cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 14107031     EISSN : 26556715     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Farmasi dan Farmakologi diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin tiga kali setahun, yaitu pada Bulan April, Agustus, dan Desember dengan ISSN 1410-7031 dan e-ISSN 2655-6715 yang berisi tulisan atau artikel tentang hasil penelitian atau telaah literatur dalam bidang kefarmasian seperti farmakologi, farmakognosi, fitokimia, kimia farmasi, teknologi farmasi, dan mikrobiologi.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
POTENSI FRAKSI AKTIVITAS ANTIBAKERI DAN ANTIRADIKAL DARI KULIT BATANG FALOAK (Sterculia quadrifida R.Br) FX Haryanto Susanto
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 23 No. 1 (2019): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1237.071 KB) | DOI: 10.20956/mff.v23i1.6463

Abstract

Penduduk Nusa Tenggara Timur memanfaatkan kulit batang tumbuhan Faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) sebagai tumbuhan obat untuk mengobati penyakit liver, gastroentritis, dan penambah stamina. Kulit batang Faloak mengandung senyawa fenol, flavonoid, dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya antibakteri dan antioksidan dari fraksi hasil pemisahan ekstrak etanol kulit Faloak. Fraksi 3 menunjukan aktivitas antibakteri yang tinggi (IC50) pada bakteri B. subtilis (90.51 µg/mL), E. coli (80.12 µg/mL), S.aureus (77,87 μg/mL), dan S.thypi (61.23 µg/mL). Uji aktivitas antioksidan menunjukan bahwa fraksi 2 mempunyai aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik total yang paling tinggi (34,16 ± 0,76 mg GAE).
PENETAPAN KURVA STANDAR SENYAWA TETRA HIDROXY ETHYL DISULPHATE (THES) DALAM PLASMA MARMUT (Cavia porcellus) MENGGUNAKAN KCKT Tuti Handayani Zainal; Elly Wahyudin; Yusnita Rifai
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 22 No. 3 (2018): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.901 KB) | DOI: 10.20956/mff.v22i3.5828

Abstract

Tetra hydroxy ethyl disulphate (THES) merupakan kandidat obat baru sebagai antibiotik yang memiliki mekanisme kerja yaitu ligan sulfat yang ada pada THES akan mengikat peptidoglikan yang ada pada dinding sel bakteri menyebabkan kerusakan pada membran dinding sel bakteri. Senyawa THES ini sangat potensial untuk mengatasi resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kurva regresi linier dalam plasma marmut (Cavia porcellus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan pada bulan Mei- September 2018. Penelitian ini menggunakan marmut jantan dengan bobot 400-600 gram. Pengambilan plasma darah marmut melalui vena cava. Pengukuran kadar THES dalam plasma marmut (Cavia porcellus) menggunakan instrumen HPLC pada panjang gelombang 254 nm, fase gerak Asetonitril : Buffer fostat dan fase diam ODS C18 dengan laju alir 1mL/menit. Hasil penelitian menunjukkan seri konsentrasi THES dalam plasma marmut (Cavia porcellus)10 mg/L,  20 mg/L, 30 mg/L, 40, mg/L, dan 50 mg/L berturut- turut diperoleh luas area kromatogram 37878, 27582, 82582, 111490, 157286 sehingga koefisien korelasi THES dalam plasma secara in vitro sebesar r= 0.91 dengan persamaan y = 3227,2x - 13454 dan diperoleh waktu retensi 2,3 menit. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi kadar THES dalam plasma marmut (Cavia porcellus) memenuhi uji linieritas dalam matriks biologis.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI MOLEKULER MIKROBA ENDOFIT TANAMAN PEGAGAN (Centella asiatica L.) SEBAGAI PENGHASIL ANTIMIKROBA Muh Hidayat; Mufidah Mufidah; Herlina Rante
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 22 No. 2 (2018): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1440.592 KB) | DOI: 10.20956/mff.v22i2.5702

Abstract

Pegagan atau dikenal sebagai Centella asiatica L merupakan tumbuhan tropis di Indonesia yang sering digunakan sebagai obat traditional. Pegagan memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat sebagai penyembuhan luka, antibakteri, antioksidan dan bahkan antikanker. Senyawa dengan karakteristik yang sama diperkirakan bisa dihasilkan oleh mikroba endofit yang ada pada pegagan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan melakukan karakterisasi molekuler isolate mikroba endofit pegangan yang memiliki potensi sebagai antimikroba. Ada enam isolat fungi endofit yang diisolasi, dua diantaranya adalah bakteri endofit dan empat lainnya adalah fungi endofit. Isolat bakteri endofit BEF1 dan fungi endofit FEF2 dipilih untuk dilanjutkan karakterisasi molekulernya setelah melihat hasil uji antagonis terhadap Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus mutans, Salmonella typhosa, dan Candida Albicans. Isolat bakteri endofit BEF 1 menunjukkan zona hambatan terhadap Salmonella typhosa dan Propionibacterium acnes yaitu 8.1 mm dan 6.2 mm. Zona hambatan isolat fungi endofit FEF2 terhadap Salmonella typhosa dan Propionibacterium acnes yaitu 9.3 mm dan 8.3 mm. Isolat bakteri endofit BEF1 memiliki kekerabatan 100% dengan Paenibacillus alvei, sedangkan isolate fungi endofit FEF2 memiliki kekerabatan 100% dengan Colletotrichum gloeosporioides.
ANTI-Plasmodium Berghei EKSTRAK DAUN DAN KAYU Lunasia amara Blanco Subehan Lallo; Fitri Ariani; Resky Syamsu
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 21 No. 3 (2017): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.39 KB) | DOI: 10.20956/mff.v21i3.6854

