dan memiliki hubungan korelasi positif dimana nilai estimasi kadar dengan metoda IDS mendekati kadar komposit data bor. Potensi sumberdaya nikel laterit hasil estimasi pada daerah penelitian, menyajikan jumlah tonase ore limonit sebesar 112,480 ton dengan kadar rata-rata Ni 1.53 dan Fe 33.93. sedangkan jumlah tonase ore saprolit sebesar 29,400 ton dengan kadar rata-rata Ni 1.83% dan Fe 13.94. Secara keseluruhan, total potensi sumberdaya nikel laterit dari hasil estimasi dengan metoda IDS pada block E sekuen 5 daerah haul-sagu sebesar 141,880 ton dengan kadar rata-rata Ni 1.59% dan Fe 29.79%. Potensi ore limonit pada block E sekuen 5 Haul-sagu lebih besar dibandingkan ore saprolit.
ANALISIS ENERGI HAMMER MILL PADA BATU APUNG DENGAN METODE INDEKS KERJA KICK DAN RITTINGER Husaen Salahu; Handoko -
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack Tujuan dari penelitian Size Reduction ini yaitu mampu melakukan pengukuran atau pun partikel dengan metode sieving, mampu menghitung daya (energi) yang terpakai pada size reduction dengan kapasitas yang berbeda-beda, mampu menghitung reduction ratio untuk bahan yang berbeda-beda, mampu menerapkan Hukum Kick dan Rittinger dan menghitung indeks kerja, mampu menghitung energi penggerusan dan mampu membuat laporan penelitian secara tertulis. Size reduction adalah salah satu operasi untuk memperkecil ukuran dari suatu padatan dengan cara memecah, memotong, atau menggiling bahan tersebut sampai didapat ukuran yang diinginkan. Ada tiga hukum yang mendasari size reduction yaitu hukum Kick, hukum Rittinger dan hukum Bond. Sedangkan diameter dapat diartikan menjadi TAAD, mean surface diameter dan mean volume diameter. Pada penelitian ini alat yang digunakan yaitu jaw cruher dan hammer mill, sedangkan bahan yang digunakan yaitu batu apung tidak beraturan berukuran dengan diameter 7,9 mass dan 6,3 mass masing-masing dengan berat 500 gram, 1000 gram, dan 1500 gram. Jadi untuk umpan dengan diameter 7,9 mass dengan berat 1kg diperoleh energi penggerusan sebesar 6415,2 sedangkan utuk umpan dengan diameter 6,3 mass dengan berat 1,5 kg diperoleh energi penggerusan 7128. Maka dapat dinyatakan semakin besardiameter dan berat umpan maka reduction ratio danenergi penggerusan akan semakin besar. Jadi untuk umpan dengan diameter 6,3 mass diperoleh konstanta Kick dan Rittinger sebesar 6415,2 sedangkan utuk umpan dengan diameter 7,9 mass diperoleh konstanta Kick dan Rittinger sebesar 6771,6. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar kapasitas umpan maka harga konstanta Kick dan Rittinger akan semakin besar, karena energi yang dibutuhkan untuk penggerusansemakin besar.
