cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
WORKSHOP BUDIBAYA JAMUR TIRAM UNTUK MENDUKUNG PROGRAM BUEKA DAERAH PRINGSEWU Nurmitasari Nurmitasari; Arum Arupi Kusnindar; Kholid Hidayatullah; Rahman Wiyansyah; Sekar Arum Sari; Bella Asri Pratiwi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24727

Abstract

Abstrak: Program BUEKA di daerah Pringsewu belum berjalan secara maksimal. Hal ini dikarenakan kurangnya literasi ibu-ibu aisyiyah dalam membaca potensi yang ada di daerah Pringsewu terutama dalam budidaya jamur tiram. Adapun tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang budi daya jamur tiram serta olahannya dalam bidang ekonomi dan pemasarannya secara syariat islam. Metode pengabdian yaitu sosialisasi, workshop dan pendampingan. Mitra pada pengabdian ini adalah ibu-ibu aisyiyah PDA Pringsewu yang berjumlah 22 orang. Selanjutnya evaluasi dilakukan melalui pretes dan posttes sebanyak 15 soal. Hasil yang telah dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan mitra dalam budidaya jamur tiram sebesar 36% dan olahan pangan jamur tiram sebesar 45%. Abstract: The BUEKA program in the Pringsewu area has not yet run optimally. This issue arises from the Aisyiyah mothers' limited literacy, which hinders them from understanding the potential of the Pringsewu area, particularly in oyster mushroom cultivation. The aim of the service activity is to increase partners' knowledge and skills regarding oyster mushroom cultivation and its processing in the economic and marketing fields according to Islamic law. The service methods are socialization, workshops, and mentoring. The partners in this service are 22 Aisyiyah PDA Pringsewu women. Next, the evaluation is carried out through a pre-test and post-test with 15 questions. The results that have been achieved in this service activity are an increase in partner knowledge in oyster mushroom cultivation by 36% and oyster mushroom food processing by 45%. 
MANAJEMEN STRES PADA SISWA TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DALAM MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEKOLAH DAN PRA MASUK PERGURUAN TINGGI Nanda Bachtiar; Candra Andodo; Muhamad Ibnu Hasan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23281

Abstract

Abstrak: Belajar adalah suatu proses atau upaya yang dilakukan setiap individu untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai positif. Tujuan pengabdian Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola stres yang dialami selama persiapan ujian akhir sekolah dan proses pra masuk perguruan tinggi guna meningkatkan motivasi dan kinerja akademik mereka. Metode : Sosialisasi tentang stres akademik, motivasi tips dan trik dalam memilih perguruan tinggi, serta memberikan teknik – teknik relaksasi manajemen stres. Hasil : pre dan post test dari 35 siswa terdapat 5 orang (14,3%) memiliki stres tinggi dikarenakan banyaknya tugas dan tuntutan dalam masuk perguruan tinggi, 12 orang (34,3%) memiliki stres sedang karna akan menghadapi ujian akhir sekolah dan ujian pra masuk perguruan tinggi, dan 18 orang (51,4%) memiliki stres ringan dimana siswa tersebut tidak terlalu memikirkan tentang ujian akhir sekolah maupun masuk perguruan tinggi.Abstract: Learning is a process or effort made by each individual to gain knowledge, skills, attitudes and positive values. Objective: To improve students' ability to manage stress experienced during the preparation of school final exams and the pre-entry process to improve their motivation and academic performance. Methods: Socialization about academic stress, motivational tips and tricks in choosing a college, and providing stress management relaxation techniques. Results: pre and post test of 35 students, 5 people (14.3%) had high stress due to the many tasks and demands in entering college, 12 people (34.3%) had moderate stress because they would face school final exams and pre-entry exams, and 18 people (51.4%) had mild stress where the students did not think too much about school final exams and college entrance.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN KOMUNIKASI VISUAL UNTUK MENGEMBANGKAN DIGITAL BRANDING PADA USAHA MINUMAN TRADISIONAL Novi Haryati; Putra Irwandi; Ramadhan Hokian Wibowo; Muhammad Nur Wavi; Hilmi Dzakwan Syarif; Muhamad Zahran Nurirozak; Daffa Sandi Lasitya; Bernica Intan Ifanida
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21913