Abstract

Lunasia amara Blanco merupakan tumbuhan yang biasa digunakan untuk berbagai penyakit secara empiris termasuk pada gejala malaria. Bagian yang paling banyak digunakan adalah kayu dan batangnya. Berdasarkan informasi tersebut telah dilakukan pengujian ekstrak kayu dan daun dari tanaman sanrego ini terhadap Plasmodium berghei yang diinfeksikan pada tikus sebagai model pengujian awal untuk anti-malaria dari bahan alam. Ekstrak kayu dan batang diperoleh dengan menggunakan penyari methanol secara sonikasi. Berbagai konsentrasi digunakan secara peroral pada mencit yang telah terinfeksi oleh P. berghei selama 5 hari menunjukkan ekstrak daun tidak memiliki kemampuan dalam menurunkan parasetemia pada tikus sedangkan ekstrak batang memiliki kemampuan dalam menghambat parasitemia pada konsentrasi 0,5% dengan nilai dosis supresi 50% (SD50) sebesar 595 mg/kg bobot badan mencit. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak kayu sanrego memiliki kemampuan untuk digunakan sebagai bahan obat untuk pengobatan malaria
ANALISIS EFEKTIVITAS TERAPI PADA PASIEN ANEMIA GAGAL GINJAL HEMODIALISIS DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Nurul Insani; Marianti A. Manggau; Hasyim Kasim
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 22 No. 1 (2018): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1075.655 KB) | DOI: 10.20956/mff.v22i1.5690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi anemia penggunaan EPO,PRC pada pasien gagal ginjal hemodialisis berdasarkan outcome terhadap parameter hematologi meliputi kadar RBC,Hgb,Hct,MCV,MCH,MCHC pasien selama rawat inap di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian prospektif dengan rancangan deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling dengan cara purposive sampling, yang mencapai jumlah 27 orang sampel. Data yang dianalisis secara deskriptif berupa parameter hematologi. Hasil penelitian menunjukkan terapi EPO efektif meningkatkan kadar RBC,Hgb,Hct dan MCV pada pasien anemia hemodialisis. Terapi PRC efektif meningkatkan kadar RBC,Hgb,Hct pada pasien anemia hemodialisis. Interaksi obat potensial bermakna yang terjadi antara EPO dengan obat lain yaitu antihipertensi golongan angiotensin receptor blocker.
PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH PADA TANAMAN SEREH (Cymbopogon citrus) DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptococcus mutans Andi Nurpati Panaungi; Subehan Lallo; Herlina Rante; Gemini Alam; Sartini Sartini; Yulia Yusrini Djabir
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 23 No. 1 (2019): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.14 KB) | DOI: 10.20956/mff.v23i1.6459

Abstract

Tanaman sereh Cymbopogon citrus (DC.) Stapf merupakan salah satu tanaman sereh penghasil minyak atsiri yang digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian tempat tumbuh dan aktivitas antibakteri. Masing-masing sampel dari ketinggian 935 m dol, 260 m dpl, dan 10 m dpl didestilasi dengan metode destilasi uap air kemudian dilanjutkan pengujian antibakteri, analisis kualitatif menggunakan GCMS. Aktivitas antibakteri menggunakan metode Disc Diffusion Kirby-Bauer menggunakan medium MHA dengan waktu inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C terhadap bakteri Streptococcus mutans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri dari sereh yang paling baik aktivitas antibakteri terdapat pada ketinggian 935 m dpl yang memiliki adaya hambat terhadap Streptococcus mutans sebesar 11,5 mm.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN RISPERIDONE KOMBINASI DAN HALOPERIDOL KOMBINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ. DR. V. L. RATUMBUYSANG PROVINSI SULAWESI UTARA Nety Daud Karaeng; Andi Ilham Makhmud; Kristian Liaury
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 22 No. 3 (2018): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.185 KB) | DOI: 10.20956/mff.v22i3.5799

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat dan kronis yang signifikan dihubungkan dengan masalah kesehatan jangka panjang, sosial dan beban keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis efektivitas biaya penggunaan risperidone kombinasi dan haloperidol kombinasi pada pasien skizofrenia di RSJ. Prof. DR. V. L. Ratumbuysang Provinsi Sulawesi Utara pada bulan April-Juli 2018. Data dikumpulkan secara retrospektif dan prospektif. Efektifitas pengobatan diukur menggunakan instrumen Positive and Negative Scala Score (PANSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata biaya total kelompok risperidone kombinasi maupun haloperidol kombinasi secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=1,35). Outcome kilinik kelompok risperidone kombinasi berdasarkan persen penurunan PANSS signifikan lebih baik dibandingkan kelompok haloperidol kombinasi dengan nilai p = 0,002. Berdasarkan perolehan Rasio Efektifitas Biaya (REB) risperidone kombinasi menjadi pilihan yang dominan dibandingkan kelompok haloperidol kombinasi.
ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFEK SAMPING PENGGUNAAN OFF-LABEL RUTE PEMBERIAN DARI NIFEDIPINE SEBAGAI TOKOLITIK PADA PARTUS PRETERM IMMINENS DI RUMAH SAKIT MAKASSAR Suhartina Hamzah; Marianti A Manggau; Nasruddin AM
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 21 No. 3 (2017): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1332.756 KB) | DOI: 10.20956/mff.v21i3.6861

Abstract

Penelitian ini dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, RSUD. Labuang Baji, RSIA Sitti Khadijah dan Klinik Sitti Khadijah Makassar dari April hingga Juli 2017 bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas dan efek samping penggunaan Nifedipine sebagai tokolitik pada Ancaman Partus Preterm. Terdapat 35 pasien yang terdaftar dalam penelitian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Observasional non eksperimen dengan AnalisisDeskriptif. Alat penetapan standar yang digunakan untuk mengidentifikasi efektifitas dan efek samping adalah Guideline Tokolitik tahun 2011, dan skor penilaian Bishop dan Baumgarten. Hasil penelitian ini adalah sebanyak 35 pasien ditemukan, efektifitas Nifedipine dalam menunda persalinan prematur dalam waktu 2x24 jam adalah sebanyak 33 pasien dengan persentase sebesar 94,28%. Sedangkan efek samping yang paling umum ditemukan adalah lemas sebanyak 4 pasien dengan persentase sebesar 11,42%.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BEROMA (Cajanus cajan (L.) Milps) Mirnawati Salampe; Zulfaidah Rahma; Syamsu Nur; Sukamto S Mamada
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 23 No. 1 (2019): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1223.467 KB) | DOI: 10.20956/mff.v23i1.6464

Abstract

Daun beroma (Cajanus cajan (L.) Milps) berpotensi sebagai antioksidan dikaitkan dengan kandungan senyawa kimia yaitu flavanoid dan fenolik. Aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 70% daun Cajanus cajan (L.) Milps dilakukan menggunakan metode 1,1- diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) dan 2,2’-azino-bis- [3- ethylbenzothiazoline sulphonate] (ABTS). Nilai IC50 pada pengujian metode DPPH yaitu 86,34 mg/ml dan IC50 pada metode ABTS yaitu 20,53 mg/ml. Berdasarkan nilai IC50 tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Cajanus cajan (L.) Milps mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat.
EFEK MINYAK ATSIRI DAUN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP KADAR MDA TIKUS YANG DIPAPAR ASAP ROKOK Reni - Tangko
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 23 No. 2 (2019): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/mff.v23i2.6802

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas peredaman radikal bebas dari minyak atsiri daun nilam (Pogostemon cablin Benth.) yang dibuat dalam sediaan air spray melalui pengukuran parameter stress oksidatif pada tikus yang dipapar asap rokok. Hewan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tikus (Rattus norvegicus) sebanyak 30 ekor dibagi ke dalam 5 kelompok dimana setiap kelompok terdiri atas 6 ekor tikus. Kelompok 1 (kontrol sehat) diberikan aqua destillata selama 7 hari; kelompok 2 (kontrol negatif) dipapar asap rokok; kelompok 3 (kontrol positif) dipapar asap rokok dan diberikan vitamin C; kelompok 4 dipapar asap rokok dan disemprotkan air spray minyak atsiri; kelompok 5 dipapar asap rokok terlebih dahulu, lalu 10 menit setelah pemaparan asap rokok, tikus disemprotkan air spray minyak atsiri. Perlakuan terhadap hewan uji dilakukan selama 7 hari dan hari ke-delapan dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan parameter MDA serum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tikus yang dipapar asap rokok dan disemprotkan spray minyak nilam memiliki kadar malondialdehid serum yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol negatif. Hal ini dapat disimpulkan bahwa senyawa minyak atsiri daun nilam berpotensi sebagai penangkal radikal bebas asap rokok di udara.

Page 4 of 17 | Total Record : 170