cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
NILAI-NILAI RELIGIUSITAS DALAM NOVEL TASBIH CINTA DI LANGIT MOSKOW KARYA INDAH EL-HAFIDZ Rina Melani Putri; Emi Agustina; Amril Canrhas
Jurnal Korpus Vol 2, No 2: AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.176 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i2.6524

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai religiusitas dalam novel Tasbih Cinta di Langit Moskow karya Indah El-Hafidz. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan Psikologi Sastra. Pendekatan ini digunakan untuk mendeskripsikan data-data dalam novel Tasbih Cinta di Langit Moskow yang berkaitan dengan nilai-nilai religiusitas. Langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini yaitu: 1) Membuat sinopsis cerita novel Tasbih Cinta di Langit Moskow; 2) Menganalisis tema, tokoh/penokohan, alur, dan latar novel Tasbih Cinta di Langit Moskow; 3) Menganalisis nilai religiusitas dalam novel Tasbih Cinta di Langit Moskow; 4) Membuat kesimpulan hasil analisis dari novel Tasbih Cinta di Langit Moskow. Hasil pembahasan dalam penelitian ini yaitu didapatkan nilai religiusitas dalam novel Tasbih Cinta di Langit Moskow yang dicerminkan dalam bentuk: Keyakinan terhadap Tuhan, Tuhan tempat mengadu dan meminta pertolongan, selalu berdoa, berserah diri kepada Tuhan, hidup penuh syukur, melaksanakan kewajiban,  memohon ampunan kepada Tuhan, serta menolong dan perduli terhadap ciptaan Tuhan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yaitu diperoleh nilai-nilai religiusitas berupa keyakinan seorang hamba terhadap Tuhannya dan kecintaan seorang anak terhadap orangtuanya.Kata kunci: Nilai-nilai religiusitas, novel
POLA PENALARAN PADA BAGIAN LATAR BELAKANG SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU TAHUN 2016 Andri Setiawan; Didi Yulistio; Gumono Gumono
Jurnal Korpus Vol 2, No 2: AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.243 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i2.6514

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan pola penalaran pada bagian latar belakang skripsi mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu tahun 2016. Peneliti menggunakan teori Toulmin mencakup enam unsur argumen, yaitu C (claim), pernyataan , G (ground) alasan atau bukti, W (warrant) pendukung, B (backing) pendukung tambahan, M (modal qualifier) kepastian pernyataan atau ukuran klaim, dan R (rebuttal) penyangkalan. Metode penelitian yang digunakan, yaitu deskripsi kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat pada bagian latar belakang skripsi mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu tahun 2016, yang berjumlah 20 data. Sumber data penelitian ini yaitu, skripsi mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian tahun 2016 Universitas Bengkulu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dokumentasi. Analisis data dengan langkah sebagai berikut (i) membaca teks, (ii) mengklasifikasikan teks, (iii) mengelompokkan data sesuai permasalahan, (iv) menganalisis data penelitian sesuai permasalahan, (v) interpretasi dan kualifikasi data sesuai masalah. Hasil penelitian ditemukan beberapa pola penalaran dengan variasinya. Pola tersebut adalah (1) pola II (C-G-W) dengan pola (C-G-W) dan (W-C-G), (2) pola III (C-G-W-B) dengan variasi pola (G-W-B-C), (G-W-C-B), dan (W-B-G-C), (3) pola IV (C-G-W-B-MQ) dengan variasi pola (W-B-C-MQ-G), (G-C-W-B-MQ), (W-C-MQ-G-B), (W-C-G-B-MQ), (W-B-G-C-MQ), (G-C-W-MQ-B), (G-W-C-B-MQ), (C-G-W-B-MQ) dan (G-C-MQ-W-B) (4) pola V (C-G-W-B-MQ-R) dengan variasi pola (C-W-G-B-MQ-R), (C-G-W-B-R-MQ), (G-C-W-R-B-MQ), (W-B-G-R-C-MQ), dan (W-G-B-C-R-MQ).Variasi tersebut hanya terletak pada penempatan kalimat yang memiliki fungsi unsur argumentasi.Kata kunci: Pola penalaran, bagian latar belakang skripsi, teori Toulmin
PENILAIAN SIKAP SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA OLEH GURU KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KOTA BENGKULU Ise Audina; Susetyo Susetyo; M. Arifin
Jurnal Korpus Vol 2, No 2: AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.751 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i2.6520