ANALISIS RISIKO DOMINAN TERHADAP BIAYA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN PASAR MARDIKA- AMBON Ana Rusim, Dewi; ., Mujiati
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maluku adalah sebuah provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku, Indonesia. Provinsi ini berbatasan dengan Laut Seram di Utara, Samudra Hindia dan Laut Arafura di Selatan, Papua di Timur, dan Sulawesi di Barat. Provinsi ini memiliki ibu kota bernama Kota Ambon yang semakin hari berkembang menjadi salah satu kawasan strategis di wilayah timur Indonesia. Pasar Mardika saat ini hanya dapat menampung 1500 pedagang dari semua aktivitas para pedagang yang berjumlah 2785. Oleh karena itu Pemerintah kota mengusulkan untuk dapat dilakukan revitalisasi guna mencukupi kebutuhan jumlah pedagang. Pembangunan Pasar Mardika dimulai dengan jenis kontrak Multi Years Contract dengan nilai Rp.122.662.220.059,97, -. Dalam pelaksanaan pembangunan terjadi penambahan biaya 10% dikarenakan adanya perbedaan kondisi eksisting lapangan antara perencanaan dan saat pelaksanaan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko dominan yang terjadi dan berpengaruh terhadap adanya penambahan biaya pelaksanaan agar pelaksanaan proyek selanjutnya akan mendapat gambaran agar meminimalisir adanya addendum terhadap penambahan anggaran pelaksanaan. Metode yang digunakan yaitu Severity Index. Hasil dan kesimpulan yang di dapat adalah Terdapat 3 (tiga) risiko paling dominan dengan tingkat risiko tinggi ABSTRACT Maluku is a province covering the southern part of the Maluku Islands, Indonesia. This province borders the Seram Sea to the North, the Indian Ocean and Arafura Sea to the South, Papua to the East, and Sulawesi to the West. This province has a capital city called Ambon City which is increasingly developing into one of the strategic areas in eastern Indonesia. Mardika Market can currently only accommodate 1500 traders out of all 2785 traders' activities. Therefore, the city government is proposing to carry out revitalization to meet the needs of the number of traders. The construction of Mardika Market began with a Multi Years Contract type contract with a value of Rp. 122,662,220,059.97, -. In the construction implementation, there was an additional 10% cost due to differences in existing field conditions between planning and implementation. So this research aims to analyze the dominant risks that occur and influence the addition of implementation costs so that subsequent project implementation will get an idea in order to minimize the existence of addendums to additional implementation budgets. The method used is the Severity Index. The results and conclusions obtained are that there are 3 (three) most dominant risks with a highrisk level Keywords: Dominant Risk, Implementation Costs, Severity Index
ANALISIS KEBUTUHAN ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT TERHADAP TARGET PRODUKSI BATUAN ANDESIT DI PT. PUTRA ELAN BALINDO KELURAHAN WATUSAMPU KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH P Alhabsyi, Gina Audina
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Jumlah alat gali muat dan alat angkut serta mengetahui faktor yang mempengaruhi sehingga target produksi tidak tercapai di PT. Putra Elan Balindo. Penelitian ini dilaksanakan di PT. putra Elan Balindo, Kelurahan Watusampu,Kota Palu yang berlangsung selama 1 bulan dimulai pada bulan Juni hingga Agustus 2022.Berdasarkan data-data diatas dan data kapasitas rata-rata bucket alat muat Excavator Hitachi ZX – 330 sebesar 1,2 m³, maka volume yang dapat diangkut adalah 1,404m3. Berdasarkan data hasil pengamatan di lapangan total waktu edar alat angkut yang berjarak + 200 meter yang dilayani oleh Excavator Hitachi ZX – 330 diperoleh nilai rata-rata penggunaan waktu yang diolah secara adalah 589,03 detik atau 9 menit. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, PT. Putra Elan Balindo menargetkan produksi sebesar 25.000 Bcm/bulan atau 900 Bcm/hari. Produksi alat muat adalah 864 Bcm/hari dan 22.464 Bcm/bulan, produksi alat angkut adalah 249,2 Bcm/Hari dan total produksi 2 unit alat angkut adalah 12.958Bcm/bulan.
STUDI PENGGUNAAN LPA SEBAGAI LAPIS PONDASI ATAS DALAM PEKERJAAN HOTMIX (HRS-BASE) DI HIRI KOTA TERNATE: FAKUTASL TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA Rahman, Susanti; Rahmadani, Rizki
DINTEK Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang pesat menyebabkan meningkatnya pula aneka ragam aktivitas dan kegiatan kebutuhan masyarakat. Momen ini mengakibatkan pergerakan manusia dan barang semakin sulit dari suatu tempat ke tempat tujuan lainnya. Sehingga bertetapan dengan perjalanan waktu, prasarana yang telah ada semakin tidak mencakupi segala kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil komponen yang digunakan dalam mendesain pekerjaan yang ditinjau dengan mempelajari penggunaan LPA sebagai Lapisan Pondasi Atas pada pekerjaan hotmix (HRS-BASE) menggunakan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 pada umur rencana pelayanan jalan 5 tahun mendatang. Penelitian dilaksanakan di Jalan Lingkungan Faudu Kecamatan Pulau Hiri dengan Panjang ruas jalan yang di tinjau sebagai objek penelitian adalah sepanjang 900 m dan lebar 4,00 dengan data hasil volume pekerjaan keseluruhan di dapat dari segmen I STA 0+0.00 – 0+900 adalah 455 m³. Data diperoleh dari hasil observasi langsung terhadap objek penelitian melalui pengambilan data sekunder, yaitu volume pekerjaan yang ditinjau, CBR lapangan dan struktur perkerasan jalan hasil desain eksisting.
