cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
JCE (Journal of Childhood Education)
ISSN : 25982184     EISSN : 26203278     DOI : -
JCE - Journal of Childhood Education aims to provide a forum for international researchers on applied Education and Childhood Growth. Our Journal will accept submission from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication. The journal is published by Study Program of Early Childhood Islamic Education and going to Publish Twice in a Year, September and March. All accepted articles will be published on Free of an article-processing charge and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): September-February" : 27 Documents clear
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MOTORIK HALUS AUD PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI TK MELATI Nuraini Nuraini; Dadan Suryana
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.604

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana dampak pembelajaran daring terhadap motorik halus anak usia dini, pada masa pandemi Covid-19 Di TK Melati Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap motorik halus anak usia dini, pada masa pandemi Covid-19 Di TK Melati Kampung Dalam Kab. Padang Pariaman. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Sekolah, guru, wali murid dan siswa TK Melati Kampung Dalam Kab. Padang Pariaman. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan dampak pembelajaran daring terhadap motorik halus anak usia dini, pada masa pandemi covid-19 di TK Melati Kampung Dalam Kab. Padang Pariaman termasuk dalam kategori mampu dan cukup mampu. Dampak lainnya sistem pembelajaran daring (online) terhadap pembelajaran daring terhadap motorik halus anak usia dini adalah adanya beberapa orang tua yang kurang mendukung atau tidak berpartisipasi dalam sistem pembelajaran dan kendalanya ada orang tua siswa di rumah nya tidak memiliki hp Android, terpaksa guru-guru kunjungi rumah-rumah orang tua murid yang tidak memiliki hp android.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN BAHASA DALAM MENGENAL WARNA MELALUI MEDIA GEOMETRI PADA ANAK TUNA DAKSA DI KB INKLUSI ANANDA PUTRA MANDIRI Trisa Kumalasari; Danang Prastyo; Siti Maisaroh
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.644

Abstract

Pendidikan inklusif adalah suatu sistem pendidikan yang menyertakan semua anak secara bersama-sama dalam suatu proses pembelajaran dengan layanan pendidikan yang layak dan sesuai dengan kebutuhan individu siswa tanpa membedakan anak dari latar belakang suku, ras, status sosial, kemampuan ekonomi, status politik, bahasa, gografis, jenis kelamin, agama/kepercayaan dan perbedaan kondisi fisik atau mental. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang upaya mengembangkan kemampuan bahasa dalam mengenal angka melalui media geometri warna. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dimana peneliti hanya berupaya mengembangkan kemampuan bahasa dengan konsep mengucap pada anak berkebutuhan khusus (ABK) tuna daksa melalui media geometri warna, peneliti berusaha mengkaji dan merefleksikan secara mendalam tentang anak tuna daksa menggunakan media geometri warna terhadap kemampuan bahasa anak dalam proses belajar mengajar di sekolah dengan Subjek penelitian ini berjumlah 1 anak berkebutuhan khusus penyandang tuna daksa analisa data bahwa: 1) perencanaan pembelajaran seperti menentukan bahan pelajaran dan merumuskan tujuan, mengembangkan dan mengorganisasikan media pembelajaran serta menyiapkan penilaian rencana pembelajaran. 2) langkah pembelajaran antara lain : melakukan pembelajaran, melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar, 3) pengembangan kemampuan dengan indikator : menyebutkan anak mampu memahami warna-warna primer dan menyebutkan warna-warna primer dari media geometri warna di  KB Inklusi Ananda Putra Mandiri Kecamatan Mojoroto Kota Kediri  yaitu anak mengenal warna. Hasil penelitian pada siklus I dan II menunjukan adanya pengembangan kemampuan bahasa dalam mengenal warna pada anak tuna daksa yang mengalami pengembangan disetiap pertemuan. Yaitu pada prasiklus anak belum memahami warna merah, kuning, biru dan menunjuk warna sesuai perintah.
DAMPAK METODE LADDREL DRILL TERHADAP KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI Dwi Imam Efendi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.659

Abstract

Aktivitas fisik dalam Pendidikan dapat diartikan sebagai fondasi untuk perkembangan belajar anak. Pendidik sebagai perantara dalam pembelajaran melakukan rannsangan pada anak dengan berkomunikasi, memotivasi berdasarkan ekspresi yang dikeluarkan tubuh. Metode yang digunakan merupakan eksperimen yang melibatkan peserta didik sebanyak 40 anak yang dipilih secara acak. Instrument penelitian ini disusun dengan reliabilitas sebesar 0.862. analisis data yang dilakukan menggunakan Anova. Pembahasaan dalam penelitian ini menampakkan perbedaan yang signifikan berdasarkan factor permainan tradisional bentengan. Ada pengaruh interaksi yang signifikan antara permainan tradisional dengan kecerdasan kinestetik
TONGKOL JAGUNG SEBAGAI ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Fajar Luqman Tri Ariyanto; Fikri Nazarullail
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.649