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penilaian sikap dalam pembelajaran Bahasa Indonesia oleh guru kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah pelaksanaan penilaian sikap di kelas, RPP guru, serta dokumen penilaian sikap yang dibuat guru. Sumber data dalam penelitian ini adalah dua orang guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan seluruh siswa kelas VII 5 dan VII 8. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga langkah, yaitu dokumentasi, observasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII di SMPN 1 Kota Bengkulu telah melakukan perencanaan penilaian sikap berdasarkan Kurikulum 2013 dengan mempersiapkan lembar observasi, lembar penilaian diri dan penilaian antar peserta didik. Pelaksanaan penilaian sikap dengan teknik observasi oleh guru Bahasa Indonesia berlangsung secara kontekstual dan terintegrasi saat kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia berlangsung serta pelaksanaan penilaian diri dan penilaian antar peserta didik dilakukan guru satu kali diakhir semester. Pemanfaatan penilaian sikap dengan teknik observasi dilakukan guru langsung setelah mencatat sikap negatif siswa dalam jurnal dengan cara memberikan teguran, nasihat, dan membuat surat perjanjian. Hasil penilaian sikap selama satu semester dilaporkan guru Bahasa Indonesia kepada guru wali kelas.Kata Kunci: Penilaian sikap, kurikulum 2013, pembelajaran Bahasa Indonesia
STRUKTUR KALIMAT DALAM TEKS ANEKDOT PADA BUKU TEKS SMA KELAS X Rizki Sutiyani; Supadi Supadi; Marina Siti Sugiyati
Jurnal Korpus Vol 2, No 2: AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.095 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i2.6525

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur kalimat dalam teks anekdot pada buku teks SMA kelas X (bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda) yang dikaji dari segi fungsi, kategori, dan peran setiap unsur kalimat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat dalam teks anekdot yang bersumber dari buku teks SMA kelas X. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik catat. Data dianalisis dengan menggunakan teknik permutasi dan teknik parafrase. Hasil penelitian ini yaitu dari enam teks anekdot, hanya satu teks yang memiliki struktur teks anekdot lengkap. Lima teks lain memiliki struktur tidak lengkap. Selain itu, analasis kalimat berdasarkan fungsi, kategori, dan peran pada bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda ditemukan (1) dari segi fungsi, dominan ditemukan kalimat lengkap, kalimat susun tertib, kalimat tunggal, dan kalimat majemuk, (2) dari segi kategori, fungsi S, P, O, Pel, dan Ket diisi oleh kategori nomina, frase nomina, verba, frase verba, adjektiva, frase adjektiva, numeralia, frase numeralia, preposisi, frase prepoisisi, konjungsi, frase konjungsi (3) dari segi peran, fungsi S berperan sebagai ‘pelaku’, ‘penderita’, ‘hal’, ‘pengalam’, ‘penerima’, dan  ‘terjumlah’. Fungsi P berperan sebagai ‘tindakan/perbuatan’, ‘keadaan’, ‘sebab’, ‘pengenal’, ‘pemerolehan’, ‘jumlah’, dan ‘tempat’. Fungsi O berperan sebagai ‘hal’, ‘penderita’, ‘penerima’, ‘hasil, dan ‘jumlah’. Fungsi Pel berperan sebagai ‘penderita’, ‘hal’, ‘tindakan’, dan ‘keadaan’. Fungsi Ket berperan sebagai ‘syarat’, ‘kemungkinan’, ‘cara’ ,‘waktu’ , ‘tempat’, ‘arah’, ‘tujuan’, ‘alat’, ‘sebab’, ‘akibat’, dan ‘kondisional/keadaan’.Kata Kunci: Struktur kalimat, teks anekdot
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI MELALUI PEMODELAN PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 16 KOTA BENGKULU Anes Marta Swara Utami; Agus Joko Purwadi; M. Arifin
Jurnal Korpus Vol 2, No 2: AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.89 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i2.6516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas VII A SMP Negeri 16 Kota Bengkulu dengan menerapkan metode pemodelan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes kerja siswa. Data yang diperoleh pada siklus I yaitu 13 siswa yang tuntas dan 19 siswa belum tuntas, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40,6%. Pada siklus II, 24 siswa memperoleh nilai tuntas dan 8 siswa masih belum tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal 75% meningkat sebanyak 34,4% dari siklus I. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca puisi siwa yang dilihat dari aspek pemahaman, ekspresi dan mimik, intonasi, pelafalan, serta penampilan dan kinesik. Berdasarkan hasil tersebut, metode pemodelan sangat baik untuk diterapkan dalam pembelajaran membaca puisi.Kata Kunci: Membaca puisi, peningkatan, pemodelan
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT SELUMA Esma Junaini; Emi Agustina; Amril Canrhas
Jurnal Korpus Vol 1, No 1: AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.875 KB) | DOI: 10.33369/jik.v1i1.3202

Abstract

This study aims to describe the value of character education contained in seluma folklore. This research data is folklore obtained from the recording and written documentation.in this research used descriptive analysis method. Data collection techniques used are recoding technique record. The result showed that the values of character education contained in the folklore of seluma is very good to form human character from an early age. The value of character education contained in seluma folklore is the value of education that is very close to everyday life so it is suitable to implanted in self. In seluma folklore especially in fairy tales and legends of character  education values contained in fairy tales and legends that is, the value of courage, mutual need, self-discipline, self-respect, faimess, caring, protecting each other, and respect others, the attitude of deliberation, and the attitude of cooperation.
ANALISIS NILAI SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN ROBOHNYA SURAU KAMI KARYA A.A. NAVIS Isti Qomala Dewi; Sarwit Sarwono; Emi Agustina
Jurnal Korpus Vol 2, No 2: AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.228 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i2.6521

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat pada kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A Navis. Novel ini diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta, November 2010 pada cetakan ketujuh belas. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami yaitu: (1). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan (MH) meliputi: a). Mengakui adanya Tuhan, b). Berdoa dan beribadah, c). Bersyukur, d). Tawakal. (2). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan sesama manusia (MM) meliputi: a). Tolong menolong, b). Menasehati, c). Kasih sayang, d). Minta maaf, e). Sikap saling menghormati, f). Sikap tanggung jawab. (3). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan alam sekitar (MA) yaitu: a). Menghargai Alam. (4). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan diri sendiri (MK) meliputi: a). Bekerja keras, b). Sabar, c). Tegar. Adapun kesimpulan dalam penelitian  ini yaitu bahwa kehidupan masyarakat Minang Kabau dalam kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami memiliki nilai-nilai sosial yang tinggi  Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat pada kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A Navis. Novel ini diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta, November 2010 pada cetakan ketujuh belas. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami yaitu: (1). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan (MH) meliputi: a). Mengakui adanya Tuhan, b). Berdoa dan beribadah, c). Bersyukur, d). Tawakal. (2). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan sesama manusia (MM) meliputi: a). Tolong menolong, b). Menasehati, c). Kasih sayang, d). Minta maaf, e). Sikap saling menghormati, f). Sikap tanggung jawab. (3). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan alam sekitar (MA) yaitu: a). Menghargai Alam. (4). Nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan diri sendiri (MK) meliputi: a). Bekerja keras, b). Sabar, c). Tegar. Adapun kesimpulan dalam penelitian  ini yaitu bahwa kehidupan masyarakat Minang Kabau dalam kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami memiliki nilai-nilai sosial yang tinggi
PELAKSANAAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 15 KOTA BENGKULU Tika Nopri Anti; Ria Ariesta; Padi Utomo
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.92 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6790

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan proses pelaksanaan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) buatan guru dan pelaksanaan proses pembelajaran Bahasa Indonesia antara guru dan peserta didik di kelas mengenai pendekatan saintifik di kelas VII B dan VII C SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini: (1) Membaca Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) buatan Guru, (2) Mengamati Proses Pembelajaran, (3) Melihat Kesesuaian Proses Pembelajaran dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (4) Menganalisis Data Penelitian Sesuai Permasalahan, dan (5) Interpretasi dan Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru sudah dipersiapkan dengan baik dan menggunakan RPP berbasis saintifik. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru telah mencakup: 1) data sekolah, mata pelajaran, dan kelas/semester, 2) kompetensi inti, 3) kompetensi dasar dan indikator, 4) tujuan pembelajaran, 5) materi pembelajaran, 6) metode pembelajaran, 7) media, alat dan bahan, 8) langkah-langkah pembelajaran, dan 9) penilaian. (2) Pada pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII telah diterapkan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut (1) pendahuluan, (2) inti, dan (3) penutup. Pada kegiatan inti guru telah menerapkan lima langkah pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, menalar atau mengumpulkan informasi, mencoba, dan mengomunikasikan.  Kata kunci: pembelajaran Bahasa Indonesia, pendekatan saintifik
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM INTERAKSI TENTARA KODIM 0409 REJANG LEBONG Elsa Merdian; Ngudining Rahayu; Bambang Djunaidi
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.251 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6781

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud jenis tindak tutur yang terdapat dalam interaksi tentara KODIM 0409 Rejang Lebong. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data penelitian ini berupa tindak tutur ilokusi interaksi tentara KODIM 0409 Rejang Lebong. Sumber data penelitian ini adalah tuturan lisan dalam interaksi tentara KODIM 0409 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, catatan lapangan, dan perekaman. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui langkah-langkah yaitu: (1) mentranskripsikan data (2) mereduksi data, (3) mengklasifikasikan data, (4) menginterpretasi data, dan (5) menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ditemukan total keseluruhan 365 tuturan diantranya ilokusi asertif sebanyak (217 tuturan) yang terdiri atas yaitu: tindak menyatakan (59 tuturan), melaporkan (1 tuturan), memberitahukan (127 tuturan), mengeluh (7 tuturan), menegaskan (2 tuturan), dan membanggakan (1 tuturan). Tuturan jenis direktif ditemukan pertanyaan (112 tuturan), tindak memerintah/ menyuruh (6 tuturan), meminta (8 tuturan), menasihatkan (1 tuturan), menyarankan (6 tuturan), dan menganjurkan (3 tuturan). Tuturan jenis ekspresif yang ditemukan yaitu ekspresif memuji (1 tuturan) dan mengucapkan terima kasih (6 tuturan). Tuturan komisif yang ditemukan yaitu tindak penolakan (1 tuturan) dan tindak menawarkan (2 tuturan). Selain  itu, jenis tuturan yang ditemukan yaitu deklarasi berupa tindak mengizinkan (1 tuturan) dan memutuskan (1 tuturan). Berdasarkan hasil kesimpulan makna yang terdapat pada tindak tutur dalam interaksi Tentara KODIM 0409 Rejang Lebong yaitu tindak tutur asertif menyampaikan informasi, tindak tutur direktif supaya mitra tutur melakukan apa yang dituturkan oleh penutur, tindak tutur komisif meyakinkan mitra tutur apa yang dituturkan oleh penutur, tindak tutur ekspresif mengungkapkan apa yang dirasakan penutur dan tindak tutur deklarasi memiliki makna pemahaman atau kesepakatan yang sama antara penutur dan mitra tutur. Kata Kunci: Tindak tutur, Interaksi Tentara, KODIM 0409 Rejang Lebong
ANALISIS STRUKTURAL NOVEL O KARYA EKA KURNIAWAN Pandu Dian Samaran; Amrizal Amrizal; Bustanuddin Lubis
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.423 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6786

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur serta keterkaitan antarunsur dalam Novel O karya Eka Kurniawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan struktural. Data yang dikumpulkan berupa teks yang berkaitan dengan unsur pembangun novel. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel O karya Eka Kurniawan. Gramedia Pustaka Utama, cetakan pertama pada tahun 2016 di kota Jakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Teknik analisis data, yaitu membuat sinopsis, mendeskripsikan unsur-unsur struktur pembangun yang terdapat dalam novel O karya Eka Kurniawan, menganalisis keterkaitan antar unsur pembangun yang terdapat dalam novel O karya Eka Kurniawan, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini berupa (1) Unsur-unsur struktur pembangun novel O karya Eka Kurniawan. Tema yang terdapat dalam novel ini adalah kehidupan seperti lingkaran. Alur yang digunakan dalam novel O adalah alur regresif. Tokoh utamanya adalah O, Entang Kosasih. Sobar, Joni Simbolon, Betalumur, Kirik, Toni Bagong, Dara. Latar tempat dalam novel O adalah Rawa Kalong, bangku, gang-gang kecil permukiman. Latar waktu dalam novel O adalah sore, pagi hari, subuh. Latar sosial dalam novel O adalah latar sosial kelas rendah. Sudut pandang yang digunakan dalam  novel O adalah sudut pandang diaan maha tahu. Amanat dalam novel O  adalah kehidupan yang terus berputar seperti lingkaran atau seperti huruf O. (2) Keterkaitan antar unsur yang terdapat dalam novel O berangkat dari tokoh O. Tokoh O mengaitkan semua unsur novel menjadi suatu makna yang utuh. Tokoh utama O adalah seekor monyet betina yang ingin menjadi manusia, namanya dijadikan judul novel dan dicantumkan dalam cover atau sampul novel.Kata kunci: Novel O, struktural

Page 6 of 37 | Total Record : 365