PENGUJIAN PROPERTIS TANAH DAN PENGUKURAN TOPOGRAFI LERENG UNTUK DAERAH RAWAN LONGSOR RUAS JALAN PAYAHE - WEDA: Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai Goraahe, Siti Hadija; Mulya, Elfira Resti; Darwis, Fitro; Thaib, Aminullah; Kusman, Muhammad Reza
DINTEK Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang dapat merusak pemukiman, kendaraan, dan struktur jalan. Longsor disebabkan oleh intensitas hujan. Curah hujan dengan intensitas yang tinggi pada daerah berbukit menyebabkan aliran air permukaan menjadi lebih deras dengan debit yang lebih besar, terjadi tanah longsor, sering kali disebabkan oleh hujan, karena itu kadar air tanah juga meningkat sehingga mengubah bentuk fisik dari lereng. Peningkatan jumlah air dapat melemahkan sifat fisis-mekanisnya, mengurangi faktor keamanan tanah dan lereng. Interaksi dari seluruh kondisi tersebut dapat menjadikannya rentan terhadap longsor. Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan Payahe – Weda Kabupaten Halmahera Tengah, dimana pada ruas tersebut sering terjadi longsor sehingga mengakibatkan akses jalan pada kawasan tersebut. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui nilai sifat-sifat tanah pada daerah tersebut yaitu secara fisis maupun mekanis. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan alat hand boring sampai pada kedalaman 2 meter. Pengujian daya dukung tanah di lapangan dengan menggunakan alat DCP (Dinamic cone penetrometer) dengan hasil CBR yaitu rata-rata 5,8 sampai 10,7 dan pengukuran kemiringan dengan alat ukur Total Station dengan hasil klasifikasi lereng curam, karena dari klasifikasi kelas kemiringan lereng yaitu hasil kemiringan lereng rata-rata di atas 30%. Berdasarkan hasil pengujian lapangan dan pengujian laboratorium maka diperoleh nilai dengan konsistensi tanah yakni sangat lunak yaitu (qu) kurang dari 0,25 kg/cm3 serta slope dengan sudut rata-rata diatas 30%.
ANALISIS KAPASITAS APRON BANDAR UDARA SULTAN BABULLAH TERNATE: Program Studi Teknik sipil Fakultas Teknik Universitas Nuku Tidore UNNU Kalabo, F. Dewi H. A.; Risal, Nurmala M.; Fahira, Nurdjihan; Altarans, Indra
DINTEK Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi udara merupakan jenis sistem transportasi yang banyak digunakan untukpenumpang, kargo/barang baik domestik maupun internasional. Indonesia sendiri merupakansalah satu negara yang mendukung atas majunya transportasi udara ini. Pertumbuhantransportasi udara dan perkembangan teknologi setiap tahun semakin pesat, di Kota Ternatefasilitas sisi udara atau apron sudah memenuhi kapasitas daya tampung dengan luasankeseluruhan apron adalah 32.400 m2 dan jumlah keseluruhan pesawat yang masuk adadelapan. Dalam penelitian ini penulis mengambil lokasi di Bandar Udara Sultan Babullah KotaTernate Maluku Utara dengan tinjauan Kapasitas Apron, Pada penelitian ini, penulis menelitiselama tiga minggu yang terhitung mulai bulan April sampai dengan Mei tahun 2023.Penelitian yang dilaksanakan ini dibagi dalam beberapa tahap, yaitu : tahap persiapan,tahappengumpulan data,tahap pengolahan data, dan tahap kesimpulan. Adapun perencanaan apron yang perlu di perhatikan yaitu : Karakteristik Pesawat, Daya Tampung Apron, dan Kapasitas Apron Pada Jam Puncak. Hasil penelitian ini adalah 1.Luas apron di Bandar Udara SultanBabullah Ternate terbagi menjadi tiga ukuran lahan parkir, yaitu luasan pertama 10.800 m2, luasan kedua 5.400 m2, dan luasan yangketiga atau terbesar adalah seluas 16.200 m2. 2.Daya tampung apron di bandar udara Sultan Babullah Ternate adalah delapan pesawat terbang dengan series yang berbeda-beda seperti DHC-6/300, DHC-6 /400, B737/500, B737/600,ATR72/500, ATR72/600, B737 / 700, B737 /800 .