Abstract

Abstrak: UMKM "Jamu Tradisional Di Mojokerto" berkomitmen untuk meningkatkan penjualan dan menjaga kelangsungan bisnis mereka sambil menarik minat konsumen. Dalam rangka mendukung upaya ini, tim pengabdian masyarakat dari Laboratorium Manajemen Produksi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya memberikan bimbingan dalam pembuatan konten visual, seperti foto dan video produk, sesuai dengan kebutuhan UMKM tersebut. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah membantu UMKM mengambangkan softskill seperti keterampilan, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah dalam memahami perkembangan era digital, branding yang efektif dengan menciptakan konten yang berkualitas dan mencerminkan identitas merek mereka. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk 10 umkm Jamu di Mojokerto. Evaluasi dilakukan dengan cara pretest dan posttest. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan UMKM dapat menggunakan dan mengoptimalkan konten visual ini secara strategis dalam media sosial dan platform e-commerce, 20% menjadi 90%.Abstract: The MSMEs of "Traditional Jamu Di Mojokerto" are committed to increasing sales and maintaining their business continuity while attracting consumer interest. In order to support this effort, the community service team from the Production Management Laboratory of the Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya provided guidance in creating visual content, such as product photos and videos, according to the needs of these MSMEs. The main objective of this service is to help MSMEs develop soft skills such as skills, creativity, problem-solving ability in understanding the development of the digital era, effective branding by creating quality content and reflecting their brand identity. Training and mentoring were conducted for 10 Jamu MSMEs in Mojokerto. Evaluation was carried out by means of pretest and posttest. The training results showed an increase in knowledge of MSMEs can use and optimize this visual content strategically in social media and e-commerce platforms, 20% to 90%.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS BAGI PENGURUS KELURAHAN DAN KECAMATAN Dian Christina; Shally Amna; Annisha Dyuli Adha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20941

Abstract

Abstak: Kemampuan berbahasa Inggris para pengurus kelurahan dan kecamatan di Padang Timur terbatas, terutama dalam percakapan sehari-hari. Hal ini membuat komunikasi dengan pihak asing menjadi sulit. Tujuan dari PKM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris bagi para pengurus Kelurahan dan Kecamatan Padang Timur para camat Padang Timur. Pelatihan dan dukungan percakapan bahasa Inggris melalui lokakarya interaktif. Mitranya meliputi 30 pengelola kecamatan dan kelurahan di Padang Timur. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Keterampilan percakapan bahasa Inggris meningkat sebesar 80%, terbukti dengan adanya peningkatan rata-rata skor post-test dibandingkan pretest. Peserta juga mendapatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi sehari-hari dalam bahasa Inggris.Abstract: The English language skills of Kelurahan and Kecamatan administrators in East Padang are limited, especially in daily conversation. This makes communication with foreign parties difficult. The aim of this PKM is to improve the English conversation skills of East Padang sub-district and village administrators. English conversation training and support through interactive workshops. The partners included 30 sub-district and village managers in East Padang. Evaluation was conducted through pre-test and post-test. English conversation skills improved by 80%, as evidenced by an increase in the average posttest score compared to the pretest. Participants also gained confidence in communicating daily in English. 
MENINGKATKAN HARDSKILL WIRAUSAHA DENGAN PENDAMPINGAN PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET AYAM DI UKM AD LIBITUM Puspita Cahya Achmadi; Korbinianus Feribertus Rinca; Roselin Gultom; Maria Tarsisia Luju; Yohana Maria Febrizki Bollyn
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19944

Abstract

Abstrak: Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ad Libitum merupakan sebuah organisasi mahasiswa dibidang kewirausahaan peternakan di universitas katolik Indonesia santu Paulus ruteng, Manggarai. Permasalahan yang di temukan dalam UKM Ad Libitum adalah kurangnya edukasi pembuatan produk peternakan dalam bidang pangan yang akan meningkatkan softskill dan hardskill dalam kewirausahaan. Kabupaten Manggarai sendiri kebanyakan dari masyarakatnya beternak ayam pada tahun 2020 sekitar 38.349. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberi edukasi seluruh anggota UKM Ad Libitum dalam pembuatan nugget dari olahan daging ayam meliputi keterampilan, pengetahuan biaya produksi, dan harga jual produk nugget untuk di pasarkan. Manfaat yang di capai dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat akan memberikan pengetahuan dalam menginovasi hasil produk peternakan untuk meningkatkan nilai daya jual produk sehingga dapat meningkatkan jiwa wirausaha dan pendapatan UKM Ad Libitum. Program pelatihan ini diikuti 25 orang pada 7 juni 2023 di salah satu rumah anggota UKM Ad Libitum di Tenda Kecamatan Langke Rembong. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan pembuatan nugget ada 4 sebagai berikut (1) persiapan, (2) sosialaisasi, (3) pendampingan pelatihan, (4) evaluasi berupa posttest. Indicator keberhasilan dari pendampingan pelatihan pembuatan nugget adalah anggota UKM mengetahui cara pengolahan nugget dan nugget yang dihasilkan memiliki rasa yang lezat. Hasil dari pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan pembuatan nugget adalah Tingkat pengetahuan UKM Ad Libitum dalam mengolah olahan daging ayam menjadi nugget sebelum dilakukan pelatihan masih rendah 20% orang yang mengetahui dan 80% orang tidak mengetahui mengolah daging ayam menjadi nugget ayam. Setelah dilakukan pelatihan pembuatan nugget ayam 87% orang mengetahui cara mengolah daging ayam menjadi nugget dan 13% orang masih belum mengetahui cara membuat nugget ayam. Dari hasil evaluasi tingkat kesukaan sebanyak 23 orang menyukai olahan nugget ayam dan 2 orang tidak menyukai olahan nugget ayam.Abstract: Ad Libitum Student Activity Unit (UKM) is student organization in the field of livestock entrepreneurship at the Indonesian Catholic Santu Paulus Ruteng University, Manggarai. The problem found in Ad Libitum UKM is the lack of education in making livestock products in the food sector which will improve soft skills and hard skills in entrepreneurship. Manggarai Regency itself, most of the people raised chickens in 2020, around 38,349. The aim of this community service activity to provide education to all UKM Ad Libitum members in making nuggets from processed chicken meat including skills, knowledge of production costs, and the selling price of nugget products for marketing. The benefits achieved in community service activities will provide knowledge in innovating livestock products to increase the selling value of the product so that it can increase the entrepreneurial spirit and income in ad UKM libitum. This training program on June 7 2023 at one of the UKM Ad Libitum members' homes in Tenda, Langke Rembong District. There are 4 methods used in nugget making training activities as follows (1) preparation, (2) socialization, (3) training assistance, (4) evaluation. The result of community service in the form of nugget making training is that the level of knowledge UKM Ad Libitum in processing processed chicken meat into nuggets before training is still low, 20% people know and 80% people don't know. After training in making chicken nuggets, 87% people knew how to process chicken meat into nuggets and 13% people still didn't know how to make chicken nuggets. From the evaluation results, 23 people liked processed chicken nuggets and 2 people did not like processed chicken nuggets.
PENYULUHAN PENANGGULANGAN DAN PENCEGAHAN STUNTING, PHBS, DAN GIZI SEIMBANG PADA ANAK-ANAK Resha Resmawati Shaleha; Dinda Nurhayati Famili; Syifa Rizki Azzahra; Nazmi Rahima; Ana Sopiana Agustin; Muhamad Maulana Wildan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25675

Abstract

Abstrak: Stunting adalah hambatan tumbuh pada anak dengan gangguan tumbuh kembang anak yang dikarenakan oleh minimnya asupan nutrisi, infeksi, atau perasaan tidak mencukupi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan dalam hal komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu yang diaplikasikan melalui pemberian edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang tinggal di daerah, tentang pentingnya pola makan seimbang dan pola hidup bersih dan sehat dalam mencegah stunting. Penyuluhan ini dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat di Desa Cayur, Kecamatan Cikatomas, mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta asupan gizi seimbang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung kepada 30 peserta dengan beragam latar belakang pendidikan, di mana materi disampaikan dalam bentuk media cetak (leaflet) dan audio visual. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 65% (pre-test) menjadi 79% (post-test), yang mencerminkan efektivitas metode penyuluhan. Peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya gizi seimbang dan PHBS diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting di desa tersebut.Abstract: Stunting is a growth obstacle in children with growth and development disorders caused by minimal nutritional intake, infection, or feelings of inadequacy. The aim of this community service is to improve skills in terms of communication, leadership and time management which are applied through providing education to the community, especially to children living in the area, about the importance of a balanced diet and a clean and healthy lifestyle in preventing stunting. This counseling was carried out to educate the community in Cayur Village, Cikatomas District, about preventing and overcoming stunting through a clean and healthy lifestyle (PHBS) and balanced nutritional intake. The method used was direct counseling to 30 participants with various educational backgrounds, where the material was delivered in the form of print media (leaflets) and audio-visual. The evaluation results showed an increase in participants' knowledge from 65% (pre-test) to 79% (post-test), which reflects the effectiveness of the counseling method. Increasing awareness and understanding of the importance of balanced nutrition and PHBS is expected to reduce the prevalence of stunting in the village.
PROMOSI KESEHATAN MEDIA VIDEO LEBIH EFEKTIF DIBANDINGKAN BOOKLET TERHADAP PENINGAKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTEK PREVENTIF STUNTING Selfya Ningrum; Dwike Primadita Rosanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.23533

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan media sebagai sarana promosi kesehatan harus mengikuti perkembangan zaman. Inovasi promosi kesehatan yang menarik salah satunya dengan memanfaatkan video sebagai media edukasi sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa promosi kesehatan menggunakan media video lebih baik dibandingkan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktek pemberian nutrisi sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah two experimental pre and post-test design yang melibatkan sebanyak 550 ibu yang memiliki anak balita. Studi ini membagi mereka menjadi dua kelompok, dengan 225 ibu menerima intervensi media video dan 225 ibu menerima intervensi media booklet. Data yang dikumpulkan termasuk kuesioner tentang tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian gizi. Uji validitas menunjukkan angka antara 0,469 hingga 0,953 untuk pengetahuan dengan reliabilitas sebesar 0,982, sedangkan uji validitas untuk sikap adalah antara 0,448 hingga 0,931 dengan reliabilitas sebesar 0,973. Penilaian praktek pemberian makan dilakukan dengan menggunakan indeks massa tubuh balita. Penelitian ini menggunakan analisis data uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda (independent samples t-test). Hasil penelitian menyebutkan bahwa terdapat perbedaan antara media video dan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktek pemberian nutrisi (p<0,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan praktek pemberian nutrisi pada kelompok media video lebih baik dibandingkan media booklet.Abstract: The use of media as a means of health promotion must keep up with the times. One of the interesting health promotion innovations is by utilizing videos as an educational medium as an effort to prevent stunting. This study aims to prove that health promotion using video media is better than booklet media for improving knowledge, attitudes, and practices of nutrition as an effort to prevent stunting. The method used was two experimental pre and post-test designs involving as many as 550 mothers who had children under five. The study divided them into two groups, with 225 mothers receiving a video media intervention and 225 mothers receiving a booklet media intervention. The data collected included questionnaires on the level of knowledge, attitudes, and practices of nutrition. The validity test showed a number between 0.469 to 0.953 for knowledge with a reliability of 0.982, while the validity test for attitude was between 0.448 to 0.931 with a reliability of 0.973. The assessment of feeding practices was carried out using the body mass index of toddlers. This study uses data analysis of normality test, homogeneity test, and differential test (independent samples t-test). The results of the study stated that there was a difference between video media and booklet media on the improvement of knowledge, attitudes, and practices of nutrition (p<0.000). It was concluded that the knowledge, attitude, and practice of providing nutrition in the video media group were better than that of booklet media.
PEMBERDAYAAN UMKM DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT Nur Rachma; Abdullah Abdullah; Nurhaeda Z
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22339

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu indicator yang perlu di pupuk keberadaanya dalam upaya meningkatkan dan mendukung program percepatan pembangunan kemandirian desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar pelaku UMKM yang bisa mengembangkan usahanya dan menjadi unsur keberhasilan pendukung kemandirian masyarakat. Mitra sendiri adalah masyarakat Kelurahan Darma,pemerintah kelurahan Darma, kecamatan polewali, kabupaten polewali Mandar. Pelaksanaan pengabdian ini sendiri akan melibatkan Lurah dan staf Kelurahan Darma , dosen ITB Nobel Indonesia, dan mahasiswa ITB Nobel Indonesia Mitra pengabdian adalahUMKM di kelurahan Darma kabupaten Polman. Jumlah yang terlibat adalah 13 orang teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode Sosialisasi, Workshop, wawancara, dan dokumentasi dan evaluasi dengan menggunakan kuisioner.Secara keseluruhan persentase pemahaman mitra adalah sebesar 80% atau setara 32 Mitra. Hasil yang dicapai adalah peningkatan profesionalisme pelaku UKM yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakatAbstract: Community empowerment is one indicator that needs to be cultivated in an effort to improve and support the program to accelerate village self-reliance development. The aim of this activity is so that MSMEs can develop their businesses and become an element of success in supporting community independence. The partners themselves are the people of Darma Village, the Darma sub-district government, Polewali sub-district, Polwali Mandar district. The implementation of this service itself will involve the village head and staff of Darma subdistrict, ITB Nobel Indonesia lecturers, and ITB Nobel Indonesia students. The service partners are MSMEs in Darma subdistrict, Polman district. The number involved was 13 people. The data collection technique used in this research was the socialization method, workshops, interviews, and documentation and evaluation using questionnaires. Overall, the percentage of partner understanding was 75% or the equivalent of 30 partners. The results achieved are an increase in the professionalism of SMEs which has an impact on increasing people's income
MENGENAL RISIKO KEHAMILAN “FLASH CARDS SEBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN PADA IBU HAMIL” Seri Wahyuni; Greiny Arisani; Herlinadiyaningsih Herlinadiyaningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21608

Abstract

Abstrak: Edukasi selama periode kehamilan penting untuk dilakukan sebagai salah satu upaya antisipasi mengenali penyulit dan komplikasi pada kehamilan, rendahnya antisipasi mengakibatkan besarnya risiko kematian pada ibu dalam masa kehamilan dan persalinan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyulit dan komplikasi pada ibu hamil dan menyediakan sarana/alat/media yang lebih bervariatif dalam melakukan edukasi kesehatan tentang penyulit dan komplikasi pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini diantaranya pres test, edukasi dan post test setelah diberikan edukasi. Mitra dalam pengabdian ini adalah 15 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jabiren. Evaluasi kegiatan didapatkan melalui kuesioner tingkat pengetahuan sebelum dan setelah edukasi, Dari kegiatan ini didapatkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang mengenali penyulit dan komplikasi selama kehamilan paling banyak dengan pengetahuan kurang sebesar 66,67% menjadi pengetahuan baik sebesar 86,67% dan pengetahuan cukup 13,33%. Tersedianya sarana edukasi kesehatan tentang penyulit dan komplikasi pada ibu hamil di Puskesmas Jabiren berupa Flash Cards.Abstract: Education during pregnancy is important to carry out as an anticipatory effort to recognize complications and complications in pregnancy, low anticipation which results in a high risk of death for the mother during pregnancy and childbirth. This service aims to increase pregnant women's knowledge about complications and complications in pregnant women and provide more varied facilities/tools/media in providing health education about complications and complications in pregnant women. The methods used in this activity include pre-test, education and post-test after being given education. Partners in this service are 15 pregnant women in the Jabiren Health Center working area. Evaluation of activities was obtained through a questionnaire on the level of knowledge before and after education. From this activity it was found that there was an increase in pregnant women's knowledge about recognizing complications and complications during pregnancy, the most was from poor knowledge of 66.67% to good knowledge of 86.67% and sufficient knowledge. 13.33%. Availability of health education facilities about difficulties and complications in pregnant women at the Jabiren Community Health Center in the form of Flash Cards. 
EDUKASI PERSIAPAN KELUARGA BERENCANA METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Fakhriyah Fakhriyah; Siti Wasilah; Meitria Syahadatina Noor; Andini Octaviana Putri; Diva Dhiya Ulhaq; Theodolita Salsabila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20132

Abstract

Abstrak: Indonesia negara ke-4 di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak yaitu 277 juta jiwa. Kebijakan pemerintah dalam mengatasi hal tersebut melalui program keluarga berencana dengan prioritas MKJP. Angka capaian MKJP di Kabupaten Banjar masih rendah yaitu hanya 4,70%. Di Puskesmas Martapura Barat angka MKJP belum mencapai target yaitu 3,78. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi persiapan KB MKJP. Metode pengabdian dengan memberikan edukasi persiapan KB MKJP pada ibu hamil. Sasaran adalah ibu hamil yang berkunjung ke Posyandu Harapan desa Keliling Benteng Utara sebanyak 25 orang. Sebelum dilakukan edukasi dilakukan pretest terlebih dahulu, kemudian dilakukan edukasi menggunakan media video. Setelah itu, diberikan posttest untuk mengevaluasi pengetahuan ibu hamil. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pada ibu hamil sebanyak 32%. Kesimpulan terdapat perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang MKJP sebelum dan sesudah dilakukan edukasi menggunakan media video. Rekomendasi untuk petugas Kesehatan dapat memberikan edukasi menggunakan media yang menarik seperti video dalam penyuluhan agar mudah dimengerti oleh masyarakat.Abstract: Indonesia is the 4th country in the world with an estimated population of 277 million. The government's policy in overcoming is through a family planning program with the priority is LAPCMs. The achievement rate of LAPCMs in Banjar Regency is still low, which is only 4.70% and 3.78 At Martapura Barat Health Center. This service purpose to increase the knowledge of pregnant women through education on the preparation of LAPCMs family planning. The service’s method by providing education on the preparation of LAPCMs family planning to pregnant women. The target is pregnant women who visit Posyandu Harapan in Keliling Benteng Utara village. Before the education, a pretest was conducted first, then education was carried out using video media. After that, a posttest was given to evaluate the knowledge of pregnant women. The result is that there is an increase in knowledge before and after education for pregnant women. The conclusion there is a difference in the knowledge of pregnant women about LAPCMs before and after education using video media. Recommendations for health workers can provide education using interesting media such as videos in counseling which is easily understood by the community.