Abstract

Penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) pada anak usia dini menjadi sarana guru dalam pembelajaran di sekolah. Mahalnya APE menjadi kendala yang dialami oleh banyak guru PAUD di daerah Bangkalan dalam menyediakan Media edukatif di sekolah. Minimnya pemahaman pemanfaatan limbah sekitar dalam pembuatan APE sebagian besar dialami oleh guru PAUD. Pemanfaatan limbah tanaman jagung pada bagian tongkol jagung menjadikan alternatif bagi guru PAUD untuk bahan dasar pembuatan Alat Permainan Edukatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interactive Miles and Huberman yang mencakup tahap koleksi data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 21 guru PAUD yang terbagi dari 3 lembaga PAUD dari Daerah tanjung Bumi Bangkalan sebanyak 9 guru dan 3 lembaga PAUD dari Kota Bangkalan sebanyak 12 guru. Setelah dilakukan uji coba media wire game dari limbah jagung pada lembaga PAUD di daerah Tanjung bumi kabupaten Bangkalan dan lembaga PAUD di kota Bangkalan didapatkan hasil angket guru menyatakan media Wire game yang terbuat dari limbah jagung dapat menstimulasi kemampuan anak dalam membuat pola sederhana, menstimulasi kemampuan mengklasifikasi benda, mestimulasi anak dalam membuat grafik sederhana
KEGIATAN MENULIS EKSPRESIF BAGI IBU UNTUK MENGATASI STRESS PENGASUHAN SELAMA MASA PANDEMI Diana Dwi Jayanti; Imas Jihansyah; Nindi Atika Putri
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.754

Abstract

Masa pendemi bagi orangtua menjadi situasi yang penuh tekanan, ditambah lagi adanya beban ganda yang dihadapi dalam mendampingi anak belajar dari rumah. Hal ini ini berpengaruh pada meningkatnya level stres orang tua yang berimbas pada tindak kekerasan pada anak selama pandemi. Artikel ini bertujuan untuk memberikan telaah yang didasarkan pada  kajian pustaka dalam menawarkan potensi kegiatan menulis ekspresif sebagai strategi pengelolaan stres bagi ibu selama menjalani berbagai tuntutan peran di rumah selama pandemi. Berdasarkan telaah dan analisis pustaka yang telah dilakukan dapat dikatakan kegiatan menulis ekspresif dapat menjadi salah satu strategi koping yang berfungsi untuk mengkomunikasikan dan mengekspresikan perasaan dan emosi yang dialami, sehingga orang tua dapat memahami permasalahan yang dihadapi secara lebih jernih dan tenang dalam menemukan cara-cara yang lebih positif dan adaptif dalam menghadapi segala kondisi yang penuh tekanan selama masa pandemi
PENGARUH SARAPAN PAGI TERHADAP KOSENTRASI BELAJAR ANAK USIA DINI DI RA ROUDHOTUT THOLIBIN MOROBAKUNG GRESIK Mohammad Luthfillah; Sherif Juniar Aryanto
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.727

Abstract

Masa anak usia dini merupakan masa keemasan karena pertumbuhan dan perkembangan pada masa ini berlangsung sangat pendek dan peka terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarapan pagi terhadap kosentrasi belajar anak usia dini di RA roudhotut tholibin morobakung Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sarapan pagi terhadap kosentrasi belajar anak usia dini di di RA Roudhotut Tholibin Morobakung Gresik koefisien korelasi memperoleh nilai  R sebesar 0.743 dengan dengan signifikansi 0.000 < 0.05. dari penelitian tersebut diketahui bahwa Ho di tolak dan Ha di terima dengan keterangan bahwasannya ada pengaruh yang signifikan sarapan pagi terhadap kosentrasi belajar pada anak usia dini di RA RA Roudhotut Tholibin Morobakung Gresik.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) Dina Fitriana
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.726

Abstract

Perkembangan merupakan suatu perubahan yang berlangsung seumur hidup dengan bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian Perkembangan Kognitif adalah suatu proses berfikir yaitu kemampuan untuk menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa. Potensi kognitif ditentukan pada saat konsepsi (pembuahan ) namun terwujud atau tidaknya tergantung dari lingkungan dan kesempatan yang diberikan. Untuk mengetahui pengertian dari Alat Permainan Edukatif serta mengetahui bagaimana pelaksanaan penerapan pembelajaran dalam meningkatkan aspek kognitif melalui APE yang dikembangkan TK Mutiara Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Yang menjadi subjek dari penelitian ini adalah anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK Mutiara Lamongan. Bermain peran membuat anak berkemampuan sosial. Sambil bermain peran ikut belajar berbagi, belajar mengantri atau bergiliran, dan berkomunikasi dengan teman-temannya. Kemampuan mengelola emosi, termasuk untuk memahami perasaan takut, kecewa, sedih, marah dan cemburu. Anak akan belajar mengelola dan memahami perasaan-perasaan tersebut. mengasah kreativitas dan disiplin, biasanya anak akan mengambil peraturan dan pola hidupnya sehari- hari dan kebiasaan si anak atau orang tua bahkan orang dewasa di lingkungan terdekat anak. Jadi dengan bermain peran tersebut anak dapat memilih alat permainan edukatif sesuai dengan peran yang dipilih. Setelah melakukan kegiatan bermain peran dan bermain menggunakan alat permainan edukatif membuat anak lebih semangat dan senang saat belajar.

Page 3 of 3 | Total Record : 27