KARAKTERISTIK SEDIMEN BERDASARKAN ANALISIS UKURAN BUTIR DI PESISIR PANTAI PALANRO KABUPATEN BARRU, PROVINSI SULAWESI SELATAN: Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik , Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar, Indonesia Alhabsyi, Gina Audina P
DINTEK Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Palanro merupakan salah satu pantai yang letaknya mengarah ke sebelah utara berbatasan dengan Kota Parepare. Daerah pesisir pantai Palanro tersusun atas endapan sedimen berupa pasir sedang sampai pasir halus yang mengarah kearah utara Kota Makassar. Kondisi geologi Kabupaten Barru terdiri atas endapan gunungapi yang meliputi 27,59 % dari total wilayah kabupaten, dengan berbagai jenis batuan penyusunnya. Satuan endapan aluvial menempati sekitar 70% dari luas keseluruhan daerah pemetaan. Litologi yang menyusun satuan batuan vulkanik terdiri dari breksi vulkanik, aglomerat, tufa lapili, tufa kasar, dan basalt. Perairan Pantai Palanro dan Pulau Dutungan memiliki tipe atau jenis pasang surut tipe campuran condong ke harian tunggal (mixed tide prevailing diurnal) terjadi satu kali air pasang dan satu kali air surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik endapan pada fraksi sedimen yang hubungannya dengan sebaran endapan dan sumber asal sedimen di wilayah pesisir Pantai Palanro dan Muara sungai pallungenggelange. Berdasarkan hasil kompilasi olah data analisis ukuran butir, pengamatan sampel di laboratorium, dan data statistik nomenklatur maka diketahui Pantai Palanro dominan disusun oleh material sedimen berurkuran pasir kasar-sedang dan lempung pasiran. Pada stasiun 1 sampai 7, terdiri oleh material sedimen berukuran pasir kasar (coarse sand) sampai pasir halus (fine sand), dengan ukuran butir 0,125 - 1 mm atau dengan persentase komponen sebesar 0,63% –70,25%. Endapan sedimen pesisir pantai palanro mengandung banyak kuarsa dan pecahan cangkang. Sebaliknya, sedimen muara sungai meiliki komposisi kandungan kuarsa dan mineral mafik, yang merupakan mineral utama pembentuk batuan beku, dimana pelapukannya diduga berasal dari hasil pelapukan batuan sedimen asal volkanik. Dapat diinterpetasikan bahwa transportasi kandungan komponen penyusun sedimen pantai berhubungan dengan pelapukan litologi penyusun yang ada disekitar daerah penelitan tersebut.
Klasifikasi Citra Uang Kertas dengan Menggunakan Metode Neural Network: Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Maluku Utara,Ternate Program Studi Teknik Informatika Universitas Khairun,Ternate Hamid, Mustamin; Putra, Adi Cahyono; Usman, Alfanugrah A Hi
DINTEK Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhannya. Uang memegang peranan yang begitu penting sehingga sebagian orang berusaha mendapatkannya dengan cara yang melanggar hukum. Dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemalsuan uang kertas Rupiah menjadi lebih mudah, penelitian ini bertujuan untuk membantu dalam hal pengenalan uang kertas asli ataupun palsu dengan menggunakan pengolahan citra digital. Penelitian ini menggunakan dataset sampel uang kertas sebnyak 210 citra yang mencakup uang Rp. 1000 sampai dengan Rp.100.000. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan neural network dalam klasifikasi uang kertas dapat mencapai tingkat akurasi yang memuaskan, bahkan dalam kondisi yang bervariasi. Penelitian ini memberikan sumbangan signifikan pada pengembangan teknologi klasifikasi uang kertas, membuka peluang untuk aplikasi lebih lanjut dalam mendukung efisiensi dan keakuratan proses yang melibatkan pengenalan mata uang secara otomatis. diperlukan pengembangan sistem deteksi menggunakan teknologi pengolahan citra digital untuk mengatasi masalah ini. Identifikasi citra uang kertas rupiah juga dapat dilakukan dengan meninjau tekstur permukaan mata uang yang menjadi salah satu fitur paling penting dalam hal identifikasi. Penelitian ini di gunakan Metode Neural Network (Jaringan Syaraft Tiruan) untuk mendeteksi Nilai Rupiah untuk mengenali citra uji dan hasil akurasi sistem dapat mengenali citra uang kertas dengan sangat baik.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol. 11 No. 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol. 10 No. 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue